NovelToon NovelToon
Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:295.3k
Nilai: 5
Nama Author: Suliadiah

seorang gadis terpaksa menikah dengan kakak iparnya, dikarenakan kakaknya meninggalkan dihari pernikahan nya demi mengejar cita cita sebagai model dan ia harus menggantikan posisi sang kakak untuk menjadi mempelai wanita, akankah ia sanggup tinggal bersama seorang Farhan Wijaya CEO yang terkenal dingin dan ia sama sekali tidak pernah akrab dengannya? akankah ia bisa mengubah meluluhkan hati seorang Farhan Wijaya? dengan ketulusan hatinya?

"kamu jangan berharap saya mencintai kamu,! saya hanya cinta dengan Ratna" ucap Farhan.

Amel terdiam ia pun korban dari masalah ini, apakah ia juga menginginkan pernikahan kakak nya berantakan?

apakah Farhan bisa menerima kehadiran Amel dengan seiring berjalannya waktu? dan apakah Farhan telah memakan perkataan nya sendiri?

ingin tau kelanjutan dari kisah Farhan, Amel dan Ratna baca novel ku ini ya per episode☺️☺️🥰



follow Ig: d_sulialia ntar folbeck 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suliadiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amel pingsan

maaf bila ada salah dalam pengetikan kata mohon dimaklumi ya 🎉🎉🥰🎉🎉🎉🥰🎉🎉 jangan lupa untuk like dan komen 🥰🥰🎉🥰🥰 selamat membaca 🥰🎉🎉🎉🥰🎉

*

Farhan Sudah selesai ritual mandi nya, air yang begitu dingin di malam hari membuat ia sedikit kedinginan, apalagi cuaca malam hari ini hujan.

Farhan hendak tidur kembali tetapi tiba-tiba haus datang, air di meja nakas sudah habis, Farhan menuruni tangga untuk minum sebentar.

setelah menuruni tangga Farhan melihat Ratna tengah duduk di meja makan sembari melamun, ingin sekali Farhan berputar arah agar tidak bertemu dengan mantan kekasih nya itu, tetapi untuk apa ia pergi ia sudah move on dari Ratna,dan sekarang ia sudah memiliki istri yang begitu baik.

Ratna yang menyadari kehadiran Farhan ia tersenyum, Ratna mengira Farhan masih memiliki perasaan dengannya.

"hai mas,,, lama nggak ngobrol"sapa Ratna dengan penuh senyuman, ia berharap masih bisa akrab lagi dengan farhan.

"jangan panggil aku dengan sebutan mas___karena aku adalah adik ipar mu"jawab Farhan dan meraih gelas seraya menuangkan air. ia berniat langsung pergi dari dapur.

Ratna yang mendengar penolakan lantas berlari dan memeluk Farhan dari arah belakang. Farhan yang bersusah payah agar Ratna melepaskan tangan nya dari tubuhnya ini.

akhirnya Farhan bisa melepaskan jeratan Ratna,ia membalikkan badannya dan menatap Ratna Dengan sorot mata tajam.

"kamu apa apaan sih Ratna___sadar!!!aku bukan siapa siapa mu lagi!!!!"geram Farhan.

"iya aku tahu,kamu pasti benci dengan ku____tetapi aku masih mencintaimu mas,aku sadar aku salah telah meninggalkan mu dihari pernikahan kita"jelas Ratna,ia menyesal telah meninggalkan Farhan waktu itu,andai saja ia tidak tergiur untuk pergi ke Inggris menjadi model mungkin sekarang ia sudah bahagia dengan Farhan.

"CUKUP!!!! JANGAN BICARAKAN ITU LAGI"

"sekarang keadaan nya sudah berbeda,,kau kakak ipar ku dan aku adik ipar mu"jelas Farhan dan pergi meninggalkan Ratna seorang diri di dapur yang Lampunya hanya temaram.

selepas kepergian Farhan Ratna duduk dilantai,ia memang salah dengan meninggalkan Farhan waktu itu tetapi sekarang ia sudah berubah, dan ingin Farhan kembali dengan nya.

"aku akan rebut kembali yang seharusnya dari awal menjadi milikku"gumam Ratna.

*

Farhan masuk kamar dan mengunci pintu itu,ia segera mengganti pakaiannya karena sudah ada bau parfum Ratna disitu, ia tidak mau sampai Amel salah faham dengan nya.

setelah selesai mengganti pakaiannya Farhan menaiki ranjang,ia memeluk tubuh sang istri yang sudah terlelap dalam mimpi, ia sudah mencintai orang yang ada didepannya ini, yang sekarang bersetatus menjadi istrinya.

"semoga aku dan kamu bersama selamanya Ra"gumam Farhan dan memejamkan matanya yang sudah teramat berat.

*

sementara ditempat lain Dewi dan Kevin sedang berjalan jalan di taman dekat rumah mereka, walaupun sudah larut malam Dewi ingin melihat bintang bintang itu.

"kev suatu saat nanti aku akan mengenalkan mu dengan keluarga ku"ucap Dewi,ia memang berniat mengenalkan Kevin pada keluarga nya yang ada di kampung

"kenapa harus nanti? sekarang saja"jelas Kevin dan memandang wajah Dewi

"aku hanya tidak mau membuat keluarga ku kecewa, apalagi ibuku bagaimana perasaan nya kalau anaknya menikah tanpa sepengetahuannya?"jelas Dewi.

"percaya sama aku_kita bisa lewati ini bersama sama"jelas Kevin dan memeluk tubuh Dewi m, walaupun pernikahan nya belum genap satu Minggu ia sudah mencintai Dewi dari Minggu Minggu kemarin.

"ya udah ayo pulang,besok aku ada meeting kalau telat sedikit saja,sepatu pak Farhan bisa melayang nanti"

Dewi tertawa mendengar lelucon dari sang suami,ia memang mengakui atasan Kevin sangat galak di kantor.

"ya udah ayo pulang, cuacanya udah dingin banget ini"ucap Dewi dan memakai Kan jaketnya agar tidak dingin lagi.

"dingin dingin enaknya ngapain?"tanya Kevin mencoba menggoda Dewi.

"BAKSO!!!"

"h-ha?bakso???"jawab Kevin

"ayo makan bakso"ucap Dewi seraya menunjuk kearah tukang bakso, dan langsung menarik tangan Kevin

Kevin membuang nafas kasar, ia berniat menggoda Dewi sekarang malah harus makan bakso. Kevin mengikuti langkah Dewi yang ingin makan bakso itu.

"enak nih dingin²makannya bakso"celetuk Dewi.

Kevin mengangguk ia tersenyum, istrinya benar benar unik,dan tidak peka dalam urusan cinta apalagi urusan ranjang.

*

cahaya matahari memasuki ventilasi jendela kamar milik Farhan, Farhan menyimpitkan matanya dan mencari keberadaan Amel yang sudah tidak ada di sampingnya.

"Ra"

"Ra"

teriak Farhan mencari keberadaan sang istri yang ntah kemana, pakaian nya sudah disiapkan tetapi orang nya tidak ada.

"ada apa mas?"tanya Amel dengan wajah yang lumayan pucat keluar dari dalam kamar mandi.

"kamu kenapa Ra? mukanya pucat sekali"sembari memegang wajah istrinya itu.

"nggak papa kok mas,aku hanya kecapean mungkin masuk angin, akhir akhir ini aku sering muntah"jelas Amel dengan nada yang hampir tidak terdengar.

"kita ke dokter ya?"jelas Farhan

Amel menggeleng ia tidak mau cuma gara gara ia kecapean sedikit, Farhan ketinggalan meeting.

"enggak usah mas_mas siap siap sana,nanti telat" jawab Amel menguatkan dirinya, walaupun ia sendiri bingung dengan tubuhnya saat ini.

Farhan menggeleng ia tidak mau sampai Amel kenapa Napa, jangan kan meeting hari ini, meeting beribu ribu pun Farhan sanggup untuk meninggalkan yang terpenting Amel bahagia.

"kalau mas Farhan nggak mau berangkat kerja,aku ngambek nih"ancam Amel mengalihkan pandangannya.

akhirnya cukup lama Farhan dan Amel bernegosiasi, dan Farhan memutuskan untuk tetap berangkat dengan syarat Amel tidak boleh beraktivitas terlalu banyak dan beristirahat yang cukup. ia akan meminta kepada asisten rumah tangga nya untuk menjaga istrinya ini.

Amel mengangguk ia menuruti perkataan Farhan, dari pada harus bertengkar dengan suaminya pagi pagi seperti ini.

*

Farhan menuruni tangga ia izin berangkat untuk pergi ke kantor, Amel yang ingin mengantarkan suaminya pergi ke teras rumah dilarang keras oleh Farhan, Farhan tidak mau sampai Amel kecapean.

Farhan menuruni tangga dan makan dimeja makan. rasanya makanan yang ada dihadapannya tidak membuat nafsu makan Farhan untuk memakannya, ia kepikiran dengan kondisi Amel saat ini.

"Bu nanti tolong antarkan makanan ini kekamar Amel ya"jelas Farhan.

bibi usah pun mengangguk ia menyiapkan makanan untuk Amel.

bik isah berpapasan dengan mama ayu dan pak Wijaya yang akan sarapan pagi.

"loh han kemana Amel?kok nggak ikut makan disini?"tanya mama ayu dan menarik kursi untuk duduk.

"kecapean dia mah,mamah tolong jaga dia ya"jawab Farhan.

"astaghfirullah kenapa tidak panggil dokter?"

mama ayu khawatir dengan Amel, akhir akhir ini keadaan Amel berbeda ia sering muntah dan nafsu makannya kadang kadang meningkat, di dalam hati mama ayu memprediksi kalau Amel tengah berbadan dua,namun ia tidak mau mengambil kesimpulan,ia takut jika prediksi nya salah.

"dia nggak mau mah, makanya Farhan minta mama jagain dia"jelas Farhan.

mama ayu mengangguk paham,ia juga tidak mau sampai putri kesayangannya sampai kenapa Napa.

pak Wijaya yang sedari tadi menyimak perbincangan diantara mereka hanya diam,ia mau melihat seberapa Farhan perduli dengan Amel.

"kalau kamu sayang sama Amel, kenapa kamu berangkat ke kantor?"tanya pak Wijaya dengan sorot mata tajam.

"udah pah tadi Farhan, udah mau nggak berangkat, tetapi dipaksa oleh Amel"jawab Farhan.

"cie__anak harimau takut sama kucing"

ejek pak Wijaya,ia meremehkan Farhan yang dulunya Farhan susah dijinakkan oleh perempuan, sekarang malah menjadi budak cinta nya.

Farhan memasang wajah kesalnya pada pak Wijaya, bisa bisanya papanya bercanda saat farhan sedang risau, ia segera pergi dan mengucapkan salam.

"lihat deh mah,,anak harimau itu marah"ucap pak Wijaya disertai tawanya.

mama ayu menggeleng lemah bisa bisanya suaminya bercanda,dan membuat Farhan kesal seperti itu.

*

setelah acara sarapan pagi selesai,mama ayu berniat menjenguk sang menantu tercintanya,ia khawatir jika keadaan Amel memburuk.

Amel yang sedang membaca buku setelah makan tadi,ia mendengar suara ketukan pintu, buru buru ia membuka pintu untuk melihat siapa yang datang.

ternyata mertuanya yang datang ia pun tersenyum dengan gembira,dan mengajak ibu mertuanya untuk masuk kedalam.

mama ayu yang melihat Amel wajah nya pucat pasi hanya mengelus rambutnya dan menanyakan keadaannya saat ini.

"ke dokter yuk"tawar mama ayu.

Amel menggeleng cepat,ia takut jika harus disuntik,dulu ia pernah manjat pohon agar tidak disuntik.

mereka berbincang tentang keadaan Amel, namun tiba-tiba Amel merasa ingin muntah,ia langsung pergi kekamar mandi dan membuang semua makanan nya yang sudah ia makan tadi.

badannya benar benar lemas, penglihatannya suram ia keluar dari kamar mandi dengan mata yang sudah hampir gelap semua.ia hanya mendengar mamanya memanggilnya.

"sayang kamu kenapa?"tanya mama ayu.

"nggak papa kok mah, Amel hanya____"tubuh Amel ambruk seketika ia tidak sadarkan diri dengan wajah yang terlihat sangat pucat.

mama ayu menolong Amel dan memanggil semua orang agar membantunya,dan meletakkan Amel ke kasur, mama Mayu mencoba menyadarkan Amel dengan minyak kayu putih.

jangan lupa baca eps selanjutnya ya 🎉🎉🥰 salam happy 🥰

1
Sur Yani
sadia banget
Ma'rifatul Hasanah
lanjut doooong
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Ma'rifatul Hasanah
lanjut
Sri Wahyuni
lma2 gue ga suka sm s amel
Sri Wahyuni
mendingan mati az loh mel
Sri Wahyuni
tumben bngt crita nya yg udah nikah ga punya rumah sendri..d sini amel terlalu oon dn mudah prcaya sm s ratna kn dah tau karakter s ratna
Sri Wahyuni
knp s ga pindaj rumah az khumaira
Sri Wahyuni
hutan kue surabi gunung kmbar dua
Devi Sihotang Sihotang
ternyata ratna main api sm abg nya farhan... alamak
Umi Nabila
sy suka visual nya alvan,👍
Forta Wahyuni
Thor n knapa terlalu bnyk pemainnya n ntar author buat pula Amel mati lalu diganti Amara. jgn sep itu Thor n biarkan Amel bahagia n dah terlalu bnyk mslh yg GK ada habisnya. lagian Ratna blm dicerai dah nkh sama Fano, koq critanya ngalor ngidul kmana2.
Forta Wahyuni
hello, gmana sich author n Ratna blm dicerai udah mo dinikahkan aja. STLH ceraipun hrs nunggu masa Iddah itupun klu muslim. klu non muslim apa BLH saya jg TDK tau..
Anie Setiawati
nah loh cowok yg poto ama Ratna itu pasti adiknya farhan
Suliadiah
ia the best 🥰🥰
Bhak Yati
lanjut dong
Huang jiahong
viola sama bapak nya keluarga gila
Huang jiahong
jijik aja dgn kea
lakukan keluarga reno,,anak salah msh di belain
Bhak Yati
lanjut
Huang jiahong
nama nya kembar tiga juga lah biar seruu
Lani Lani
mudah2an selamat.... jng k napa2. ngak tega bacanya.. 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!