NovelToon NovelToon
Legend Of System

Legend Of System

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Supernatural / Contest / System / Barat
Popularitas:259.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aditya Jetli

Sadewa sang pemuda miskin,yang terlahir di kampung kumuh.Secara tidak sengaja, menemukan keberuntungan dalam hidupnya, ketika terhisap kedalam novel yang selalu dibacanya, dan menjadikan dia sebagai tokoh utama, serta memberikannya sebuah teknologi yang disebut dengan "Sistem".Dengan sistem itulah dia berteman dengan waktu, menjadi "Sang Penguasa Dunia"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aditya Jetli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Bertemu Teman Lama

Mendengar kata-kata bijak dari Sadewa, ketua yayasan sangat terharu mendengarnya begitu juga dengan guru-guru lain,dan dia langsung berkata.

"Tapi walau bagaimanapun, kami tidak berani sembarangan bersikap terhadap anda. sekarang anda adalah seorang penguasa."Ujarnya sopan

"Penguasa atau tidaknya, aku dulunya tetaplah siswa di sini jadi panggil saja aku Dewa." Kata Dewa membela diri, dan masih tetap menolak panggilan kehormatan tuan padanya

"Kalau begitu kita ambil jalan tengahnya saja. Kami semua akan memanggilmu" Penguasa " Ujar ketua yayasan masih tetap ngotot dengan pendapatnya

"Hem, terserah kalian sajalah." Guman Sadewa sedih

Suasana menjadi hening, ketika Sadewa mengucapkan kata kata itu. Mungkin di dalam hati mereka membatin dengan kata kata bersalah dan menyesal, karena dulu selalu memanggil Sadewa dengan si miskin dan selalu membully nya

"Oh ya tujuanku kesini adalah, untuk berkunjung dan bertemu dengan guru guru ku, juga teman temanku yang lain" Kata Sadewa dengan suara berwibawa, memecahkan suasana hening di sekitar mereka

"Mari kita ke ruang pertemuan sekolah, mungkin ada yang ingin penguasa bicarakan dengan kami." Kata ketua yayasan dengan sikap semakin hormat

Singkat cerita. Mereka yang berada di areal baku hantam antara Sadewa dan siswa tadi. Semuanya membubarkan diri, dan masuk ke halaman sekolah dengan tertib

Tapi bagi siswa yang pingsan, atau tidak sadarkan diri, akibat terkena pukulan dari Sadewa, mereka di gotong dengan menggunakan tandu dan dibawa ke ruang kesehatan sekolah

150 orang bodyguard Sadewa, tetap berada di luar. Sedangkan 50 orang dari mereka, ikut masuk ke halaman sekolah, dan berjalan mendampingi Sadewa di kiri kanannya

Penampilan mereka yang sangat mengintimidasi itu, membuat ketua yayasan dan guru guru, juga siswa yang melihatnya, terdiam seribu bahasa

***

Insiden perkelahian yang terjadi, di jalan belakang sekolah itu, yang melibatkan puluhan siswa dengan orang luar, beritanya merebak begitu cepat di sekolah juga sekitarnya, hingga menjadi pembicaraan hangat semua orang

Pada saat Sadewa datang, kebetulan sedang waktu istirahat. Jadi ketika insiden itu terjadi, banyak yang ingin mencoba keluar, tapi dicegah oleh security di pintu gerbang

Mendengar keributan masih belum berhenti. Akhirnya beberapa orang siswa menerobos keluar gerbang yang dipimpin oleh ketua siswa mereka, dan tak lama kemudian, disusul oleh ketua yayasan atau kepala sekolah, juga guru-guru yang ada di sana. Dan selanjutnya, kita sudah mengetahui apa yang telah terjadi disana

***

Begitu rombongan guru-guru, yang mendampingi Sadewa masuk ke halaman sekolah, suara riuh rendah segera terdengar di sana

"Lihat!. Bukankah itu Sadewa? jadi yang berkelahi di luar tadi, adalah Sadewa." Ujar salah seorang siswa laki-laki, sambil mengarahkan tangannya kedepan, setelah Sadewa hampir melewatinya

"Sadewa yang mana?. Aku tidak mengenalnya." Tanya kawannya penasaran

"Kau mana kenal dengan dia. Ketika kau masuk, dia sudah keluar dari sekolah ini. Berhenti." Kata temannya yang lain

"Shinta!. Bukankah itu Sadewa?. Teman baikmu dulu." Ujar Ghea kepada temannya Shinta, sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah depan, dimana rombongan Sadewa yang masih berjarak 50 meter dari Ghea berjalan semakin mendekat

"Benar. itu Dewa!. Tapi kenapa penampilannya sekarang lain?. Apakah dia yang dijuluki, penguasa Pantai Utara itu?" Kata teman Shinta yang lain

"Cie..cie...Sang pangeran telah kembali.CLBK nich.." Ledek temannya sambil menggoda Shinta

"Apalah kata kalian ini. Sadewa dulu tidaklah sama dengan Sadewa sekarang. Dia seorang penguasa,sedangkan aku?" Kata Shinta membela diri, tapi pipinya bersemu merah

"Tuh kan benar. mulut mu bisa berkata tidak, tapi coba lihat, wajahmu tiba-tiba menjadi merah merona" Ledek temannya Ghea, sambil memegang pipi Sinta dan mencubitnya

"Auww..aduh.."Triak sinta kesakitan

Teriakan Shinta yang bersuara kuat itu ditengah keheningan, sukses membuat siswa yang berkerumun, menoleh ke arahnya, termasuk juga rombongan guru, ketua yayasan dan Sadewa

Seketika mata Sadewa berbinar, dan mengenali siapa yang berteriak itu. jantungnya berdegup kencang dan hatinya jadi tidak menentu. Tapi dia tetap berusaha menyembunyikannya dengan baik

Ketika Sadewa melewati rombongan Shinta, dan kawan kawannya, Sadewa menoleh kearah Shinta dan tersenyum manis kepadanya

Melihat Sadewa tersenyum kepada Shinta, teman temannya yang lain, juga tersenyum kepadanya, sambil sebentar melihat Shinta, sebentar melihat Sadewa

Mendapat senyuman dari Sadewa, Shinta menjadi gugup, dan berusaha untuk tersenyum, membalas senyuman Sadewa semanis mungkin

Kegugupan Shinta dan salah tingkahnya, membuat teman temannya geram, lalu serentak mencubit pinggangnya

"Aduh..Sakit.." Triak Shinta sekali lagi, dengan suara yang tidak kalah kuatnya dengan teriakan pertama tadi

Teriakan Shinta yang kuat itu, sekali lagi sukses membuat semua mata siswa, juga rombongan Sadewa, menoleh ke arahnya, yang membuat Shinta jadi salah tingkah dan merasa bersalah

***

Apa hubungan Sadewa Dengan Shinta sebenarnya?

Shinta dengan Sadewa dulu adalah teman dekat, Shinta merupakan primadona sekolah, yang berhati baik, dan tidak sombong, pintar lagi

Dia selalu bertutur kata lembut serta sopan. dan dia merupakan siswi tercantik di angkatannya

Banyak siswa laki-laki yang mencoba merayunya, tapi semuanya ditolak secara halus oleh Sinta, karena di dalam hatinya, hanya ada satu orang yang berhak menempatinya, yaitu Sadewa.

Walaupun dia tidak pernah mengatakannya secara langsung kepada Sadewa, tapi semua teman temannya, bisa merasakan dan melihat kedekatan mereka bukan hanya sekedar teman

Banyak yang merasa iri kepada Sadewa, bahkan membencinya. Mereka ditolak oleh Shinta gara gara Sadewa, pikirnya

Seringkali Sadewa menjadi objek penghinaan, pemukulan dan pengancaman dari siswa yang lain, bahkan mereka berniat untuk melenyapkan Sadewa dari muka bumi ini, jika ada kesempatan

Tapi nasib berkata lain, Sadewa tiba-tiba memutuskan berhenti dari sekolah itu, ketika mereka masih di kelas 2 SMA

Secara otomatis, pertemanan Sadewa dengan Shinta terputus, dan sejak saat itu, mereka tidak pernah bertemu atau berkomunikasi lagi

Banyak siswa yang merasa senang, dan berpikir akan mempunyai banyak kesempatan untuk mendekati Shinta lagi

Tapi mereka tidak tahu, Shinta merasa sangat kehilangan dan sedih, sejak Sadewa berhenti dari sekolah itu secara mendadak

Sejak saat itu, Shinta tidak pernah bertemu dengan Sadewa lagi. Dia hanya mendengar dari teman temannya, bahwa Sadewa sekarang bekerja menggantikan ayahnya melaut

Walaupun demikian, Shinta masih tetap berharap dalam hatinya, pada suatu saat nanti, dia akan bertemu dengan lelaki yang sangat dikaguminya itu

Walaupun teman-temannya yang lain selalu meledeknya, karena kemiskinan Sadewa, tapi Shinta tidak peduli. Baginya kebaikan hati Sadewa adalah yang paling utama dalam hidupnya

Oleh karena itu, ketika Sadewa datang kembali ke sekolahnya, hati Shinta jadi tak karuan, berdegup sangat kencang, dan gugup, tapi dia berusaha menyembunyikan itu semua

Shinta berharap Sadewa melihatnya, diantara kerumunan siswa yang berdiri berjajar, di jalan yang didahului oleh Sadewa, Dan harapannya terkabul ketika Sadewa melihat dan tersenyum manis kepadanya

Akibatnya, benih benih cinta bersemi kembali di hati Shinta, bagai tanaman yang layu terkena air hujan yang sejuk dan menyejukkan,Ahai..!

***

Aula pertemuan SMA tingkat 17 kota B

"Mari silakan masuk Penguasa." Kata ketua yayasan dengan suara rendah

"Terima kasih pak ketua."Kata Sadewa dengan suara sesopan mungkin

Mereka mendadak menjadi sibuk, mengatur jalannya pertemuan, antara Sadewa dan pihak sekolah. Sikap mereka yang berlebihan itu, membuat Sadewa merasa risih dan tak enak hati, tapi dia tidak bisa mencegahnya

Karena semua guru guru juga staf kantor, dan perwakilan pengurus siswa menghadiri pertemuan itu, otomatis proses pembelajaran tidak bisa berlangsung seperti biasa

Kejadian itu membuat Sadewa semakin tidak enak hati, jadi tanpa membuang waktu, Sadewa segera berinisiatif untuk memulai pertemuan nya

Tapi sebelum dia berkata, ketua yayasan sudah memulai percakapan dengan Sadewa dan berkata..

1
Didi Wahyudi
Luar biasa
Atang Priatna
hati2 calon mangkrak
pauzi aja
lanjut tor
pauzi aja
lanjut dewa
pauzi aja
mantap tor
pauzi aja
cantik
Sugito Mrican
abis ya thor
Sugito Mrican
keren...tapi endingnya yg terkesan dadakan
Sugito Mrican
keren Thor lanjut...semangat
Sugito Mrican
waduh gimana sampai kelupaan rakyat yg dibumi sisadewa itu thor
Sugito Mrican
sukurin tuh raja iblis
Sugito Mrican
udah Thor aku baca dua duanya nih novel...sip dah
Sugito Mrican
alisha ini msh nyinyir aja
Sugito Mrican
harusnya sidewa ngasih tahu ibunya dulu tentang kutukannya
Sugito Mrican
lanjut
Sugito Mrican
lanjut Thor
AL KENZI
lanjut boss
AL KENZI
waduh trs gimana lanjutannya
AL KENZI
syukurin tuh si Dixon...dasar oon
AL KENZI
lanjut boskhoe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!