Tisha adalah seorang gadis yang tinggal bersama bininya. Iya dibohongi oleh bibinya sendiri. Dan hampir terjadi pernikahan sedarah. Selain itu bibi Tisha seorang yang mata duitan. Iya tega menghancurkan hidup keponakannya sendiri. Bahkan iya rela mengorbankan Tisha hanya demi uang. Dan seseorang yang tega merenggut kehormatannya. Bahkan Pria itu dan Ibunya tega membunuh Tisha. Hingga pada akhirnya Tisha bisa membuka semua kejahatan pria dan wanita itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ending
# Ungkapan perasaan Beni dan Rafi #
Murni di penjara
Ika di rumah sakit jiwa
dan Rendi pun sudah di penjara juga.
Kini ketiga orang jahat tersebut sudah kena karmanya.
" Kak Riyan,, ini Aku Tisha kak,, " Kata Maura mengakui dirinya.
" Bohong! kamu itu Maura,, dan Tisha sudah meninggal! " Jawab Riyan tidak percaya.
" Riyan. Ini Adik kamu Tisha,, dia masih hidup" Kata Beni membantu membenarkan.
Kemudian Beni pun menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Riyan.
" Jadi ini? Ide kalian? " Tanya Riyan tidak percaya.
Kemudian Riyan pun memeluk Tisha. Rasa haru menyelimuti ruangan tersebut.
Begitupun Tisha iya menangis bahagia. Akhirnya Iya bisa berkumpul kembali dengan keluarga nya yang selama ini iya dambakan.
Begitu berat perjuangan yang iya lewati. Tapi Iya sadar bahwa selama ini Beni yang selalu ada buatnya. Tanpa Tisha sadari Iya juga menaruh perasaan terhadap Beni.
Di Samping itu ada Rafi juga. Rafi juga ikut senang karena wanita yang iya cintai masih hidup. Dan Rafi pun mengungkapkan perasaannya kepada Tisha.
Tisha dengan lembut menolak Rafi. Tapi Rafi tidak kecewa. Iya menghargai keputusan Tisha.
Sementara Beni Iya berani mengungkapkan perasaannya lagi. Beni takut akan ditolak oleh Tisha. Tapi Tisha sadar akan hal ini. Iya menuliskan suatu kode kepada Beni. yang menyatakan kalau Tisha membalas perasaan Beni.
Beni tidak menyangka dari mana iya dapat mengetahui kode itu. Tapi Beni merasa senang dan Iya memeluk Tisha.
Akhirnya cinta mereka sampai di pelaminan. Sesuai janji Riyan, Iya akan membawa Tisha ke luar negeri. Berhubung Tisha sudah menikah tapi tidak mengurungkan niat Riyan untuk membawanya ke luar negeri.
# Sebulan kemudian #
Setelah sebulan menikah akhirnya Tisha hamil juga. Dan mereka pun hidup bahagia.
Tapi di samping itu,, Tisha tetaplah Tisha iya tidak pernah berubah sedikit pun. iya tetap menjadi diri sendiri.
# Sekian #
# pesan #
* Belajar dari kejadian ini. Jadilah diri sendiri yang apa adanya.
* Setiap perbuatan jahat pasti ada balasannya.
* Barang siapa yang menanam dialah yang akan menuai.
* Jangan memaksa kan suatu perasaan jika tidak ingin jadi menderita.
* Sesama teman kita harus saling support dan memberi semangat.
* Teman yang baik akan selalu ada ketika teman sedang terpuruk.
* Sebelum mencintai seseorang kita harus tau dulu seluk beluk orang tersebut. agar tidak kecewa akhirnya.
* Jika memang benar-benar menyayangi seseorang, hargailah keputusannya.
Maaf ya teman-teman.. saya baru pemula menulis di novel ini. maaf jika ceritanya berantakan. mohon masukan dan sarannya.
Dukungan dari teman-teman sangat saya harapkan.
Tapi semoga kalian suka dengan ceritanya.
Dan saya juga berharap dari cerita yang saya tulis dapat mengandung pesan dan kesan yang bermakna. tentang kejahatan, pertemanan, serta tentang cinta.
Dan maaf sekali jika ceritanya saya pesigkat. karena memang benar-benar buntu untuk melanjutkan kata-katanya.
Saran dari teman-teman semua benar-benar saya harapkan. dan saya berharap juga cerita ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Dan cerita ini saya ambil dari kehidupan sehari-hari dan kisah nyata.
Dari cerita ini kita bisa belajar. Bahwa hidup tidak selamanya berjalan mulus. Setiap kehidupan pasti akan ada cobaannya.
Dan setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Dari sini kita belajar setiap perbuatan pasti akan ada balasannya.
Dendam hanya akan merugikan diri kita sendiri.
Sekian terimakasih. 🙏🙏
Suara seorang wanita yang tiba-tiba memanggilku. "Ada apa, Bi?" jawabku.
Ya wanita yang ku panggil Bibi itu adalah Bibi ku.
bla bla bla bla