NovelToon NovelToon
Dia Lelakiku

Dia Lelakiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:168.3k
Nilai: 5
Nama Author: Erna Sikumbang

Ini menceritakan seorang gadis bernama Dita yang jatuh cinta kepada seorang pria sejak masih disekolah dasar. Ketika mereka sudah dewasa mereka bertemu kembali. Dita selalu yakin bahwa Abian adalah lelakinya. Namun Abian tidak menyukai gadis yang manja seperti Dita. Abian mempunyai sangat mencintai kekasihnya Mira. Berbagai cara dilakukan oleh Dita untuk bisa mendapatkan cinta lelakinya. Namun Abian semakin tidak menyukai Dita. Bahkan Abian terang - terangan mengakui bahwa ia mencintai Mira. Apakah Dita bisa mendapatkan cinta Abian? Apakah Abian memang lelakinya Dita? Apakah Abian adalah pria yang ditaksir Dita sejak kecil?
Yuk baca dalam novel Dia lelakiku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Sikumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Galuh dan Siska berada di pelaminan dengan muka ditekuk. Tidak ada kebahagiaan dimuka keduanya. Mereka sengaja menyembunyikan pernikahan mereka dari teman masing-masing.

Susana pesta tampak meriah. Banyak undangan dari orang tua mreka yang datang. Mereka terkejut ketika melihat dua tamu yang tidak asing bagi mereka. Tamu yang tidak mereka undang sudah berdiri dengan senyum menegejek.

" Kenapa? kaget?" ejek Abian kepada Galuh.

Sebenarnya Dita juga kaget ketika masuk kesebuah hotel menghadiri acara pernikahan. Yang bikin kaget ketika melihat mempelai wanitanya. Dita begitu syok ketika sahabatnya berdiri di pelaminan. Dia juga kesal karena sahabatnya menikah diam-diam tanpa mengabari dirinya dan teman - teman yang lain.

" Kok kamu ada disini?" tanya Galuh kaget lalu melirik perempuan disebelahnya.

" Kamu yang ngundang ya?" tanya Galuh berbisik pada Siska.

" Kamu kali yang undang." jawab Siska tak kalah kesal kepada Galuh.

" Kamu ya nikah diam-diam aja, dasar sahabat nggak tau diri." kata Dita sambil memukul Siska.

" Udah sayang, nggak usah dipukul pengantinnya, kasian." kata Abian.

" Kalian tau darimana?" tanya Galuh.

" Dari Bella." jawab Abian tersenyum.

" Gadis itu." kesal Galuh melihat adiknya menghampiri mereka.

" Bang Bian, kangennnn." ucap Bella lansung memeluk Abian.

" Bella, malu tau." jewer Galuh ditelinga adik perempuannya.

" Apaan sih bang, yang dipeluk biasa aja." ucap Bella tidak mau melepaskan pelukannya.

" Maaf, tapi dia lelaki saya." ujar Dita.

" Siapa dia bang? ngaku - ngaku abang lelakinya." ucap Bella kesal.

" Makanya kamu baca majalah bisnis, jangan keluyuran nggak jelas " ucap Galuh kepada adiknya.

" Dia istri Abang bel." ucap Abian mencoba menguraikan pelukannya dan Bella.

" Apa? istri? kapan Abang nikahnya? tanya Bella kaget.

" Sudah jalan 4 bukan." jawab Galuh tersenyum sambil memeluk istrinya.

" Kok abang tinggalin Bella sih, Bella padahal dah lama ngejar-ngejar abang." ucap Bella agak sedih.

" Udahlah Bel, bikin malu aja." Bujuk Galuh.

" Nyesel undang abang, padahal kan Bella sengaja undang biar ketemu Abang, eh taunya udah punya bini." kata Bella berlalu pergi.

" Ayok ngomong kesana." Galuh menarik tangan Abian.

" Eh masa mempelai wanita ditinggal sendiri." ucap Abian sambil mengikuti Galuh.

Dita dan Siska melihat suami masing-masing meninggalkan mereka.

" Kamu kenapa diam aja mau nikah?" tanya Dita kesal.

" Aku malu lah nikah secepat ini." jawab Siska.

" Gua nggak percaya, gua yakin ada alasan lain." kata Dita yang tidak mempercayai jawaban Siska.

" Entahlah, gua takut Dit." ucap Siska.

" Kenapa?" tanya Dita dengan suara pelan.

" Gua nggak tau senang apa nggak, gua suka sama Galuh, tapi gua nggak nyangka juga bakalan secepat ini bisa nikah sama dia, apalagi...." ucap Siska tampak ragu bercerita.

" Kenapa?" tanya Dita yang melihat keraguan dimata Siska.

" Gua memang mendapat Galuh, tapi belum hatinya." jawab Siska sedih.

" Loh kok bisa gitu?" tanya Dita belum mengerti.

" Sebenarnya kami dipaksa menikah oleh orang tua kami dan Galuh menyukai perempuan lain." ucap Siska.

" Ya kamu taklukkan si Galuh itu, gampang itu dia, mas Abian aja yang dingin bisa meleleh, apalagi cuma Galuh." ucap Dita.

" Tapi gua nggak yakin Dit." ucap Siska.

" Galuh itu orangnya asik, nggak sedingin mas Abian, kamu pasti bisa Sis, semangat ya." ucap Dita memberikan semangat.

" Kamu udah panggil mas aja, nggak panggil bang Abi lagi." ucap Siska tersenyum.

" Mas Abi sukanya dipanggil gitu." Dita sambil tersenyum.

" Sayang, yok pulang." ajak Abian yang sudah kembali bersama Galuh.

" Kalian nggak makan dulu?" tanya Galuh.

" Udah makan tadi, kami pamit dulu ya." ucap Abian berpamitan kepada kedua mempelai.

Abian dan Dita bersalaman dengan kedua mempelai sebelum pulang. Abian menggandeng tangan istrinya ketika keluar dari tempat acara Galuh.

" Mas kenapa nggak bilang ke pernikahan Siska." ucap Dita berbisik kepada suaminya.

" Emang kenapa?" tanya Abian lembut.

" Jika tau itu Siska, aku mau beliin dia lingerie." ucap Dita tertawa.

" Tenang aja, mas udah kasih kado jamu kuat." kata Abian yang ikut tertawa.

" Semoga mereka langgeng mas." ucap Dita.

" Semoga sayang." jawab Abian langsung murung.

" Kok muka kamu berubah mas?" tanya Dita ketika sudah sampai di mobil.

" Nggak apa-apa, mas tadi keinget sedikit pekerjaan." Jawab Abian lansung menancap gas mobilnya.

Sedangkan didalam hotel tempat pernikahan Galuh dan Siska semakin ramai. Siska nampak sudah lelah, tapi tamu nampak masih ramai.

" Kok tamunya nggak habis - habis sih." gerutu Siska.

" kalau kamu capek, kamu bisa istirahat dikamar yang udah disediain." ucap Galuh.

" Emang boleh gitu, nanti papa malah cariin." kata Siska dengan manyun.

" Kan nggak ada yang kenal sama kamu juga tamunya." jawab Galuh yang tidak pernah ramah sama Siska.

" Giliran sama orang aja ramahnya minta ampun, giliran sama istri judes banget." gerutu Siska pelan.

" Kamu bilang apa?" tanya Galuh yang mendengar sedikit gerutu Siska.

" Nggak ada, ya udah aku mau istirahat aja." ucap Siska meninggalkan Galuh sendirian di pelaminan.

" Sialan, emang beneran dia ninggalin gua, apa kata orang nih." gerutu Galuh ketika melihat Siska meninggalkan dirinya.

" Siska kemana Luh?" tanya mamanya ketika melihat Siska meninggalkan Galuh.

" Siska capek ma, biar aja dia istirahat ma." ucap Galuh kepada mamanya.

" Bentar lagi juga selesai sih, kamu nggak nyusul?"kata mamanya tersenyum.

" Nggak ma, masih ada temannya

papa, nggak enak juga jika mereka nggak nampak Galuh, mereka kan kenal Galuh juga." ucap Galuh kepada mamanya.

" Iya, Luh kamu udah berkeluarga, ingat nasehat mama Luh kamu imam di keluarga kecilmu, bimbing Siska, jangan sakiti hati istrimu, ingat adikmu juga perempuan." nasehat mamanya lagi.

" Iya ma, Galuh ingat, ini sudah kesekian kalinya mama ngomong loh." ucap Galuh.

" Dalam keluarga kita tidak ada kamus bercerai, maka binalah keluarga kecilmu, semoga keluarga kalian Sakinah mawadah warahmah." ucap mamanya Galuh.

" Aamiin." ucap Galuh.

" Kalian besok nggak dirumah dulu." ucap mamanya.

" Nggak ma, kami lansung ke apartemen aja, kami akan sering berkunjung kerumah." ucap Galuh meyakinkan mamanya.

" Yah sering - seringlah berkunjung, banyak nabung jangan boros, nggak mungkin kalian tinggal di apartemen terus." ucap mamanya.

" Iya ma, tenang aja." ucap Galuh.

" Atau mama suruh papa beliin rumah." ucap mamanya.

" Nggak usah ma, aku ingin rumah yang aku bangun dengan hasil keringat aku sendiri dan semua sesuai dengan rumah impian istri ku sendiri ma." t

ucap Galuh.

" Yah bagus begitu sih." ucap mamanya.

Acara resepsi pernikahan sudah selesai. Galuh berjalan menuju kamar yang sudah disewanya untuk 2 hari kedepan. Galuh masuk kekamar dan melihat Siska sudah tertidur di kasur.

" Bisa - bisanya dia tidur dalam keadaan begini." ucap Galuh yang melihat Siska tertidur dengan lelap.

" Cantik juga." ucap Galuh tersenyum lalu berjalan kekamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah 15 menit dia keluar dengan baju kaos dan celana pendek. Galuh membaringkan tubuhnya disebelah Siska. Karena tubuhnya juga lelah akhirnya tidak lama kemudian dia juga tertidur.

1
Widia Ayu
identitas bukunya apa?
Marifatul ilmiyah
bagus thor aku suka
Endang Fitri
bagusv
Endang Fitri
bagus
nisa
mksih kk ok critanya😘
meluncur mengejar cintamu😉
Fitri
Assalamualaikum, bagus koq alur cerita simpel namun padat, ngapain lama2buat ribet aja asyik gini dong y... thor, buat ceritanya mengejar cintamu ada mirany jg y mbak, buat mira jadian akan kan seru, soalny kemarin alan suka m dita, tapi dita suka m bian, bian sukanya m mira akhirny cinta m dita na.. kan pokokny alan harus bisa mengejar cinta pertemukan m mira mbak.
Erna Sikumbang: Terima kasih, utk cerita mengejar cintamu udh tamat ya 😆, dan sayangnya Alan jatuh cintanya sama Bella adiknya Galuh. kisah Mira ada di judul Siapalah aku
total 1 replies
Fransiska Siba
ceritanya bagus cuman perasaan Bian ditarik ulur terus, jadi kita para pembaca bingung mau ekspresikan ceritanya
MiraBeauty
saya tidak suka melihat mira hanya jadi bahan sakit hati dari abian juga ke galuh yg ujung2nya kagak jadi. plis author bikin novel versi mira yg lebih mesra dan usahakan ciri2nya melebihi si kulkas 99 pintu atau si galuh yg tukang nyengir mulu
MiraBeauty
dah author gak ada spesialnya di novel ini krna maaf saya penggemar mira. jadi saya stop baca disini. malah baca kemesraan si dita dan abian. lagipula ngapain bikin mira jadi perempuan seperti itu. thor menjelaskan bahwa mira itu mandiri yah masa hal semacam itu dia harus berulang kali membuat harga dirinya semakin lemah.
MiraBeauty
yaelah kenapa rata2 cewek2 di novel ini dibikin begini thor gak dita gak bela ini tambah si siska bisa2nya ngelakuin hal kek gitu
MiraBeauty
galuh...galuh...
MiraBeauty
kenapa di cerita ini mira malah nasibnya gak baik thor yaelah
MiraBeauty
benar2 sad yah dita dilahirkan dari keluarga terpandang sedangkan mira dari keluarga biasa saja. ditambah problem nya mira dan abian saudara tiri. miris banget bacanya
MiraBeauty
kasihan kamu mira dahlah lepasin si bian lagian masih banyak juga pria di luar sana
MiraBeauty
dahlah makin males deh
MiraBeauty
mira malah dibuat seakan jadi orang jahat disini padahal notabene nya miralah yg seharusnya dengan bian. wah author gini amat ya ngaduk hati aku.
MiraBeauty
pokoknya kalau baca soal dita banyak yg ke skip kek gk rela gitu yah bian jadinya sama dita nangis thor akunyaaa
MiraBeauty
bener2 yah gak suka banget sama sifat dan sikap si dita ini. mentang2 kaya sembarang ngelakuin apa yg dia suka. apalagi bilang kalau bian lelakinya, ih iuu untung ya kamu pemeran utamanya disini. kalau gak kamu bukan siapa2 bagi bian. heuh
MiraBeauty
entah kenapa yah sesak banget tau kalau abian dijodohkan lebih tepat dipaksa nikah sama org yg gak dia suka. kalau di dunia nyata pasti sampai kapanpun gak akan saling suka. sad sekali...
MiraBeauty
kasihan mereka gk berjodoh padahal disini kepribadian abian bagus banget loh mana dia tampan lagi. bisa2nya malah jadinya sama si dita anak manja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!