Namaku adalah Rida,usiaku 21 tahun.
hidupku selalu penuh dengan cerita yang tak terbaca, penuh kejutan dan misteri yang harus aku jalani.
hingga aku harus tersesat di sebuah dimensi lain dan bertemu dengan beberapa orang asing di sana.
namun yang membuatku merasa debaran aneh adalah sang kaisar yang selalu membuatku menjadi seorang yang acuh karena sikapnya.
mohon bijaksana dalam membaca, karena ini hanyalah cerita fiksi belaka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wujud asli guru Gao
Berita mengenai Rida yang dibawa oleh Kaisar Zain ke kediamannya. Membuat seluruh Kerajaan menjadi heboh. Karena tidak pernah sekalipun sang Kaisar mempunyai perhatian kepada wanita. Bukannya Kaisar Zain tidak menyukai wanita. namun, kutukan yang ada di dirinya membuatnya seperti seorang pria yang tidak ingin merasakan cinta dari wanita, ketakutannya akan cinta yang tak terbalas ataupun dibuang.
Guru Gao telah mendatangi kediaman Kaisar Zain. Dia ingin meminta Ridha kembali ke tempatnya.
Sedangkan Ridha yang mendengar perkataan guru Gao. Wanita itu bersembunyi di balik pintu kediaman Kaisar Zain.
"Kalau Kaisar brengsek itu berani memberikan aku kepada pria tua itu. Maka.. awas kau," ucap Kanina dalam hati sembari menyumpahi sang Kaisar.
"Maafkan saya, guru. Nona Ridha akan tetap tinggal di kediaman saya," ucap Kaisar Zain.
"Dia akan baik-baik saja, kalau dia bersamaku!" seru guru Gao.
"Maaf guru. Tapi, Kaisar Zain memintaku berada ditempat ini selagi menunggu hari pernikahan kami. Karena Kaisar takut kalau ada seseorang yang berniat jahat padaku!" seru Ridha yang tiba-tiba keluar dari kediaman Kaisar Zain.
Kaisar Zain dan guru Gao mendengar perkataan Ridha. Mereka berdua begitu terkejut, sedangkan Kaisar Zain yang baru ingin mengatakan perasaan nya malah dia mendapatkan kejutan dari Ridha.
"Apa maksudmu!" seru guru Gao.
"Silahkan guru bertanya kepada Yang Mulia," ucap Ridha yang kemudian pergi meninggalkan dua pria yang berbeda usia.
Sedangkan Kaisar Zain yang mendengar perkataan Ridha, dia juga bingung dia harus menjawab apa. Namun, dia lebih bersikap tenang dari pada dia kehilangan Ridha untuk selamanya.
"Iya, guru. Ridha akan bersamaku sampai hari pernikahan akan kami langsung kan," jawab Kaisar Zain.
"Aku tidak setuju! aku tidak menyetujui rencana pernikahan kalian!" seru guru Gao.
Guru Gao mulai menampakan kemarahannya. Kata-katanya mulai tidak terkendali, emosinya sudah meninggi saat dia mendengarkan mengenai rencana pernikahan Rida dan Kaisar Zain. Pria tua itu begitu menolak mengenai pernikahan Ridha.
"Apa maksudmu, guru!" seru Kaisar Zain.
"Kau tidak akan menikahi Rida!" seru guru Gao.
Kemudian guru Gao mulai menyerang Kaisar Zain. Pria tua itu sudah kehilangan kontrol atas dirinya, rasa kecemburuan pada sang Kaisar akhirnya muncul juga.
Sesaat kemudian, nampak rambut putih Sang Guru mulai menjadi hitam. Sedangkan Kaisar Zain yang melihat hal itu, dia mulai berjalan mundur.
"Apa benar yang dipikirkan oleh Ridha, kalau guru Gao adalah pria yang memasuki kamar Ridha," guman Kaisar Zain dalam hati.
Saat dia melihat perubahan pada sosok guru Gao, sedangkan Ridha yang ada di dalam kamar. Dia mendengarkan seluruh ucapan dan pertengkaran Kaisar dan Guru Gao.
Sesaat kemudian, Ridha mulai berpikir.. kalau ada sesuatu yang terjadi di antara mereka. Ridha keluar dari kediaman sang Kaisar, sesaat kemudian. Nampak keterkejutan yang ada di mata Rida, dia melihat sosok pria asing berambut hitam yang ada dihadapan Kaisar Zain.
"Guru tidak berhak mengatur hidupku!" seru Ridha yang baru keluar dari kediaman Kaisar.
"Kau tidak akan menikah dengan dia!" seru guru Gao.
Sesaat kemudian.. pria itu mulai menampakan wujudnya, kulit keriput rambut putih, kini telah berubah seutuhnya menjadi seorang pria muda.
Ridha dan Kaisar Zain nampak terkejut, Ridha langsung melangkah mundur karena keterkejutannya. saat dia melihat guru Gao berubah menjadi pria muda dan tampan.
"Ya ampu!" seru Ridha.
"Apa ini?!" seru Kaisar Zain yang juga terkejut karena perubahan guru Gao.
"Apakah kau menyukai aku yang seperti ini!" seru guru Gao.
Guru Gao menatap Ridha dengan sangat intens, tatapannya tidak beralih sedikitpun pada gadis dari dimensi lain itu. tepatnya gadis dari masa depan.
"ternyata kau pria yang memasuki kamar ku!" seru Ridha.
"Ha-ha-ha. kau benar!" seru guru Gao.
"Pengawal!" seru Kaisar Zain yang langsung memanggil para pengawalnya.
Sedangkan guru Gao yang mendengar hal itu, dia nampak tersenyum kepada muridnya.
"Apa yang akan kau lakukan Kaisar!" seru guru Gao. Yang kini berubah menjadi pria muda yang sangat tampan.
Ridha yang melihat hal itu, dia langsung bergeser dan berlari ke samping Kaisar Zain.
"Benar apa yang aku katakan waktu itu kan. kecurigaanku ternyata benar!" ucap Ridha kepada kaisar Zain.
"Ternyata kau benar," ucap Kaisar.
"Ayo ikutlah bersamaku, Rida!" seru guru Gao.
"Mana aku mau pergi bersama pria berbahaya sepertimu!" seru Ridha.
"Apa maksudmu, pria berbahaya!" seru guru Gao.
"Pria tua yang memakai ilmu sihirnya, untuk menipu menjadi pria muda!" seru Ridha yang membuat sang guru menjadi tertawa.
"Aku adalah pria abadi. Aku tidak akan bisa tua tapi karena aku ingin menguasai kerajaan ini. Aku harus menjadi tua, agar aku tidak dicurigai!" seru guru Gao yang kemudian maju untuk mengambil Ridha dari Kaisar.
Kaisar Zain yang melihat hal itu, dia langsung menarik Ridha ke pelukannya. Dan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya meloncat menjauh dari guru Gao.
biar ceritanya bedah dr yg sudah"
kosa katanya kayak terjemahan bahasa Inggris