Devano William seorang cowok yang mempunyai sifat dingin suatu hari karena sebuah kejadian dia bertemu dengan aluna khaina yang mempunyai sifat ceria, dan bawel .Mampukah Aluna mencairkan sifat dingin Devano?
Ini hanyalah sebuah cerita dengan konflik yang ringan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RJ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
-35- Rencana Carvin
Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak 3 menit yang lalu. Aluna dan rin sedang berada di depan kelas XI IPA 2 untuk menanyakan rencana carvin. 5 menit sudah berlalu tapi anak anak dari XI IPA 2 belum keluar, dengan sabar aluna dan rin masih menunggu hingga 7 menit berlalu, aluna berniat pergi karena sejak tadi belum ada anak kelas XI IPA 2 yang keluar dari kelasnya. Saat aluna hendak membalikan badan, tangganya ditarik membuat aluna menoleh ke belakang.
"Kenapa bang?" tanya aluna
"Nyari siapa?" tanya orang itu
"Nyari bang carvin, tapi bang carvin nggak ada" ucap aluna sambil mencari cari orang yang dimaksudnya
"Bang carvinn" panggil aluna saat melihat carvin dan melambaikan tangannya seolah berkata 'aluna di sini bang'
Carvin yang barusan keluar dari kelas, tiba tiba dia mendengar ada yang memanggilnya, carvin pun mencari arah sumber suara yang memanggilnya itu. Carvin melihat aluna yang sedang melambaikan tangannya, carvin segera berjalan ke arah aluna dan devano berada.
"Kenapa dek?" tanya carvin
"Abang lupa? Abang bilang akan kasih tau sesuatu?"tanya aluna memakai kata sesuatu agar tidak ketahuan rencana yang dibuat carvin, dan supaya devano tidak curiga
"Kasih tau ap.. ooo, abang ingat"
"Yaudah ngomongnya jangan disini kan rahasia" sambung carvin dan mengajak aluna pergi
"Mau kemana?" tanya devano dengan nada dingin
"Ngomong sebentar, ini rahasia" jawab carvin sebelum aluna hendak berbicara
"Gue tunggu di parkiran" ucap devano
"Lo nggak usah nunggu gue, gue bawa mobil" ucap carvin dengan nada percaya dirinya
"Aluna bukan lo"
"Tapi...
"Nggak ada tapi tapi" ucap devano dan langsung pergi
"Gue udah bilang ke supir lo" sambung devano dan langsung pergi
Aluna dan carvin pergi ke taman belakang sekolah yang letaknya agak tersembunyi. Sesampainya di taman aluna melihat ada rin, syera, dan juga angel.
"Lo kalian ada disini?" tanya aluna
"Ya gue ingin tau aja rencananya apa" ucap rin dan syera mengangguk
"Kalau gue udah tau apa rencananya" ucap angel
"Kalau udah tau, kasih tau gue, lo kan tau seberapa menderitanya gue karena penasaran apa rencana bang carvin" ucap aluna mendramatis
"Gue kan nggak tau, yang tau kan angel, gue tanya aja nggak dijawab makanya gue kesini" ucap rin
"Iya angel juga nggak beri tau gue" ucap syera menyetujui omongan rin
"Lo juga rin, kenapa lo ninggalin gue tadi?" tanya aluna
"Gue malas aja jadi nyamuk di antara lo dengan bang vano, jadi gue pergi deh, dan kebetulan ketemu syera dengan angel mereka bilang mau beri tau rencana bang carvin disini, ya udah gue ikutin" ucap rin dengan nada santai
"Kalian mau dengar rencana gue atau nggak?" ucap carvin yang dari tadi hanya menyimak omongan mereka
"Ya mau lah bang" ucap syera
"Apa rencananya?" tanya rin
"Udah penasaran nih bang" ucap aluna yang sangat sangat penasaran sejak tadi
"Iya bang, sampai waktu bel itu aluna ngomel ngomel sendiri karena bel masuk" ucap syera dan carvin yang mendengarnya pun hanya tertawa
"Bang rencananya apa, jangan ketawa bisa, masalahnya udah penasaran ini" ucap aluna yang kesal dengan carvin
"Rencananya itu lo cium balik devano, devano kan nyium pipi lo, lo cium pipi devano" ucap carvin santai