Xiao Feng adalah Tuan Muda dari salah satu Keluarga Besar di sebuah Kota, Dia di anggap "sampah" karena tidak bisa berkultivasi tetapi memiliki sifat yang pantang menyerah dan harga diri tinggi yang tidak mau di kasihani.
Saksikanlah Perjalanan "Xiao Feng" dalam menjalani kehidupannya di dunia -Yang Kuat Memakan Yang Lemah-.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Rzaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 35 - Sekte Pedang Suci
Di suatu tempat yang di dominasi kegelapan dan hanya bercahaya obor, terdapat beberapa orang yang berlutut di hadapan sosok hitam dengan wajah tertunduk.
“Kalian benar-benar mengecewakan ku kali ini, Tidak seperti biasanya kalian gagal apakah terjadi sesuatu yang membuat kalian gagal menguasai kota kecil itu? ”Kata sosok itu dengan nada tenang tapi walaupun nada tersebut begitu tenang suara itu begitu menakutkan bagi empat sosok yang berlutut itu.
Salah satu yang berlutut itu dengan gemetaran mulai berbicara dengan suara yang terdengar tidak asing “T-tuan, Apa yang tidak terduga terjadi adalah ada nya Tetua Ketujuh Sekte Pedang Cahaya dan seorang Bocah yang bahkan menumbangkan bawahan ku yang berada di Ranah Jalan Kesengsaraan Lapis 7 ”Suara itu berasal dari pria paruh baya yaitu Duan Du sedangkan yang ia maksud adalah Yu Wei dan Zu Jin.
Sosok itu meski pun ia terlihat tenang tapi ia kini ia di penuhi masalah nya sendiri “Seorang bocah bahkan dapat menggagalkan rencana kalian, Hmp sungguh tidak berguna ”Katanya yang kemudian mengeluarkan Aura nya.
Blusssh!
Setelah melihat keempat paruh baya itu mulai kesulitan bernafas ia pun menarik Aura nya kembali “Duan Kecil ku beri kau kesempatan sekali lagi dan untuk kalian bertiga awasi bocah itu jika berpotensi menjadi sandungan maka singkirkan segara ”Ucap nya yang kemudian menghilang dari sana.
Melihat menghilangnya sosok yang mereka sebut Tuan itu mulai bangkit dan mengerjakan tugas masing-masing.
‘Chang Hai dan bocah sialan itu gara-gara mereka aku hampir saja kehilangan nyawa ku, Heh aku akan membalas kalian nanti ’Batin Duan Du yang menampilkan wajah jahat penuh amarah.
***
Di sisi Xiao Feng kini sudah berada di depan pintu Ruang Pertemuan.
Kreeek..
Begitu suara pintu terbuka ia dapat melihat di dalam ruangan itu sudah terdapat Ayah, Kakek dan Para Tetua sedang duduk bersama Tetua Chang Hai, Ia dengan sopan membungkukkan sedikit badan nya memberikan penghormatan pada yang tua.
“Salam Ayah, Kakek, Tetua Chang dan Para Tetua ”Xiao Feng memberikan salam layak nya Kultivator pada Umum nya dan di balas dengan berbagai tanggapan.
“Anak ini Xiao Feng datang menjawab panggilan Ayah ”Lanjut nya yang kini sudah melemparkan pandangan pada Ayah nya.
“Ah.. Feng ’er sebelum itu kemarilah duduklah di sini ”Kata nya memberikan isyarat kepada Xiao Feng untuk duduk di dekat nya dan Xiao Feng pun menuruti nya.
“Baik lah ka-...”
“Mohon maaf Patriak Xiao menyelah mu, Baiklah karena yang kita tunggu sudah datang aku akan langsung mengatakan tujuan kunjungan ku ini ”Kata Tetua Chang berhenti sejenak memperhatikan situasi kemudian melanjutkan perkataannya yang membuat anggota Keluarga Xiao terkejut.
“Aku di sini untuk merekrut Xiao Feng untuk bergabung di Sekte Pedang Suci tapi itu semua tergantung apakah Xiao Feng mau ”Katanya santai tidak ada unsur paksaan pada penawaran nya.
Mendengar ucapan Chang Hai, Patriak dan Tetua di sana begitu terkejut karena Anak dan anggota keluarga mereka ingin di jadikan murid Sekte Pedang Suci, Apa itu Sekte Pedang Suci? Itu adalah salah satu pilar Kekaisaran yang kekuatan mereka juga sangat tinggi.
Sedangkan untuk Xiao Rong sudah menduga nya bahwa kedatangan Chang Hai pasti lah untuk mengajak Xiao Feng menjadi Murid. Karena kekuatan nya sudah di lihat sendiri oleh Chang Hai sewaktu Kekacauan di Turnamen.
Sementara untuk Xiao Feng sendiri hanya berdiam diri tidak ada yang tahu apa yang sedang di pikiran pemuda itu. Karena tidak mendapatkan jawaban Chang Hai kemudian bertanya pada Xiao Feng.
“Xiao Feng bagaimana apakah kau bersedia? ”Tanya nya dengan santai.
Seketika ia kembali tersadar pada lamunan nya “Maaf Tetua, Anak ini belum ada keinginan untuk bergabung pada suatu kekuatan, mungkin anak ini masih butuh waktu untuk kembali memikirkan nya dengan baik ”Jawaban Xiao Feng membuat para Tetua begitu terkejut dengan cepat Paman nya bertanya.
“Feng ’er apa yang kau lakukan ini adalah jalan bagus untuk membuat keluarga kita berkembang ”Ujar nya dengan panik mendengar Xiao Feng menolak kesempatan emas ini dan pertanyaan itu mewakili semua tetua bahkan Ayah dan Kakeknya ia ingin mendengar alasan nya.
Xiao Feng hanya tersenyum kecil dan menarik nafasa dalam-dalam kemudian menjawab nya “Aku bukan menolak tawaran dari Tetua Chang, Tapi aku membutuhkan waktu untuk mengambil keputusan memang benar ini kesempatan yang bagus bagi banyak orang tapi tidak dengan ku..”Xiao Feng terdiam sejenak kemudian melanjutkan.
“Jadi aku harus memikirkan ini dengan baik ”Jawab nya dengan santai, mendengar jawaban itu mereka semua mengangguk kepala mengerti bahwa setiap keputusan tidak boleh di ambil terburu-buru.
Chang Hai hanya tersenyum mendengar nya “Sudah aku duga bahwa kau akan menjawab seperti itu, maka dari itu terima lah ini datang lah kapan saja kau mau ”Sebuah Token ukiran Pedang di tangkap dengan baik oleh Xiao Feng.
“Itu adalah Token ku dengan itu kau bisa memasuki Sekte Pedang Suci dan datang kepada ku ”Lanjut nya menjawab pertanyaan di kapala Xiao Feng seakan bisa membaca pikiran orang lain.
“Terima kasih Tetua, Apa bila sudah saat nya anak ini pasti akan datang ”Xiao Feng dengan hormat kepada Tetua Chang meskipun ia tidak membutuhkan nya saat ini tapi tidak di masa depan.
Chang Hai hanya mengangguk mendengar balasan Xiao Feng dan kemudian bangkit “Kalau begitu aku sudah tidak bisa berlama-lama lagi aku juga harus kembali ke sekte ”Katanya kemudian berpamitan pada Patriak dan Para Tetua.
Setelah nya para Tetua juga ikut keluar untuk mengerjakan pekerjaan masing-masing dan di ruangan itu hanya terdapat Kakek, Ayah dan Tetua Agung dan Xiao Feng sendiri.
“Jadi Feng ’er katakan yang sebenarnya apa yang kau maksud perkataan mu itu dan menolak Tetua Chang ”Kata Xiao Zhen karena tahu pasti anak memiliki alasan lain.
“Ayah memang memiliki sesuatu yang membuat aku tidak bisa menyembunyikan nya ”Xiao Feng terkekeh mendengar ucapan ayah nya.
“Sebenarnya cukup sederhana, Aku hanya ingin bebas dengan menolak Tetua Chang tanpa menyinggung nya ”Kata Xiao Feng santai.
Seakan teringat sesuatu Xiao Feng buru-buru dengan cepat mengeluarkan sesuatu “Oh hampir aku lupa... ini untuk ayah dan ini untuk Kakak, tolong di berikan kepada Kakak Yun ”
Xiao Feng dengan cepat menyerah kan dua botol yang berisi Pill Regenerasi buatan nya.
Setelah membuka nya Xiao Gong begitu terkejut “Feng ’er Pill ini-...”
“Tenang saja paman itu dari barang yang Guru Yuan berikan pada ku ”Sahut nya dengan berbohong karena bukan saat nya ia berkata tentang semua nya.
“Feng ’er ayah begitu berterima kasih pada mu nak ”Kata Xiao Zhen dengan tegar menahan air mata nya untuk menjaga wibawa nya yang begitu terharu saat ini.
“Apa yang ayah katakan sudah menjadi tugas ku sebagai anak... Dari pada memikirkan nya lebih baik ayah memurnikan nya dan paman kembali lah dan berikan kepada Kakak ”
Setelah mengatakan itu Xiao Feng pun berpamitan untuk kembali ke kediamannya karena tujuan nya saat ini sudah selesai.
Di perjalanan ia dengan memutar otak nya memikirkan apa yang harus ia lakukan selanjutnya, ia begitu ingin berpetualang tapi apakah Ibu nya memberikan nya izin setelah apa yang terjadi pada nya saat itu.
...****************...
baca'a sdh serius ujung"a ga sampai tamat