NovelToon NovelToon
PENYIHIR SUMMONER

PENYIHIR SUMMONER

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Game / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras hanyalah seorang yang hobi bermain game. Di suatu game online ia adalah pemain terbaik disana tetapi saat sedang melawan suatu bos di dalam game dan berhasil menang, Myro tiba-tiba merasa mengantuk dan tertidur.

Ia terbangun menjadi seorang bayi di dunia yang dipenuhi oleh kekuatan unik dan sihir ini. Tempat dimana kekuatan seseorang yang menentukan segalanya. Myro memutuskan untuk berjalan di jalan seorang penyihir dan berjalan menuju puncak. Disertai bantuan sistem yang memberinya kecurangan dengan bisa membawa kekuatan Myro dari game sebelumnya.

Lihatlah Myro berjalan menuju puncak bersama orang-orang yang mempercayainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 : BERLALUNYA WAKTU

Sebulan telah berlalu dari waktu Myro bergabung dengan Akademi Tumbuhan Sihir,

Myro duduk di atas kasur kayunya dan sedang menyerap sebuah kristal mana tingkat menengah. Darimana Myro mendapatkan kristal mana tingkat menengah tersebut, Myro hanya mendapatkannya dari Shar.

Myro menghembuskan nafasnya dan mulai membuka matanya. Sebuah tekanan yang kuat keluar dari Myro saat ia menghembuskan nafasnya sehingga Boldes, Kiel dan Tirse segera terbangun dengan terkejut. Myro segera melihat bahwa kristal mana tingkat menengah itu sudah kosong dan membuangnya di kantong penyimpanan sebelum dilihat oleh Boldes dan yang lainnya.

Jika mereka melihat bahwa Myro memiliki kristal mana tingkat menengah, mereka mungkin akan banyak bertanya. Lagipula mereka sama-sama berasal dari keluarga biasa, jadi tidak mungkin Myro memiliki kristal tingkat menengah. Mereka tidak tahu bahwa Myro memiliki seorang rekan yang hebat menemukan barang secara kebetulan.

Boldes segera menatap Myro dengan terkejut dan berkata "Myro..... Kau sudah menjadi penyihir magang tingkat 5?".

Kiel dan Tirse pun menatap Myro menunggu jawabannya. Walaupun mereka sudah mengetahui kekuatan Myro sebagai penyihir magang tingkat 5 berdasarkan tekanan yang Myro keluarkan sebelumnya. Mereka masih tidak dapat menerimanya dengan mudah. Lagipula saat ini, mereka masih penyihir magang tingkat 3. Myro pun sama seperti mereka saat sebulan yang lalu. Tapi hanya dalam waktu sebulan Myro bisa dengan cepat mencapai penyihir magang tingkat 5.

Itu bukan lagi orang berbakat tapi itu lebih seperti monster kultivasi, itulah kebanyak pikiran Boldes dan lainnya melihat kecepatan kultivasi Myro saat ini.

Myro mengangguk dan berkata "Ya, aku sudah mencapai tingkat 5".

Tirse segera berkata sambil menghela nafas "Benar-benar berbakat. Tidak salah seluruh akademi sihir menjuluki mu sebagai murid paling berbakat saat kita akan melakukan tes sebulan yang lalu".

Boldes tertawa dengan senang dan berkata "Kenapa kau terlihat menghela nafas seperti itu? Semakin berbakat Myro maka itu akan semakin baik untuk kita. Myro bisa membantu kita dalam berkultivasi jadi ini seharusnya kau tidak perlu menghela nafas seperti itu".

Kiel juga berkata "Ya, walaupun Myro hebat dalam kultivasi sihir. Jika itu masalah otot maka aku pasti lebih hebat".

Tirse tersenyum dan berkata "Ya, kalian benar".

"Ayo, berhentilah berbicara dan lebih baik kita segera mencari makan. Apakah kalian tidak lapar?", kata Myro.

"Kalian bisa pergi mencari makan sendiri, aku akan pergi ke tempat lain pagi ini", kata Kiel.

Segera seluruh orang di kamar itu menatap Kiel dengan aneh. Boldes berkata dengan terkejut "Kiel..... Apakah mungkin kau akan pergi dengan wanita?".

Kiel melihat Boldes dengan bingung dan mengangguk lalu berkata "Ya, bagaimana kau bisa tahu?".

Boldes segera berteriak dengan berlebihan "Dewa! Kiel yang hanya peduli dengan otot itu akhirnya tumbuh dewasa. Kenapa kau tidak menceritakan ke kami masalah ini. Bagaimana, apakah pacarmu cantik?".

Kiel segera mengerti maksud Boldes. Di akademi sihir ini sudah banyak murid dan bangsawan yang saling pacaran atau tunangan. Tapi kebanyakan itu adalah bangsawan, sedangkan orang biasa kebanyakan hanya sibuk berlatih. Lagipula mereka masih berumur 10 tahun.

Kiel segera berkata dengan malu "Apa yang kau katakan Boldes! Yang akan kutemui ini adalah orang yang akan melatihku dalam belajar cara bertarung. Itu semua tidak seperti yang kau pikirkan".

Wajah Tirse segera menjadi normal lagi dan berkata "Untunglah, aku pikir kau sudah sangat berubah Kiel. Lagipula kita saat ini harus mengutamakan berlatih dan tidak memikirkan hal yang tidak penting seperti itu. Aku juga tidak bisa pergi berburu hari ini, aku akan makan dengan Lily".

"Lily? Memangnya ada apa dengan adik mu tiba-tiba kalian harus makan bersama?", kata Boldes dengan aneh.

Tirse berkata sambil menghela nafas "Hah..... Lily "berteman" dengan seorang pria. Pria tersebut sering meminjam uang Lily dan sekarang Lily sudah kehabisan kristal mananya dan akan meminjam punyaku, karena itu ia mengajakku untuk bertemu karena untuk meminjam uang. Lihat, lebih baik sebagai murid kita harus mengutamakan berlatih. Aku tidak tahu apa yang dipikirkan adikku".

Mendengar perkataan Tirse, tubuh Boldes sedikit bergetar dan wajahnya saat ini terlihat sangat terkejut. Myro hanya melirik Boldes sebentar, lalu berkata kepada Tirse "Bukankah pria itu hanya tertarik dengan uang Lily? Kenapa Lily masih memberikannya uang sampai-sampai Lily harus meminjam uang darimu?".

Tirse hanya bisa tersenyum pahit dan berkata "Bagaimana aku bisa tahu? Lily sudah sepenuhnya dibodohi sekarang. Lily bahkan tidak mempunyai kristal mana sendiri untuk berkultivasi dan memberikan semua kristal mananya kepada pria itu".

Myro juga menjadi sedikit marah, lagipula mereka sudah berteman selama sebulan sehingga Myro menganggap Lily juga sebagai temannya. Myro berkata dengan wajah suram "Kenapa Lily terus meminjamkan uangnya? Apakah kau tidak menghentikannya, Tirse!".

Tirse menghela nafas lagi dan berkata "Aku juga sudah bertanya ke Lily tentang hal itu sebelumnya. Awalnya aku tidak masalah Lily bersama pria itu, tapi setelah aku mengetahui bahwa ia terus meminjam uang dari Lily aku sudah memberitahu Lily untuk berhenti. Tapi, Lily selalu mendukungnya. Lily berkata kepadaku bahwa pria itu meminjam kristal mana nya untuk berkultivasi dan nanti akan dikembalikan ke Lily saat ia sudah mempunyai kristal mana lebih banyak. Tapi, sudah beberapa minggu dan uang itu masih belum dikembalikan".

Kiel yang sebelumnya hanya mendengarkan segera berteriak dengan marah "Kenapa kau tidak menghentikannya? Jika seperti ini terus Lily hanya akan kehabisan sumber daya kultivasi. Kenapa kau hanya diam saja?".

Tirse juga sedikit berteriak "Awalnya aku juga akan menghentikan Lily! Awalnya aku juga akan memberitahu kalian! Awalnya aku akan menemui pria itu dan menghajarnya! Tapi, Lily menangis untuk pria itu, adikku menangis untuk penipu itu! Apa yang bisa kulakukan? Hah..... Katakan padaku, apa yang bisa kulakukan? Melarangnya? Aku menghentikannya saja ia sudah menangis dan mendukung pria tersebut, lalu apa yang bisa kulakukan?".

Myro segera menarik nafas sedikit dan meringankan kemarahannya lalu berkata sambil menggertakkan gigi "Katakan padaku, siapa pria itu? Beraninya ia mencoba menipu teman kita!".

Tirse berkata setelah menghilangkan kemarahannya sedikit "Kessa Peiro, pria tersebut dari keluarga orang biasa juga. Serta ia murid baru sama seperti kita. Baiklah, aku akan pergi dan menemui Lily sekarang".

Setelah itu Tirse pergi dari kamar tersebut. Myro jatuh terduduk di kasurnya dan berkata "Kessa itu, beraninya mencoba menipu Lily".

Kiel juga berkata "Jika aku melihatnya nanti, aku pasti akan menghancurkannya".

Setelah itu Kiel tiba-tiba mengingat sesuatu dan berkata "Aku masih ada latihan setelah ini, kalau begitu aku akan pergi".

Kiel juga pergi dari kamar tersebut untuk berlatih bertarung. Myro hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu melihat Boldes dan berkata "Bagaimana denganmu? Pergi berburu?".

Boldes hanya menunduk dan berkata "Tidak, aku akan berkultivasi".

Mendengar itu, Myro menghela nafas dan berkata "Boldes jangan terlalu sedih. Aku akan pergi dulu sekarang. Jangan sampai kau melakukan tindakan bodoh, Boldes".

Myro juga keluar dari ruangan tersebut dan berjalan pergi. Boldes yang masih di ruangan tersebut hanya bisa duduk dengan penuh kesedihan.

Myro datang ke arah hutan. Setelah Myro sampai di hutan dan memastikan tidak ada siapapun, Myro segera berkata "Baiklah Claire, kau bisa keluar".

"Ya, tuan muda", Claire muncul dari balik pohon dan berlutut di depan Myro.

"Kerja yang baik sebelumnya Claire. Kau membunuh Leonidas dan menghilangkan seorang karakter dari musuh kita", kata Myro.

"Terima kasih, tuan muda", kata Claire.

"Lalu, ada apa kau tiba-tiba datang kesini?", kata Myro.

"Tuan muda, saya sudah membuka beberapa usaha di luar sana dan ini adalah pendapatan bulan ini 1000 kristal tingkat menengah. Saya yakin bulan depan akan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Lagipula, toko yang aku buka masih baru dan cabangnya masih sedikit", kata Claire lalu mengeluarkan sebuah kotak.

Myro mengambil kotak itu dan melihat isinya dipenuhi oleh kristal tingkat menengah. Myro mengangguk dan berkata "Tidak perlu terburu-buru dalam mengumpulkan uangnya. Selama usahanya bisa berjalan dengan lancar, maka kita tetap akan mendapatkan uang. Lalu kau yakin memberikan 1000 kristal mana tingkat menengah ini? Usaha mu tidak akan kekurangan modal kan karena memberikan 1000 kristal mana tingkat menengah".

"Tuan muda, sebenarnya keuntungan usaha itu lebih banyak dari 1000 kristal tingkat menengah. Tapi saya hanya memberikan anda sebagian karena bisnisnya akan diperbesar lagi. Saya rasa dalam bulan ini, seluruh tokonya bisa membuka cabang di seluruh kerjaan yang ada bahkan beberapa tempat di luar kerajaan", kata Claire.

"Baiklah", Myro mengangguk dan menyimpan kristal mana itu dalam kantong penyimpanannya.

"Tuan muda, saya juga membawa artefak milik Leonidas dan sebuah tombak sparta yang patah", kata Claire.

Myro segera tersenyum dan berkata "Sebelumnya aku sudah bisa membuat karakter baru lagi. Tapi, karakter yang dibuat harus karakter dengan pekerjaan Sparta. Awalnya aku cukup bingung, karena dalam membuat karakter sparta memerlukan bahan tombak Sparta yang patah. Tombak Sparta yang patah hanya bisa didapat dari dunia The World Online serta Locke lah yang mendapatkannya di dunia sebelumnya".

"Aku pikir, tidak mungkin membuat karakter Sparta karena tidak adanya tombak Sparta yang patah. Tapi ternyata kau memilikinya. Apakah kau mendapatkan ini dari membunuh Leonidas?".

Claire mengangguk dan berkata "Ya, tuan muda. Nampaknya setelah kita membunuh karakter ataupun pemain lain, kita tidak hanya akan mendapatkan kesempatan membuat karakter tapi juga bahan yang diperlukan untuk membuat karakter tersebut".

Myro berkata "Baiklah, ayo buat karakter yang baru".

Setelah itu sebuah suara muncul lagi di pikiran Myro.

"Tuan rumah sudah memiliki Tombak Sparta yang patah dan bisa membuat seorang karakter Sparta. Apakah tuan rumah akan membuatnya?".

"Ya", kata Myro.

Segera, Tombak Sparta yang patah di tangan Myro bersinar dan menghilang. Setelah itu, terdapat sebuah layar virtual di depan Myro. Di dalam layar tersebut, terdapat bentuk seorang manusia yang merupakan karakter yang akan dibuat. Ada banyak pilihan disana untuk membuat karakter itu.

Setelah beberapa saat, Myro selesai membentuk sebuah karakter. Lalu, layar virtual di depan Myro menghilang dan sebuah cahaya bersinar di depan Myro.

Setelah cahaya itu menghilang, berdiri seorang wanita di depan Myro. Wanita tersebut memiliki rambut hitam pendek dan mata hitam yang terlihat tajam. Wanita tersebut sedikit lebih tinggi daripada Myro.

Setelah cahaya itu hilang sepenuhnya. Sebuah suara terdengar lagi di pikiran Myro.

"Tuan rumah sudah membuat karakter manusia, Lean. Lean merupakan Sparta ahli tingkat 5 dan bisa terus bertambah kuat seperti karakter lainnya".

Myro mengetahui dari sistem sebelumnya bahwa karakter yang dibuat tidak akan lebih kuat daripada karakter yang dibunuh sebelumnya. Leonidas adalah Sparta ahli tingkat 7, oleh karena itu Lean menurun menjadi Sparta ahli tingkat 5.

Tapi, Lean masih bisa bertambah kuat dengan berkultivasi jadi sedikit penurunan kultivasi tidak masalah.

Lean segera melihat Myro lalu berlutut dan berkata "Lean akan selalu setia terhadap tuan".

Myro mengangguk dan membantu Lean berdiri lalu berkata "Selama aku di akademi sihir, kau akan menjadi pengawal ku terlebih dahulu. Bagaimana? Lalu panggil saja aku tuan muda".

Lean segera berkata "Ya, Lean akan menjaga keselamatan tuan muda".

Myro tersenyum lalu mengeluarkan artefak Leonidas sambil berkata "Ini adalah artefak "Jubah Leonidas", "Tombak Leonidas", dan "Zirah Leonidas". Aku memberikannya padamu, lagipula artefak ini tidak begitu berguna untuk penyihir".

"Ya tuan muda, terima kasih. Lean pasti tidak akan mengecewakan anda", kata Lean lalu mengambil artefak itu.

"Baiklah, kalau begitu aku akan mencari makan sekarang. Bagaimana denganmu Claire?", kata Myro.

"Karena saya sudah memberikan semua barang yang harus diberikan, maka saya akan kembali lagi ke toko. Lagipula usaha harus dikembangkan sehingga aku akan memiliki banyak pekerjaan", kata Claire.

Myro berkata "Ya, kalau begitu kau bisa pergi. Lalu jangan lakukan tindakan sembarangan lagi seperti mencoba membunuh Leonidas sebelumnya. Kau harus memberitahu ku dulu, karena jika musuh jauh lebih kuat maka akan sangat sulit untuk melarikan diri. Untungnya Leonidas jauh lebih lemah dari mu sehingga kau bisa membunuhnya".

"Ya, tuan muda. Aku akan berhati-hati untuk tindakan berikutnya. Lalu sepertinya Shar juga sudah menjadi lebih kuat", kata Claire.

Sosok Shar segera muncul dan berkata "Ya, aku sudah meningkat".

Claire mengangguk dan berkata "Dengan meningkatnya kekuatanmu maka meningkat juga kemungkinan keselamatan tuan. Kau juga harus banyak berlatih Shar, karena Lean pun lebih kuat dari mu".

Shar menjadi dengan tidak senang "Aku tahu, tapi aku akan lebih kuat darinya".

Claire tersenyum dan berkata "Kepercayaan diri yang tinggi tapi itu tidak masalah. Lalu, aku akan pergi dulu sekarang".

Setelah itu, Claire dengan cepat pergi meninggalkan hutan dan Akademi Tumbuhan Sihir. Sosok Shar pun mulai perlahan-lahan menghilang lagi. Setelah melihat Shar dan Claire, Myro hanya bisa tersenyum pahit dan berkata "Baiklah Lean, kita akan pergi sekarang. Lebih baik mencari makan untuk sekarang".

"Ya, tuan muda", kata Lean yang sudah memakai artefaknya.

"Jadi, kita akan berburu tuan muda?", tanya Lean.

"Tidak perlu, hari ini aku akan membeli makanan saja. Walaupun cukup mahal, sekarang aku sudah mendapatkan cukup uang dari Claire jadi tidak masalah untuk membeli beberapa makanan", kata Myro.

"Ya, tuan muda", kata Lean.

Setelah itu mereka pergi menuju daerah bangsawan.

1
Nekoo~
bantu meluruskan, dr chapter Kera Es dikatakan karakter panggilan tidak bisa masuk labirin tp dr pengamatanku (mungkin) karakter panggilan masih bisa menyerang labirin tanpa didampingi Myro dengan catatan Myro sendiri tidak mendapat Exp tambahan dari penyerangan labirin
carat28
Hai kak, boleh follback saya? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
Apin Zen
tmt juga yey bacanya,
Kangee
WKWKWK... raja 300😁
Weed25
Wkwkwkwk Locke berasa kek jadi cacing pita dan amoeba wkwkwkwkw
Weed25
padahal dulu udah menguasai 5 elemen, Tumbuhan, Api, Tanah, Cahaya dan Dimensi, tapi kenapa sekarang baru kuasai tanah lagi?
Weed25
si Dewa mlh nyantai2
Weed25
Ticer kah
Weed25
Kenapa Ford ini g direkrut aja sama Myro si, authornya emang tega
Weed25
Locke ini manfaatin anak buahnya sebagai batu pijakan ke tempat tinggi, dalam dunia nyata sama halnya dengan Penjilat yang ada di perusahaan, ngorbanin rekan kerja agar dia bisa baik jabatan, good job Locke, akhirnya kebusukan mu terungkap wkwkwk
Weed25
Pendeta Orc wkwkwkwkkwwk, aku ngakak pas baca ada Orch dengan tulisan Myro wkwkwkwk,norak banget sragamnya
Weed25
Padahal setahun lagi mau pecah itu penghalang, eh skrng mau latian fisik 5 tahun??
Weed25
Cewek semua anjrr, bergantung banget sama cewe
Weed25
dahlah bubarin aja itu pengikut2, bukannya bersatu lawan musuh malah pada ribut sendiri2 perkara Myro.
Weed25
makanya g usah sok jadi misterius
Weed25
Sebuah Harpy, Sebuah Elf besok2 sebuah manusia kah? monster itu sebuah kah??? seekor baru bisa si
Weed25
Jadi sekarang Locke bunuh itu Myro, kan dirimu udah senior
Weed25
lah kan Ente pengguna elemen Tanah, napang bangun rumah2 dari elemen tanah itu sekalian bangun tembok kota, kan bisa ngendaliin batu2 bjirr
Weed25
Dih disamain sama Kera wkwkkw
Weed25
Dan anehnya, orang seantero Federasi g denger apa budek apa gimana dah itu telinga, Padahal Lean udah teriak kenceng Tuan Tertinggi Myro, gitu masi nanyaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!