NovelToon NovelToon
Sistem Perjalanan Ke Seribu Dunia Dengan Smartphone

Sistem Perjalanan Ke Seribu Dunia Dengan Smartphone

Status: tamat
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir / Penyeberangan Dunia Lain / Light Novel / Tamat
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Genre: Komedi Fantasy

Sinopsis:

Akibahara Yousuke seorang pemuda pemalas yang tidak sengaja menemukan sebuah aplikasi mencurigakan di ponselnya, ketika dia mencobanya ia menemukan dirinya telah berada di dunia lain dan di saat yang sama ia telah mengaktifkan sebuah sistem yang akan terus memberikannya misi gila yang tidak bisa dia hindari, kegagalan memberikannya hukuman dan tidak mencoba adalah kematian, itulah aturannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35 : Kembali Ke Penginapan

"Kau sedikit terluka Yousuke."

"Cuma kegores."

July mengambil rerumputan di sekitarnya ke tangannya sebelum dia ludahi dan tempelkan di tangan Yousuke tanpa rasa bersalah.

"Ugh, ini lengket... dan juga aku lebih suka tidak diobati seperti ini."

"Diamlah ini sangat ampuh untuk luka ringan."

Yousuke hanya tersenyum masam saat Emilia dan Ayane turut kembali bergabung dengan mereka sembari memperhatikan mayat Beast Grizzly yang tidak bergerak lagi.

"Apa monster ini rasanya enak kalau dimakan?"

"Dia sering membunuh banyak orang rasanya aku tidak ingin memakannya," balas Emilia pada Ayane.

"Kupikir lebih baik menjualnya, bagaimana Yousuke?"

"Kita sudah cukup banyak makan barusan, aku setuju dengan July."

Dengan itu mereka kembali untuk menjualnya pada penginapan sekaligus Kurukuru yang sebelumnya mereka kalahkan.

"Kalian benar-benar luar biasa, aku kira kalian hanya akan gagal tapi bahkan mampu mengalahkan Beast Grizzly juga."

"Kami hanya beruntung," Yousuke membalas demikian pada pemilik penginapan ini yang merupakan seorang wanita bertubuh besar.

"Bagaimana dengan petualang lainnya?"

"Kupikir mereka masih bertarung di tempat lain melawan naga, aku bingung siapa yang berani membangunkan naga itu dalam tidurnya, naga itu cenderung selalu tidur jikapun bangun dia hanya berburu Beast Grizzly sebelum kembali ke sarangnya."

"Menurutmu ada seseorang yang melakukannya?"

"Tentu saja, rasanya terlalu kebetulan tapi biarlah.. semua itu urusan para petualang aku tidak mau memikirkannya, yang jelas kita aman jika berada di desa ini."

Kelompok Yousuke terlihat kebingungan, bukannya desa ini yang paling berdekatan dengan wilayah naga tapi wanita di depan mereka menganggapnya bukan apa-apa.

Wanita itu kembali menjelaskan.

"Desa ini berada dalam perlindungan penyihir Lumines, dia muncul beberapa tahun lalu dan membuat penghalang di sekitar kami yang menahan serangan apapun bahkan dari seekor naga sekaligus... Ah, jika tidak salah kamu memiliki kemiripan dengannya?"

Wanita itu menatap Emilia yang tampak mengalihkan pandangan ke kiri kanan tampak gugup.

"Aku bu-bukan dia, aku sangat lemah dalam sihir."

"Mungkin hanya mirip saja."

Yousuke juga merasa demikian, di dunia ini tidak heran jika ada satu atau dua orang yang mirip satu sama lain meskipun mereka tidak memiliki hubungan apapun secara darah.

Yousuke tidak mengambil jauh topik tersebut dan memilih untuk segera membersihkan diri dan beristirahat di kamarnya.

Dia sedang menghitung penghasilan saat ini lalu membaginya di antara mereka berempat. Tidak seperti di kota tidak ada tempat yang ingin mereka kunjungi karena itu masing-masing dari mereka memilih untuk menyimpan uang tersebut.

"Agak membosankan selalu berada di kamar, apa kalian mau memainkan sesuatu?"

"Maksudmu sesuatu dari dunia lain?"

Yousuke mengangguk atas pertanyaan July, awalnya dia cuma iseng membelinya tapi sepertinya itu sangat berguna untuk menghabiskan waktu.

Dia mengeluarkan beberapa balok, berbagai permainan kartu dan hal lainnya seperti Mahjong maupun tong yang mana jika seorang salah menusuknya kepala di tong itu akan melompat ke luar.

Ketiganya mulai tertarik dengan itu, khususnya saat Yousuke menjelaskan semua permainannya, mereka mulai dengan balok, siapapun yang merubuhkannya maka dia akan kalah dan setiap pemain diharusnya mengambil satu balok setiap gilirannya.

Ini sudah putaran ke sepuluh saat semua orang mulai menegang.

Ayane berhasil selamat, disusul Emilia dan Yousuke, dan terakhir July yang harus merobohkan semuanya.

"UWAAAH, AKU KALAH."

"Hehe ini waktunya hukuman."

Semua orang mengambil tinta mereka dan mencoret di wajah July.

"Selanjutnya aku yang menang."

Hal itu berlanjut dengan kekalahan yang sama rata. Mereka tertawa bersama dan beralih pada permainan lainnya hingga menjelang malam hari.

"Aku terlalu menikmati ini, sepertinya kita harus segera membersihkan wajah kita dan turun ke bawah."

"Kurasa kau benar Yousuke, aku juga sudah lapar."

Yang lain juga mengangguk setuju walaupun hanya mereka saja yang ada.

"Ini sate Beast Grizzly yang kalian tangkap, makanlah yang banyak."

"Terima kasih bibi."

"Kalian tampak bersenang-senang di dalam kamar apa yang kalian lakukan sepanjang hari?"

"Anda tahu, ini sesuatu yang biasa dilakukan orang dewasa."

Yousuke menerima pukulan di atas kepalanya yang berasal dari July.

"Jangan mengatakan hal yang membuat orang lain salah paham, kami hanya.." sebelum perkataan July selesai orang-orang yang sebelumnya berburu naga telah kembali dengan keadaan babak belur.

"Kami kembali."

"Kalian kembali lebih cepat dari yang seharusnya," kata pemilik penginapan.

"Naga itu lebih buruk dari yang kami bayangkan."

Tak lama suara raungan naga terdengar, jaraknya begitu dekat hingga semua orang harus menutup telinga mereka.

Yousuke berkata dengan terkejut.

"Kalian membawa naga itu kemari."

"Bukannya ada pelindung di desa ini seharusnya.."

Yousuke maupun yang lainnya buru-buru keluar, di atas langit yang gelap sesosok naga merah telah terbang menatap mereka, naga itu menyemburkan bola api namun seperti yang diduga sebuah pelindung menahannya.

"Yousuke aku pikir pelindung itu tidak akan bisa bertahan."

"Apa maksudmu Yuna?"

Jawaban yang Yousuke inginkan terjawab langsung di depan wajahnya, setelah naga itu menembakan puluhan peluru api, seluruh pelindung hancur berkeping-keping.

1
carat28
Hai kak, boleh follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Aqua? 🤣🤣🤣🤣🤣
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Fairy Tails?
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Shoukugeki no Souma?
DEWA KEGELAPAN
menarik
arfan
semangat terus bos
Phoenix
mampir
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
aku mampir karena karya ini nempel dibawah karya akun utamaku wkwk
Isekai Fantasy: Mau bagaimana lagi novel ini memang suka nempel dimana-mana soalnya wkwkw
total 1 replies
Rhakean Djati
seiprit lagi. hadeh
Rhakean Djati
sempoa,mana sempoa. hahaa
Rey
wkwkkw judulnya lho
Protocetus
membantu perdamaian apa penaklukan 😏
Isekai Fantasy: Penaklukan wanita 👍😁
total 1 replies
Rhakean Djati
ye. malah debat sama systemnya.
Rhakean Djati: wkwkwkkkkkk
total 2 replies
Rhakean Djati
seiprit kalo Thor./Sob//Sob//Sob/
Protocetus
up
Protocetus
keren
Rhakean Djati
definisi memanfaatkan pahlawan, yaa seperti ini.hahahaa
Rhakean Djati
wkkkkkk.edan Iki.
Rhakean Djati
hayo.....1 kota di masakin.
Rhakean Djati
konyol.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!