NovelToon NovelToon
KUTUMBALKAN TUBUHKU

KUTUMBALKAN TUBUHKU

Status: tamat
Genre:Horor / Kutukan / Iblis / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Si_Ro

Kemajuan teknologi di era globalisasi tetap tidak mampu menggerus dunia perdukunan

Bahkan masih banyak yang rutin dengan segala ritual ritualnya

Yang terang terangan ataupun yang sembunyi sembunyi

Ada banyak alasan tentunya
Ada yang pengen usahanya lebih maju
Ada yang ingin kaya tanpa harus memeras keringat
Ada yang ingin kebal senjata tajam dan ilmu santet menyantet
Ada juga yang sengaja membeli batu jimat, yang dipercaya bisa memberikannya kedudukan terpandang dan disegani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Si_Ro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KT 34.

“Kalau aku harus tinggal dipenjara karena kejadian ini, untuk apa aku memiliki suami sepertimu!”

“Untuk apa aku harus hidup dipenjara untuk menanggung kesalahanmu. Bukahkah itu berarti, kau tidak berguna. Kalau kau sudah tidak berguna untukku, untuk apa aku memilikimu disampingku”

“Cukup!”

Serena mendongakkan kepalanya.

Dilihatnya tubuh laki laki sangar itu sudah berdiri tegak, walau masih dengan luka luka yang terlihat jelas di lehernya. Wajah pucat tanpa nyawa itu kini berjalan menghampiri Serena yang masih terduduk di lantai dengan tangisan.

“Kau tidak akan pernah bisa meninggalkanku. Kita memiliki perjanjian. Kau adalah milikku selamanya. Sampai kau mati” ucap makhluk astral itu penuh dengan penekanan

Serena masih ingat dengan jelas, apa isi dari perjanjian yang dilakukannya dengan Ni Maryam saat dia meminta bantuannya.

Dia harus menikahi makhluk halus dan menyediakan tubuhnya setiap malam jum’at kliwon. Dan Serena akan mendapat perlindungan dari semua yang akan menghalangi jalan karirnya.

Tapi Serena lupa…

Sekali dia melangkah, maka dia tidak akan pernah bisa kembali. Perjanjian itu berlaku seumur hidup. Dengan kata lain, dia akan terus menjadi pengabdi makhluk astral sampai nyawanya berpisah dari tubuh.

“Kau benar. Kita memiliki perjanjian. Kau dan aku sudah terikat. Aku akan melaksanakan bagianku dan kau harus melakukan bagianmu.Tapi kalau kau yang lebih dulu mengingkari perjanjian itu, aku akan mengembalikanmu pada Ni Maryam.”

Entah mendapat keberanian darimana, Serena berani mendebat bahkan mengancam suaminya yang berupa makhluk astral. Makhluk yang tidak akan mungkin menjadi tandingannya.

“Apa kau akan terus ada di dalam tubuh itu?” Tanya Serena

“Sementara”

“Terserah” Serena melangkah pergi, meninggalkan ruangan yang lebih tepat disebut dengan penjara.

Sejenak menghentikan langkah dan berbalik.

“Aku mau pulang. Bantu aku keluar dari sini tanpa menimbulkan kecurigaan dari orang orang diluar sana”

--------------------------------------------

Serena telah tiba di rumah sakit, dimana Bang Jon mendapat perawatan. Sebelum itu dia sudah mendapat kabar dari Zahra, tentang keadaan Bang Jon dan juga ibunya yang sedang jatuh sakit karenanya.

Saat akan memasuki ruang perawatan. Serena menyempatkan diri untuk memberi kabar terlebih dahulu pada orang rumah.

“Assalamualaikum…hallo bu, ini Rena”

“Anak ibuuuu…hiks hiks, apa kau baik baik saja Rena? Ibu sangat khawatir nak” ucap ibu Serena saat menerima telpon dari Serena

“Rena ngga papa bu. Rena baik baik saja. Sekarang Rena sudah di rumah sakit, untuk menjenguk Bang Jon.”

“Baiklah. Ibu titip salam untuk Zahra dan Joni ya. Ibu akan menyusul besok.”

“Iya bu. Rena tutup dulu ya. Wassalamualaikum “

Serena miris mendengar suara lemah sang ibu. Dia tahu, kalau ibunya itu pasti sangat merasa khawatir. Kejadian yang menimpanya pasti menjadi pukulan paling berat di dalam hidup ibunya.

Rasa sakit hati ibu yang sudah lama tersimpan dan terkubur, harus kembali terbuka. Laki laki yang sudah meninggalkannya dengan lumuran kesedihan, kini muncul menambah kepedihan mendalam. Bahkan dengan bejatnya menjual anak anak, hanya untuk memenuhi hobi busuknya.

Ceklek

Zahra menghamburkan diri ke arah Serena dan memeluknya erat.”Mbaaaaak….hiks..hiks”

“Gimana keadaan Bang Jon?” Tanya Serena

“Bang Jon sudah melewati masa kritis, tapi masih belum sadar dari tadi” jelas Zahra

Kedua kakak beradik itu masih saling berpelukan. Rasa takut Zahra hilang seketika, melihat Serena pulang dalam keadaan baik baik saja. Tidak ada sedikitpun luka yang bisa ditangkap Zahra dengan penglihatannya.

Tanpa mereka sadari, jari jari tangan Joni bergerak. Matanya mulai membuka perlahan, mencoba menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya yang terasa begitu terang di ruangan itu.

“Se re na” senyum Bang Jon mengembang

***

Semoga cepat lolos review

1
Anonim
Lanjutkan
Zyka Santi
good
Zyka Santi
keren
Kasih Diana
gak apa2 meskipun aku telat baca novel ini,,tapi aku kagum sm kamu thor,,jalan ceritanya bagus,sering ikut terbawa suasana,,i lop yu banyak2 thorr❤️❤️
Ida Maskhur
jeng jeng jeng.
Fauzan Nazila
baru kali ini aku baca novel yg pemeran utamanya itu begoo bodohhh idiott tololl lengkap sudahhh hah benci bget aku sama Serena
Yaayaaa🌸
ni knp mc cewenya dibuat oon gini sih Thor ahh greget liat serena egois bngett
Yaayaaa🌸
MANTAP DATANG DIWAKTU YG TEPAT WKWKW TP KASIAN JONI HIKS2
Yaayaaa🌸
serena skrg punya 2 bodyguard,satu setan satu manusia🤣🤣
Yaayaaa🌸
somplak juga ni suami setannya si serena🤣🤣
MyFamily
kalau udah buat perjanjian dgn mahluk ghoib susah utk berhenti, iya gak sih?
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Emn Sc
Juan yg harus d hapuskan
Emn Sc
lah pertarungan apa LG
Emn Sc
JD penurut ... klo Rena yg nyuruh...k 2 makhluk BD dunia.
Emn Sc
pas DECH
Emn Sc
KY minum obat d iklan tokcer bngt g nunggu dlm hitungan.jam pelet n dah ..nerap
Emn Sc
suami astral jg bisa d ajak bertengkar
Alter Tarigan
ga ada kisah lanjutannya kah min?
Dita Ciano
Uda baca cerita mu ini yg kedua x ny Thor,krna mmg sesuka itu sama ceritamu ☺️☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!