aku bunga. usiaku sekarang 30 tahun aku single parent dengan satu orang anak laki laki usianya 7 tahun.
kisahku berawal dari pertemuan dengan seseorang yang membuat kehidupan ku 180 derajat berubah total
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon unge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahasia
Menjelang malam hari, aku dan khytran baru sampai ke rumah. Rasanya lelah walaupun hanya duduk duduk dan melihat Khytran bermain disana.
Dan sesampai nya di rumah.
Tak kulihat keberadaan sosok Langit disana. Aku tanya bibi dan diapun ga tau Langit kemana. Lalu aku cari ke kantor dipojokan rumah pun dia tidak terlihat disana.
"Kemana bapa bi,?"
"Dari siang pergi Bu, dan sekarang bapa belum pulang juga." jawab bibi sambil membantu membereskan barang barang Khytran.
Aku mencoba menelponnya beberapa kali, tetapi tidak dia angkat. Dan setelah aku telepon lagi, malah tidak aktif.
"Bi...." panggilku
"Iya Bu,"jawabnya pendek
"Tadi bapa berangkat jam berapa sih,?"
"Siang Bu, jam11 an kalau ga salah" jawabnya lagi
Kemana sebenarnya dia pergi,? tanpa ngomong dulu kepadaku. Padahal kalau sudah menikah itu beda lagi. Apa yang dilakukan suami, istri wajib tau dan harus tau. Ini main pergi saja tanpa permisi.
Tak lama ku dengar suara jejak kaki menuju dapur, terdengar seseorang sedang membuka pintu kulkas. Aku beranjak dan menghampirinya ke dapur.
"Dari mana saja kamu,?" tanyaku pada Langit yang masih berdiri sambil menegak segelas minuman...
"Mmmmm pulang rapat" ujarnya sambil meninggalkanku dan pergi ke kamar.. Ishhh ishhhhhh mana ada pulang rapat sampai jam 2 malam,? alasan yang sangat bodoh.
Aku kembali ke kamarku dan ku lihat Langit sudah tertidur tanpa mengganti baju dan mencuci muka.
Sepertinya dia ada masalah, dan kucium bau alkohol di badannya. Mmmm sudah terlihat sifat yang aslinya kaya gimana. Sungguh aku tidak mengerti, setiap masalah dia selesaikan dengan menegak alkohol.
Ku pungut jas yang masih tergeletak di lantai lalu ku simpan jas itu diatas meja...
Brukkk..terdengar ada barang yang jatuh ke bawah,kulihat diatas lantai ada jam tangan dengan ukiran dibawahnya "ALMALISA". Aku mengerutkan kening, ada apa sebenarnya,? pikirku dalam hati, apa jam ini milik Alma,? apa mereka masih berhubungan dengan tanpa sepengetahuan ku,? apa mereka masih merencanakan sesuatu kepadaku,?
Arghhhh banyak sekali pertanyaan yang mengelilingi pikirin ku.
Tak apa biarkan aku menyimpan jam tangan ini di tasku, aku harus menyelidiki ini semua.
Pagi hari.....
Saat aku terbangun Langit sudah tidak ada disampingku,lalu kulihat layar ponsel ku, masih jam menunjukkan jam 6 pagi saat ini. Aku beranjak dan ku lihat mobilnya Langit sudah tidak ada lagi di garasi.
Baiklah kalau maunya seperti ini,akan aku ladeni. Datang dan pergi sesuka hati, tanpa memikirkan perasaan istri. Aku kembali ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamarku. Jika ini yang dia inginkan baiklah.
"Bi,,!" aku mengejutkan bibi yang sedang memasuki kamarku
"Iiiiiii iya buuu..." jawabnya sambil mengusap ngusap dadanya karena kaget
"Tadi bibi tau, bapa berangkat jam berapa,?" tanyaku
"Sekitar jam 5 pagi Bu, saya juga masih dikamar " jawabnya
"Sungguh,? jam 5,? sepagi itu,?" tanyaku kaget "Ashhhhh" aku menggelengkan kepalaku
"Memang nya tidak pamit dulu sama ibu,?" tanya bibi dengan rasa penasaran nya.
"Iya ni, bapa pergi begitu saja tanpa kabar,dan tanpa membangunkan ku." jawabku sambil menghela nafas panjang.
"Astaga.." jawab bibi terbelalak "Ibu sudah menelpon bapa,?" tanya bibi lagi
"Biarkan saja bi, biar dia melakukan apa yang dia suka." jawabku sambil pergi ke kamar Khytran.
Langit pergi jam 5 pagi, sepagi itu dia pergi ke kantor,? sepagi itu dia sibuk dengan kerjaannya,? apa iya,? apa yang terjadi sebenarnya,? aku mendadak linglung, pikiranku menjadi sedikit kacau.
"Ayooo nak bangun, sudah siang, sudah waktunya berangkat ke sekolah." ujarku sambil menepuk nepuk pipi khytran
"Sekolah libur Bu,," ujar bibi yang tiba tiba datang menghampiriku.
Aku menepuk jidatku, astaga sepikun ini kah aku. Apa aku terlalu banyak pikiran,? apa terlalu banyak masalah yang menimpaku, sehingga aku mendadak melupakan semuanya.
Tiba-tiba terlintas dalam pikiranku, aku harus pergi ke rumah keluarganya Langit. Dia pasti ada disana pikirku dalam hati.
"Bu jagain Khytran dulu ya, aku pergi sebentar" ujarku pada bibi
"Iya Bu" jawabnya pendek.
Dengan tergesa-gesa aku pergi ke rumah keluarga Langit. Dan apa yang ku dapat. Rumah yang ditempati keluarga Langit selama ini sudah berpindah tangan.
"Apa saya boleh tau pemilik yang lama tinggal dimana sekarang,?" tanyaku pada bapa bapa yang menempati rumah Langit sekarang.
"Kurang tahu Bu," jawabnya pendek
"Terima kasih." jawabku sambil pergi pamitan dan pergi meninggalkan rumahnya Langit.
Semakin banyak pertanyaan yang ada dalam otakku ini,? kenapa selama ini Langit tidak memberitahukanku tentang masalah ini,? Terus sekarang mereka tinggal dimana,?
Arghhhhhhhh keluarga yang penuh dengan teki teki, keluarga yang sangat aneh.
kenapa?