NovelToon NovelToon
Tetap Kamu

Tetap Kamu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:987.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: ririn rira

Seorang gadis berstatus sebagai siswa di salah satu SMA, dengan segala tingkah konyolnya. Gadis bernama Vanya Putri ini menghibur teman-teman sekelas. Karena cover depan seorang Vanya, kerap kali ia mendapatkan hinaan dan cacian dari segelintir orang yang tidak menyukainya. Namun hal itu tidak membuat Vanya mundur atau bersedih, gadis itu bisa menghadapi para pengganggu dengan caranya sendiri.

Awal sekolah setelah kenaikan kelas, ada siswa pindahan dari sekolah lain. yang bernama Abimanyu Permana Herlambang dan Rian Saputra Pratama. Vanya cukup tertarik untuk menggangu ketenangan dua laki-laki itu.

"Niatnya iseng, gak tahunya gue baper beneran gimana dong ...?"
Vanya Putri Wiguna



"Jauh- jauh Lo, risih gue deket cewek aneh kaya Lo !"

Abimanyu Permana Herlambang


"Jika mencintai dalam diam bisa buat Lo gak jauh dari Gue. Maka pilihannya Gue tetap simpan perasaan ini."

Rian Saputra Pratama


IG . iyien_02
FB. Iyien Rira

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn rira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sempat Hilang

Mobil Vanya tiba di rumah sakit yang dimaksud. Di sana juga sudah ada keluarga Herlambang dan beberapa wartawan pemburu berita dan pengawal yang berjaga. Dalam hati Vanya berdoa semoga tidak terjadi luka parah pada Abimanyu. Dengan langkah tegas dan perasaan campur aduk, Vanya memasuki lorong rumah sakit. Telapak tangannya begitu dingin tidak hentinya menggenggam jari Azam.

"Tenangkan diri Lo." Ucap Azam menenangkan perasaan Vanya. Dia tahu wanita itu sangat cemas.

Langkah Vanya terhenti saat melihat keluarga Abimanyu menangis saling menguatkan satu sama lainnya. Langkah yang mula tegas kini berubah gontai, pikiran buruk pun sudah menghampiri otak cantiknya, perasaan optimis tadi seketika menghilang. Mata Vanya mulai berkaca - kaca saat mama Vania menatapnya dengan sendu.

"A—apa yang terjadi ? Ja—jangan membuat Anya takut. Tante, Om." Ucap Vanya lemah, air mata yang sejak tadi dijaganya jangan sampai turun akhirnya tumpah juga.

"Kak Anya !" Resha langsung berhamburan memeluk Vanya. Perasaan Vanya semakin tak karuan.

"Ka—katakan !" Ucap Vanya serak

"Kak Abi belum di temukan, di sana hanya ada Kak Romi yang sedang kritis." Ujar Resha penuh paksaan mengeluarkan kalimat yang begitu tertahan di tenggorokan nya.

"A—apa Abi hi—hilang ?" Balas Vanya dengan tubuh gemetar dan lunglai jatuh kelantai.

"Kak !"

"Vanya ! "

"Nona muda !"

Azam meraih Vanya ke dalam pelukannya. Tangis sahabatnya itu tumpah dan terdengar pilu.

"Zam... ini gak benar ! Abi masih hidup, 'kan? Benerkan, Zam !"

"Iya, Abi masih hidup dia baik - baik saja, kita berdoa semoga ada orang yang lebih cepat dulu menemukannya. Tenangkan diri Lo ingat tujuan kita kesini." Ucap Azam menguatkan Vanya.

Setelah beberapa menit Vanya mulai tenang, dia pun sudah mampu berdiri kembali. "Om, ayo kita cari Abi !" Ucapnya mengusap sisa jejak air mata di pipinya.

"Biar om saja, Nak. Kondisi mu sedang kurang baik." Saran Papa Herlambang.

"Enggak apa - apa, Om. Anya masih kuat. Tante dan Resha disini aja menemani Romi sebelum keluarganya datang" Ucap Vanya kembali semangat.

Vanya dan yang lainnya menuju parkiran depan rumah sakit, Bertepatan dengan Rian yang baru sampai setelah menonton berita kecelakaan itu

"Vanya." Sapa Rian dengan tatapan khawatir

"Gue baik - baik aja"

Rian bergabung dengan mobil Vanya bersama papa Herlambang, mobil meluncur ke lokasi kejadian.

Sampai di sana Vanya melihat kondisi Mobil Abimanyu yang terbalik dan pintu mobil yang sudah lepas, jika melihat kondisi mobil yang rusak parah dapat dipastikan korbannya meninggal.

Vanya berusaha menguatkan dirinya walau beberapa kali sempoyongan, dia melangkah mendekat dengan polisi yang sedang berjaga.

"Selamat datang Nona Muda" Sapa para pengawal yang sejak tadi sudah sampai

Vanya mengangguk pada puluhan orang - orangnya. Papa Herlambang juga meminta orang suruhannya bekerja sama dengan petugas untuk mencari Abimanyu.

"Pak polisi ijinkan pengawal saya untuk ikut bergabung mencari Abi" Ujar Vanya penuh harap.

"Silahkan Nona semakin banyak orang makan semakin cepat"

" Alan atur semuanya " Ujar Vanya lemas

Alan mengangguk. "Dengarkan, cari tuan Abimanyu sampai dapat. Di ponsel kalian masing - masing sudah ada fotonya, silahkan bergerak dan jangan abaikan keselamatan kalian !"

Semua anggotanya mengangguk dan mulai menyebar begitu juga dengan anggota papa Herlambang.

Vanya memilih duduk di tenda yang didirikan Azam, sedangkan Rian ikut bersama papa Herlambang mencari Abimanyu.

"Istirahat dulu, sekarang minum teh hangatnya" Azam memberikan teh pada Vanya .

Vanya bersandar di bahu Azam dengan tatapan kosong, waktu sudah menunjukkan jam 12 malam, hingar-bingar kendaraan sudah mulai sepi membuat suasana semakin mencekam. Ditambah langit yang menghitam menandakan akan turunnya hujan, membuat Vanya semakin khawatir.

Lokasi kejadian dekat dengan jalan tanjakan dan tepi jurang membuat akses pencarian terlambat.

Vanya semakin gelisah matanya hampir tak berhenti menangis. Dari kejauhan papa Herlambang dan Rian muncul dengan langkah lelah. Vanya sangat mengharapkan berita baik atas kedatangan dua orang ini

"Bagaimana Om? " Tanya Vanya penuh harap

Papa Herlambang menggeleng lemah,Vanya kembali terduduk lemas di atas kasur angin.

"Istirahat dulu, ini teh hangatnya" Azam memberikan teh pada papa Herlambang. Alan sudah menyiapkan segala keperluan nona mudanya walau keadaan saat genting.

Papa Herlambang menatap gelas teh ditangannya. Terlihat kesedihan digaris wajahnya yang sudah mulai menua. Keseharian Abimanyu yang begitu manja dan ceria setelah kehadiran Vanya membuat dadanya sesak. Tangis papa Herlambang pecah saat memikirkan nasib Abimanyu saat ini.

Vanya berhamburan memeluk papa Herlambang dengan tangisan yang memilukan. Dia seakan menyelami perasaan sedih seorang ayah itu, di mana saat terlihat kuat dan dimana saat dia terlihat rapuh.

" Ini hal pertama paling buruk yang di lalui Abi saat dia hadir di dunia ini" Ujar papa Herlambang sudah mulai mereda tangisnya. Vanya melepaskan pelukannya dan masih sesegukkan.

" Nona istirahatlah dulu, om juga ! Saya akan ikut mencari, sekarang sudah jam 3 malam" Ucap Alan.

"Tunggu, Lan. Gue ikut ! Rian, Om, titip Vanya dulu." Ujar Azam

"Baiklah, Tuan Rian jika ada yang mencurigakan gunakan ini. Hati - hati senjata ini tidak menimbulkan suara dan yang satunya tembakan untuk melumpuhkan musuh, saya kira anda faham maksud saya, jangan lupa pantau terus monitor ini." Ucap Alan panjang lebar.

Rian mengangguk tanda mengerti, Azam dan Alan meninggalkan tenda. Vanya masih belum bisa terpejam begitu juga dengan papa Herlambang.

"Om, Vanya. Tidurlah, sebentar lagi pagi yakinlah Abi pasti bisa ditemukan. Dia laki - laki kuat" Ujar Rian berusaha menghibur

Vanya hanya diam menatap kosong ke depan nya. Begitu juga dengan Papa Herlambang, Rian seakan kehabisan kata - kata melihat wanita yang dicintainya ini duduk sendu disampingnya menatap pinggiran hutan yang gelap .

Tanpa terasa matahari sudah mulai menunjukkan cahaya nya. Remang remang menembus gelap nya bumi. Vanya menjadi tidak sabar dengan mata sembab penuh lingkaran hitam. Serta bibir sedikit memucat dan wajah kusut Vanya meninggalkan tenda tanpa disadari Rian dan papa Herlambang

Vanya memilih menyusuri bagian kiri dari posisi mobil Abimanyu, saat belum diderek. Saat Vanya ingin melangkah dihentikan oleh Rian, Azam dan Alan.

"Vanya kemana aja kami khawatir." Azam meraih Vanya kedalam pelukan nya.

"Gue mau cari Abi ! Zam." Ucap Vanya lemah melihat wajah Azam yang memeluknya.

Hati Rian seakan tercabik menatap bola mata teduh dan sendu itu, tak mampu rasanya melihat wanita yang begitu dicintainya itu dirundung sedih, tawa canda yang selalu ada kini hilang seiring belum ditemukan nya Abimanyu.

Gue akan nemuin Abi buat Lo, Van. Apa pun yang terjadi , cukup gue gak bisa miliki cinta Lo dan gue gak mau juga kehilangan senyum Lo

"Ayo sama - sama kita cari Abi" Ajak papa Herlambang yang baru bergabung.

Mereka semua melangkah menuju jalan yang Vanya pilih, menurut Vanya kemungkinan Abimanyu terlempar saat pintu mobil arah nya duduk terlepas. Otak geniusnya seakan mampu membaca lokasi kejadian. Hampir 1 jam mereka melangkah ketempat itu terlihat rerumputan disekitar rata dengan Tanah.

"Abi .... " Teriak Vanya nyaring

Azam dan yang lain terkejut dan berlari kearah Vanya.

"Ada apa Nona ?"

" Alan coba lihat sekitar sini, pasti Abi terlempar kearah sini, lihatlah rumput ini rata dengan tanah" Ujar Vanya Antusias.

Alan mengangguk dan mulai menyusuri rerumputan yang dimaksud dan beberapa meter Alan menemukan sepatu milik Abimanyu.

"Nona apa ini milik tuan Abi ?" Tanya Alan berteriak mengangkat sepatu yang hanya sebelah kanan itu.

" I—iya " Jawab Vanya dengan nafas yang hampir terputus karena terkejut.

"Panggil seluruh anggota dan para petugas untuk mencari disini " Titah papa Herlambang.

Rian bergegas mengambil toa di tenda dan mulai memanggil yang lain nya. 15 menit kemudian mereka berkumpul dengan arahan polisi. Tidak sampai satu jam anggota Vanya mengangkat tubuh Abimanyu dari semak belukar yang berawa. Abimanyu sudah tidak sadarkan diri dan bersimbah darah yang mulai mengering , wajah pucat itu begitu lemah saat diangkat di atas tandu .

" Pak Herlambang kami menemukan putra anda, mari kita ke rumah sakit. Kondisinya masih hidup tapi tidak sadarkan diri dan kritis " Jelas polisi

Azam segera menutup wajah Vanya ke dadanya saat tandu Abimanyu mulai mendekat. Alan mengerti dengan cepat dia melepaskan jaketnya dan memberikan pada Azam. Rian hanya memandang heran begitu juga dengan Papa Herlambang. Kenapa Vanya tidak diijinkan melihat tubuh Abimanyu.

"Lepaskan, Zam. Gue mau lihat Abi " Vanya meronta sambil menangis saat Azam menutup kepalanya dengan jaket Alan.

" Iya tapi tunggu di rumah sakit."

Ambulans segera berangkat semua orang meninggalkan tempat itu termasuk para anggota yang mencari . Vanya sudah memasuki mobil dengan kesal pada Azam. Samua orang hanya diam dengan pikiran masing - masing tapi tidak dengan Alan dan Azam mereka sangat tenang saat Abimanyu sudah ditemukan.

...----------------...

Maaf kan jika penulisan nya ada typo ya...

Yuk ! Yang mau berteman dengan author follow

IG. iyien_02

FB. Iyien Rira

1
Purwa Asieh
si andri ini kog mencurigakan, apa jangan2 dia?????
Murti Ningsih
ayahnya begitu, pantas klw anaknya juga begitu
Murti Ningsih
kok malah cewenya yg ngejar cowoknya, bukannya cowok yg ngejar cewek
Vina Tamaela
😭😭😭 cerita yang paling best of the best mana end lagi Happy wedding rian Rika semoga langgeng bhg cepat nyusul punya baby dan anak2 kalian semua akan meneruskan persahabatan kalian amin😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽
Vina Tamaela
Baru mampir btw aku dah follow kak🙏🏽
Ika Goenawan
Yes i do 😍
falea sezi
heleh karena hanya kaya aja kn lo jd berubah laki munafik gk kaya rian baik hati
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
falea sezi
harusnya jodohnya rian karena sama sama g sombong gk kayak abi kayak paling kaya raya aja
Tiara Anjani
Tiara Anjani
hii
Nurul
mampir kakk, baru baca sekarang😅
di wish
siapa sih ...mbulet aja
Sandisalbiah
kok curiga ke Andri deh.. cowok yg obses ke Vanya..
Sandisalbiah
dua org emosi siapa tuh.
kalau yg satun pastinya si Manda, terus siapa yg satu lagi??
Sandisalbiah
Rian yg memiliki puncak tertinggi dr cintanya dgn mengikhlaskan yg di cintai bahagia walau bukan dgn dirinya,.. keren
Sandisalbiah
Vanya di kelilingi cogan gimana cewek lain gak pada iri... mana mereka pada sayang dan peduli ke Anya lagi.,.
Sandisalbiah
antara manda dan vera si ini dalangnya
Sandisalbiah
jd tetep ke Abi ini pelabuhan cinta Vanya..?
Sandisalbiah
nah.. sapa ni yg bakal jd jodohnya Vanya..?
Sandisalbiah
kena mental pastinya si Manda makanya kabur.. 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!