NovelToon NovelToon
Kembalinya Ratu Gangster

Kembalinya Ratu Gangster

Status: tamat
Genre:Pembaca Pikiran / Putri asli/palsu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:382.8k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Nalea, putri bungsu keluarga Hersa, ternyata tertukar. Ia dibesarkan di lingkungan yang keras dan kelam. Setelah 20 tahun, Nalea bersumpah untuk meninggalkan kehidupan lamanya dan berniat menjadi putri keluarga yang baik.

Namun, kepulangan Nalea nyatanya disambut dingin. Di bawah pengaruh sang putri palsu. Keluarga Hersa terus memandang Nalea sebagai anak liar yang tidak berpendidikan. Hingga akhirnya, ia tewas di tangan keluarganya sendiri.

Namun, Tuhan berbelas kasih. Nalea terlahir kembali tepat di hari saat dia menginjakkan kakinya di keluarga Hersa.Suara hatinya mengubah takdir dan membantunya merebut satu persatu yang seharusnya menjadi miliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Azlan merasa diserang. “Bukan begitu, Bi Lidya. Aku hanya menasihatinya. Apakah salah jika aku memberitahukan dan menasihati Sisilia untuk hal yang baik?”

“Nasihatmu sudah menyakiti hatinya, Azlan! Sisilia hanya ingin kasih sayangmu! Dia cemburu pada Nalea! Dan kau, kau malah memarahinya!” Lidya memeluk dirinya sendiri, memasang ekspresi wanita teraniaya. “Kau sudah tidak mencintai adikmu lagi. Kau sudah terpengaruh oleh Nalea.”

“Aku tidak terpengaruh siapa pun! Aku hanya melihat apa yang benar!” Azlan berbalik, merasa bingung.

Apakah aku salah? Apakah aku terlalu keras? Tapi Sisilia harus dewasa! Kenapa Bibi Lidya terus membuatku merasa bersalah?

Azlan berjalan menjauh, pikirannya berkecamuk. Ia benar-benar tidak mengerti. Di satu sisi, ia mendengar suara hati Nalea yang sinis namun logis, dan di sisi lain, ia melihat rengekan Sisilia dan kesedihan Lidya. Azlan merasa terpecah belah, dan ia menyadari satu hal. Sejak Nalea kembali, Azlan dipaksa untuk melihat kebenaran yang selama ini tertutup oleh kebutaan kasih sayangnya pada Sisilia. Ia kini harus memilih antara kenyamanan masa lalu atau kebenaran yang menyakitkan.

...***********...

Setelah berhasil mencari alasan yang bagus untuk mendapatkan izin Mutiara , Nalea keluar dari kediaman Hersa melalui rute rahasia yang ia pelajari. Ia berganti pakaian, mengenakan hoodie hitam dan celana kargo yang kokoh. Dalam hitungan jam, Nalea sudah tiba di sebuah gudang tua di pinggiran kota yang berfungsi sebagai markas utama Blackrats.

Nalea melewati tiga lapis keamanan. Setiap mata yang menatapnya langsung dipenuhi hormat, seolah melihat Ratu mereka. Nalea bukan lagi Sisilia yang cengeng atau Nalea yang polos. Di sini, ia adalah Madam, Ratu Gangster yang tak tertandingi.

Saat Nalea memasuki ruang kontrol bawah tanah, puluhan anggota Blackrats yang sedang bertugas langsung berdiri tegak, memukul dada mereka sebagai tanda hormat.

“Selamat datang, Madam!” seru mereka serempak.

Di tengah ruangan, berdiri Leo, kepala keamanan yang berotot besar, dan Karin, kepala intelijen yang tampak dingin dengan kacamata tanpa bingkai. Di samping Karin, berdiri Grace, petugas baru yang bertugas menyaring pekerjaan berisiko tinggi.

“Lanjutkan pekerjaan kalian. Leo, Karin, Grace, ikut aku ke ruang rapat,” perintah Nalea, suaranya dalam dan berwibawa, sangat berbeda dari nada bicaranya di depan Zavian atau Azlan.

Di ruang rapat pribadi, Nalea duduk di kursi utama, menyilangkan kakinya dengan gestur yang penuh kuasa.

“Beri aku laporan dua mingguan. Semua pekerjaan yang masuk dan diterima Blackrats,” ujar Nalea, tangannya terulur meminta tablet data.

Grace segera menyerahkan tablet tersebut, wajahnya tampak gugup di depan Madam.

“Madam, berdasarkan protokol baru, kami telah menolak delapan proposal dari klien. Semua pekerjaan tersebut meminta Blackrats bertindak sebagai pembunuh bayaran tingkat tinggi,” lapor Grace.

Nalea mengangguk puas. “Bagus."

Sejak Nalea duduk di puncak tertinggi gangster Blackrats, organisasi ini tidak lagi menerima pekerjaan sebagai pembunuh bayaran, walaupun uang dari hasil pekerjaan tersebut cukup tinggi.

"Aku tegaskan lagi, kita bukan preman yang mencabut nyawa orang seenaknya. Kita bukanlah Tuhan. Kita adalah organisasi kriminal paling cerdas di dunia. Kita menghancurkan dari dalam, bukan dari luar.”

Leo dan Karin mengangguk setuju. Mereka tahu, sejak Nalea memimpin, keuntungan Blackrats berlipat ganda karena Nalea fokus pada pemindahan aset ilegal dan peretasan skala besar, bukan pembunuhan yang berisiko menarik perhatian kepolisian.

“Bagaimana dengan laporan intelijen, Karin?” tanya Nalea.

“Semua berjalan sesuai protokol, Madam. Kami sudah menyiapkan laporan sesuai perintah Madam. Namun, ada satu pekerjaan yang diterima Grace hari ini. Pekerjaan ini… cukup unik, Madam.”

Grace mengambil alih. “Iya, Madam. Ini bukan pembunuhan. Klien kami adalah seorang rentenir kalangan menengah ke atas, dengan bunga yang mencekik. Mereka meminta bantuan Blackrats untuk menagih utang yang macet dari salah seorang keluarga kaya dan terkenal di Jakarta. Mereka sangat sulit ditembus karena koneksi kepolisian yang kuat.”

Nalea menyeringai. “Menarik. Rentenir? Tumben. Siapa targetnya?”

Grace menyerahkan sebuah hard file tipis. “Ini data diri dan total utang target, Madam. Angkanya sangat besar. Hampir delapan ratus juta rupiah.”

Nalea mengambil file itu, membuka lembar pertama, dan matanya langsung menyapu nama di sana. Sebuah senyum sinis yang kejam terukir di bibirnya.

Ini dia.

“Ya ampun,” bisik Nalea, suaranya terdengar seperti bisikan kematian. Di kehidupan sebelumnya, orang ini dan keluarganya benar-benar berhasil menghancurkan kehidupannya. Dan di kehidupan ini, dia membuat kesalahan yang sama lebih cepat!

Utang ini sangat besar, sebuah jebakan yang sempurna. Nalea tahu Sisilia pasti terlibat, karena Sisilia selalu menjadi benang merah yang menghubungkan semua kehancuran masa lalunya.

“Kita akan bertemu lagi, Tikus Bau,” gumam Nalea, matanya dipenuhi gairah. Pertarungan emosional dengan Sisilia dan Lidya di rumah terasa membosankan, tetapi ini adalah permainan yang Nalea sukai. Permainan menghancurkan aset dan kekuasaan.

Nalea meletakkan file itu di meja. “Siapkan semua yang kubutuhkan. Aku sendiri yang akan memimpin dan menyelesaikan pekerjaan ini sampai tuntas. Aku ingin merasakan bagaimana rasanya menagih utang dari target yang paling kubenci.”

Leo segera mengangguk. “Baik, Madam. Kami siapkan tim dan perlengkapan pelindung. Kami akan menyamarkan identitas Madam.”

“Aku tidak butuh penyamaran,” potong Nalea. “Aku akan datang sebagai diriku sendiri. Tentu saja, sebagai perwakilan dari rentenir. Aku ingin melihat ekspresi si Tikus Bau itu saat utang ini terungkap.”

1
lovely
waduh ada sequelnya makasiiii othorkuuu menyala othor🤣🤣🤣🔥oiya thor bhs daerahnya jgn dibanyakin ya thor😭pusing aku liat bhs nya tak ngerti wkwk🤣
lovely: 😭😭😭isoke othor takpe...semangat berkarya🤭
total 4 replies
lovely
😭😭bahasa jawanya nya aku tak ngerti othor
lovely: iya othor huhuhuhuh😭ceritanya enak....😭😭
total 2 replies
Atoen Bumz Bums
kirain Grace punya pistol kn tinggal tembak2 dor dor
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Mampir dan dukung karyaku, yuk!

‎- TRUST ME

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Jangan lupa juga untuk Like, Komen, Share, dan Subscribe, ya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
Fitrian
cuiiiiiihhhhh anak pembantu ngelunjak 🖕
dasar tidak tau diuntungkan 🖕
keluar kan saja biar jadi gepeng sekalian sama ibunya yang tidak tau diri 🖕🖕
𒈒⃟ʟʙc🏘⃝Aⁿᵘᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉🤎: sabar... sabar...🤣
total 1 replies
Fitrian
cuiiiiiihhhhh bego tolollll
Fitrian
cuiiiiiihhhhh pasti pembantu jalang beracun itu yang membuang anak kandung dan anaknya di jadi kan nona rumah itu. dasar pembantu jalang beracun b2 ngepeet cuiiiiiihhhhh🖕🖕
Nia Risma
lah pede amat ngakuin rumah orang rumahmu,,,
Nia Risma
ini anak sama ibu otaknya kena comberan keruh amat,,
g sadar diri banget,,
keluarga Nalea juga g tegas,,
Nia Risma
aduh aduh,,sombong kali anak pungut ini,,,
di kirannya ide licik kalian akan terlaksana,,
bangun bangun,,,mimpi Mulu jadii orang
Nia Risma
mereka yg balapan AQ yg deg" an🤣🤣🤣
Nia Risma
ini ibu anak emang pada Ngadi" jdi orang
dasar parasit
Nia Risma
dih si Lidya ini ya g tau diri juga,,pantes Sisilia jadi orang egois,serakah,iri dan sebagainya karena ibunya pun juga gt
Nia Risma
makanya cepet lah sadar sebelum kamu gila ngadepin adek pungutmu itu,contohlah kakak dan ayahmu yg bisa tegas
Nia Risma
lagian udah dewasa masih suka banget tantruman,,,
mana bisa nya minta duwit aja g mau usaha kerja kek,,sadar diri
Nia Risma
ya terima aja sikap anakmu yg kurang ajar itu,,
itu semua juga Khan hasil didikanmu sendiri
Nia Risma
kamu pengen bunuh anak pungut karena suruhan anak pungut,,
Nia Risma
ini si Sisil ga sadar posisi ya,,muka tembok bener jdi anak pungut aja
Nia Risma
ini si Azlan bodohnya masih aja nempel,,,
Nia Risma
g tau diri banget jadi anak pungut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!