NovelToon NovelToon
Awakening Of The Dragon Armor

Awakening Of The Dragon Armor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Balas Dendam / Barat / Tamat
Popularitas:347.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: The Nightmare

Judul: Awakening Of The Dragon Armor.

Dari sebuah peristiwa yang hampir merenggut nyawanya karena ulah semua anggota keluarganya yang membuang Arion ke Jurang Tanpa Dasar.

Tapi sebuah keajaiban merubah semua yang dia punya dan kini Arion bangkit kembali dengan kekuatan Seorang Legenda Penyelamat.

Tapi apakah kekuatan Sang Legenda Penyelamat ini akan dia gunakan untuk menyelamatkan dunia dari kekacauan atau sebaliknya yang mengikuti semua kata Iblis Nafsu? Tidak ada yang tau.

Ini adalah kisah perjalanan Arion dari seorang sampah yang dibuang yang akan di daur ulang dan bangkit mengukir sejarah pada ingatan semua orang.

Genre: Action, Comedy, Romance.

Ini adalah karya pertama aku jadi tolong dimaklumi jika banyak kata - kata yang salah.

Jangan lupa beri Like, Komen, Vote dan beri ☆☆☆☆☆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon The Nightmare, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Ada Ampun

Perubahan suasana kembali membuat orang panik karena orang yang mereka idolakan untuk menang kembali terpojok dengan perubahan Arion menjadi lord of two element yang memebuat mereka berlarian kesana kemari untuk mencari keamanan diri sendiri.

Lord of two element adalah bentuk sempurna dari armor dragon yang dapat mengeluarkan semua potensi tersembunyi. Tapi sebelum itu terpenuhi dia harus menyempurnakan penggabungan skill transformation dan evolution seperti yang arion lakukan. Begitu juga dengan para kultivator lainnya, mereka juga bisa menggunakan bentuk sempurna mereka.

Tapi syarat tang di gunakan kultivator biasa cukup sulit karena mereka harus memiliki kontrak dengan satu ekor spirit beast, memiliki kontrak dengan spirit beast dan penyempurnaan skill. Ini tak jauh berbeda dengan yang dilakukan Arion. Tapi Arion menggunakan status sebagai double type dan pemilik dua elemen, jadi intinya untuk mencapai bentuk sempurna juga memiliki faktor pendorong.

Semua orang segera berlari berhamburan ke sana ke mari. Sedangkan untuk Khey atau Jhason, mereka juga sama sama terpental akibat ledakan energi yang terjadi dan segera berdiri kemudian melompat mundur ke arah penjaga dengan persenjataan penuh yang muncul.

Semua orang tampak lebih panik dengan adanya tombak trusula di tangan Arion dengan relik elemen api dan petir yang penuh dengan coretan warna merah dan biru hingga tambahan sebuah ekor naga yang ada di bagian belakang Arion dengan beberapa duri sekeras dan setajam pedang.

"Bunuh...bunuh...bunuh semua yang mengejekku"

Arion berjalan semakin dekat menuju para penjaga diman tempat Khey dan Jhason pergi, dan tanah yang di lalui Arion seperti terbakar dengan tambahan sedikit percikan listrik yang muncul.

"Cih, dia semakin mendekat" Lidah Khey berdecak sambil membayangkan apa yang akan terjadi jika dirinya dalam keadaan terluka seperti saat ini dan bertarung melawan Arion dengan wujud itu.

"Apa kita harus menyerangnya tuan Khey?" Tanya Jhason.

"Ide bagus"

Jhason segera menyuruh semua penjaga membentuk formasi dan menyapa Arion dengan penuh kemeriahan ala medan perang.

¤→→★←←¤

Kayzo kaget dengan apa yang terjadi pada Arion seperti apa yang ada di hadapannya.

"A...apa yang terjadi? apakah itu bentuk sempurna dari dragon armor, lord of two element?" Gumam Kayzo.

"Bukankah lord of two element terakhir terlihat pada seratus ribu tahun yang lalu. Bahkan seorang dragon armor terakhir muncul sudah sekitar lima ratus tahun lalu dan itu sudah sangat lama bahkan cerita armor dragon sudah menjadi legenda apalagi bentuk sempurnanya pasti sudah menjadi mitos" Gumam Kayzo sendiri tanpa ada yang mendengarkan.

Yang di katakan Kayzo memang bener adanya jika seorang armor dragon terakhir muncul sudah sekitar lima ratus tahun yang lalu bahkan yang memiliki bentuk sempurna hanya armor dragon generasi kedua utupun dia hanya membuat kontrak dengan seekor naga biasa seperti yang lainnya.

"Sudah kuduga anak ini sangat luar biasa"

¤→→★←←¤

Semua penjaga sudah bersiap dan membentuk formasi yang terdiri dari dua sistem. yaitu sistem penyerang yang terdiri dari para penjaga yang membawa pedang dan perisai akan maju bersama penjaga yang membawa tombak berada tepat di belakangnya.

Dan penjaga yang membawa senapan sihir mundur beberapa langkah sebagai sistem serangan pendukung.

Jarak antara mereka semua dengan arion semakin dekat, para penjaga menunggu instruksi dri Jhason untuk memulai serangan.

"Tuan Jhason, tidakkah saat ini kita seharusnya menyerang?"

"Belum, dia belum cukup dekat"

Semua penjaga patuh dengan apa yang Jhason katakan dan menunggu lebih lama lagi tanpa meninggalkan posisi siap dalam formasi yang sudah diatur.

Arion tak mempeduliakan apa yang para keroco itu lakukan dan tetap berjalan mendekat untuk melampiaskan nafsu membunuhnya pada dua orang itu.

Mendekat dan terus mendekat Arion, tapi mereka semua belum menunjukkan tanda tanda pergerakan. Hingga....

Booom.

Sebuah kobaran api besar muncul dari atas tanah yang Arion pijak dan menjulang tinggi ke langit, mebakar arion yang berjalan melewatinya dan memerangkapnya hingga tak bisa bergerak lebih jauh lagi. Setidaknya itulah yang di pikirkan orang orang yang melihatnya.

"Sekarang, tembak dia dengan senapan sihir. Cepat" Peeintah Jhason.

Segera setelah mendengar perintah Jhason, para penjaga yang membawa senapan sihir untuk segera tembakan ke arah Arion, tapi mereka tak mengetahui pasti dimana keberadaan arion dengan kobaran api yang besar itu.

Tembakan terus berlangsung hingga beberapa saat sampai peluru mereka habisnya, hingga mereka berhenti untuk mengisi ukang senapan mereka dan bersamaan dengan itu, kobaran api tampak mereda.

Tapi saat kobaran api menghilang, tak terlihat sosok Arion atau mayatnya di manapun, bahkan mereka merasa seperti sedang menembaki udara kosong.

Dan dari langit terlihat keanehan, di mana terlihat ada apo berwarna merah darah yang melayang di sana dan tak ikut menghilang tadi, hingga itu turun ke bawah perlahan lahan.

Hingga dari sanalah terlihat sosok yang sedang mereka cari turun dari langit dan tak terluka sedikitpun.

"Apa yang kalian lihat, cepat isi peluru kalian dan pasukan penyerang segera serbu, dan bunuh sampah itu" Perintah Khey marah melihat pasukannya hanya melongo.

Penjaga yang membawa pedang, perisai dan tombak segera maju menyerang.

"Serang....!!!" Teriakan pasukan terdengar ke segala arah.

Arion hanya berdiri tak bergerak dan memandangi usaha sia sia mereka.

Mereka terus berlari meninggalkan empat orang di belakang yaitu Khey, Jhason, Thalia dan satu orang penjaga yang memegang Thalia.

"Pa kau lihat itu kucing kotor? orang yang kemarin menyelamatkanmu kemarin akan segera mati. Dan itu salah siapa? salahmu" Kata Khey sambil memegangi dagu Thalia.

"Kalian para baj**gan tak akan bisa mengalahkannya" Bentak Thalia dengan tatapan mengejaek mereka.

"Kita lihat saja nanti. Jika kami menang kau akan sangat tersiksa dan aku mulai faham kenapa Grimer rela mati hanya karenamu"

"Bermimpilah. Karena dalam semua cerita kebaikan selalu menang atas kejahatan" Bentak Thalia sambil memuntahkan ludhnya ke arah Khey.

Jarak para penjaga dan Arion sudah sangat dekat dan mereka yang membawa tombak segerq menyelipkan ujung tombaknya pada celah perisai yang menutupi bagian depan pada pasukan yang berbaris.

"Bunuh...bunuh...bunuh semua yang mengejekku...dan mereka yang menghalangiku" Teriak Arion marah dengan mengeluarkan cahaya merah dan biru dari kedua matanya.

Tombak trisula yang ada di tangan Arion, segera dia lemparkan hingga turun dan menancap di tanah.

Dan memanggil pedang jiwa miliknnya. Tapi anehnya saat pedang itu muncul di yangan Arion, pedang itu kembali berevolusi seperti saat itu di gunakan oleh kera jiwa beku di hutan besi berfuri saat itu.

Arion segera melesat mengayunkan pedangnya ke sat persatu penjaga itu denagn cepat hingga yang dapat di lihat orang lain hanya sebuah bayangan yang melewati mereka.

Hingga Arion berada du belakang para penjaga itu dan mereka semua berhenti saat Arion melewatinya.

Saat arion mengayunkan pedangnya ke tanah untuk menghempas darah yang ada di mata pedangnya, mereka segera terjatuh dengan tubuh tercincang menjadi banyak bagian.

"Ini...ini bukan perang, ini penyiksaan" Jelas salah satu penjaga dengan senapan di belakang.

Tangan arion di angkatnya ke samping dan tombak trisula yang tadinya menancap di tanah sekarang sudah melayang kembali ke tangan Arion dengan mulus.

"Sekarang giliran kalian" Tunjuk Arion dengan mengacungkan ujung tombak trisulanya.

Segera setelah itu sambaran petir dan semburan api muncul dari ujung tombak trisula yang di acungkan pada para penjaga itu fan membuat mereka tak bisa bergerak dan berakhir sama dengan penjaga sebelumnya tapi mereka sedikit lebih beruntung.

Arion kembali berjalan dengan menyeret dua buah senjata di kedua tangan menuju pembalasan dendam.

Langkah pertama tampak biasa, langkah kedua sedikit lebih cepat, langkah ketiga Arion sudah berada di belakang mereka berempat dengan pedang berlumuran darah.

Bersamaan dengan itu, Jhason tiba tiba jatuh ke tanah dengan kondisi mengenaskan yaitu perutnya tampak beberapa kali tertusuk benda tajam dan menjelaskan darah yang ada pada pedang Arion, itu juga ada di bagian leher.

"Tak ada ampun untuk semua orang" Kata Arion sambil melepaskan dua senjata di tangannya.

Dari tangan kanan Arion muncul bola energi yang tetlihat berisi elemen api dan petir. Bola itu kemudian di genggam Arion dan muncul sebuah senapan sihir bertipe shootgun berwarna biru dan merah.

[Author note: "Baru kali ini bikin scene pertarungan cringe banget. Apa scene pertarungan yang sebelumnya juga cringe? jangan lupa kasih kritik kalau cringe ya juga like semua chapternya. Makasih"]

1
Moretti
baca novelku juga dong 😊
azizan zizan
sombong kali mcnya pantas lah mau d bunuh oleh keluarga sendiri..
arie thre wulan beatsinyo
perlu di refisi
Manyue 7
ulala
Dafid Lim
sorry saya quit ya,ceritanya bertele tele.....ngak menarik,pantes bab nya byk.
Dafid Lim
min,cerita nya tolong jgn bertele tele,bagian yg ngak penting ngak usah di ceritakan.
Udy Rahmat
ceritanya terlalu nyantai
Ami Utami
apakah ceritanya udah Damat thour
Moretti: bantu share dan support novelku dong 😊
total 1 replies
Ge-man
lama lama bosen ngikutin jalan cerita nya .
Ami Utami
lanjut thour
Ramly
mantul
Edi I
ceritanya bikin bingung!ini jaman apa ide ceritax🤔🤔🤔🤔🤔🤔
oke
bang ceritamu bisa rame itu kek gimana bg?
Muhammad Nur Arya Pandita
cerita nya agak membingungkan
Muhammad Nur Arya Pandita
bagus
Tanty Aulia
kayak kenal tu gambar ada di anime
Tanty Aulia
ini sebenarnya di zaman kultivator atau modern
Muhammad Nur Arya Pandita
bagus sekali cerita
Jay Flow
kenapa mc lemah sangat ia?
Sinjodit
dunia yg gak jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!