NovelToon NovelToon
Yes, Boss

Yes, Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Dendam Kesumat
Popularitas:91.6k
Nilai: 5
Nama Author: BumbleBee

Tidak ada yang paling dibenci Jillian Nelson daripada pria kaya brengsek. Dan dari semua daftar pria kaya di London, Shane Hamilton Torres, ada pada urutan paling atas.

Playboy, donjuan, laddy killer, predator wanita. Entah sebutan apa lagi yang layak disematkan pada seorang Shane Hamilton Torres. Keburukannya sebagai pria penakhluk wanita tidak lantas membuatnya dibenci. Ia semakin dikagumi dan digilai. Hal itu tentu saja tidak lepas dari harta, tahta yang ia miliki dan disempurnakan dengan wajah rupawan yang membuat dewa yunani iri dengan rupanya.

Tidak ada kriteria tertentu untuk menjadi wanita idamannya. Dewasa. Hanya itu.

Dan di sinilah Jillian berada, di depan perusahaan pria itu. Melamar menjadi sekretaris predator itu untuk menghancurkan reputasi juga bisnisnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BumbleBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan

Jillian menatap Shane dengan tatapan membunuh. Dan memang itulah yang terpikir oleh Jillian. Ingin membunuh pria itu detik ini juga. Bisa-bisanya pria itu mencetuskan drama konyol tentang pernikahan, heh?

Sementara Jillian sedang menyorot pria itu sambil berpikir, bagian tubuh mana yang akan ia serang terlebih dahulu. Shane duduk dengan di tepi ranjang seperti pria yang pasrah. Menyadari bahwa hidup matinya memang ada di tangan Jillian. Dengan kedua kaki yang dilipat rapat dan kedua tangan terletak di atas pangkuannya, Shane menatap Jillian dengan penuh permohonan..

"Menikah? Heh?"

Akhirnya Jillian memecahkan keheningan. Wanita itu mengusap wajah dengan kasar. Ia bergerak, mondar mandir tidak sabar sambil memijat keningnya. Jillian juga menyesali kebodohannya yang diam begitu saja saat Shane mengumumkan bahwa dirinya adalah istri si keparat itu dan Sal adalah bayi mereka. Dan di mana Sal sekarang? Bayi tampannya ada bersama wanita itu, ibu Shane .Wanita setengah baya itu begitu senang mendengar pengumuman putranya. Seperti sedang memenangkan hadiah tanpa diundi. Sesaat sebelum wanita itu mengambil alih Sal dari gendongannya, ibu pria itu sempat mengusap pipinya sejenak.

"Lidahku terpeleset."

Mendengar jawaban Shane, Jillian sontak berbalik dengan cepat. Tatapan membunuh itu kini lebih tajam dua kali lipat dari sebelumnya.

"Jilly..."

"Jangan memanggilku seperti itu!" Jillian menyela dengan cepat.

"Jadi seperti apa aku harus memanggilmu?" sungguh wajah Shane yang memelas seperti itu terlihat sangat menggemaskan. Seperti komandan buaya yang cosplay menjadi lumba-lumba. Imut, bukan?

"Ingin rasanya aku membunuhmu!"

"Lalukanlah," suaranya lemah, seperti sedang sekarat.

Hal itu tidak lantas membuat Jillian termakan drama pria itu. Tidak sedikit pun hatinya terenyuh dengan ekspresi atau pun nada suara pria itu. Jillian justru terlihat sangat bersemangat begitu mendapat persetujuan dari Shane untuk membunuhnya. Dengan langkah lebar ia melintasi ruangan, mengikis jarak antara dirinya dan Shane. Jillian mengulurkan tangan untuk mencekik leher pria itu. Namun, begitu kedua tangannya hendak menyentuh leher Shane, pria itu justru menahan kedua tangan Jillian.

"Tapi lakukan nanti." Pinta pria itu.

"Kau pikir aku sesabar itu? Lepaskan!"

"Kita bisa membuat kesepakatan."

"Kesepakatan yang menguntungkanmu?!" tudingan Jillian selalu sengit.

"Yang menguntungkan kita berdua."

"Aku tidak melihat keuntungan sama sekali selama berhubungan denganmu. Aku justru merasa akan mendapat petaka setelah ini."

"Aku berjanji kesepakatan ini akan menguntungkan kedua belah pihak."

"Kau pikir aku percaya?!"

"Tentu saja tidak. Untuk itulah kita berada di sini. Aku sedang berusaha meyakinkanmu."

Jillian tidak menghiraukan apa yang dikatakan Shane dengan sengaja menulikan telinga dan berusaha melepaskan cengkraman tangan pria itu dari tangannya yang ternyata cukup kuat.

"Kau memintaku untuk percaya padamu, tapi yang kulihat kau justru menyakitiku."

Shane refleks melepaskan cengkeramannya. "Maafkan aku," ucapnya dengan tulus.

Jillian mendelik dan segera menjauh dari pria itu.

"Sal..."

Mendengar nama Sal, Jillian menatap Shane dengan waspada.

"Kau bisa mendapatkan bayimu kembali asal kau setuju mengikuti drama ini. Hanya sebentar."

Jillian mulai tertarik dengan kesepakatan tersebut. Apa susahnya untuk berlakon sebagai istri. Ia tidak perlu pusing memikirkan dari mana ia harus mendapatkan uang untuk menebus Sal. Tapi, nuraninya kemudian berbisik, pantaskah mereka membohongi orang tua?

"Aku tidak bisa berbohong."

"Aku tidak memintamu berbohong, aku hanya memintamu diam. Itu saja."

"Bagiku itu sama saja. Ikut andil dalam permainanmu sama saja aku mendukung kekonyolan ini. Kau dan aku berbohong."

"Ini demi kebaikan ibuku. Dia sedang sakit dan membenci beberapa wanita. Jika kita keluar dari kamar ini dan mengakui kebohongan ini, aku tidak yakin Ibuku akan melepaskanmu begitu saja."

"Memangnya apa yang bisa Ibumu lakukan kepadaku? Aku masih muda dan cukup kuat untuk membela diri."

Shane menarik napas panjang. Dari awal ia tahu jika Jillian bukan gadis yang mudah untuk dibujuk. Wanita di hadapannya ini cukup rumit, tapi ia menyukainya? Eh.... menyukainya? Aku menyukainya? Shane berbincang dengan hatinya.

"Kalau begitu, silakan keluar. Kau tidak akan mendapatkan Sal meski kau memiliki uang. Aku akan membawanya ke tempat di mana kau tidak akan menemukannya."

1
Sun🌻
Hiksss beneran ngga mau diterusin kah ini? msih berharap banget inimah ka author mau ngelanjutin
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
kangen , kapan up😭😭
Nuralya_salwa
kpn up lagi nih....semoga selalu sehat biar bisa up lg💪💪😍😍
Endang Agustina
bagus
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
banyak yang bertanya tanya nih bang
🍭🍬Ayli🍬🍭
kaaakkkk
Anindita
ceritanya bagus
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
Assalamu'alaikum🙏🙏

othor oh othor , apakah kau mengingatku.?
apakah kau tau aku merindukan update semua novelmu .??


anganku kau gantung d pohon toge, Teganya teganya teganya teganya teganya 😭
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐: Alhamdulillah ...

Aku rindu, walaupun aku tau rindu itu berat😄
apa kabar Thor.?
total 2 replies
jie ung
update dong
lyani
rindu nian sama bang iky sampai sy bc ulang
Diahayu Ayu
bang toyib ku tersayang ngilang ngak blik2 tanpa kabar lagi😓
🍭🍬Ayli🍬🍭
kak...kok udah gk muncul³ kangen kak
Entina Sinaga
Thor..dimana dirimu, sehatkan thorrr
Oliva Rabbani
ayolah up thor,,, lama nian,,,,
Putri
jilly... main yuukkk
Yohanes Sambo
thoorrr... belum up juga ya
ⓚⓐⓗف
neng jilli kmn ini teh 👀
Yohanes Sambo
thoorrr.... kapan up lagi, selalu dinanti dilapakmu, plisss dong thor🙏🙏🙏🙏🙏
Yohanes Sambo
thoorrr....kapan up nya, ditunggu tunggu dan selalu diintai lapakmu, ternyata oh... ternyata belum up juga, plisss dong thor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Parti Pastys
hallo bang rizky....apa yg terjdi dgn mu sehingga lma gk muncul (sejak tgl 12 bln lalu)???? q nunggu lho bang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!