NovelToon NovelToon
‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: MUSTIKA DEWI

‎"Dulu Ku tulis takdirmu untuk menderita, sekarang malah..aku yang harus bertarung nyawa merubah takdir itu." ‎ ‎Ling Xie seorang penulis novel kolosal, tidak sengaja terjebak ke dalam cerita novelnya sendiri. Ia terbangun ke dalam cerita nya sendiri. Ia terkejut mendapati dirinya terbangun dari tidur, dan masuk ke dalam tubuh putri Jin Ling Xie. Seorang protagonis, yang ia ciptakan untuk hidup sengsara, seorang putri yang terbuang, dan di fitnah sebagai wanita murahan, oleh Putri Li Mei Feng seorang putri palsu dari kerajaan Feng Ling. ‎ ‎Di dunia yang kejam ini, ia harus bertahan hidup dengan bantuan Sistem. Misinya sungguh berat dan tidak main-main. Ia harus mengembalikan takdir putri yang terbuang itu, untuk merebut posisi putri mahkota Kerajaan Feng Ling yang asli, dari tangan Li Mei Feng si putri palsu itu. Serta merebut kembali jodoh sejatinya yaitu seorang pangeran Zhong Yang. Dan membersihkan nama baik Ibu kandung nya, Selir Agung Ling Mei Rong dari fitnahan Yan Shi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MUSTIKA DEWI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkah Dewa di Tengah Ancaman Pengkhianatan

(Lanjutan langsung dari Bab 32: Cahaya di Tengah Kabut Musibah)

    Ling Xie segera mengumpulkan kelima tabib terbaik istana, para dayang yang sudah di latihnya, serta kedua kakaknya Pangeran Jin Ling Jian dan Pangeran Jin Lim Jian di ruangan pengobatan Istana.

"Ayahanda Kaisar, dan Ibunda Selir Agung sudah mengizinkan saya memimpin penanganan wabah penyakit ini," ucap Ling Xie dengan tegas namun tenang. "Kita tidak hanya mengobati gejala luar saja, tetapi harus mencari akar penyebab nya. Mulai hari ini, kita akan membagi tugas. Sebagian ke beberapa Dusun yang terdampak, sebagian mengambil sampel air yang terkontaminasi oleh virus itu. Sebagian meracik obat-obatan herbal penawarnya, sebagian merawat dan mengobati para pasien."

 Para tabib senior yang awalnya ragu, kini tunduk hormat. Mereka sadar, ilmu gadis yang terkenal dengan nama" Tabib Cadar Putih" itu jauh melampaui mereka. Ilmu itu langsung di turunkan dari Guru Sakti Gunung Emas.

     Sementara itu, di ruangan rahasia di balik perpustakaan istana Putri Li Mei Feng dan Yan Shi mantan Permaisuri itu tertawa dingin setelah mendengar laporan bahwa wabah Semakin meluas.

"Biarkan mereka sibuk mencari obat," desis Yan Shi sambil memutar cangkir teh di tangannya. "Semakin mereka lelah, semakin mudah kita meruntuhkan sisa kekuatan Kaisar Jin Feng."

"Tapi Ibu... dari mana Ibu mendapatkan bubuk penyakit yang mengerikan itu?" tanya Putri Li Mei Feng pada ibunya Yan Shi.

"Ibu mendapatkannya dari salah satu tabib istana yang sudah lama memihak kepada kita," jelas Yan Shi dengan senyum licik. "Bubuk itu diracik dari sari cairan jenazah orang yang tewas akibat penyakit serupa. Dia yang memastikan tak ada yang curiga, bahkan saat mereka sedang mencari obat."

"Mengapa Ibu tidak memberitahuku hal ini lebih awal? Ternyata sudah ada orang penting yang diam-diam berdiri di pihak kita," ujar Putri Li Mei Feng dengan mata berbinar kagum sekaligus terkejut.

"Ibu, Pangeran Gao San dari Kerajaan Tai Yue, sudah datang," bisik Putri Li Mei Feng tiba-tiba. "Kabarnya, dia membawa niat balas dendam yang sama terhadap Kaisar Jin Feng,"

 Mata Yan Shi menyala tajam, Ia mulai berkata,"Kalau begitu, pertemukan aku dengan nya. Musuh dari musuh kita adalah sekutu terbaik kita. Dia penguat kita."

Sementara itu, di sisi lain saat tim bantuan sedang bersiap berangkat, tiba-tiba layar biru digital muncul kembali samar di hadapan Ling Xie, dipandu oleh sosok robot ubur-ubur berwarna merah jambu.

[PERINGATAN KERAS!!!]

[WABAH INI BUKAN ALAMIAH. INI ADALAH WABAH HASIL REKAYASA BUATAN! ADA PIHAK YANG BEKERJA SAMA DENGAN SALAH SATU ORANG TERPENTING DI DALAM ISTANA KERAJAAN FENG LING!!!]

[TUAN RUMAH NONA LING XIE, HARAP TETAP BERHATI-HATI DAN SELALU WASPADA!]

[ANDA DAPAT MENUKAR POIN YANG DIMILIKI DENGAN OBAT-OBATAN DARI MASA DEPAN UNTUK MENYEMBUHKANNYA! SEBAGAI TAMBAHAN, SISTEM AKAN MEMBERIKAN 3 PERMINTAAN SECARA GRATIS TANPA SYARAT, JIKA SITUASI BENAR-BENAR DARURAT!]

"Benarkah itu? Kau memberiku tiga permintaan secara gratis hanya untuk keadaan darurat?" tanya Ling Xie tak percaya, matanya terbelalak lebar.

[BENAR, NONA. SISTEM TIDAK AKAN PERNAH BERBOHONG. NAMUN BANTUAN INI HANYA BERLAKU JIKA BENAR-BENAR DALAM KEADAAN YANG SANGAT DARURAT SAJA!] sahut sistem dengan suara lembut namun tegas.

"Jadi... benar dugaan saya! Wabah ini bukan datang dari alam, melainkan buatan tangan manusia! Manusia-manusia yang tidak punya belas kasihan sama sekali!" ketus Ling Xie dengan suara bergetar menahan amarah.

"Namun... jika aku hanya menukar poin yang kumiliki dengan obat-obatan herbal dari masa depan, aku rasa itu belum cukup untuk mengatasi wabah secepat ini. Apa yang harus kulakukan?" tanya Ling Xie kembali, suaranya terdengar cemas namun tetap tenang, memandang sosok robot ubur-ubur merah jambu itu.

"Maka dari itu, mengapa Nona Ling Xie tidak memanfaatkan salah satu dari tiga bantuan darurat yang telah Sistem tawarkan?" ujar Sistem lembut, seolah mengingatkan dengan bijak.

Ling Xie terdiam sejenak, merenung dalam hati. Jika ia memutuskan untuk menggunakan salah satu bantuan darurat itu sekarang, berarti sisa kesempatan berharganya tinggal dua saja. Dan ia tak tahu, seberapa besar bahaya lain yang masih menanti di masa depan.

"Baiklah... aku akan menggunakan salah satu bantuan darurat itu. Karena ini benar-benar keadaan yang sangat mendesak!" ujar Ling Xie.

[PILIHAN DITERIMA, NONA LING XIE. SILAKAN SAMPAIKAN PERMOHONAN ANDA SEKARANG, DAN TEKAN TOMBOL OKE PADA LAYAR DIGITAL BIRU YANG MUNCUL DI HADAPAN ANDA!]

"Aku memohon... berikanlah persediaan obat-obatan herbal terbaik dari masa depan, serta makanan dan minuman yang cukup untuk semuanya! Agar kami dapat merawat dan menolong seluruh rakyat yang terkena wabah ini!"

Lalu Ling Xie menekan tombol Oke pada layar biru yang mengambang di hadapannya.

Dalam sekejap, ruangan itu seolah bergetar pelan. Muncul tumpukan persediaan yang tak terhitung jumlahnya, ratusan hingga ribuan jenis bahan obat herbal yang belum pernah dilihat siapa pun, serta tumpukan makanan dan minuman bergizi yang melimpah ruah di ruangan itu.

[SELAMAT BERJUANG, TUAN RUMAH NONA LING XIE!!!]

Pesan itu pun lenyap seketika. Layar biru dan sosok ubur-ubur merah jambu menghilang, waktu kembali berjalan normal seperti sedia kala. Namun ruangan itu kini penuh sesak oleh tumpukan obat-obatan dan persediaan makanan yang melimpah ruah.

Siapa pun yang ada di sana terpaku diam, saling berpandangan dengan wajah penuh kebingungan yang tak terkira.

"Astaga... sejak kapan ruangan ini dipenuhi oleh obat-obatan dan makanan sebanyak ini? Darimana asalnya semua benda ini?" tanya Pangeran Jin Ling Jian dengan nada terkejut bercampur takjub.

"Kakak... ini semua adalah berkah yang dikirimkan dari langit," ujar Ling Xie dengan senyum lembut yang tulus.

Mendengar itu, Pangeran Jin Ling Jian, Pangeran Jin Lim Jian, beserta seluruh tabib dan pengawal yang hadir seketika menundukkan badan, bersujud penuh rasa syukur.

"Terima kasih, Wahai Dewa Langit! Terima kasih, Dewi Pelindung Kerajaan!"

Mereka pun segera membagi tugas dengan tertib dan sigap. Sebagian mulai meracik ramuan obat, sebagian lagi mengatur pengiriman bahan makanan dan minuman ke setiap dusun, sebagian lainnya mengambil sampel air untuk diselidiki, dan sisanya bersiap langsung turun ke lapangan merawat para korban yang sedang menderita.

Namun di sudut ruangan itu, seorang tabib istana tampak terpaku lemas. Wajahnya berubah pucat, matanya menyala penuh kebencian dan kekesalan yang tak sanggup ia sembunyikan sepenuhnya. Dialah Tabib Mo Lan, pria paruh baya yang diam-diam telah bersekutu dengan Yan Shi dan Putri Li Mei Feng. Dia juga salah satu dari lima tabib terbaik di istana kerajaan Feng Ling.

Melihat persediaan obat dan makanan yang tiba-tiba melimpah itu, hatinya bergemuruh gelisah. Rencananya untuk melumpuhkan kerajaan lewat wabah itu seolah runtuh seketika di hadapan keajaiban yang tak terduga ini.

"Sialan... bahkan langit pun seolah berpihak padanya!" geram Tabib Mo Lan dalam hati, kebencian meluap-luap menyelimuti dadanya. "Aku takkan membiarkan rencana kita gagal, dan takkan membiarkan kalian berhasil menyembuhkan mereka!"

Selama puluhan tahun ia diakui sebagai tabib terhebat di istana, namun kini semua itu terancam tergeser sepenuhnya oleh kehadiran Ling Xie, sang Putri asli Kerajaan Feng Ling, yang tak hanya memiliki kedudukan, tapi juga keahlian dalam ilmu pengobatan yang tak pernah ia miliki sedalam itu.

1
MUSTIKA DEWI
iya, terima kasih banyak ya.🙏
MUSTIKA DEWI
Maaf, ya. terima kasih banyak sudah koreksi, maklum lah. banyak yg kurang nya🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
kak koreksi lebih sopan panggil ibu suri aja dari pada nyonya 🙏🙏🙏🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
hai kak mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!