Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Stella dan Jhony
Sunny segera meminta Ricky melanjutkan permainan mereka,dia meminta Ricky melakukannya dengan cepat karena pacarnya mau datang kerumahnya.
Dia juga berjanji akan datang kesana untuk bermain dan memuaskan Ricky,tampa banyak bicara Ricky menyetujui permintaan Sunny lagipula setelah ini dia bisa menikmati tubuh Wanita seksi itu.
Setelah merasa cukup Ricky melepaskan Sunny dan meminta Sunny datang malam ini itu juga kalau dia memiliki waktu luang kalau tidak dia meminta Sunny datang besok pagi untuk membangunkannya dengan sebuah ciuman.
Dengan senyum diwajahnya Sunny setuju dengan permintaan pria itu,cuma sebuah ciuman saja,kalau bukan karena menginginkan pameran utama mana mungkin dia bermain dengan pria tua itu.
Sunny segera meninggalkan rumah Ricky dan segera menuju rumahnya,dia harus segera sampai sebelum Martin tiba dirumahnya terlebih dahulu.
Saat dia tiba,dia sedikit lega karena Martin belum tiba.Mungkin Martin masih didalam perjalanan jadi lebih baik dia segera masuk kedalam kamar mandi.
Ketika dia sedangkan Martin mengetuk pintu rumahnya,pelayan disana membukakan pintu untuk Martin dan mempersilakan dia untuk masuk kedalam.
Martin segera menuju kamar Sunny karena dia sangat merindukan gadis itu,saat pintu kamar terbuka terdengar bunyi air didalam kamar mandi.
Dia segera berjalan menuju kamar mandi dam membuka pintunya tampa ragu,Sunny sangat kaget melihat Martin disana.
“Martin kapan kau datang?”
“Baru saja” ucap Martin tapi matanya tidak lepas dari tubuh seksi milik Sunny.
“Mau mandi denganku?”
“Dengan senang hati” Martin segera membuka pakaiannya dan masuk kedalam bathub bersama Sunny.
Sunny bersandar pada Martin sedangkan tanganya membelai paha Martin sedangkan Martin mulai mengigit daun telinga Sunny dengan pelan.
Sunny mengeluarkan suara manjanya,dia ingin Martin menyentuh tubuhnya,tampa dia duga tangan Martin mulai memegang dadanya dan memainkan jarinya disana.
Sunny terus mendesah karena merasakan sentuhan tangan dan bibir Martin ditubuhnya,dia mulai membelai suntikan milik Martin.
“Aaah Martin! Ouhhh” desahnya saat tangan Martin turun kebawah dan bermain disana.
Martin mencium bibirnya sedangkan tangannya masih bermain disana,setelah dia merasa cukup dia berbisik ditelinga Sunny.
“Pindah keranjang?” tanyanya.
“Yes” Sunny segera melingkarkan tangannya dileher Martin.
Tampa menunggu lagi Martin mengendong tubuh Sunny keluar dari kamar mandi dan menuju ranjang,dia menaruh tubuh Sunny dengan pelan kemudian mereka kembali berciuman dengan liar.
“Ahh Martin”
“Hmm?” Martin mengangkat wajahnya dan menatap wajah Sunny yang dipenuhi keringat karena perbuatannya.
“I want you please!” pintanya karena dia tidak tahan dengan sentuhan Martin ditubuhnya.
Mereka mulai menyatukan tubuh mereka dan saling mengerang,Sunny sangat puas karena selama ini Martin selalu menolak ingin bersentuhan dengannya tapi hari ini dia berjaya mendapatkan tubuh pria yang selama ini dia inginkan.
Dirumah Martin, Raisa terbangun dari tidurnya karena mendengar keributan diluar,dia menoleh kekiri dan kekanan,dimana Martin?
Karena ingin tahu apa yang terjadi diluar,Raisa segera bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi.Setelah mencuci wajahnya dia segera turun kebawah untuk melihat apa yang terjadi.
Dibawah sana tampak Stella sedang berdebat dengan seorang pria tampan didepan pintu,itukan Jhony teman Martin,ngapain dia disana?
“Stella ada apa?” tanyanya.
“Nothing kakak ipar hanya seseorang yang sesat saja!” Stella menjeling tajam kearah Jhony.
“Hey aku hanya ingin bertanya saja!”
“Kau tidak perlu bertanya karena aku tidak mengenalmu!”
“Hey hey sebenarnya ada apa ini?” Raisa melihat kedua orang itu dengan sejuta pertanyaan dihatinya.
“Kakak ipar pria gila ini ingin aku menjadi pacarnya! aku tidak mengenalnya juga!”
“Raisa dengar,aku jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat wajah Stella emangnya salah?” tanyanya.
Raisa tersenyum hanya karena Jhony menyukai Stella pada pandangan pertama saja sampai membuat keributan dirumahnya.
“Sudahlah kalau kau menginginkannya menjadi pacar minta saja restu pada kakaknya”ucap Raisa seraya berjalan pergi.
“Hey?”
“Sebaiknya kau pulang saja! kalau mau ketemu kakak dia sedang tidak ada dirumah and better you come back tomorrow oke!” Stella segera menutup pintu rumahnya.
“What the ****” makinya karena Stella menutup pintu dengan kasar sehingga wajahnya terkena pintu.
“Benar-benar adik Martin” gumamnya seraya berjalan pergi.
Stella melihat dari jendela apakah pria gila itu sudah pergi,saat melihat Jhony masuk kedalam mobilnya dan mulai menjauh dari rumahnya Stella segera masuk kedalam dapur untuk mencari kakak iparnya.
“Kakak ipar?”
“Hmm?”
“Dimana kakak?”
“Tidak tahu saat aku bangun dia sudah tidak ada” jawabnya seraya membawa air kosong.
“Ouhh”
Stella mengambil ponselnya karena dia ingin menelphone kakaknya,sudah berkali-kali dia cuba kakaknya tetap tidak ingin menjawab panggilanya.Kemana kakaknya pergi?dia sungguh khawatir tidak pernah kakaknya tidak menjawab panggilan telefonnya.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk