Risa Saraswati, gadis manis yang duduk di bangku kuliah semester 6 selalu dicari oleh siapapun penghuni kampus, tidak lain karena ingin membeli seblak buatan Risa dan harus pesan lebih dulu 2-3 hari sebelum pesanan diterima oleh mereka. Seblak Risa memang terkenal rasanya enak dengan berbagai pilihan toping, sehingga tidak sulit baginya untuk memasarkan di lingkungan kampus.
Hingga pada suatu saat kehidupan Risa berubah menjadi seorang pengusaha kuliner dan dinikahi oleh seorang CEO dari perusahaan ternama di ibukota.
Adit, pria tampan yang memiliki karir cemerlang sebagai CEO perusahaan besar. Dia memiliki seorang kekasih berprofesi sebagai model cantik yang hanya memikirkan karirnya saja dan mengutamakan dirinya sendiri. Walaupun demikian pada akhirnya Adit berjumpa dengan gadis manis penjual seblak yang akhirnya mampu mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.
Apakah kehidupan rumah tangga Risa akan bahagia serta karirnya semakin cemerlang setelah berumah tangga ? Readers kesayangan silahkan simak kisah Risa selanjutnya ya. Jangan lupa beri like, komentar serta vote untuk author … Supaya author selalu semangat dalam menulis kelanjutan kisahnya.
Happy reading … :-)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurrul P., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34. Restu Ayah
Sally yang mengetahui apa yang terjadi di rumah Risa merasa kasihan pada sahabatnya itu. Dia tidak henti-hentinya menenangkan hati dan memberikan semangat pada Risa untuk terus memperjuangkan cintanya pada Adit dan mendoakan supaya ayahnya terbuka hatinya untuk bisa menerima pilihan hati Risa.
Diam-diam sepulang dari rumah Risa, Sally menghubungi Adit dan Rohman tentang apa yang terjadi pada Risa saat ini.
Keesokan harinya tepat di hari Minggu, kediaman Risa kedatangan tamu istimewa. Keluarga Rohman datang berkunjung ke rumah Risa, selain untuk bersilaturahmi juga kedua orang tua Rohman ingin melihat kondisi Risa setelah pulang dari rumah sakit. Nampak Rohman dan kedua orang tuanya duduk di ruang tamu setelah dipersilahkan oleh pak Budi dan Bu Yana. Namun yang terlihat aneh saat ini adalah hadirnya seorang gadis manis yang selalu mengikuti langkah Rohman.
Risa sudah mengenal gadis itu, yang tak lain adalah kekasih Rohman yang bernama Santi. Namun orang tua Risa belum mengenal siapa Santi. Nampak Risa berbincang akrab sekali dengan Santi dan Rohman yang terkadang diselingi dengan canda tawa.
"Bagaimana kondisimu sekarang neng?" tanya kedua orang tua Rohman pada Risa.
"Alhamdulillah sudah lebih baik," jawab Risa ramah.
"Hmmm ... ada angin apa nih kok tiba-tiba berkunjung kemari? Mengapa tidak memberitahukan kepada kami sebelumnya?" tanya pak Budi pada ayah Rohman yang tak lain sahabatnya saat di bangku sekolah dulu.
"Kami ingin melihat kondisi Neng Risa, selain itu ada yang ingin kami bicarakan juga mengenai rencana pernikahan anak kita, " ucap ayah Rohman menjawab pertanyaan pak Budi.
"Oh, begitu. Jadi bagaimana sebaiknya konsep pernikahan mereka?" Tanya pak Budi bersemangat.
Kedua orang tua Rohman saling berpandangan kemudian ayah Rohman mencoba untuk memulai penjelasannya. "Begini Kang, setelah kami berdua mendengarkan penjelasan dari Rohman tentang semua kisah antara Rohman dengan Neng Risa, juga kamipun memikirkan kebahagiaan anak kita masing-masing, maka dengan tidak mengurangi rasa hormat kami menyampaikan bahwa pernikahan anak kita sebaiknya dibatalkan saja Kang Budi," tutur ayah Rohman dengan mantap.
"Apa ?! Alasan apa yang bisa kau berikan padaku untuk membatalkan rencana pernikahan anak kita?" tanya pak Budi dengan emosi.
"Anak-anak kita sudah sama-sama dewasa, mereka berhak untuk menentukan pilihannya sendiri yang terbaik untuk mereka. Kita hanya bisa mengarahkan saja Kang, kalau memang pilihan mereka itu adalah orang yang baik maka apa salahnya kita merestui. Karena mereka yang memilih dan menjalani, kita doakan saja semoga mereka bahagia," jelas ayah Rohman memberikan alasan dan pengertian pada sahabatnya itu.
"Lalu siapa gadis pilihan anakmu itu?" pak Budi masih penasaran dengan pilihan Rohman.
"Santi, kemarilah. Kang Budi, kenalkan ini Santi, wanita pilihan anakku Rohman," ayah Rohman dengan bangga mengenalkan kekasih anaknya.
Barulah pak Budi mengerti siapa gadis yang selalu mengikuti Rohman sedari tadi.
"Yah, berikan kesempatan pada anak kita untuk memilih kebahagiaannya sendiri. Jangan sampai kita menjadi orang tua yang egois Yah, " ucap Bu Yana pada suaminya dengan lembut.
"Risa ... " pak Budi memandang ke arah Risa.
"Ya yah? " tanya Risa pada ayahnya.
"Ayah tanya sekali lagi, apakah kamu sudah memiliki calon pilihanmu?" tanya pak Budi ganti pada Risa.
"Sudah yah," jawab Risa dengan percaya diri.
"Siapa pilihanmu itu, siapa namanya?" pak Budi terus memberikan pertanyaan pada Risa karena penasaran dengan orang yang menjadi pilihan anak gadisnya itu. Pak Budi tidak ingin Risa salah dalam memilih pendamping hidup nantinya.
"Dia adalah... " belum selesai Risa menjawab tiba-tiba terdengar suara laki-laki dari arah pintu rumah.
"Perkenalkan, nama saya Aditya Novendra Angkasa Putra, biasa dipanggil Adit, " tiba-tiba Adit datang ke rumah Risa dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan pak Budi.
Semua mata yang hadir di rumah Risa segera berpindah ke arah lelaki gagah dan tampan itu. Adit datang masih menggunakan setelan kemeja dan jas sepulang dari kantor. Risa tersenyum senang karena akhirnya Adit bisa datang juga ke rumahnya.
Adit kemudian duduk di kursi samping Risa dan sesekali melirik ke arah Risa dan tersenyum manis pada kekasihnya itu.
"Risa, apakah nak Adit ini calonmu ?" tanya pak Budi sambil menunggu jawaban dari Risa.
" Benar ayah, kak Adit adalah kekasih Risa. Kami saling suka dari dulu namun baru berani mengungkapkan perasaan kami masing-masing. Kak Adit adalah orang yang baik dan bertanggung jawab yah, dia bekerja di perusahaan dekat kafe Risa," jawab Risa penuh percaya diri mengenalkan Adit pada ayahnya.
"Nak Adit, apakah kamu mencintai anak paman dan bermaksud menjalin hubungan serius dengannya?" ganti Adit diberi pertanyaan oleh pak Budi.
"Benar paman, saya mencintai Risa dan serius menjalin hubungan dengannya," jawab Adit.
"Jika diijinkan kami memohon restu hubungan kami ini, dan saya akan mengajak keluarga besar saya datang kemari untuk melamar Risa paman," ucap Adit dengan wajah penuh semangat dan ingin segera mendapatkan restu dari kedua orang tua Risa.
"Yah, sekarang ayah sudah dengar sendiri kan kalau nak Adit ini serius menjalin hubungan dengan Risa. Ibu juga sudah mengenal nak Adit sebelumnya, dia laki-laki yang baik dan penuh tanggung jawab. Jadi ibu tidak akan khawatir jika anak gadis kita berpacaran dengan nak Adit," kata Bu Yana memberikan pendapatnya pada suaminya supaya memberikan restu pada hubungan Risa dengan Adit.
Rohman dan kedua orangtuanya serta Santi memandang penuh harap ke arah pak Budi agar mau memberikan restu pada hubungan Risa dan Adit.
"Setelah ayah melihat kedekatan mereka dan nak Adit mengutarakan maksud baiknya pada anak gadis ayah ini, maka ayah pun akan memberikan restu pada mereka berdua Bu ... " ucap pak Budi dengan kemantapan hati dan direspon tepuk tangan oleh semua yang hadir.
Adit langsung beranjak dari kursinya dan bersimpuh di depan kaki ayah Risa mengucapkan terima kasih karena telah memberikan restu atas hubungannya dengan Risa.
Risa nampak meneteskan air mata kebahagiaan sambil berpelukan dengan ibunya yang juga meneteskan air mata.
Pemandangan penuh keharuan ini mampu membuat setiap yang hadir menyaksikan adegan itu mengeluarkan air mata.
Akhirnya ayah Risa luluh juga hatinya dapat menerima calon pilihan Risa yaitu Adit dan membatalkan rencana pernikahan Risa dengan Rohman.
"Terima kasih ayah, terima kasih atas restu ayah ... " ucap Risa sambil memeluk erat ayahnya dan menangis dalam pelukan ayahnya. Pak Budi pun memeluk anak gadisnya dengan penuh kasih sayang.
"Maafkan keegoisan ayah ya Neng... " kata pak Budi saat memeluk Risa dan dijawab Risa dengan anggukan.
########
Duh, akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba... yaitu restu ayah Risa.
Masih ingin tahu kelanjutannya? jangan lupa berikan like, komentar, vote, hadiah dan jadikan Risa sebagai favorit kalian ya 🙏🤗👍