Selly Widya Menerima lamaran dan menikah dengan Rendi Nugraha, Selly merasa bahagia dan beruntung karena telah dipersunting pengusaha muda yang sukses. Setelah Ia hamil dan melahirkan semakin bertambah lah kebahagian mereka kala itu.
Namun siapa sangka kebahagiaan itu hanya sesaat saja, saat ia mengetahui bahwa Rendi sudah mempunyai seorang istri sah dan dia hanya istri siri nya saja, penderitaan nya bertambah tatkala anak yang sudah ia lahirkan diambil paksa oleh Rendi dan istri pertamanya, dan yang lebih mengejutkan nya lagi, Selly hanya dijadikan mesin pencetak anak, dikarenakan Mika istri pertama Rendi tidak bisa punya anak dan takut jika orang tua nya akan memberikan harta nya pada panti asuhan.
Akan kah Selly kuat menjalani hidupnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sanayaa Irany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 29
Cahaya mentari sore menembus jendela kamar, tempat dimana Mika dirawat dirumah sakit, warna matahari sore yang yang berwarna jingga menembus hingga ke rekung hati seorang Demika Prameswari, ia menatap nanar ke ruang jendela dengan setengah berbaring, yang kepalanya ia sandarkan di dasboard brankar rumah sakit.
Tadi Pagi, entah setan darimana yang sudah menguasai pikirannya untuk nekat menggoreskan pergelangan tangan nya dengan pecahan Vas, kenyataan tetaplah kenyataan, fakta nya kini ia hanya lah seorang anak angkat yang sedikit gila.
Perlahan ia menghembuskan nafasnya kasar, suami yang ia cintai pun tak berada disisi nya saat ini, hanya dia sendiri, sepi dalam ruangan yang rasanya tak ada satupun yang perduli.
"Untuk apa kepura-puraan ini! rasanya semua nya sudah tak ada guna nya." lirih nya perlahan.
Ia melihat ke nakas rumah sakit, benar ternyata disana ada tas nya, ia meraih perlahan tas jinjing yang sering ia bawa kemana-mana. Dibuka nya perlahan, sebuah note kecil yang sudah usang, namun masih rapi ia simpan.
Dipandangi nya note itu, pikirannya menerawang jauh.
"Sudah hampir 6 tahun Ma... Aku berjalan mengikuti arah tujuan Mama! Aku tak perduli pada perasaan ku sendiri, bahkan aku mengabaikan, menyakiti orang-orang yang mencintaiku! Bahkan aku berpura-pura sakit jiwa karena bisa bebas melakukan apapun!" ucapnya sendiri, air mata Mika tumpaj sejadi-jadinya.
Cekleekk...
"Mika!!"
Mika terlonjak kaget saat tiba-tiba ada yang masuk.
"Mas Ren-di!" ucapnya terbata.
"Kenapa kau menangis hmm.... Apa kau merasa sesuatu??" Tanya Rendi sembati mengusap punca kepala Mika.
"Apa kau mencintaiku mas?"
Rendi bergeming, jujur saat ini perasaan terhadap Mika entah hilang kemana, yang ada hanya rasa kasihan saja.
"Mas, kenapa diam! Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi!" tanya lagi
"Iya.. aku mencintaimu!" Jawab Rendi asal, agar Mika tak curiga tentang perasaan nya yang sudah tidak seperti dulu lagi.
"Mas.. Aku... "
"Kenapa??"
"Aku ... Aku... tidak ingin kerumah sakit jiwa!"
Rendi mengerutkan alisnya, bagaimana Mika tau jika diri nya ingin membawa Mika kesana.
"Kamu tau darimana??"
"Emm... Sebenarnya...aku ingin mengatakan sesuatu padamu, apa kau mau mendengar nya??" Rendi menganghukan kepalanya tanda setuju.
"Tapi.. mau kah kau berjanji setelah apa yang aku katakan, kau tidak akan membawa ku kerumah sakit itu?"
Rendi menyipitkan matanya, ia semakin tak mengerti, apa yang sebenar nya ingin Mika katakan.
"Kau ingin mengatakan apa Mika?? jangan berputar-putar seperti ini!"
Mika menghirup nafasnya panjang, dan menghembuskannya secara kasar.
"Sebenarnya aku tidak mengidap OCD seperti apa yang kalian ketahui mas!"
"Apa!!! Jangan becanda Mik, mungkin kamu merasa tertekan karena kami mau membawa mu kesana, tapi percayalah, ini semua demi kebaikan mu sendiri, supaya kau cepat sembuh!" tegas Rendi.
"Enggak mas! aku gak gak sakit, laporan itu palsu! aku yang sengaja membuat rekayasa ini!" Rendi membelalakan mata nya, ia seperti tak percaya dengan apa yang dikatakan Mika.
Mika meraih tangan Rendi, menggenggam nya erat, agar Rendi yakin jika yang ia katakan memang kebenarannya.
"Mas.. aku gak sanggup simpan ini sendirian, aku melakukan ini karna dosa dari Adam Wiranata itu!"
"Apa maksudmu!"
"Kau akan tau mas, lhat ini, note ini punya Ibuku!" Rendi mengambil secarik kertas yang disodorkan Mika.
Mulut Rendi menganga tak percaya dengan fakta yang ada.
"Mas... aku mohon... jangan kasih tau siapapun, bilang saja pada Papa dan Mama kau membawa ku kerumah sakit itu, tapi sebenarnya tidak! untuk sementara aku akan keluar kota dulu!"
Lagi-lagi Mika meyakinkan Rendi. Ia harus ekstra usaha agar Rendi ada dipihaknya.
"Tapi aku gak mau bohongi mereka lagi Mik.. sudah cukup kebohongan kita yang lalu."
"Mas!! Ayolah.. ini gak akan lama... setidak nya sedikit lagi usaha ku selama hampir 6 tahun ini tidak sia-sia!"
Rendi berfikir sejenak, ia tidak mau gegabah lagi mengambil keputusan seperti dulu. Namun jika ia harus menjadi orang baik sekalipun untuk mendapatkan hati Selly, itu tidak akan mungkin, semakin di kejar, Selly akan semakin menjauh darinya.
Ia harus tetap bersama dengan Mika, setidaknya Mika tidak gila seperti yang selama ini ia tau, namun ada fakta yang lebih mengejutkan lagi di balik ini semua.
"Baiklah.. aku akan buat seakan kau berada didalam rumah sakit itu! lakukan dengan cepat, aku tak mau terkena imbas nya Mika!"
"Iya mas, makasih ya?" jawab Mika dengan binar bahagia, Mika mengecup pipi Rendi dan mereka saling berpelukan.
"Mas.. aku cinta sama kamu! setidaknya sekarang kau tetap ada bersama ku meskipun dunia sedang mengucilkan aku!"
"Sudah sayang, maafkan aku.. jika saja aku tau tujuan awal mu untuk apa, aku tidak akan berusaha meminta Selly kembali!" tegas Rendi.
"Ayo mas urus kepulangan ku, aku akan mengajak mu bertemu dengan Ibu kandung ku yang selama ini tidak kamu ketahui." Rengek Mika yang bergelayut manja di pundak kekar Rendi.
*
Selly berjalan riang menuju ke meja nya, Viola menatap aneh ke arah Selly.
"Sell... lo kesambet setan apaan! senyam-senyum kayak habis dapet jackpot aja!" cibir Viola.
"Lebih dari Jackpot Vi.. ahhh pokok nya gue seneng!" Selly berhambur memeluk Viola, bahkan ia membawa Viola berputar-putar seperti adegan di film-film india kalau lagi bahagia. hihihi...
"Sell gue puyeng ah! haduuhh mabok gue, mau muntah! HOOEEKKK!!"
"Halah lebay lo ah Vi" Selly mencebikan bibir nya seraya berjalan menuju meja nya.
"Elo sih.. ah.. kenapa.. ketemu cowok ganteng yang jadi malaikat elo?" Tebak Viola asal.
"Kok lo tau sih!"
"Hah beneran! cowok ganteng yang sama Bapak-bapak tadi Sell??"
"Hoooh!"
"Astaga! kena virus bucin deh kayak nya temen gue!" Viola menepuk jidat nya sendiri.
"Siapa yang kena virus bucin???" tanya Bima yang tiba-tiba muncul dari arah belakang.
"Ehh ada Pak Bima.. maaf Pak.. ini Si Selly kena virus bucin!"
"Selly???"
"Masuk dulu Bim, ada yang mau gue cerita!" Selly langsung masuk ke ruangan Bima tanpa permisi.
"Perasaan yang punya ruangan tu gue, kenapa lo pake nyelonong masuk aja!" Cibir Bima kesal.
"Heheheh Sorry! gue ada berita yang luar biasa Bim!"
"Berita apaan! Lo udah kebiasaan ini, mau ngajak gue ngerumpi kan? jangan nambah dosa Sell." Bima berkacak pinggang didepan Selly.
"Iihh bukan! Gue tu ternyata anak nya Adam Wiranata! orang tua nya Mika!"
"What!!! aduh Sell gue sesak nafas!" Nafas Bima seperti tersengal-sengal mirip oramg yang kena asma.
"Bim.. lo beneran punya asma?? haduh obat lo dimana??" Selly mengacak-ngacak laci di meja kerja Bima.
"Eh gue sesak nafas karena kehaluan elo markonah!!"
Hai hai readera ku tersayang😘
Maapin Othor ya.. belum konsisten buat up setiap hari, dikarenakan masih ada kesibukan yang padat merayap..
Semoga kedepannya lebih maksimal lagi yaa.
Sehat Selalu pembaca setia ku🙏
Sun sayang dari sini😘😍
mungkin jodoh selly si dosen🤭
next thor semangat
(ya walaupun iya ya)🤭
tp ternyata oh ternyata anggia masih cinta ama bagas dan berharap balikan lg😅
aduh selly kasihan amat sih nasip kmu😰
semoga kmu mendapatkan jodoh yg baik
agar kmu bisa bahagia kembali 🤲
Tp aku penasaran banget ntar selly akhirnya ama siapa ya🤔🤭
next thor semangat
aku kangen thor🤭
next thor semangat
next thor semangat
klau bener kayaknya bagas gk baik deh kelakuan nya
semoga selly berjodoh dengan org yg bener² mncintainya dan baik hatinya🤲
next thor semangat
next thor semangat
next thor semangat
dan biar selly ama bagas🤭
next thor semangat
next thor semangat
makin penasaran aku jd nya
next thor semangat
next thor semangat
next thor semangat