NovelToon NovelToon
BAGAI AIR DAN MINYAK

BAGAI AIR DAN MINYAK

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Cintapertama / Obsesi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dian

Kita seperti air dan minyak, memang tidak bisa bersatu tetapi masih berdampingan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERKEMAHAN DUA HARI

Pengumuman kelas sudah di laksanakan di SMA MERAH PUTIH yang mengadakan perkemahan di lapangan sekolah. Dari kelas 12 IPA dan IPS, terlihat kegirangan berkumpul menyambut perkemahan. Mereka berhamburan di lapangan sekolah. Ada yang membangun tenda, mengangkat kayu, bermain tongkat, dan berbagai aktifitas.

Hari Pertama

Setelah semua sudah berkumpul rapih di lapangan sekolah, Apel pembukaan Perkemahan siap dilaksanakan. Apel ini dihadiri oleh dewan guru, perangkat desa, dan polisi Air. Setelah Apel, para Siaga kembali berhamburan. Ada yang masih mendandani tendanya, ada yang mulai melakukan aktifitas dapur seperti memasak, ada pula yang masih sibuk berbincang dengan keluarganya.

Waktu Magrib pun tiba. Seluruh siswa-siswi dan pendamping menggelar tikar di lapangan untuk shalat magrib bersama. Menyaksikan orang shalat beramai-ramai di lapangan mengingatkanku pada moment lebaran, yang umumnya diadakan di lapangan terbuka. Yang menarik adalah menyaksikan Siaga memasak. Siaga putri memasak dengan menu yang cukup bervariasi, misalnya sayur, sambel dan ikan. Sementara Siaga Putra punya menu andalan, yang tak lain adalah mie instan plus telur.

Setelah menyantap makan malam. Kami semua berkumpul di lapangan. Di sana, sudah siap tumpukan kayu yang tersusun menyerupai Piramida. Apalagi kalau bukan Api Unggun yang akan di hari kedua.

"Diana sedang menaruh sebuah batang kayu untuk api unggun" .

"Din gw minta maaf kalau gw salah" ucap Stefen yang memohon padanya.

"Gpp kok, harusnya gw yang minta maaf yang tiba-tiba mutusin loh secara mendadak" ucap Diana.

"Aduh-aduh romantisnya " ucap rombongan galih yang berjalan menuju toilet sambil memakai jaket.

Waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB, diinstruksikan untuk istirahat di tenda masing-masing, para Siaga masih saja berkeliaran di lapangan. Ada yang menggelar tikar sambil bermain gitar di depan tenda masing-masing. Tampaknya mereka tidak ingin melewatkan moment yang membahagiakan ini dengan sekedar tidur. Hingga waktu menunjukkan pukul 02.00 WIB, masih ada saja Siaga yang melek.

Hari Kedua

Pukul 05.00 WIB, Siaga sudah lalu-lalang di lapangan sekolah. Ada yang menuju sungai untuk mandi, ada yang sudah sibuk di dapur, dan berbagai aktifitas lainnya. Pukul 06.00 WIB, kami berkumpul di lapangan untuk melakukan olahraga yang dilanjutkan dengan Senam Ria Anak Indonesia.

lomba masak nasi goreng. Semua regu mempersiapkan peralatan dan bahan masaknya tepat di bawah pohon, di lapangan sekolah. Semua regu terlihat lihai memainkan alat-alat masaknya. Kecuali satu regu ,Naga Mas, yang terlihat tidak biasa berkutat di dapur. Tangan mereka bergetar mengayun sutil, memecahkan telur, memasukkan nasi, dan lain-lain.

Selain rasa, dewan juri juga menilai kerapihan, kebersihan dan keindahan cara menghidangkan nasi goreng. Anggota komite Sekolah pun diberi kehormatan untuk mencoba hidangan yang sudah disajikan. Setelah itu, dilanjutkan oleh kepala sekolah dan guru-guru.

Anak-anak tetap antuasias menampilkan karya-karyanya. Para warga tetap memadati lapangan. Barangkali yang berbeda adalah orang-orang yang berkumpul itu kebanyakan menggunakan sweater atau jaket sebagai penghangat badan Tepat pukul 10.00 WIB, acara Api Unggun di mulai api.

Seluruh siswa siswi kelas 12 menyaksikan api unggun bersama-sama sedangkan Diana dan Stefen bergandengan tangan.

"Cuit-cuit, balikan lagi nih" cetus rika sambil tersenyum senyum.

"Hot banget nih apinya" ucap Moza yang kaget melihat api yang sangat besar.

"Seru banget nih" ucap seluruh siswa siswi sambil menari riya'. Waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB. Acara Api Unggun pun berakhir. 

Besok harinya, perkemahan ditutup dengan acara ramah tamah. Pendamping membagikan kertas kepada Siaga untuk menuliskan siapa saja nama-nama yang ter-galak, ter-disiplin, ter-cakep, ter-imut, ter-bijaksana, dan ter-ter lainnya. Photo bersama menandai berakhirnya serangkaian acara perkemahan. Sungguh kebersamaan yang mengesankan. Mereka pun beres-beres bersama-sama.

1
Dian Ayu W
Kapan update lagi!
Dian Ayu W
Menegangkan bikin penasaran
Maria Susanthi
Bikin penasaran deh
Maria Susanthi
Bikin kesel
Jeankoeh Tuuk
dr jaman dulu sy di IPA ..memang serius, beda dg di IPS msh agak bisa santai
DA
keren
Sakaki
Nungguin update tiap hari rasanya kayak nungguin jodoh 🤣.
Vash the Stampede
Perasaan campur aduk. 🤔
xXRaNdoM PErsoNxX
Alur cerita ini menggugah perasaan dan pemikiran saya.
hoba
Gue ngerasa kayak lagi masuk ke dunia dalam cerita ini, thor! Keren!
Misaki Nakahara
Thor, kapan update selanjutnya?
DA: sudah selesai
total 1 replies
Lauraaa♑️
Saya begitu terlibat dalam emosi dan perasaan tokoh-tokohnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!