NovelToon NovelToon
Suara Hati Suami

Suara Hati Suami

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Contest / Cintapertama / Duda / Menantu Pria/matrilokal / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:235.3k
Nilai: 5
Nama Author: zulfa Laeli Ahlina

Narendra Fatin Fahrezi. Seorang pemimpin perusahaan dan juga seorang ayah bagi putrinya. Memilih membuka lembaran baru bersama partner bisnisnya sendiri karena sebuah kesamaan.

Namun, setelah tujuh tahun menunggu, ternyata hati istrinya masih dengan penghuni yang sama.

Kecewa? Itu pasti. Karena selama ini yang selalu dia harapkan dari istrinya adalah cintanya. Tapi, selama itu juga, semua berakhir sama.

Lalu, apakah hubungan mereka akan putus atau terus? Akankah dia tega memutuskan suatu hubungan yang dibangun dengan susah payah? Lalu, apa dia tega memisahkan putrinya yang sudah menganggap istrinya sebagai ibu kandungnya?

Bagaimana kelanjutan ceritanya, ya?

Yuk kepoin sekarang.

Jangan lupa like, vote dan hadiah.

Beberapa info akan di share di Ig.

Jangan lupa follow ya.

@zulf_alina.

Jadwal UP juga ada disana. Makasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zulfa Laeli Ahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berjuang

Air mata tak lagi Nara pedulikan. Hatinya membeku layaknya air yang menjadi es. Hanya dapat mematung menerima kenyataan yang ada.

Di ruangan serba putih itu, hanya ada dirinya seorang. Tak ingin ada orang lain. Dia benci semuanya.

Dia sangat membenci orang yang dulu pernah dia cintai. Bahkan tak sudi lagi melihat wajahnya yang selalu dia puja.

"Ra, aku boleh masukkan? Kamu belum sarapan. Aku bawain bubur kesukaan kamu." suara itu terdengar lembut di indera pendengaran Nara. Tapi, bibir itu hanya diam. Tak membalas. Sangat sulit untuk digerakkan.

Naren yang tidak mendengar jawaban, perlahan membuka pintu bangsal. Matanya langsung tertuju pada sosok wanita yang kini memilih diam. Tak lagi seceria dulu.

Bi Inul membawakan bubur hangat yang tadi baru dibeli diperjalanan sesuai yang Naren perintahkan. Rasa iba menyelimuti hati bi Inul saat matanya melihat wajah pucat dari majikannya yang selalu ceria.

"Ini buburnya, pak." bi Inul menyodorkan semangkuk bubur hangat yang aromanya begitu menggugah selera.

Naren menerimanya setelah duduk di kursi. Tersenyum tulus sembari menyendok bubur yang masih mengepul. "Ra, ayo makan dulu. Jangan menghukum diri kamu kaya gini. Itu ngga bagus buat kesehatan kamu. Ayo."

Perlahan bibir itu terbuka. Menerima sesuap bubur hangat dengan lidah yang terasa sangat pahit. Mengunyah perlahan dan menelannya tanpa ada rasa.

"Ra, ikhlas... Kamu harus ikhlas... Ini semua udah takdir dari Allah... Semua yang Allah titipkan, bisa diambil kapanpun oleh pemiliknya... Jadi, kamu ngga perlu menghukum diri kamu kaya gini. Allah justru membenci orang yang terlalu larut dalam kesedihan." Naren mengusap tangan pucat berinsuf itu. Menggenggamnya erat dan mengecupnya. Berusaha memberikan kekuatan untuk kuat dengan apa yang terjadi.

Pada dasarnya, Naren pun sangat terpukul dengan apa yang terjadi. Tapi, melihat sang istri, Naren menyembunyikan kesedihan itu dengan terus memberikan semangat untuk selalu kuat.

"Ini adalah hukuman buat aku, kak. Aku emang belum pantas jadi ibu untuk anak kita. Mungkin, karena masa laluku itu, Allah menghukum aku dengan mengambil apa yang dia titipkan sama kita. Aku... Aku..." suara itu tercekat. Tidak kuat untuk melanjutkannya.

Wajahnya tertunduk. Air mata menetes ke permukaan krudung putih yang dipakai. Meninggalkan bekas disana.

Naren yang tidak kuat lantas berdiri. Memberikan semangkuk bubur itu kepada bi Inul yang berdir tak jauh darinya.

Sedetik kemudian, dia memeluk tubuh sang istri. Merengkuhnya dengan lembut. Memberikan kehangatan dan ketenangan.

"Udah... Kamu harus ikhlas... Kamu orang kuat... Jangan jadi lemah... Ini ujian buat kita. Ngga hanya kamu. Tapi, untuk semua orang juga. Mereka ikut kehilangan, Ra."

Nara semakin terisak dipelukan Naren. Membiarkan pundak sang suami sebagai tumpuan.

"Udah... Pokoknya kita harus kuat... Kita harus percaya bahwa setelah ini pasti akan ada kejutan yang ngga pernah kita duga sebelumnya. Sabar..." dengan ibu jarinya, Naren mengusap bulir bening yang mengalir diwajah cantik yang kini berubah pucat semenjak kemarin siang.

Nara mengangguk. Lalu, menatap dalam kornea mata bening milik sang suami. "Ayo kita berjuang lagi." dengan suara serak khas setelah menangis, Nara mengucapkannya pada Naren.

Naren mengangguk cepat. Mengecup kening Nara dengan mesra. Membuat bi Inul jadi teringat sang suami yang kini sedang berada di mobil.

"Ayo. Kita berjuang. Semoga Allah iyakan." balas Naren.

*

*

*

Bersambung...

Yukkk semangat. Like, koment dan favorite. Makasih...

1
DenMasHerryGrp
mosok bojo 2 modar kabeh.aouthr e pekok.
Tsalis Fuadah
maksudnya suruh memahami klo g bs melepas suami tp biarkan juga mencintai suami org ohhhhh,,,,,,, situ waras,,,, klo di rmh mencintai suami klo di luar rmh mencintai suami org?,,,,,
Tsalis Fuadah
sdh cukup naren lepas yg g mau di genggam,,,,, duri yg di genggam akan menyakitkan
Maria Magdalena Indarti
terharu sekali
Maria Magdalena Indarti
sediiihh banget
Maria Magdalena Indarti
kok Naren malang skl hidupnya, kedua istrinya meninggal. kasian thor
Maria Magdalena Indarti
sabar Nara
Maria Magdalena Indarti
Maren amnesia. kasian Nara & Yumna
Maria Magdalena Indarti
Nara hamil
Maria Magdalena Indarti
Naren..... .. sedihhhh
Maria Magdalena Indarti
Naren mendengar nya. sakitnya
Maria Magdalena Indarti
komitmen pernikahan Nara. jangan bimbang
Maria Magdalena Indarti
Nara jangan tengok masa lalu. ingat Naren & yumna mecintaimu
Shifa Burhan
ini yang egois dari novelis wanita

* semua kesalahan pemeran utama wanita selalu dibenarkan dengan berbagai alasan bahkan tidak dianggap salah (wajar author nya wanita jadi dia diposisi pemeran utama wanita jadi dia merasa dirinya tidak pernah salah

*pemeran utama pria dibuat jadi karakter bodoh dan tidak punya harga diri yang terus2 mengejar cinta pemeran utama wanita kayak tidak ada perempuan lain saja
DenMasHerryGrp: koment yg bagus..author nya gak jelas
total 1 replies
Sulaiman Efendy
TETAP KECEWA DGN ENDINGNYA, KRN OTHOR BUAT NARA MENINGGAL..
SEPERTI KOMENKU DI ATAS, NARA LBH MMILIH PRGI BRSAMA GIO DI KEABADIAN, APALAGI DIDALAM TUBUHNYA ADA, PARU2 CANGKOK DRI GIO.. APALAGI GIO LKI2 YG DITUNGGUNYA...

SEKALI LAGI KECEWA DGN ENDINGNYA..
BERHARAP NAREN BISA BRBAHAGIA SAMPE MENUA BRSAMA NARA,, DN NARA BISA SPENUHNYA MNERIMA NAREN SBAGAI SUAMINYA, TNPA BAYANG2 GIO...
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Ruby Talabiu
ternyata neran berpura pura hilang ingatan yya
Pitriyanti
lanjut donk Thor
ZULFA L.A. 🐣: Shapp kak. Ditunggu ya kak
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA AKU FAHAM DGN CERITANYA,, KNP NARA GK MAU BRJUANG UNTUK HIDUP & SEMBUH... KRN DI HATINYA YG TRDALAM MSH TRUKIR NAMA GIO... TRLEBIH DIA MNDAPATKN DONOR PARU2 DARI GIO, BAGIAN DARI ORGAN GIO, SKRG ADA DLM TUBUHNYA, APALAGI TAU GIO KONDISINYA MNURUN STLH DONORKN PARU2NYA, NARA MRASA BRSALAH, NARA GK MAU HIDUP DGN RASA BRSALAH DN HUTANG BUDI & NYAWA TRHADAP GIO, KNP GIO KONDISINYA MKIN MNURUN, YG SBNARNYA GIO GK ADA SAKIT, KRN GIO BLM IHKLASKN NARA BRSAMA NAREN, GIO GK RELA NAREN MILIKI NARA DN BRBAHAGIA HINGGA MNUA BRSAMA.. SDGKN DIA HIDUP DGN WANITA YG TDK DICINTAINYA, MSKI CHESA SDG HAMIL ANAK MREKA, BGITU JUGA DGN NARA YG SDH PNY PUTRI KECIL, NMUN RASA CINTA NYA TRHADAP GIO, BLM BSA HILANG..AKHIRNYA DIA LBH MMILIH PERGI BRSAMA GIO, MSKI BUKAN DI DUNIA LAGI, DN IMPIANNYA TRWUJUD, MSKI HRS MNINGGALKN KLUARGA YG MNCINTAINYA.. JUJUR, NARA TOKOH WANITA YG EGOIS DICERITA INI... DIA GK MAU SEMBUH, KRN GK RELA LIAT GIO PERGI SENDIRI TINGGALKN DUNIA...
DAN KNP NAREN SAMPE DOWN HIDUPNYA, STELAH KPRGIAN NARA, KRN NAREN SANGAT MNCINTAI NARA, NMUN NAREN KECEWA, KRN NARA LBH MMILIH PRGI BRSAMA GIO, DRIPADA BRJUANG UNTUK HIDUP, SEMBUH DN HIDUP BRSAMANYA MMBESARKN ANAK2 MREKA, ITULH YG MMBUAT NAREN DOWN SLAMA 7 TH.. SUNGGUH TRAGIS KISAH CINTA PRIA SHOLEH, BAIK, PERHATIAN, PENYABAR DN PENYAYANG.. SBENARNYA BSA OTHOR BUAT KISAH INI HEPI ENDING, TPI KYKNYA OTHOR GK RELA LIAT TOKOH NAREN BAHAGIA...
Sulaiman Efendy
MKANYA AKU BILANG, OTHORNYA SANGAT KEJAM, SELALU RENGGUT KEBAHAGIAAN NAREN...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!