NovelToon NovelToon
Saat Miskin Keluarga Menjauh

Saat Miskin Keluarga Menjauh

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Konflik etika / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:465.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ima susanti

Kita tidak pernah tau takdir apa yang akan menghampiri hidup kita kelak. Semua skenario sudah Allah atur sesuai kapasitas masing - masing.

Saatnya diatas siapapun mengaku saudara,teman atau apalah. Tapi saat kita terpuruk mana tadi yang mengaku saudara. Semuanya perlahan pergi menjauh.
Begitulah kehidupan Keluarga Derel,pasca pendemi merubah segalanya. Saat kedua orang tuanya telah tiada kakak dan adik - adiknya seakan tidak mengenal dirinya lagi.
Dulu waktu ia punya semuanya kakak dan adiknya rajin datang kerumah berkumpul. Itu semua tinggal kenangan. Bagaimana kehidupan Derel dan keluarganya selanjutnya?akankah ia kembali sukses? apa yang terjadi pada orang - orang yang menghina dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Sinta tidak berselera untuk makan, pikiranya tengah kacau memikirkan kondisi suaminya yang belum sadar sampai sekarang. Benturan di kepalanya cukup keras sehingga membuat kepalanya perlu penanganan instensif.

"Ayo, mbak di makan nasinya. Mbak butuh tenaga, jangan sampai mbak jatuh sakit,kalau mbak sakit siapa yang mengurus Derel." Gibran berusaha menyemangati Sinta. Entah kenapa setiap kali ia memandang Sinta hatinya seakan ikut merasakan sakit yang Sinta rasakan.

Sinta terpaksa menyuap nasi kedalam mulutnya. Rasa hambar dan sulit untuk di telan. Gibran hampir seharian menemani Sinta di rumah sakit. Saat hari makin malam,ia pamit untuk pulang.

"Mbak, aku tinggal dulu ya. Besok aku kesini lagi." janji Gibran.

"Makasih, mas sudah di repotkan." ucap Sinta mencoba terlihat tegar.

"Mbak, jangan lupa istirahat juga. Nanti kalau ada kabar apa - apa telpon langsung, nanti saya akan langsung kemari." ujar.Gibran yang sebenarnya tidak tega meninggalkan Sinta seorang diri.di sana.

Sementara itu di rumah almarhum ibu berkumpul Mercy,Rafi dan Gani. Mereka berencana subuh nanti akan bertolak ke jakarta menengok Derel yang kecelakaan.

"Bagaimana kondisi abang, Rafi?" tanya Gani, ada kecemasan di matanya. Ia memang kesal dengan Derel tapi hati kecilnya masih menyanyangi abangnya itu.

"Tadi kata Dafa, abang masih belum sadar pasca operasi." jawab Rafi sedih.

"Kok bisa abang kecelakaan seperti itu ya? Kayanya ada yang sengaja mencelakai abang?" asumsi Gani yang tidak tau jika kecelakan abangnya adalah ulah istri dan mertuanya.

"Setahu aku abang ga pernah ada musuh." sahut Rafi.

"Kita kan ga pernah tau abang kaya apa diluar sana. Mungkin ada yang pernah tersinggung dengan abang. "sahut Mercy.

Semuanya manggut - manggut mengiyakan kecuali Nia ia tersenyum penuh arti tapi tdk seorang pun yang menyadarinya.

Seperti janji mereka sebelumnya sebelum subuh mereka semua berangkat ke jakarta dengan menyewa sebuah mobil.

Perjalan sangat lancar karna jalan masih sepi hanya ada truk - truk gede yang ketemu satu persatu saja. Tujuan mereka adalah rumah sakit.

Karan masih pagi mereka mencari sarapan dulu baru menemui Sinta yang duduk termenung sendiri dengan tatapan kosong.

"Teh,teteh Sinta. " Sapa Mercy langsung memeluk kakak iparnya itu. Air mata kembali tumpah di pipi Sinta begitu juga dengan Mercy. Gani ikut merasa terharu tak terasa sudut matanya pun turut mengembun dan buru - buru ia suka dengan ujung tanganya.

Setelah tangisan mereka reda semuanya duduk bareng dan muali berbicara.

"Teh,kok bisa abang kecelakaan?" tanya Mercy.

"Teteh juga ga taukejadian seperti apa, tau - tau teteh di suruh keruamh sakit memastikan apakah benar teteh keluarganya. Dan saat itu abang kalian perlu tindakan operasi secelatnya untuk menghentikan pendarahan di kepalanya. Pihak rumah sakit ingin meminta persetujuan keluarga." jelasnya Sinta sesekali menghapus bulir bening yang jatuh membasahi pipinya.

"Apakah sudah ketahuan siapa pelakunya, teh?" Nia yang sedari tadi diam pura - pura bertanya.

"Belum. Karna tidak ada saksi dan kemungkinan CCTV tidak begitu jelas mengarah kesana. " jawab Sinta.

"Rasain kalian,makanya jangan main - main dengan aku." bathin Nia sambil tersenyum samar.

Yang lain berwajah sedih,hanya Nia yang nampak biasa - biasa saja. Ia malah berharap semoga saja Derel tidak akan pernah sadar.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

selamat siang kk, thor up lagi ya untuk menemani istirahat siang kk. Terima kasih sudah menunggu dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta votenya yang banyak biar thor makin semangat melanjutkan bab berikutnya 😊😘😘😘🙏🙏🙏🙏

1
Inggrianie Sikumbang
kebanyakan typo thor
Ima Susanti: siap kk🙏🙏
total 1 replies
Ilham
lanjut bg
Ima Susanti: siap kk👍
total 1 replies
ByngnHtm
yah udh kuduga tpi knp malah ttp nangis dasar cengeng aku 😭
Ima Susanti: /Kiss//Kiss//Rose/
total 1 replies
Wiwit
pendek banget thor, panjangin dong n tmbah babhbya, biar smangat bacanya
Ima Susanti: Insya Allah kk, klo waktunya cukup😘
total 1 replies
Ima Susanti
makasih koreksinya kk, nanti thor perbaiki👍🙏🙏
Ha Liyah
ma,af thor tulisannya banyak yang salah ma,af3 sekali
Yuliana Tunru
benar2 tak tau malu nih sisi
Ima Susanti: muka tembok 😂🤣😂
total 1 replies
Yuliana Tunru
gila ya sisi sampe tak tau malu gituu..kapan kia hamil thirr biar sisi malu dan coba kasih pelajaran apa gitu biar ndk nekat dekati rafi lagi
Ima Susanti: baik kk, saranya bagus banget. thor rampung dulu ya😘😘🙏👍
total 1 replies
Ha Liyah
ddikit amat thor
Ima Susanti: /Facepalm//Grin/
total 1 replies
Yuliana Tunru
bagus rafi hrs bisa ambil sikap di blokir z atw ganti no baru
Ima Susanti: betul juga ya kk, thor setuju 😘🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
vebar2 pelakor tak tau mslu ya ..tinggal gmn kia yg bisa buat rafi jgn sampai tergoda
Ima Susanti: betul itu kk/Good//Pray/
total 1 replies
Wiwit
pendek banget thor babnya
Ima Susanti: Ga konsen kk, tiap bentar dengar petasan dr yg demo
total 1 replies
Yuliana Tunru
jgn takut kia kamu hrs berani klo tdk ya gmn nasib RT mu atau mau nyerah z biar rafi dgn sisi..typo x thorrt
Ima Susanti: setuju kk👍🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
kia waktu x kamu temui sisi biar paham tp jgn sendiri ya bareng mercy biar kapok jgn lemah berjuang demi RT mu
Ima Susanti: betul juga kk, terimaksih masukannya 😘😘🙏
total 1 replies
Sulfia Nuriawati
selama kamu g tegas y repot jg apa lg wanita spt sisi udah terobsesi, jd pintar² cari akal biar g terjebak atw minta tlng derel sm gibran biar sisi kapok
Ima Susanti: terimaksih saranya kk😘😘🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
wahhj mmg otak pelakor yaaa..ayo vi tutup akses blokir z jgn nau dijadali ingat harta mu milik iia lho ..hrs jujur dgn kkfa mu san kia baru jg baikan ada z krlakuan sisi bagys x kis yg gadapi jg ipar2
Ima Susanti: siap kk👍🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
buat iia hamil thorr agar cinta merrka lbh kuat
Ima Susanti: wah benar juga ya kk, terimakasih masukannya kk. thor rampung dulu ya👍🙏
total 1 replies
Ha Liyah
di amat update thor
Ima Susanti: /Chuckle//Facepalm/
total 1 replies
Wiwit
babnya pendek banget
Ima Susanti: /Chuckle//Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
smoga rafi sadar ya klo kia itu istri yg berharga
Ima Susanti: setuju😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!