Ketika seorang Sasha yang cantik dan juga populer di kalangan para cowok itu lebih milih menyamar jadi seorang cewek culun di sekolah barunya. Namun disana dirinya malah berurusan dengan dua cowok paling populer disana.
Mereka adalah Arga si cowok nakal tukang bikin onar dan Pra si cowok Cuek yang dingin. Keduanya berujung tau identitas asli Sasha sebagai cewek yang cantik jelita.
Yang membuat keduanya pada akhirnya malah jatuh cinta dengan Sasha.
Dan dari perkenalan dengan mereka berdualah itulah, Sasha akhirnya tau jika dirinya sebenarnya kehilangan sebagian ingatan nya dari masa lalu. Dan akhirnya Sasha sedikit mengingat sebuah fakta bahwa diantara kedua cowok idola itu ada satu yang pernah ia kenal di masa lalu. Namun sayang nya Sasha tak mengingat pasti, siapa cowok yang di maksud.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tomatoes Krystal Ice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 Cemburu lagi.
Meski awal nya bersikap seakan-akan dia tidak perduli atau bahkan tak tertarik dengan Drama yang di tunjukan Sasha tadi. Namun karna melihat Perhatian Arga yang semakin terlihat sangat jelas, di mata Pra. Membuat dirinya tak lagi bisa menahan rasa untuk perduli kepada Gadis yang di sukai nya.
Cowok bertampang dingin itu kemudian menghampiri Sasha. Dia lalu menyodorkan Buku baru lengkap dengan alat tulis kepada gadis Culun itu.
" Sementara lo bisa pake buku punya gw. Ini kosong dan belum gw pake. " Ucap Pra yang tentu membuat Sasha melotot karna kenekatan nya itu. Dan Pra tampak nya tak perduli dengan hal tersebut.
Karna sikap Pra barusan, Arga jadi mulai sadar dengan sikap nya yang mungkin terlihat terlalu perhatian pada Sasha. Sehingga Pra jadi turun tangan dan terlihat tak mau kalah untuk menunjukan perhatian nya kepada Sasha. Arga tau, jika sahabat nya itu mulai merasa cemburu dengan dirinya. Dan karna hal itu juga Arga mulai di buat overthinking sendiri.
Di lain sisi, tentu saja sikap yang di tunjukan Pra barusan itu. Membuat semua cewek yang mengidolakan dirinya jadi merasa iri pada Sasha. Mereka malah menuduh hal yang bukan-bukan pada Sasha. Terlihat jika mereka semua mulai ngerumpi soal hal tersebut.
" Si Sasha pake pelet kali ya. Kok bisa orang jelek kayak dia, malah bikin si tampan Pra bersikap perduli sama dia. " Bisik salah seorang murid cewek di belakang.
" Mana Arga juga tadi belain dia lagi. Beneran pake pelet kali yah. " Balas cewek yang lain.
Dan karna hal tersebut samar-samar di dengar oleh Sasha. Sasha jadi kesal juga dengan ucapan cewek-cewek rumpi itu. Dia lalu bicara pada Pra.
" Pra, kamu kenapa sih harus perduli sama gw? Kita kan gak saling kenal. Lagian gw juga gak butuh perhatian dari lo. " Sasha yang tak mau semakin membuat semua orang merasa heran dan curiga dengan sikap yang di tunjukan Pra pada nya itu. Mulai bersikap sedemikian Rupa agar orang tak salah paham.
" Perduli sama seseorang itu gak harus kenal lebih dulu. Gw juga gak perduli lo butuh apa enggak perhatian dari gw. " Jawab Pra dengan raut wajah datar seraya melengos pergi.
Meski begitu, Anita juga bisa melihat sikap berbeda yang di tunjukan Pra pada Sasha itu memang tak biasa. Terlebih, Pra adalah sosok yang semua orang juga tau seberapa dingin dan cuek nya sosok nya itu. Dan Pra, bukanlah tipe orang yang mudah perduli dengan orang lain. Tanpa ada alasan yang kuat untuk dirinya mau melakukan hal tersebut.
" Sya, kamu sama Pra.. " Belum sempat Anita selesai bicara. Sasha langsung memotong ucapan nya itu.
" Kita gak kenal. Gw juga gak mau kenal sama dia. " Potong Sasha kekeh. Yang malah membuat Anita semakin heran.
" Yaudah deh gak usah bahas itu. "
Meski sebenarnya Anita memang penasaran dengan hubungan antara Sasha dan Pra. Tapi untuk saat ini, dia memilih untuk tak lebih jauh membahas hal tersebut. Dia tau, jika saat ini bukan waktu yang tepat untuk mereka bahas hal lain.
" Tapi Sya.. Tadi Gw beneran gak.. " Lanjut Anita yang kembali mencoba menjelaskan beberapa hal pada Sasha. Namun lagi-lagi Sasha malah memotong ucapan diri nya.
" Gw tau. Lo gak bersalah. Jadi gak usah terlalu di pikirin. Gw gak percaya kok sama tuduhan palsu nya mereka omongin tadi sama lo. " Sasha kembali memotong ucapan Anita.
" Tapi Sya.. Soal rekaman itu.. Itu memang rekaman Asli bukan rekayasa. Gw emang sempat mau manfaatin lo. Tapi sekarang gw nyesel udah pernah punya niat jahat sama lo. Apalagi lo baik banget sama gw. " Jelas Anita kemudian.
Sasha bisa melihat dari sorot mata yang di perlihatkan gadis di hadapan nya itu, jika kini Anita memang benar-benar menyesali niat buruk nya terhadap Sasha.
" Its Okay. Soal itu gw udah maafin lo kok. " Balas Sasha seraya memegangi kedua tangan Anita. Sasha juga terlihat tersenyum tulus pada gadis cantik di samping nya itu.
" Makasih ya Sya.. " Anita terlihat memeluk Sasha. Dia merasa senang sekaligus lega karna Sasha ternyata memaafkan kesalahan nya.
Masalah dengan Sasha, dirasa Anita sudah selesai. Kini hanya masalah dengan Wina dan Wilda yang belum ia selesaikan. Bagaimana pun juga dia harus meminta banyak penjelasan pada keduanya soal Drama yang terjadi tadi.
***
Sepulang Sekolah, ketika Sasha keluar dari kelas. Pra langsung menarik tangan gadis itu. Dia bahkan tak perduli dengan banyak nya pasang mata yang menatap ke arah mereka. Berbeda dari Pra, Sasha tentu saja perduli dengan tatapan orang di sekeliling nya itu. Karna hal itulah, dia berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan tangan nya dari genggaman tangan Pra pada nya.
Tapi hal itu malah sia-sia, karna Pra tak memberinya celah untuk bisa kabur. Pra malah semakin menggenggam tangan Sasha dengan lebih erat. Sampai-sampai Sasha merasakan sakit di area tangan nya.
" Pra, sakit tau.. " Protes Sasha pada Pra. Tapi hal itu tak di perdulikan oleh Pra.
Hingga mereka sampai ke tempat yang jauh dari keramaian. Disana Pra langsung membuka kaca mata Sasha dengan paksa. Setelah itu, ia lalu menatap gadis di hadapan nya itu dengan tatapan Khas milik nya. Yang dingin dan juga menusuk. Sasha tentu tak terima dan tak suka dengan sikap yang di tunjukan Pra padanya.
" Kamu tuh ngeselin banget sih. Sebener nya mau kamu apa coba? " Ucap Sasha dengan nada kesal.
" Gw mau lo berhenti untuk bersikap seakan gak kenal sama gw !! " Jawab Pra tegas.
" Kita bahas ini di tempat lain aja gimana, gw takut jika ada orang yang liat kita disini dan gw gak mau ada orang yang gak sengaja denger obrolan diantara kita. " Sasha mulai terlihat panik. Sedangkan Pra malah bersikap tak perduli dengan hal tersebut. Ia lalu mendorong Sasha hingga pundak gadis itu menabrak tembok.
" Gw gak perduli soal itu. " Ucap Pra seraya menarik dagu Sasha. Yang tentu saja semakin membuat Gadis itu panik. Dia lalu memutar otak, agar Pra tidak bersikap terlalu jauh lagi.
" Pra, gimana kalau nanti malem kita jalan berdua, kita kan harus segera nyiapin baju buat tunangan kita? Lo mau kan, jalan malam ini? Gw janji gak bakalan bikin lo bete. " Bujuk Sasha.
" Lo gak usah mengalihkan pembicaraan. "
" Gw akan lakuin apa yang lo mau. Apapun itu, tapi please jangan bersikap kayak gini sama gw, kalau lagi di sekolah. Gw mohon. Gw beneran janji, apapun yang lo mau bakalan gw lakuin. Apapun. !! " Sasha kembali membujuk Pra agar mau mengalah. Dia berharap Pra mau mendengarkan ucapan nya. Karna saat ini, Sasha benar-benar di buat panik sendiri dengan sikap yang mulai di tunjukan Pra padanya.
" Deal. Malam ini kita jalan, dan sesuai janji lo. Lo harus lakuin apa yang gw mau. Dan sebagai gantinya, gw akan lakuin apa yang lo mau. " Bisik Pra di telinga Sasha.
Sasha mungkin lega dengan persetujuan Pra, tapi dia tetap merasa belum aman karna Pra masih berada sangat dekat dengan dirinya.
" Ok deal. Sekarang gw minta sama lo buat pergi duluan. " Pinta Sasha seraya mendorong Pra untuk menjauh dari dirinya.
" As your wish. (Sesuai permintaan lo) " Ucap Pra seraya kembali memakaikan kaca mata Sasha yang sempat ia lepas tadi.
Dan kali ini Pra menyetujui ucapan dari Sasha. Dia pun segera pergi, namun sesaat sebelum dirinya pergi, Pra terlihat menyeringai pada Sasha. Dan hal itu, tentu saja membuat Sasha mulai takut. Dia takut, jika Pra, nantinya malah akan meminta hal-hal aneh pada dirinya.
***
hanya saja alurnya jangan putar2 d tempat aja thor,, aku rasa itu salah satu penyebab pembaca berkurang loh,, aku sedikit bosan dg tingkah Sasha yg plin-plan dan ceritanya stak d tempat.. ceritanya terbantu karna Sasha cew yg ga bisa d tindas..
semoga othor bisa menerima sedikit kritikan dan saran akoh..
pokokny semngat truss berkarya jngan pantang menyerah,, 💪💪💪💪
kalo lu suka sama Sasha yg d masa lalu kan?? iyaa,, gua udah tau... ✌️✌️🫣🤭🤭
padahal mah udah baca duluan baru minta izin,, wkwkwkwk 🫣🫣🤣🤣
semngat berkarya jngan pantang menyerah bikin cerita yg bagus2 ya thor,, 💪💪💪💪💪💗💗
Saling dukung untuk krya2 nya thor
Jangan lupa mampir di karya aku juga