NovelToon NovelToon
Dilema Cinta Natalia

Dilema Cinta Natalia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: wilia

Bagaimana jika kau dipaksa menikahi seorang pria beristri dengan parasmu yang jauh dari elok dipandang?


Tentu kau akan merasa malu dan sangat tak berharap dikala pria itu juga tak akan memandangmu. Kiranya itulah yang dirasakan Natalia Diajeng Pramudita, ia adalah wanita serba kekurangan yang terbiasa hidup dikampung.


Tubuh tinggi putih tapi berisi, wajah polos tanpa make-up dengan kacamata tebal selalu menghiasi pahatan biasa dilengkapi sanggul rambut panjangnya yang sederhana. tak ada yang menarik dari seorang Natalia bagi seorang Pria.

Namun. karna kekurangan itulah ia diasingkan oleh sang ayah sampai tak dianggap sebagai bagain keluarga lagi hingga Natalia dipaksa menikahi sesosok pria dingin yang sangat mencintai Istri pertamanya yang merupakan seorang Aktris ternama.


Mampukah Natalia bersaing dengan kesederhanaan ini? apa ia bisa membuat tempat dihati semua orang yang hanya memandangnya sebagai Kuman?

"Aku akan berusaha! selagi aku bisa."

....

Wajib mampir dan tinggalin Like sama Komentnya ya say, dan jangan lupa kasih Vote dan Giftnya biar author tambah semangat nulisnya Mode Turbo😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan!

Terik mentari yang menciut dengan rentangan awan hitam yang tengah menutupi langit biru sana membuat suasana begitu adem tak begitu panas dan dingin. seperti biasa ibukota begitu padat dengan semua manusia yang memenuhi jalan panjang berliku kebisingan ini. bangunan-bangunan megah menjulang tinggi bersanding dengan tempat-tempat kecil ditepian jalan.

Tak lupa patung seluncuran yang dihiasi berbagai pancuran dipusat jalannya membuat pemandangan yang khas dari Ibukota negara ini.

Sedari perjalanan. mata indah dihiasi bulu mata lentik hitam pekat itu tak berhenti menatap keluar jendela dengan decak kagum yang luar biasa melihat pemandangan hijau dijalan khusus yang tengah Mobil mereka lalui.

"Itu apa?"

Natalia mengeluarkan tangannya dari jendela Mobil menunjuk satu tempat wahana permainan yang terlihat ramai tak jauh dari jalan ini.

"Mana?"

"I.."

"Jangan keluarkan tanganmu seperti itu."

Sam yang tadi tengah mengurus pekerjaannya di ponsel itu seketika menarik tangan Natalia kembali masuk. dengan wajah yang dingin ia menatap tajam sosok cantik yang tak lagi memakai Dasternya.

"M..memangnya kenapa?"

"Itu berbahaya! bisa saja ada benda tajam yang ada diluar. kau ini.."

"Maaf. tapi itu apa?"

Natalia menatap kebelakang dimana tempat tadi sudah jauh mereka lalui membuat wajah Natalia menelan hampa dengan raut kecewa.

"Apa?"

"A.. tidak ada. lupakan saja."

Cengir Natalia memberi senyuman dari bibir mungil yang merah pink segar. kulit putih wanita ini benar-benar menyatu dengan Dress berwarna merah maron yang menghidupkan sekuntum mawar yang tengah mekar di genggamannya.

"Apa masih jauh?"

"Sebe.."

Fagan menghentikan ucapannya saat melihat tatapan dingin Sam yang menghujam arah spion membuat lidahnya tercekik menjalar ke leher.

"Sebentar lagi."

"Hm."

"Hanya hm?"

Natalia dengan polos mengangguk membuat Sam membuang muka kesal kearah jendela lalu kembali fokus ke ponselnya begitu juga Natalia yang kembali mengambil gambar hal-hal yang menurutnya menarik.

Setelah beberapa lama. akhirnya Fagan memelankan laju Mobil masuk kedalam Gerbang besar yang dijaga ketat olah dua pria kekar berseragam dengan gestur membungkuk penuh hormat.

Bangunan besar yang terlihat seperti Dua Piramida yang begitu megah dengan kilapan cahaya gedung yang mampu menghipnotis mata cupu Natalia yang tak pernah melihat Gedung-gedung sebesar ini sebelumnya.

Ia terlihat bersemangat seakan melihat sesuatu yang begitu unik. Loby perusahaan menjadi objek pengamatan mata Natalia yang tak berhenti berdecah kagum membuat sudut bibir Sam terangkat miring.

"Silahkan. Tuan!"

Sam keluar dari pintu yang dIbukakan Fagan hingga Natalia menuruti tempat keluar pria itu membuat dua penjaga Gerbang yang melihatnya dari kejahuan mulai menyipitkan matanya saat sejenak kilatan kulit mulus dari kaki jejang berbalut Heels pendek itu turun dari Mobil.

"Ini sangat-sangat bagus! tapi berapa uang membangunnya?

"Hm."

Sam hanya menjawab dengan deheman melanjutkan langkahnya dengan Natalia masih mematung di dekat Mobil memutar tubuhnya meneliti tempat luas dengan pemandangan indah ini.

Karna tak merasa ada yang mengikuti. Sam berbalik menatap Natalia yang masih melakukan hal aneh disana.

"Cepatlah!!!"

"A.. iya.. iya. Tuan!"

Natalia berlari kecil. Sam menggeleng membiarkan wanita ini berjalan beriringan atau tidak ia akan menyasar.

"Bukankah kau pernah kesini. Nona?"

Fagan mencuri kesempatan berbicara dengan Natalia yang menoleh kebelakang hingga berjalan bersamanya membiarkan Sam kedepan sana.

"Dulu aku lewat hanya sekali. itupun tak sempat melihat bangunan ini karna penjaganya melemparku keluar."

"Apa?" Fagan terkejut.

"Hm. tapi untung saja aku lolos karna mereka tak bisa menangkap ku setelah Alfin menelponnya."

Jawab Natalia tersenyum. membuat Fagan ikut menarik bibir karna tingkah aneh dan polos wanita ini. sementara Sam ia masih melangkah acuh masuk kedalam Perusahaan dengan tatapan semua kariawan kembali memanas bak kelaparan padanya.

"Selamat siang. Presdir!"

"Hm."

Sam hanya mengangguk datar melangkah ke Lift. pandangan panas itu berganti menghunus Natalia yang tengah asik melihat ruangan yang luas ini sesekali tersenyum ramah pada beberapa Kariawan yang kagum akan wajahnya dan terasa Familyar.

"Hay!"

"Hay!"

Ada beberapa yang menatap Natalia sinis karna penampilan wanita ini terlihat sangat berkelas dengan Dress selutut maron dengan bagian dada ditutupi oleh Blazer yang menyembunyikan dua benda favorit itu.

"Dia sangat cantik!"

"Tubuhnya bagus!"

"Cocok dengan Presdir. Sam!"

Mereka berbisik kagum penuh gejolak apalagi disetiap langkahnya Natalia tak berhenti menebar senyum ramah membuat para Kariawan pria yang ada dibalik ruangan sana bergerombol keluar dengan wajah malu menatap Bidadari cantik ini.

"Itu siapa?"

"Tapi kenapa secantik itu?"

Sam yang tengah ada didalam Lift seraya memainkan ponsel itu seketika mendengar desas-desus kariawannya hingga ..

"Kauu.."

Geram Sam melihat Natalia tengah menyapa beberapa staf wanita yang dengan canggung menyapanya. tatapan mata Sam menekan Fagan hingga pria itu memboyong cepat Natalia kearah Lift sebelum pria ini murka besar.

"Tuan!"

Natalia tanpa rasa bersalah masuk berdiri disamping Sam yang segera menutup pintu Lift dengan Fagan yang hanya bisa diam dibelakang dua manusia aneh ini. Tuan Mudanya juga ikut aneh berdampingan dengan wanita ini.

"Jaga tingkahmu."

"Memangnya kenapa? apa aku salah?"

Sam hanya diam mengunci mulut karna dijelaskan pun Natalia tak akan paham. setelah beberapa lama pintu Lift terbuka hingga lantai khusus Presdir ini terlihat. Gamali yang ada didepan ruang rapat pun lansung menyambut Sam tapi ia terkejut dengan wanita disampingnya.

"Presdir!"

"Ada apa?"

"Model penggantinya sudah disiapkan. anda tinggal menentukan."

Jawab Gamali seraya sesekali menatap Natalia yang hanya diam dengan wajah polosnya. Sam beralih menatap Natalia yang masih belum tahu dunia luar itu bagaimana.

"Tuan!"

"Hm."

"Apa aku sudah cantik?"

Seketika Fagan pura-pura acuh melihat raut wajah menahan Tuannya saat Natalia menunjukan wajah imut kucingnya dengan bibir pink mengericut dan mata berbinar manja lansung di bekap Sam yang berdehem menormalkan detak jantungnya.

"Ehmm."

"Tuan. aku gugup! bagaimana kalau mereka tak suka? aku harus apa dan.."

"Kau cukup lakukan yang terbaik. anggap saja dunia ini milikmu."

Jawab Sam melangkah masuk menuju pintu yang dibukakan Gamali dengan perlahan terlihatlah ruangan Meeting yang sudah berganti Desain setiap minggunya.

"Presdir!"

Seorang wanita dengan wajah berbinar itu menatap penuh kekagguman Sam yang hanya diam melangkah masuk menuju Sofa santai untuk bicara.

Dialah Talita yang tengah datang bersama Manajernya. ia terlihat sangat perfeck menatap Sam seakan melahap pria ini. ia tak menyangka ia akan bertemu untuk yang kedua kalinya dan ternyata pria ini begitu SEMPURNA.

"Presdir. anda.."

"Permisi!"

Suara lembut itu membuat Talita terhenti langsung menoleh ke pintu dan..

Duarr....

"K..Kau.."

....

Vote and Like Sayang..

Jangan lupa liat visualnya di IG Author ya ...🤭

1
Eneng Haerani
Luar biasa
Fareza Gmail.Com
natalia be like: berani do muehehehee
Fareza Gmail.Com
jangan mancing2 emosi dong natalia. ada tapi tak terlihat lebih baik
ANNTIE
/Smile/
Andriyati
sam emangnya kamu gak bisa selidiki istri mu itu,, agak lain emang,, masak dia gak suka sama anak nya sendiri,, aneh kan
Andriyati
natali dan alfin mempunyai nasib serupa
Ibelmizzel
hati dan pikiran Sam udah dipenuhi kuman.
Ibelmizzel
gulang baca utk yg ke 2 x.
Arbell
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
💞 RAP💞
ke bayang si talitha mlh di jual ma si theo pcrnya
Dina Marliana
assalamu'alaikum thor, salam dari bekasi🙏 dari penggemar berat muh nih thorr suka bngttt sama semua karya dirimu, dari awal cerita sean sama seina suka bngt sama alur ceritanya cocok buat aku yg suka haluuuu😁🤭tetp semangattt👍👍 buat karya yg bnyak lagi thor aku selalu menanti karya diri muh yg baru👍👍👍🥰🥰
Dina Marliana
mampir di karyamuh lg thorr🤗
Ran Aulia
pertama bingung waktu Alfin bilang 'ceraikan dia' , ternyata yg dimaksud dia disini Qyara ya
Ran Aulia
terimakasih author , selalu suka sm karyamu 👍👍👍👍😍😍😍😍
ᎷeᎥᎥ
Keren selalu 🤗
SUGA 💙💚💛💜💝💘
bagus dan seru buat hiburan haluku
Sidino_lucu🦖
Luar biasa
SUGA 💙💚💛💜💝💘
mungkin bukan bapakmu itu lia
SUGA 💙💚💛💜💝💘
bocah yg berbahaya😅 tapi good kids❤️
SUGA 💙💚💛💜💝💘
good fagan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!