NovelToon NovelToon
CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:69.9k
Nilai: 5
Nama Author: Oming32

POV : Seorang gadis yang menjalani kehidupan penuh penderitaan, hidupnya seketika berubah drastis ketika bertemu dengan om-om kaya raya.

Tunggu, ini bukanlah sekedar ‘POV’, ini kejadian nyata yang dirasakan oleh gadis cantik bernama Sky Yovannka

Bak Cinderella bertemu dengan pangerannya dipesta dansa, Takdir penuh keberuntungan tiba-tiba menghampiri Sky. Kala tidak sengaja dirinya bertemu dengan pria kaya raya bernama Lucas Erbert Lexander

“Aku tidak tahu harus dengan apa mengembalikan semua uangmu” ~Sky

“Cukup pastikan kau selalu berada di sisiku, itu sudah lebih dari cukup! Serahkan semua padaku dan duduklah dengan manis” ~Lucas

✅YANG SUKA SUGAR DADDY, GAS MERAPAT✅

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oming32, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 31

...✨Enjoy the Reading✨...

🖤

🖤

Bersinar terang matahari dipagi ini, menampakkan diri dengan berani, mengalahkan nyali seorang gadis yang nampak malu-malu, menghindari dari pada kehadiran seseorang. Panik bola matanya bergerak, melirik ke segala arah, mencari keberadaan seseorang yang ia rasa sudah pergi sejak beberapa jam yang lalu.

“Semoga kak Lucas sudah pergi bekerja. Aku tidak akan sanggup menahan malu jika bertemu dengannya” bergumam pelan sembari mendudukkan dirinya dikursi dapur.

Menyesal ia tak bisa mengontrol ide gilanya malam tadi. Padam api keberanian yang berkobar semalam, menyisakan rasa malu yang tak kunjung pudar.

Berhembus nafas beratnya berkali-kali, malas tangannya mengambil sepotong roti. Masih terngiang dibenaknya, bagaimana dengan beraninya menempelkan bibirnya pada bibir sexy nan menggoda milik Lucas.

“Aaaa..mmmm” menengadah kepalanya, ditopang kuat oleh sandaran kursi, serta dibungkam mulutnya dengan sepotong roti. Dipejamkan matanya sejenak, namun tetap memaksa bibirnya untuk bekerja. Menggelantung lemas sepotong roti diatas dagunya, yang tak ia bantu pegang dengan tangan. Membiarkan sedikit demi sedikit masuk ke dalam sembari terus mengunyah.

“Kau tidak menungguku, Hhmm?!” Suara bariton yang begitu familiar itu, mendengung. Membeku seketika rahangnya, melotot kaget matanya menangkap wajah seorang pria tepat di atas wajahnya. Begitu dekat, tersisa hanya beberapa senti saja, bahkan bisa ia rasakan udara hangat menerpa permukaan kulit wajahnya.

“Rotinya enak? Aku boleh mencobanya?”

Hampir melompat keluar dua biji mata dari sarangnya. Terlepas sisa roti yang hanya tersisa seujung kuku itu dari bibirnya, menganga lebar, tak dapat ia tutup kembali mulutnya yang terkejut bukan main. Mendapati keberadaannya saja sudah membuat jantungnya hampir lepas, kini kembali ia tak diberi bernafas dengan adegan mencuri roti dari mulutnya sendiri.

“Ternyata rotinya enak? Aku ingin lagi”

Dipaksa dirinya agar segera tersadar, ketika bergerak lagi pria itu mengambil roti dan hendak menghampirinya.

“Tidak! Aku sudah kenyang!” Sontak mulutnya menjawab cepat pun membenarkan kembali posisi duduknya.

“Hahahah.. ada apa dengan wajahmu?” Tergelak Lucas mendapati wajah panik Sky, gugup bak bertemu hewan buas.

“Ke-kenapa kakak masih disini?- maksudku, kakak belum bekerja?” Merah padam kini wajahnya, berusaha tetap tenang.

“Belum dan tidak akan bekerja” jawab Lucas kontan membuat Sky terkejut, melotot matanya menatap ke arah Lucas.

“Ke-kenapa?” Spontan saja mulutnya bergerak dan bertanya dengan konyol. Condong tubuh Lucas kedepan, di dekatkan wajahnya ke arah Sky. Tersenyum sejenak lalu bergerak telunjuknya menyentuh ujung hidung gadis itu.

“Karena aku akan mengajakmu untuk bertemu seseorang” paparnya, mengkerut kini dahi Sky mendengar jawaban Lucas.

“Bertemu sia-“

“Kau akan tahu nanti. Sekarang pergilah bersiap-siap, aku beri waktu 20 menit untukmu” ujar Lucas, bangkit ia dari duduknya, melangkah gontai menuju tangga dan berjalan naik sembari mengunyah sisa roti di dalam mulutnya. Penasaran, tak putus sorot mata Sky menatap punggung Lucas yang semakin menjauh.

“Seseorang? Siapa lagi?” Menggerutu dirinya karena tak diberi penjelasan. Namun tetap bergerak untuk pergi bersiap, seperti yang pria itu perintahkan.

“Apa?! Dimana kau melihatnya?” Pekik Nacos, begitu antusias dirinya mendengar laporan dari putri sulungnya.

Safira tersenyum miring “Apakah aku akan mendapat bayaran untuk tugasku ini?” Tanyanya, bersandar ia pada pinggiran sofa sembari merawat jari tangannya. Dilirik sekali lagi sang ayah tiri, pintar gadis ini memberi penawaran.

“Cckk... akan ku beri 20% dari hasil yang aku dapat nanti” berdecak kesal Nacos melihat tingkah Safira yang perhitungan.

“30%, akan aku beritahu”

“Baiklah, 30%” Menyerahlah Nacos, ia akhirnya menyetujui penawaran dari Safira.

“Aku melihatnya datang ke sebuah restaurant mewah dipusat kota bersama dengan nyonya Yoo-na Lexander” papar Safira, sontak kembali melotot tajam Nacos.

“Yo-yoona Lexander? Kau bercanda?” Tergagap Nacos mendengar penuturan Safira, bagaimana bisa putri bungsunya itu bersama istri dari pengusaha terkenal Lexander.

Sempat ia berpikir jika Sky sudah dibeli oleh salah satu pria hidung belang yang ikut dalam perlelangan itu.

“Apakah wajahku terlihat bercanda?” Sudah ia kira sebelumnya jika Nacos akan sulit percaya dengan apa yang ia katakan.

“Tidak, tapi kenapa bisa” masih dengan wajah terheran-heran, Safira hanya menanggapi dengan menggidikkan kedua bahunya.

“Dengan siapa dia sekarang tinggal, apakah itu penting? Bukankah daddy hanya membutuhkan informasi tentang keberadaannya” sosor Safira, diangkat salah satu alisnya serta sinis wajahnya melirik sang ayah tiri.

Nacos mengangguk pelan, benar yang dikatakan Safira. Dia hanya membutuhkan informasi tentang keberadaan Sky, selebihnya itu akan menjadi urusan Seseorang.

“Hah! Kau benar, aku harus segera pergi untuk melaporkan hal ini. Semakin cepat aku melapor maka semakin cepat aku terbebas dari bajingan itu” bangkit Nacos dari posisi duduknya, meraih jaket hitam di sandaran sofa lalu pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun.

********

Gugup, sedikit lemas rasanya kaki Nacos ketika dihadapkan oleh beberapa pria dengan tubuh kekar berotot serta setelan hitamnya.

“Tuan Raymond ada didalam” seru salah satu dari mereka. Di persilakan dirinya masuk ke dalam salah satu ruangan yang ada di mansion megah itu. Mengangguk patuh Nacos, perlahan di dorong pintu berwarna coklat itu, melangkah masuk dengan hati-hati.

Mengedar pandangannya ke seluruh ruangan, di dapati olehnya seseorang tengah duduk membelakanginya.

“Kau menemukan keponakanku?” Belum sempat Nacos menyapa, si pemilik ruangan sudah menyambutnya dengan sebuah pertanyaan.

“Su-sudah tuan Ray” jawab Nacos gugup.

Berputar kursi dengan sandaran tinggi itu, nampak olehnya seorang pria yang umurnya tidak jauh berbeda darinya. Raymond Anderson, begitulah pria ini dikenal. Angkuh dan ambisius, kejam bahkan dengan keluarganya sendiri.

“Bagus! 50 ribu dollar akan kau dapatkan jika berhasil membawanya kesini.” titahnya kepada Nacos, datar nan dingin wajahnya tak bersahabat.

Terangkat kepala Nacos, berbinar matanya kala mendengar jumlah uang yang ditawarkan “Baik tuan” cepat ia menjawab tanpa mengajukan pertanyaan apapun. Terlalu senang dirinya mendengar serta membayangkan tumpukan uang itu.

“Pastikan kau membawanya hidup-hidup, sedikit luka tak masalah jika ada perlawanan” tambah Raymond yang dijawab anggukan kepala cepat oleh Nacos.

Bersambung....

1
Salwa Alfia
lah ni g lanjut Agi ya
Nirmala280481
lho.. kq tau2 hbs Thor.. gk seru ih..
Lena Lena
lahhh Agni doang ? gantung bgt thor
Lena Lena
Luar biasa
Bunda
Jadi males baca karyamu yg lain...takut mengecewakan..dg berhenti ditengah jalan lg😥
Bunda
lah.. dah tamat ??
begini aj thor ??
kecewa berat nih😕😕
Bunda
Semangat thor🤗🤗
Bunda
lanjut besok thor...matanya sdh ngantuk 😴
Bunda
wkwk...dipenjara cinta langsung
Bunda
oke...aku baru mampir,..semoga bagus karya"mu thor..
semangat..😍
RM
thor ini lanjutan nya mana???
sailendra arandita
ceritanya bagus, apa ini ga ada lanjutannya ?
sailendra arandita
ini ga ada lanjutannya kah , ceritanya seru .
ryye🌾
sampailah daku di sini..ijin baca othor cantik☝❤
Sarah
ceritanya bagus thor, tapi kok sepi🥺
Sarah
cerita keren thor🥰🥰
Retno Palupi
ceritanya bagus tp kok sepi ya
Retno Palupi
bagus ceritanya
Retno Palupi
lanjut kak
Retno Palupi
ok kl ntar tamat g berhenti ditengah lanjut baca. ditunggu up nya kak semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!