NovelToon NovelToon
Impian Dira

Impian Dira

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: husna_az

Adira nur faiza seorang wanita yang berusaha tegar dan sabar dalam menghadapi cobaan hidupnya.

Kehidupan rumah tangganya hancur karena orang ketiga. saat ia akan memulai hubungan dengan orang lain kembali ia dikhianati. dibalik itu ia bersyukur karena merasakan kasih sayang seorang kakak.

Akankah ada seseorang yang benar- benar setia padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 35

"Dhek Nara banyak banget kadonya, kakak boleh minta bonekanya?" tanya Alea pada Nara yang saat ini membuka kado diruang keluarga.

"Aleaa.. itu kan kado buat adek, kemarin kakak ulang tahun juga dapet kan," tegur Arum.

"yaahhh umma cuma satu aja kok," ucap Alea dengan cemberut.

"Kak Alea mau yang mana? ambil aja," ucap Nara.

"Beneran boleh?" tanya Alea dan Nara pun mengangguk dengan tersenyum.

"Nara, papa kemarin janji sama Nara akan menuruti apa aja permintaan Nara! sekarang Nara mau apa?" tanya Adit.

"Beneran pa?" tanya Nara, yang diangguki Adit, Nara terlihat berpikir awalnya ia berniat meminta supaya Adit mengizinkan dia dan bundanya jalan- jalan bersama Andri, tapi setelah melihat foto kemarin ia mengurungkan niatnya.

"Nara mau jalan- jalan ke pantai sama papa, umma, bunda, kak Adam dan kak Alea, kita liburan keluarga gitu pa," ucap Nara.

"waahhh.. seru kayaknya aku mau pa," ucap Alea.

"Iya mas, kita udah lama nggak liburan, nanti kita sewa mobil aja mas," sahut Arum dari dapur yang tengah menyiapkan sarapan bersama Dira.

"Yaudah kapan kalian mau perginya?" tanya Adit.

"Hari minggu aja pa," jawab Adam yang baru keluar dari kamarnya.

"Oke, kalian siapkan keperluan kalian jika ada yang kurang kalian catat biar papa belikan," ucap Adit.

"Siap boss," jawab mereka serempak yang membuat mereka tertawa.

"Kak makasih," ucap Dira lirih.

"Hmmm..," jawab Adit. Dira tahu kakaknya masih mendiamkannya.

"Ayo sarapannya sudah siap, Nara buka kadonya dilanjut pulang sekolah ya? sekarang sarapan trus sekolah," ucap Dira yang diangguki Nara.

Mereka sarapan dengan diselingi canda tawa, hingga suara ketukan membuat mereka diam.

Tok tok tok

"Biar umma yang buka," ucal Arum.

"Mbak duduk aja biar Dira yang buka," sela Dira lalu beranjak membukakan pintu.

"Papa berangkat dulu, ada yang mau berangkat bareng papa?" tanya Adit, mereka menggeleng.

"Yaudah papa berangkat dulu, assalamualaikum," ucap Adit, mereka bergantian mencium punggung tangan Adit.

"Waalaikumsalam," jawab mereka serempak.

Ceklek

"Assalamualaikum," ucap Andri.

"Waakaikumsalam," ucap Dira.

Dira melihat Andri membawa sebuah boneka panda kesukaan Nara dan sebuah papper bag entah apa isinya.

"Silahkan masuk," ucap Dira formal.

"Dir aku bawa kado buat Nara, dia belum berangkat kan?" tanya Andri.

"Kakak berangkat dulu," sela Adit pada Dira.

"Iya kak hati- hati," ucap Dira seraya mencium punggung tangan Adit, Adit pergi tanpa menoleh sedikitpun kearah Andri.

"Sebentar ya," ucap Dira pada Andri.

Dira berjalan masuk memanggil Nara.

"Sayang didepan ada om Andri, katanya bawa kado buat Nara" ucap Dira

"Kak Adam, kak Alea aku tunggu didepan ya? sekalian nemuin om Andri," tanya Nara.

"Iya," jawab Alea dan Adam.

"Ma kemarin kenapa om Andri nggak datang ya?" tanya Alea setelah Nara dan Dira pergi.

"Mana umma tahu dhek," ucap Arum, sebenarnya ia juga penasaran apa yang membuat Andri tidak datang? padahal 1 jam sebelum acara Dira mendapat pesan dari Andri bahwa ia akan datang, entahlah biar itu jadi urusan mereka.

Sementara diruang tamu Andri gugup, ia takut Nara marah padanya karena tak datang.

"Selamat pagi om Andri," ucap Nara dengan tersenyum membuat Andri dan Dira lega, karena mereka pikir Nara akan marah padanya.

"Selamat pagi sayang, ini kado buat Nara," ucap Andri sembari memberikan boneka dan papper bag.

"Terima kasih," ucap Nara

"Nara nggak mara sama om?" tanya Andri memandang Nara lekat.

"Kenapa marah?" tanya Nara balik.

"Karena om nggak datang saat Nara ulang tahun," jawab Andri.

"Nara nggak marah," jawab Nara singkat.

Hingga beberapa menit mereka diam tak bersuara, Andri dan Dira memperhatikan Nara yang bersikap aneh, tak biasanya Nara diam ia selalu bercerita apapun yang bisa membuat Andri tertawa.

"Dhek Nara ayo berangkat nanti terlambat," ujar Alea.

"Iya kak, bunda om Andri, Nara berangkat dulu, bunda titip bonekanya ya? Assalamualaikum," ucap Nara setelah mencium punggung tangan Dira dan Andri, Alea dan Adam pun melakukan hal yang sama.

"Waalaikumsalam," jawab Dira dan Andri.

.

.

.

1
Nur Laila
akhirnya
Nur Laila
ngga usah dilanjutin dir... bikin sakit hati aja
Nur Laila
matre
Nur Laila
janda ketemu duda... kayaknya cocok deh satuin 😁😁😁
Nur Laila
pelakor mulai dramanya
Nur Laila
salut aku dir... pertahankan sikapmu
Nur Laila
yg kuat dir...
Nur Laila
sabar dir...
Nur Laila
minta cerai saja dir.
Nur Laila
nyesek banget tau klw punya suami yg ngga percaya sama istri apalagi klw masalah uang belanja
Nur Laila
hahaha... cari jodoh sampai segitunya dari Sabang sampai Merauke, kasian banget
M Holis
dasar Dira goblok..
Dyah Oktina
ish... . penasaran nih... cepet d tuntaskan thor...
Dyah Oktina
wah... kapan d lanjut nih thor... jangan d gantung lama2 dong
Dyah Oktina
Luar biasa
holipah
orang tua nya mementingkan diri sendiri sama aja anak nya di jual
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Momy Haikal
tahan ya punya suami kayak gitu
Nur Lutvi
lanjut thor
zeanii_zhikazu
pantesan kartu atm yg dikasih k alea itu isinya 12angka..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!