NovelToon NovelToon
JERAT CINTA SI KEMBAR

JERAT CINTA SI KEMBAR

Status: tamat
Genre:Duda / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Spinn off "HASRAT SEPUPU (PENGKHIANATAN)"

Lahir dari rahim yang sama, wajah yang sangat mirip, lahir di hari, bulan dan tanggal yang sama.

Meskipun begitu, Amman dan Ammar memiliki watak yang jauh berbeda. Amman adalah pria pekerja keras dan penyayang, sementara Ammar adalah sosok pria yang suka menghambur-hamburkan uang tanpa menghiraukan betapa sulitnya bekerja.

Memiliki banyak kesamaan selain watak, ternyata kedua pria kembar itu juga memiliki tipe wanita yang berbeda.

Keduanya juga tidak terlalu akrab lalu bagaimana jadinya jika kekasih Amman menikah dengan Ammar dan begitupun sebaliknya?

Yuk kawal kisah 2A (AMMAN DAN AMMAR)!

Simak kelanjutannya berikut!!!

So happy reading and stay tune 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 Jerat Cinta Si Kembar

Keesokan paginya.

Amman bangun terlebih dahulu dan dia bergegas pindah ke kamar milik Audrey, dirinya terus risau karena kepikiran tentang Audrey yang ditinggal saat keadaannya demam.

Ceklek

Amman masuk ke dalam kamar dan dia melihat ke ranjang dimana Audrey masih tertidur pulas.

Amman berjalan menghampiri Audrey, sesampainya di dekat Audrey, Amman langsung duduk di pinggir ranjang dan mengecek suhu badan Audrey menggunakan punggung tangannya.

"Astaga, demamnya semakin tinggi!" ucap Amman khawatir.

Amman mencari remote AC dan dia menurunkan suhu AC agar Audrey tidak kedinginan.

"Apa yang dia pikirkan? Dirinya sakit dan dia malah membiarkan aku tidur di kamar Anisa." Amman terus menggerutu.

Audrey langsung membuka mata karena dia mendengar samar-samar suara Amman.

"Kak, kamu udah bangun?" Audrey ingin bangkit tetapi Amman mencegahnya.

"Tetap berbaring dan jangan melanggar ucapanku." peringatan tegas yang Amman berikan.

"Kamu kenapa kak?" Audrey bertanya dengan nada biasa saja meskipun dia merasakan tubuhnya menggigil.

"Jangan pura-pura tidak mengerti Audrey, suhu badan kamu panas sekali dan kamu tadi malam mengatakan tidak pa-pa?" Amman memasang raut wajah kesal. "Bagaimana jika terjadi sesuatu denganmu? Aku akan merasa sebagai suami yang tidak adil dan tidak bisa menjaga istriku." lanjutnya.

"Kak sudahlah, aku hanya kelelahan." Audrey mencoba menenangkan Amman.

"Kelelahan tapi kenapa kamu sampai demam seperti ini? Setelah matahari terbit kita akan ke rumah sakit, aku tidak ingin terjadi apa-apa denganmu."

"Tidak perlu kak, aku baik-baik saja. Sungguh!" tekan Audrey menolak di bawa ke rumah sakit karena sangat benci dengan bau obat-obatan.

"Lalu apa mau kamu Audrey? Kamu mau aku diam saja dan menyaksikan istriku yang sakit, seperti itu?''

"Belikan saja obat di apotik untukku." ujar Audrey sambil memejamkan mata. "Kepalaku rasanya ingin pecah, mungkin karena aku terlalu banyak pikiran." ucap Audrey selanjutnya.

"Apa yang sedang kamu pikirkan, hm?" Amman menurunkan nada bicaranya.

"Aku memikirkan kenapa sampai saat ini aku belum hamil." jawab Audrey dengan lirih

Amman menggenggam tangan Audrey. "Aku yakin Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang indah untuk kita berdua, kamu jangan terlalu memikirkan itu. Audrey, kamu juga jangan salah sangka dulu jika aku tidur di kamar Anisa."

"Maksud kamu apa kak? Aku tidak mengerti." Audrey memang tidak tahu apa yang Amman katakan.

"Sebenernya, selama ini aku dan Anisa belum melakukan hubungan suami-istri."

Audrey langsung membolakan matanya. "Apa?"

Amman mengangguk. "Aku dan Anisa setiap malam hanya mengobrol karena Anisa menolak untuk aku sentuh, dia mengatakan jika ingin berhubungan sebaiknya menunggu bayinya lahir."

"Bukankah kak Anisa tau jika menolak ajakan suami itu hukumnya dosa besar?''

"Tentu dia tahu, tetapi aku sudah memaklumi dan memaafkannya. Jadi tidak masalah."

Audrey memejamkan matanya kembali sambil mengangguk.

🌺🌺🌺🌺

Ammar dan Celline telah bersiap untuk pergi ke Mall.

"Kak, kita berangkat sekarang ya? Aku sore ada acara dengan teman-temanku." ucap Celline sambil menggoyangkan tubuh Ammar yang masih berbalut nyaman di bawah selimut.

"Hm, apa kamu sudah selesai?" Ammar berbicara dengan suara serak khas bangun tidur.

''Sudah, kakak cepatlah bersiap. Aku akan menunggu dibawah."

Ammar mengangguk dan Celline pergi dari kamar Ammar.

Ammar menyibakkan selimutnya dan dia segera beranjak dari ranjang, jika kemauan Celline tidak dituruti maka Amman tidak ingin telinganya menjadi tuli.

Beberapa menit kemudian.

Setelah berpamitan, Ammar dan Celline menuju pintu utama.

Ceklek.

Keduanya terkejut karena melihat Maura yang sudah berdiri di depan pintu.

"Kau, mau apa kau berada disini?" ucap Ammar marah, mood nya pagi ini rusak karena bodyguard tidak diinginkan itu.

"Tentu saja saya berada disini, Tuan. Apa Anda lupa jika saya adalah bodyguard Anda?" ucap Maura tanpa rasa bersalah.

"Oh ya Tuhan!!! Kenapa harus ada wanita berbentuk seperti ini?" Ammar ingin meremas rambutnya tetapi dia undurkan.

Maura hanya memasang wajah tanpa ekspresi.

"Maura, apa kamu mau ikut bersama dengan kami?" tawar Celline.

"Jelas saya ikut, Nona. Saya harus ikuti kemanapun Tuan Ammar melangkah pergi."

Ammar menatap Maura dengan permusuhan.

Bodyguard cantiknya Tuan Ammar 😍

**CELLINE 🥰

TBC

HAPPY READING

SAMPAI JUMPA BESOK 🤗

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN YA?

TERIMA KASIH BANYAK 🙏**

1
koen
cerita gak jelas
turun dr mobil masuk LIFT apartemen PASTI ADA SECURITY, KNP SAAT ITU ANISA TDK BERONTAK, EEH sdh masuk kamar baru NIAT KELUAR...
PAARARAAH KAMU THOR
koen
katanya org "sangat kaya",
Bill 5jt aja KAGET JANTUNGAN
thor thor..
wkwkwkkkkk
Tia Chintya
waaaaah..celline sama Adisti bersaing kuat buat merebutkan hari Ammar.. tp kyk nya Adisti fine2 z.. Celine siih lebih ke obsesi
Tia Chintya
apa Lidia dan Leon..dari cerita novel yg apa yaa lupa.. lagi . tp bang Leon nya itu seorang polisi,
Tia Chintya
iya Nisa..pergi sejauh jauh nya..biar si iblis Ammar merasa menyesal
Tia Chintya
kasihan Nisa... tolongin siapa saja tolongin Anisa..
Tia Chintya
nih yg jd si Audrey.. Udah tau mantan nya melecehkan Anisa ..tp masih mau di peluk heran deh..
Tia Chintya
knp Thor.. knp harus Anisa.. kasian Anisa.. dia GK bersalah.. Ammar kau kan menyesaaaal
Neng Hastin93
😭😭😭😭😭😭 outhornya nyebelin bgt ihh... knp banyak bawang dsni air mataku jdi g bisa berhenti mengalir...
uhuuyyyyyy
jessi sifatnya kyk ammar
uhuuyyyyyy
weesss gak main main nich adisti..gk dpt Ammar tp dpt komandan polisi👍👍😀😀
🖤: Bisa juga ya kan, kak 🌹
total 1 replies
uhuuyyyyyy
walaah ammarrrr kamu itu lho kan sdh jadi seorang buapak kok msh kyk ABG aja🤔😀
🖤: Puber kedua 🤣
total 1 replies
uhuuyyyyyy
sediih😭😭
uhuuyyyyyy
😭😭😭
uhuuyyyyyy
naah lhooo kalah kan sama maura🤭🤭
uhuuyyyyyy
waaah ammar vs maura
uhuuyyyyyy
apa audrey akan di jodohkan sama Ammar ya
uhuuyyyyyy
Amman itu yg baik perilaku n hatinya...klo Ammar itu yg suka bar bar🤭
uhuuyyyyyy
haizzzh ikut gen sapa sich ammar kok gt
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
kok udah tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!