NovelToon NovelToon
AN ESPIONAGE PAIR

AN ESPIONAGE PAIR

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:221.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Namanya Gajendra Galang Galaxy, umur dua puluh lima tahun, seorang anak yatim piatu Asalnya dari Bali, tapi dari kecil dia sudah berada di Jakarta bersama pamannya seorang Owner dari Lembaga King Cobra yang bergerak dibidang jasa.

Galang tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan dengan badan tinggi tegap. Dalam kehidupannya keberuntungan seolah selalu menemaninya. Dulu sewaktu orang tua dan adiknya dibantai oleh pembunub bsyaran dia malah selamat. Setelah dia yatim piatu dia diajak oleh pamannya seorang Owner Lembaga King Cobra.

Kehidupannya bergulir mulus sampai dia menjadi Agent Intelijent King Cobra. Disini mulai ada pergolakan perasaan yang menindih hidupnya setiap saat. Dendam dan cinta seolah mengoyak sanubarinya....

Bagaimanakah kisah Galang Agent Rahasia King Cobra selanjutnya??....
Ikuti terus petualangannya yang kadang membuat kita gemesss....
Happy Reading, I Love You!!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.34 BERTEMU SANDRA

Galang mengganti pakaiannya, baju kaos dan celana denim. Dia menyelipkan Revolver di pinggang dan memakai jaket couple. Selanjutnya tugas Galang adalah pergi ke rumah Ibu Veronica, melanjutkan penyelidikannya. Menurut analisa Galang, Bapak Adam dibunuh oleh suruhan Simon, karena memperebutkan Nyonya Grace.

Galang memutuskan pergi secara diam-diam dari Markas, karena dia tidak mau campur tangan orang lain. Bapak Rizaldi dan Mr. Richad juga setuju atas inisiatif Galang.

Akhirnya Galang pergi untuk tinggal sementara di tempat kost Ibu Veronica. Kebetulan dia mempunyai kost elite di samping rumahnya.

Wisma Melati, jalan tarakan xxx Denpasar. Malam ini kost kelihatan sepi mungkin mereka sedang belajar di dalam kamar masing-masing. Maklumlah kebanyakan yang berada disini anak kulihaan. Galang diantar oleh Ibu penjaga kost ke kamar nomor 50 di lantai dua.

"Disini tidak ada jam malam, tapi harus tahu diri, keluar masuk pintu ditutup. Jaga kebersihan dan Jangan buat onar." kata ibu itu dengan wajah tidak bersahabat.

"Ya Bu, saya mengerti." sahut Galang membayar uang kost sebulan.

Kamarnya sangat rapi berukuran empat kali empat, kamar mandi dalam, AC, TV, tempat tidur double bed, Almari dan gratis Wifi. Galang mengeluarkan tiga (3) juta sebulan, lumayan murah. Daripada di Hotel melati, mungkin semalam bisa tiga juta.

GSM galang berbunyi dan terlihat dilayar tulisan Number Six. "Where are you" Galang tidak menjawab pertanyaan Sexy. Walaupun dia rindu tapi misi lebih utama.

"do not turn off the location feature"

tulisan bahasa inggris itu terus muncul

karena Sexy bingung menemukan keberadaan Galang.

Kemudian Galang kebelakang kamarnya, berdiri di tempat jemuran dan memantau rumah Nyonya Veronica yang sangat sepi. Rumah itu besar dan berlantai dua. Kamar Galang sejajar dengan balkon lantai dua Nyonya Veronica.

Galang masuk kedalam kamar mengambil pengintai, dia mengintai rumah Nyonya Veronica sekitar sepuluh menit. keadaan tetap sepi. Sekitar pukul 23.15 wita sebuah mobil xenia warna hitam masuk kerumah Nyonya Veronica.

Seorang wanita setengah tua turun dari mobil dengan seorang gadis, yang tidak lain dari Nona Sandra.  Ibu dan anak. bathin Galang. Ternyata mereka tidur di lantai satu. Rumah itu besar tapi gelap gulita, hanya ada dua kamar yang lampunya

Melihat penampilan mereka berdua sepertinya Perusahan Darren Group diambang kehancuran. Dari mobil dan keadaan rumah, tidak ada kesan mewah.

Perlahan Galang meloncat ke rumah sebelah, dan sembunyi di balkon, setelah agak tenang baru Galang masuk ke dalam kamar. Tidak ada pintu yang terkunci, malah terkesan berkarat karena sulit dibuka, sarang laba-laba menempel di baju Galang.

Bau apek kamar menyeruak masuk ke hidung Galang. Betul-betul gelap dan berdebu, mungkin nyonya Veronica tidak mempunyai asisten keluarga sehingga ruangan atas sangat kotor.

Dia melangkah dalam kegelapan, terasa lantainya sangat berdebu. Galang melangkah pelan sambil mempertajam pendengarannya. Tidak terdengar suara apapun kecuali suara tikus yang berlari bolak balik.

Galang duduk di ujung tangga, apa yang harus dicari disini? pikirnya merasa terharu. Tapi Galang turun juga ke lantai satu. Suara batuk-batuk kecil terdengar dari kamar Nyonya Veronica.

Hanya satu kamar yang terang, apakah mereka tidur berdua? atau Sandra di kamar

sebelah tidur dengan mematikan lampu?

Begitu iritkah mereka? pikir Galang. Tapi

tiba-tiba dia kaget ketika punggungnya tersentuh benda dingin. Laras pistol. pikir Galang.

"Siapa kau!!, menyerah atau senjata ini meledak di punggungmu!"  suara Sandra terdengar hampir berbisik, mungkin dia takut Mamanya bangun kalau berteriak.

Galang menaikkan kedua tangannya. Dengan sigap Sandra mrmborgol tangan Galang. Duhhh... Galang tidak menyangka Sandra akan memborgol tangannya. tahu begini tadi dia melawan.

"Sebelum aku melapor polisi, katakan apa tujuanmu ke rumahku, mencuri?" tanya Sandra.

"Tadinya aku ingin mencuri, melihat Perusahan kamu bangkrut aku tidak jadi mencuri." sahut Galang santai.

"Galang, kamukah ini?" tanya Sandra membuat Galang terdiam. Ternyata Sandra masih mengenal suaranya.

"Kenapa kamu diam, apa yang kamu takuti?" kata Sandra menarik Galang ke kamarnya.

Sandra menekan stop kontak, sinar lampu menyilaukan mata Galang. Wajah Sandra yang anggun menatapnya dengan tersenyum. Kemudian borgol dilepas, Galang langsung duduk di sofa panjang.

"Kenapa kamu berada di rumahku malam-malam begini?" tanya Sandra pelan. Gadis ini cantik dan anggun, beda sekali dengan sepupunya Lovina.

"Aku kost di sebelah, tidak sengaja melihat kamu lalu aku melompat kesini." sahut Galang memandang Sandra.

"Benarkah itu?, berarti kamu masih ingat wajahku. Padahal kita hanya pernah bertemu satu kali saja."

"Wajahmu begitu cantik siapapun akan sulit melupakannya." kata Galang serius.

"Kamu juga sangat ganteng, sayang rambutmu agak panjang dan jambangnya sudah memanjang...."

"Aku sengaja memeliharanya supaya keren dan kamu jatuh cinta padaku." jawab Galang sekenanya.

"Sepertinya aku sudah jatuh cinta dari pandangan pertama." sahut Sandra menatap mata Galang.

Galang menjadi tidak enak hati ketika Sandra berkata begitu. Karena cintanya sudah berlabuh di hati Sexy, gadis yang tidak bisa ditebak. Yang selalu membuat cemburu.

"Ahh...apalah aku ini, aku seperti pungguk merindukan bulan." sahut Galang berusaha berkelit ketika Sandra berusaha memeluknya.

"Kenapa Galang, apakah kamu memikirkan pacarmu?" tanya Sandra menyedidik.

"Bukan begitu Sandra, aku ini seorang sopir, aku harus tahu diri dimana seharusnya tempatku." sahut Galang berdalih.

Sejujurnya Galang sangat terpesona melihat Sandra. Tapi pikiran itu dia harus buang jauh, dia lagi menjalankan misi, disamping itu tidak ada yang layak baginya selain Sexy. Pada saat ini tidak ada yang bisa dilakukan untuk tetap berada di rumah Sandra kecuali ngegombal setengah hati.

"Bagiku kamu adalah is the best. Sebenarnya aku tidak ada bedanya dengan kamu, malah aku merasa hidupku lebih sulit darimu." kata Sandra dengan wajah berubah sendu.

"ceritalah, aku siap mendengarnya. Apabila aku bisa membantu, aku akan bantu." sahut Galang.

Sandra berdiri dan mengambil sebotol air miniral yang berada di atas meja. Sebenarnya Galang ragu mengambilnya, karena ini air satu-satunya, mungkin saja dia beli untuk minum obat mamanya.

"Sandra aku tidak haus, air ini bisa untuk minum obat mamamu." kata Galang menolak.

"Minumlah, untuk mama sudah ada di kamarnya." sahut Sandra.

"Galang aku sebenarnya banyak masalah, semakin hari hidupku penuh dengan dendam." kata Sandra memandang Galang.

"Ceritakan siapa tahu aku bisa menolong"

"Panjang ceritanya, mungkin besok baru selesai, kecuali kamu menginap di sini."

"Bagaimana kalau kamu yang menginap di tempat kostku." sahut Galang.

"Oke, mari kita kesana." sahut Sandra cepat. Waduhh.... Galang seketika ingat Sexy. Dia berpikir Sandra menolak, tahunya malah ... semoga setan malam ini tidak menggodaku. bisik Galang dalam hati.

Akhirnya Galang berdiri dengan ragu, dia menepis rasa bersalahnya kepada Sexy. Dia mengajak Sandra ke tempat kost melalui lantai dua. Sandra sampai heran begitu mudahnya menyeberang ke kamar Galang. Kalau ingin mencuri alangkah gampangnya.

"Duduklah Sandra." kata Galang mengambil GSM nya untuk merekam. Bentuk GSM nya seperti ponsel jadi Sandra tidak begitu curiga. Sandra duduk manis sambil menatap Galang dengan perasaan suka.

"Ceritakanlah, aku siap mendengar keluh kesahmu, anggap aku adalah belahan jiwamu." rayu Galang. Duhh...hati Sandra langsung meleleh. Dia begitu merasa tersanjung dengan perlakuan Galang.

"Minumlah dulu." kata Galang menyodorkan satu botol kopi kemasan. Sandra mulai bercerita dengan cara bertutur....

****

1
Aries
bagus
Cut SNY@"GranyCUT"
Cerita bagus..
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
Nasi Kaput
hpku sering eror...betul kata auhor yang comen ceritanya berkelas dan bisa jadi ilmu untukku.
ayumi: smg suka...tq sdh mampir
total 1 replies
Nasi Kaput
mampir bentar ya ayumi. waktu kita terbatasi oleh banyaknya yang kita kunjungi. kepinginnya kita bisa semuanya kita datangi tapi teman lain juga pingin kita kunjungi.
ayumi: tq kk udh datang menjenguk
total 1 replies
보라 헤
...
❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊
semangat
IG: Saya_Muchu
udah kelar ajah nih novel.
Ratna Atika
up nya kog lamaaaa sih thooor..😭😭
ayumi: I am sick
total 1 replies
es kopi
like
es kopi
jejak 👍👍👍👍👍
es kopi
jempol
es kopi
jempol singgah
es kopi
jejak
🎎 Lestari Handayani
suka banget
🎎 Lestari Handayani
like. makin seru
🐿️🐿️
novel keren
🐿️🐿️
pokoke keren pisan
F3
kereeen
Faqih
Novel yang fantastis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!