NovelToon NovelToon
Istriku Selingkuhanku

Istriku Selingkuhanku

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Pernikahan Kilat / Penyesalan Suami / Selingkuh / Diam-Diam Cinta / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:660k
Nilai: 5
Nama Author: Nana 17 Oktober

Wanita yang dijodohkan dengannya adalah tersangka utama meninggalnya kekasih dan calon anaknya?

Zion dipaksa menikahi Elin oleh sang kakek yang sekarat. Pernikahan tanpa alasan yang jelas ini membuat Zion merasa terjebak dan membenci Elin.

Kebencian Zion semakin mendalam ketika Elin menjadi tersangka utama dalam kasus kematian kekasihnya yang tengah mengandung anaknya.

Setelah kakeknya meninggal, Zion pergi dari rumah dan tak mau lagi bertemu Elin.

Namun, takdir mempertemukan mereka kembali dalam keadaan yang sangat berbeda. Elin yang dulu terlihat kusam dan kurang menarik kini menjelma menjadi wanita yang cantik dan sempurna.

Pertemuan tak terduga ini membuat Zion terpesona dan tanpa sadar jatuh cinta hingga terlibat dalam hubungan terlarang dengan Elin. Karena takut kehilangan Zion, Elin menyembunyikan kebenaran identitasnya.

Rahasia apa lagi yang tersimpan di balik perubahan drastis Elin? Mampukah Zion menerima kenyataan bahwa selingkuhnya adalah istri yang dibencinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana 17 Oktober, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Janji

"Lia, aku ...," Zion menghela napas panjang seraya membasahi bibirnya. "Aku ... mencintaimu," ucap Zion menatap Elin dengan tatapan teduh, berharap Elin bisa kembali seperti biasanya setelah ia menyatakan perasaannya.

"Deg"

Seketika mata Elin membulat sempurna. Spontan ia menatap Zion yang masih menatapnya. Bibirnya nampak bergerak-gerak seperti hendak bicara, namun nyatanya tak satu patah katapun yang keluar dari mulutnya.

Melihat reaksi Elin seperti itu, Zion tersenyum lembut menatap dalam manik mata Elin. "Tanpa aku sadari, semakin lama aku merasa semakin nyaman saat bersamamu. Aku suka sama kamu dan jatuh cinta padamu dalam waktu singkat. Benar-benar jatuh cinta padamu," ucapnya dengan suara lembut dan penuh perasaan.

Elin rasanya tak percaya mendengar pernyataan cinta dari Zion. Tiba-tiba saja netra bulatnya yang menatap Zion lekat mulai berembun. "Be-benarkah?" tanyanya dengan bibir yang bergetar, masih belum percaya pada apa yang baru saja ia dengar.

Zion mengangguk dengan senyuman lembut dan tatapan mata yang meneduhkan. "Aku benar-benar sudah jatuh cinta padamu," ucapnya lagi untuk meyakinkan Elin.

Netra Elin semakin berembun. Rasanya ia tak percaya bisa mendengar Zion menyatakan cinta pada dirinya. Ia merasa seperti sedang bermimpi indah dan ia tak ingin terbangun dari tidurnya.

Perlahan Zion menunduk dan melabuhkan bibirnya di bibir Elin, memagut perlahan bibir Elin. Wanita yang memejamkan matanya, sebutir kristal bening terjatuh dari sudut matanya.

Bisakah kau tetap mencintaiku meskipun suatu hari nanti kau tahu siapa aku? Bolehkah aku memilikimu selamanya? Hanya milikku? Pertanyaan dalam hati Elin yang tak terucap, perlahan membalas pagutan lembut suaminya.

...💞 Area 🍍, untuk dewasa. Harap bijak dalam membaca. Bagi yang tidak seharusnya membaca, harap skip. 🙏 💞...

Langit masih menjatuhkan miliaran butiran air ke bumi. Cahaya kilat masih mewarnai langit malam yang hitam pekat, dan suara petir masih menggelegar menggetarkan pintu dan jendela kaca.

Sepasang suami-isteri yang menciptakan kehangatan dalam dinginnya udara malam. Saling memagut, menyesap dan membelit lidah pasangannya. Melupakan semua hal yang ada di sekitar mereka, terhanyut dalam ciuman yang semakin lama semakin serakah, panas dan ... menggairahkan.

Jemari tangan yang sama-sama menyusuri tubuh pasangannya, entah siapa yang memulainya lebih dulu. Deru napas yang semakin lama semakin tidak teratur dan suhu tubuh yang semakin lama semakin panas di tengah lebatnya hujan dan dinginnya udara malam.

Saling menanggalkan pakaian pasangannya dan menyentuh dibagian manapun yang mereka inginkan. Satu per satu kain yang menempel di badan mulai terlepas, hingga tinggal pakaian dalam berbentuk segitiga saja yang tersisa.

"Ahh ..."

Elin melenguh saat Zion mengecup dan menyesap lehernya. Tubuhnya gelisah dan kedua tangannya menjambak rambut Zion saat dua buah benda bulat nan kenyal di dadanya di mainkan, diremas, dijilat dan di sesap. Dadanya membusung, sedangkan kedua tangannya menekan kepala Zion ke dadanya lebih dalam.

Dua tubuh yang akhirnya polos tanpa sehelai benangpun yang menempel. Saling menempel dan menggesek tanpa pembatas, menciptakan kehangatan di tengah dinginnya udara malam. Kehangatan yang semakin membuat tubuh mereka menjadi gelisah.

Jemari tangan yang bertautan saling mengisi menggenggam erat saat Zion mulai melakukan penyatuan.

Elin menggigit bibirnya sendiri menahan rasa sakit saat Zion berusaha memasuki bagian inti tubuhnya. Semakin lama Zion semakin kuat menghentakkan pinggulnya membuat Elin semakin kesakitan, namun berusaha di tahannya.

Kenapa rasanya sulit sekali untuk masuk? Sempit dan seperti ada dinding yang menghalangi aku untuk masuk lebih dalam. Baru masuk sedikit saja rasanya sudah senikmat ini. Bagaimana jika aku berhasil masuk sepenuhnya? Zion menghentakkan pinggulnya semakin kuat.

"Kak ..," panggil Elin tertahan, merasakan bagian inti tubuhnya dihujam dengan benda tumpul nan keras yang terasa memenuhi bagian inti tubuhnya.

"Lia ... aku ... ughh ...," Zion tidak melanjutkan kata-katanya. Ia semakin menggila di atas tubuh Elin. Ia benar-benar merasa tertantang untuk menghancurkan dinding di bagian inti tubuh Elin yang menghalanginya untuk masuk lebih dalam.

Terus menambah tenaganya untuk menghentakkan pinggulnya lebih kuat, berharap segera bisa menerobos dinding yang menghalanginya. Tubuhnya terasa semakin panas dan napasnya semakin memburu.

Elin mencengkram kuat kedua lengan Zion, menahan rasa sakit di bagian inti tubuhnya yang semakin menjadi.

Aku harus menahan rasa sakit ini. Aku tak akan menghentikan Kak Zion. Jika dengan memiliki aku seutuhnya bisa membuat ia mencintai aku dan selamanya berada di sisiku, maka rasa sakit ini bukanlah apa-apa, batin Elin mati-matian menahan rasa sakit.

Hingga ....

"Akkh ..."

"Ughh ...."

Elin memekik saat Zion berhasil menerobos masuk dan menyatukan tubuh mereka sepenuhnya. Air matanya menetes menahan rasa sakit yang menghujam bagian inti tubuhnya.

Sakit banget, batinnya dengan buliran kristal bening yang menetes dari kedua sudut matanya.

Sedangkan Zion melenguh merasakan sensasi hangat dan juga menjepit yang membuatnya merasakan kenikmatan luar biasa, hingga ia tak mampu mendeskripsikannya lewat kata.

"Apa sakit baget?" tanya Zion saat menyadari Elin menangis tanpa suara.

Elin hanya mengangguk kecil seraya mengedipkan kedua matanya.

"Maaf ...." ucap Zion kemudian menunduk mengecup kedua sudut mata Elin yang basah oleh airmata. Ia kembali memagut bibir Elin dengan lembut untuk membuat Elin lupa akan rasa sakitnya. Jemari tangannya mulai merayap di tubuh Elin, membuat si empu tubuh merasa gelisah. Saat Elin terlena dengan pagutannya dan juga sentuhan jemari tangannya, perlahan Zion kembali menggerakkan pinggulnya.

Elin kembali mencengkram erat lengan Zion saat pria itu terus bergerak di atas tubuhnya. Ajaibnya, rasa sakit di bagian inti tubuhnya perlahan berubah menjadi rasa nikmat.

Suara lenguh han dan racauan pun mewarnai ruangan itu. Dua insan yang menyatu dalam rasa nikmat yang membuat tubuh mereka semakin gelisah dan semakin panas.

Ini nikmat banget, aku bisa gila karenanya, batin Zion dengan tubuh yang dibasahi peluh di tengah dingin udara malam.

Gerakan pinggul Zion yang semakin cepat dan menghentak semakin kuat membuat tubuh Elin terombang-ambing dalam rasa nikmat dan gelisah yang bercampur menjadi satu. Suara desa han dan lenguh han dari bibirnya membuat Zion semakin menggila di atas tubuhnya.

"Ughhh ..."

Akhirnya suara lenguh han panjang itu keluar dari mulut keduanya bersamaan. Merasakan tubuh mereka memegang saat sesuatu dari dalam tubuh mereka terasa meledak dan menyemburkan cairan hangat yang membuat mereka merasakan rasa nikmat yang luar biasa.

Zion mendekap erat tubuh Elin merasakan denyutan rasa nikmat di bagian inti tubuhnya yang menjalar ke seluruh tubuhnya setelah sesaat lalu mendapatkan pelepasan.

Ia merasa ini seperti yang pertama kalinya, karena dulu ketika bersama Farah, ia hanya mengingat saat ia dan Farah berciuman. Selanjutnya ia tidak mengingat apapun, hingga ia terbangun bersama Farah dalam keadaan tubuh polos tanpa sehelai benang.

Ia tidak tahu kalau dirinya telah ditipu Farah. Nyatanya ia baru saja memberikan keperjakaannya pada istrinya sendiri. Malam ini.

Elin juga memeluk erat tubuh Zion seolah takut kehilangan.

Apa setelah ini Kak Zion tidak akan berpaling pada wanita lain? Itulah pertanyaan dalam hati Elin.

Tampa terasa air mata Elin terus mengalir, tanpa suara ia menangis.

"Apa kau menyesal karena aku telah mengambil kesucianmu?" tanya Zion yang akhirnya menyadari bahwa Elin kembali menangis.

Elin menggelengkan kepalanya pelan menatap Zion dengan tatapan sendu. "Bisakah Kakak berjanji tidak akan pernah meninggalkan aku? Bisakah Kakak berjanji akan tetap bersamaku apapun yang terjadi nanti?" tanyanya penuh harap.

"Aku berjanji tidak akan pernah ninggalin kamu dan tetap bersamamu apapun yang terjadi nanti," ucap Zion seraya menghapus air mata Elin dengan ibu jarinya.

"Tarr ...."

"Duarrr ...."

Suara petir yang menggelegar di tengah lebatnya hujan seolah menjadi saksi janji Zion. Entah Zion akan tetap memegang janjinya atau tidak, jika suatu hari tahu bahwa wanita yang ia tiduri saat ini adalah istrinya sendiri yang ia benci.

Perlahan Elin mengangkat tangan kanannya, lalu memegang rahang tegas Zion dan mengusap lembut pipinya. "Aku harap janji Kakak konsisten seperti matahari yang selalu terbit di ufuk timur dan terbenam di ufuk barat. Bukan seperti pelangi yang indah tapi hanya sesaat."

***

Di sebuah ruangan, Franky nampak duduk bersandar di kursi kerjanya berhadapan dengan seorang pria yang berdiri di depannya.

"Katakan! Informasi apa yang sudah kamu dapatkan tentang Lia?" tanya Franky dengan suara tegas.

Pria di depan Franky nampak menelan salivanya kasar. "Bos, menurut penyelidikan kami ...,"

"Apa? Cepat katakan!" sergah Franky tak sabar.

...🌸❤️🌸...

.

To be continued

1
Diana Dwiari
anaknya zion
Diana Dwiari
wkwkwk.....dia saja ga tau namanya...gmna coba...pusing kan pak
Diana Dwiari
wow ternyata Angga....masih misteri siapa yang menaburkan obat penggugur kandungan itu....pak hadikah.....atau Mira....
Diana Dwiari
yang menghilangkan mayat garah pak hadikah
Diana Dwiari
ada dua kubu....Mira zion vs elin pak hadi
Diana Dwiari
pak hadi adalah kunci semuanya....he knows everything...jangan2 Farah anaknya Mira....
Diana Dwiari
pak hadi biangnya...mmmmm....misterius sekali...
Diana Dwiari
ah....pak hadi jadi spy.....ngintilin farah
Diana Dwiari
ah....ternyata zion dikadali. sama Farah....itu bukan janinmu zion
Diana Dwiari
ada apa dengan pak Hadi......wkwkwk
Erna Yunianingsih
Luar biasa
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Meliana Siregar
perfect
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Ratna_1729
kenyataan emang beneran udah nikah kok. Zion aja yang gk ngenalin Elin
yuli
ziel,, paman, kok kita mirip 😁😁
yuli
elin hamil yaaa,,, makanya dia lupakan zion sdh bahagia dgn anak zion
yuli
slaahmu sendiri zii terlalu masa bodoh sm kemyataan2 saking *cinta* sm fafah
yuli
bagaimanapun juga kakek yg tlah membuat kamu jadi sepertinyg sekarang ini elin,, jgn lupakan kebaikannya juga walopun niat awal utk menebus rasa bersalah
yuli
pak hadi jg tau kan siapa dalang kegugurannya farah anak angga
yuli
ada poto pernikahan 😜
yuli
ancaman franky atolah akal2annya pak hadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!