NovelToon NovelToon
Love Scenario

Love Scenario

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: samar

Sita adalah gadis yang sangat menjauhi percintaan. Kenangan masa lalu yang meninggalkan noda dalam hatinya.

Erick datang menyelamatkan Sita dari kekangan sang ayah yang ingin menjualnya. Untuk mengajak menjadi istri hanya untuk membuktikan kalau ia bisa melupakan mantan kekasihnya.

Sebuah kepura-puraan membawa luka pada hidup Sita. Lelaki yang ia harapkan bisa membawanya dalam kebahagiaan justru menyakitinya.

"Kamu sangat indah Sherena ...."

Seketika hati Sita seperti di iris-iris. Bagaimana tidak, di saat Erick sedang menikmati tubuhnya justru menyebut nama orang lain yang telah pergi darinya.

Saat Erick menyadarkan semua telah terlambat. Sita telah pergi dari hidupnya. Akankah dengan seiring berjalannya waktu mereka akan dipertemukan lagi oleh takdir?




Folow Ig author @Samar_Jenny1

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi Dari Hidupnya

“Sudah ngomongnya?” Tanya Erick memandang malas Sita yang sedang marah. Lelaki itu tidak mendengarkan sama sekali bentakan Sita atau gertakan istrinya itu.

“Masih saja sombong. Nyatanya kamu sudah tidak berdaya lagi di bawahku, aku sudah membelimu, aku sudah membiayai kuliah adikmu, apa kamu mau kuliahnya terputus? Kamu tidak punya pilihan selain tunduk dan patuh padaku.” Erick tampak elegant berjalan ingin keluar.

Saat lelaki itu memutar hendel pintu Sita berkata, “Aku akan membayar semua hutang-hutangku aku akan pastikan itu.”

Erick hanya tersenyum miring menanggapi perkataan Sita. Tanpa menoleh ia membuka pintu dengan lebar lalu keluar dari sana.

Hati Sita sakit atas perlakuan Erick. Ia harus bangkit, membuktikan kalau bisa membayar semua uang yang sudah di keluarkan Erick. Di singkapnya selimut, ia segera menjajakan kaki di lantai.

Ini saatnya, semua orang tidak boleh menyakitinya begitu saja. Sita akan menentukan hidupnya sendiri tanpa kekangan dari siapa pun.

Walaupun sedikit pusing ia merapikan barang-barangnya. Memasukkan pakaian ke dalam koper yang tidak terlalu besar, karena ia tidak banyak membawa barang sewaktu kemarin. Setelah sekiranya semua selesai ia segera bergegas keluar dari kamar.

Sebelum menutup pintu ia menatap dalam-dalam, kamar yang telah memberinya luka itu. Ia sangat membenci aroma, suasana, semua yang ada di dalam kamar itu ia sangat membencinya. Terutama Erick pemilik dari kamar itu.

“Aku akan pastikan, aku tidak akan kembali ke kamar ini lagi.” Sita mengusap air matanya lalu melangkah pergi dari sana.

“Neng Sita mau ke mana? Kenapa membawa koper segala?” tanya asisten rumah tangga saat Sita di lantai bawah mencari keberadaan Mama Lisa.

“Bik, di mana Mama?” ia celingukan mencari wanita yang menyayanginya itu.

“Nyonya pergi, Non. Dia katanya akan pulang besok karena dia terburu-buru oleh sebab itu dia tidak sempat memberitahu kamu, Non. Memangnya ada apa, Non? Dan ... kenapa membawa koper?” imbuh pembantu itu.

“Aku mau pergi, Bik. Sampaikan salamku buat Mama ya, Bik.”

“Tapi, Non Sita mau pergi ke mana? Apa Taun Erick tau kalau Non pergi?” tanyanya lagi.

Dengan terpaksa Sita berbohong dengan mengangguk. Seolah dia pergi atas izin Erick, supaya Bik Ika tidak terlalu banyak bertanya-tanya.

“Baiklah, Non. Kalau begitu, nanti saya akan sampaikan kepada Nyonya. Kalau boleh tau, ke mana Anda akan pergi?” tampaknya Bik Ika tidak mau berhenti bertanya begitu saja.

“Aku akan pergi, ke sebuah tempat. Tidak bisa diceritakan di sini karena ini adalah rahasia antara aku dan Erick, Bik.” Sita tersenyum memastikan kalau tidak akan ada sesuatu yang terjadi padanya.

“Baiklah, Non.” Bik Ika mengangguk, walau ia tampak meragukan Sita. Tetapi ia tidak berdaya untuk menahannya.

Sita pergi walau dengan langkah pelan karena masih merasakan sakit di area pangkal pahanya. Ia berjalan keluar dari rumah itu tanpa menoleh ke belakang lagi.

***

Malam hari Erick pulang ke rumah langsung bergegas menuju kamar. Ia tidak seperti biasanya lelaki itu tidak memedulikan bik Ika yang sedang menyapanya. Dengan langkah cepat lelaki itu pergi ke kamar.

Kebetulan pintu kamar tidak terkunci. Setelah di dalam kamar ia menatap ke arah ranjang kosong, bahkan seprei berwarna putih itu tampak rapi tidak ada bekas seseorang di sana.

Di mana Sita? Batinnya.

Ia melepaskan jas yang melekat dalam tubuhnya. Mengendurkan dasi yang seharian mencekik lehernya. Lelaki itu membuka kamar mandi mencari keberadaan Sita.

Namun di dalam sana tidak ada tanda-tanda kehidupan. Mungkin dia sedang ada di lantai bawah, atau sedang di ruang tengah. Batinnya.

Erick segera mandi menghidupkan shower mengalirkan membersihkan keringat-keringat pada tubuhnya.

Selepas mandi ia memakai kimono yang tergantung di kamar mandi. Ia segera keluar membuka lemari untuk mencari pakaiannya. Setelah selesai mengenakan pakaian, ia melihat pintu lemari Sita sedikit terbuka, lelaki itu segera melangkah untuk menutup lemari itu.

Dan saat Erick membuka lebar-lebar sebelum menutup. Lelaki itu tidak melihat pakaian Sita di sana. Ia mengumpat, pasti perempuan itu pergi dari rumah untuk mencari lelaki lain yang lebih kaya darinya.

Erick segera ke luar dari kamar menutup pintu dengan kasar, sehingga suaranya terdengar oleh Bik Ika yang sedang menyiapkan makan malam.

“Bik, di mana Sita?” tanyanya pada wanita paruh baya yang sedang menata makanan itu.

“Non Sita tadi pagi pergi, Den. Dia bilang sudah izin dengan Aden.”

“Dia enggak ada bilang apa-apa, Bik ....” desis Erick. Ia kesal karena Bik Ika memberi izin Sita begitu saja.

“Seharusnya bibi meneleponku tadi pagi.”

“Maaf Den, Bibi salah. Karena saya pikir non Sita pergi bersama Anda.” Perempuan itu menunduk merasa bersalah di hadapan Erick.

Erick tampak mengisap-usap keningnya, guratan kecemasan terukir dalam wajahnya.

Bagaimana ia harus menjelaskan pada mama Lisa nanti jika kembali Sita belum kembali.

Erick tidak terima kalau Sita tiba-tiba pergi seperti ini. Bahkan ia sudah memberi uang untuk keluarganya, biaya kuliah adiknya, tapi sekarang apa yang perempuan itu lakukan?

Erick dengan langkah cepat disertai emosi yang membara bekobar mengendarai mobil untuk mencari Sita. Lelaki itu membelah jalanan malam yang sunyi dengan kecepatan mobil yang sangat tinggi. Ia tahu, pasti Sita berada di apartemennya saat ini.

*Catatan Author, maaf memang beberapa hari ini author terlamabat up novel ini. Maaf sudah membuat kalian menunggu dan kecewa. Tapi... kalian juga harus tahu, kalau author nulis ini cuma mau nyenengin pembaca, author tidak mendapat apa pun dari novel ini selain dukungan para pembaca. Tapi... komen kalian seolah-olah sudah membayar aku, puluhan juta, terus aku gak masuk kerja gitu rasanya.

Maaf semua kalau unek-unekku menyinggung kalian. Tapi yang perlu di tau kalau aku tetap menulis hanya demi pembaca yang selalu menanti karya-karyaku.

jangan lupa like, komen vote yaaaaa lop you semua ❤️*

1
Putri Sifani
luar biasa mengandung air mata bawang
BellaSasi
Hem hem
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
semangat
mksh
keren
Sisi Tarsun San'ngisa
good mam, anakmu emang harus di tegasi biar otaknya mikir
Sisi Tarsun San'ngisa
biasa laki-laki kalau sudah bucin jadi tolol
Siti Aisyah
Lumayan
Windarti08
maaf Thor... aku agak bingung, cerita ini kan ada kaitannya dengan cerita yang lain, jadi bagusnya judul mana yang harus dibaca terlebih dahulu biar nyambung ceritanya🙏
samar: skip aja kak bagian ini kalau bingung 🥰 cerita tokoh ini (Arini) ada di novel Single Mother🙏
total 1 replies
Benazier Jasmine
akhirnya menikah juga Keisha sm kerel, terimakasih kak authooor, ceritanya bgs👍👍👍
Benazier Jasmine
bener Keisha cemburu sm karel, nara nempel saja sm karel, aplg tingglnya 1hotel
Benazier Jasmine
karel u itu bodoh bgt, y jelas marah u batalin mendadak apalg yg telp kaisya sekretaris u, jelas donk marah bgt
Benazier Jasmine
erick ular jos gandos, 2x bercinta lgs bertelur😂😂😂
Benazier Jasmine
kyk erik sm sita blm cerai
Benazier Jasmine
semua kemarahan erik ke sita akibat dr sharena
Benazier Jasmine
unboxing terpaksa
Benazier Jasmine
ternyata ibu tirinya sita, mantanya erick ya thooor, namanya kok sama
Benazier Jasmine
semangat
kumala sari
sangat bagus
Ana. 090471
👍👍👍👍👍
chaaa
sita. sita..ngapain Lo ngaku kalau cinta sama si Erick? di manfaatin kan Lo ma tu laki sampe dia pake syarat utk nahan Lo.. jgn mellow lah sita..harus sangar ngadepin si Erick.
Yusri Yusoff
bagaimana dgn nasib Nara.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!