NovelToon NovelToon
Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Memiliki tubuh obesitas ternyata membuat Amanda dibenci orang-orang di sekeliling, keluarga yang selama ini dia percaya. Di saat usianya berusia 10 tahun ibunya pergi meninggalkannya membuatnya hidup bersama sang ayah.
Hidupnya sejak kecil begitu sempurna nyaris tidak pernah merasakan kesulitan, ketika sang ayah menikah dengan teman masa SMA- ya yang sudah memiliki dua Putri. Amanda justru mendapatkan kasih sayang dari ibu tirinya.

Tetapi siapa sangka Amanda menyadari semua itu hanyalah sandiwara ketika dia sudah dewasa. Tubuhnya yang gendut dengan wajah yang jelek, cupu membuat keluarganya jijik kepadanya, kematian ayahnya membuat penderitaan hidupnya semakin bertambah.
Pria yang dia nikahi baru 1 bulan ternyata memiliki hubungan dengan saudara tirinya, dikhianati oleh keluarganya sendiri membuat Amanda nyaris ingin mengakhiri hidup.

Tetapi semangatnya kembali dalam bentuk pembalasan ketika semua berlalu dia datang dengan penampilan yang sempurna bahkan nyaris Tidak dikenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32 Perhatian

Amanda bersama dengan Gina terlihat makan bersama di hotel, view nya sangat indah dengan kolam renang yang luas. Di bagian ujung terlihat beberapa kru yang sudah mulai menyiapkan proses syuting lanjutan yang akan dilaksanakan di kolam renang tersebut.

Amanda dan Gina bahkan sudah menikmati makan mereka bersama.

"Amanda memperhatikan Gina yang saat ini sedang makan sembari berbalas pesan.

"Maaf, Amanda, aku pasti sangat membosankan karena harus saling berbalas pesan seperti ini," ucap Gina menyadari bahwa dia memiliki kesibukan sendiri dan mengabaikan temannya.

"Tidak masalah, aku bisa memaklumi, kamu sedang berkomunikasi dengan pacar kamu?" tanya Amanda.

"Iya," jawab Gina jujur.

"Apa dia masih ada di Jepang?" tanya Amanda.

"Nanti sore akan kembali ke Jakarta karena ada beberapa pekerjaan yang harus beliau kerjakan, maklum saja beliau memiliki banyak cabang Restaurant yang harus dikelola, jadi mau tidak mau harus benar-benar ekstra untuk menyelesaikan Restoran tersebut," jawab Gina.

"Sungguh, pacar kamu keren sekali ternyata seorang pengusaha," sahut Amanda.

"Tidak terlalu keren, aku mengenalnya sebagai sosok pekerja keras, ya aku sangat bangga karena dia memang tipe yang ingin selalu berkembang," jawab Gina.

"Kerja keras apa? kerja keras merebut hak milik orang lain, Restaurant yang saat ini dia kembangkan juga tidak lain adalah milik kedua orang tuaku," batin Amanda.

"Hmmmm, lain kali berarti boleh dong aku bertemu dengannya, paling tidak harus berkenalan dengan pacar dari temanku?" tanya Amanda memastikan dengan satu alisnya terangkat.

"Pasti," sahut Gina.

"Dia tidak masalah sama sekali aku bertemu dengan kekasihnya? Apa mungkin Gina sebenarnya memang tidak mengetahui bahwa Reno sudah menikah atau justru dia tidak peduli aku akan mengetahui laki-laki yang menjadi kekasihnya sudah memiliki istri atau tidak?" batin Amanda.

Gina tetap melanjutkan makannya dan tetap saja terlihat begitu santai.

"Hmmmm...... Gina ini barang kamu kemarin ketinggalan dan aku lupa memberikannya tadi pagi!" Amanda meletakkan paper bag kecil di atas meja.

"Ya ampun, terimakasih Amanda, aku benar-benar buru-buru tadi malam sampai tidak menyadari bahwa ada yang tertinggal," ucap Gina.

"Tidak apa-apa," sahut Gina.

"Aku harus menghancurkan Reno. Perselingkuhan ini akan menjadi senjata untuk memberi pelajaran kepadanya, dia adalah laki-laki yang telah meninggalkanku, mengkhianati dan sekarang benar-benar saatnya untuk menghancurkannya," batin Amanda sudah menyusun target Siapa yang pertama yang harus dihancurkan.

Amanda kembali melanjutkan makannya bersama dengan Gina yang sekarang sudah tidak berbalas pesan lagi dengan kekasihnya. Gina mungkin harus menghargai sahabatnya yang saat ini berada di depannya.

*******

Syuting iklan kembali dilanjutkan, perias tampak merapikan bagian rambut Amanda yang di bagian bawahnya diberi gelombang sedikit.

Amanda saat ini tampak memakai kimono mandi berwarna putih.

"Amanda kamu yakin tidak apa-apa akan melompat ke kolam renang?" tanya Gina.

"Tidak masalah, aku akan mengikuti skenario yang sudah ditulis," jawab Amanda.

"Baiklah Amanda," sahut Gina yang tampak begitu hati-hati.

"Ini Nona Amanda pegang kotaknya dan kemudian langsung melempar, setelah itu melompat ke dalam kolam renang," ucap kru memberi arahan kepada Amanda.

"Baiklah," sahut Amanda.

Amanda mulai melakukan shooting dengan membuka kimono yang dia pakai, Amanda sudah pasti menggunakan dress yang sangat mini karena disesuaikan untuk menceburkan ke dalam air.

"Oke action!" ucap kru dengan suara sedikit keras.

"Panas...." Amanda sangat profesional dalam syutingnya dan bahkan gerakan dan ekspresinya menyesuaikan dengan naskah yang telah dibaca, postur tubuhnya juga ikut bermain dengan menggerakkan tangannya.

Banyak kata yang telah diucapkan yang diperhatikan para sutradara dari monitor layar dan sampai akhirnya Amanda melompat ke dalam kolam renang.

Byurrrrr

"Oke cut!"

Sutradara kembali memberi arahan dan ternyata ada kesalahan Amanda beberapa kali melompat kedalam kolam renang.

Egar selalu hadir untuk memantau jalannya proses syuting walau tidak dari awal, saat ini dia melihat pengambilan adegan berkurang bagaimana Amanda naik kembali ke daratan, tubuhnya dipastikan kering dan kembali melompat ke dalam kolam renang.

"Oke cut!" Sutradara kembali memberi arahan

"Oke ini sudah sempurna!" sahut sutradara.

Akhirnya adegan berulang selesai juga.

"Bu Gina bantu saya untuk melihat hasilnya, apakah masih ada yang harus diperbaiki?" sutradara memanggil Gina yang tadinya ingin mengha Amanda.

"Oh Oke," sahut Gina

Karena kru ternyata memiliki kesibukan, mereka tidak dengan cepat menghampiri Amanda yang kebetulan orang-orang biasanya menjadi asisten Amanda ternyata sedang tidak ada di sana dan alhasil membuat Amanda naik sendiri ke daratan dengan menekan kedua tangannya pada pinggir kolam renang dan berhasil duduk di pinggir kolam renang.

"Huhhhhh, adegannya banyak sekali, cuacanya bahkan begitu sangat dingin," keluh Amanda dengan kulitnya soalnya tertusuk-tusuk karena dinginnya cuaca di pagi hari dan belum lagi dia beberapa kali sampai tercebur ke dalam kolam renang.

Amanda menunggu asisten untuk menampilkan kimono agar dia tidak terlalu kedinginan dan ternyata tidak ada satupun yang datang karena yang lain memiliki kesibukan, tetapi tiba-tiba saja mantel berwarna coklat terpasang di tubuhnya yang membuat Amanda menoleh.

Siapa sangka orang yang melakukan itu tak lain adalah Egar.

"Ka_ kamu!" Amanda sampai tidak bisa berkata-kata saat pria tersebut tiba-tiba saja sudah muncul membuat Amanda gugup dan bahkan kesulitan menelan ludah.

"Ayo berdiri!" ajak Egar.

"Iya," Amanda menurut yang sangat ini dibantu oleh Egar jangan berdiri yang sekarang berdiri di hadapannya.

"Gina!" panggil Egar pada sekretarisnya tersebut yang membuat Gina menoleh dan buru-buru menghampiri Egar.

"Iya. Pak," sahut Gina dengan menundukkan kepala.

"Kamu bantu Amanda untuk berganti pakaian secepatnya, pakaian yang dia kenakan basah dan nanti akan menimbulkan sakit jika tidak secepatnya di ganti!" titah Egar.

"Astaga...." Gina menepuk jidatnya menyadari bahwa dia telah melupakan Amanda.

"Ya ampun Amanda, maafkan aku, aku benar-benar lupa, aku tadi dipanggil sutradara dan tidak langsung menghampiri kamu," ucap Gina merasa bersalah pada Amanda.

"Sudahlah tidak apa-apa, orang-orang saat ini memang penuh kesibukan masing-masing," sahut Amanda.

"Ya sudah kalau begitu sekarang ikut aku, kita akan berganti pakaian dan syuting hari ini sudah berakhir, besok akan dilanjutkan syuting lagi," ucap Gina.

"Baiklah," sahut Amana menganggukkan kepala.

"Pak, saya permisi dulu!" ucap Gina membuat Egar menganggukkan kepala.

Amanda juga menundukkan kepala pada Egar yang tersirat sedikit senyum tipis, pipinya bahkan memerah.

"Dia perhatian juga," batin Amanda tersenyum bahkan saat berjalan bersama dengan Gina Amanda masih menoleh ke belakangnya melihat Egar seperti biasa memperlihatkan wajah dinginnya.

Entahlah apa yang saat ini berada di pikiran Amanda.

Bersambung.......

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉
Ma Em
Semangat Amanda kamu pasti bisa mengambil hak kamu perusahaan yg sdh dikuasai pelakor dan anak2 nya , semoga dimudahkan dan dilancarkan usaha Amanda untuk mengambil kembali perusahaan nya dan bisa menyingkirkan mereka semua .
Ma Em
Amanda mungkin lelaki yg sering kamu temui itu adalah lelaki yg akan menjadi pasangan hdp mu Amanda , ternyata rumah tangga Reno dgn Sisil sepertinya tdk bahagia bahkan sering bertengkar , ternyata Reno menikah dgn Sisil sering bertengkar dikira setelah melepaskan Amanda Reno akan bahagia dgn Sisil wanita pilihan Reno , mungkin itu balasan Sisil karena sdh menyakiti Amanda sehingga rumah tangganya juga tdk bahagia .
Ma Em
Semoga Amanda segera mengetahui perselingkuhan Reno dgn Sisil .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!