NovelToon NovelToon
Mengejar Cintamu

Mengejar Cintamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:230.8k
Nilai: 5
Nama Author: Erna Sikumbang

Bela Tiandra Kusuma mengenal seorang Alan Adha secara tidak sengaja. Ia sangat tidak menyukai Alan sampai ia selalu mencari masalah dengan Alan. Alan menjadi penyebab kekesalannya karena ia merasa sial setelah bertemu dengan Alan. Lama kelamaan ras benci berubah menjadi cinta. Tapi ketika ia mulai menyukai Alan, ia mengetahui bahwa ada seorang cewek lain mencintai Alan. Feby Anggita wanita yang bersahabat dengan Alan semenjak pertama kuliah juga mencintai Alan. Namun ia baru berani mengakui ketika lulus kuliah. Siapakah yang dikejar oleh seorang Alan? Perempuan yang mempunyai masa lalu kelam ataukah sahabatnya yang selalu ada bersamanya ketika sedih dan senang?

Yuk baca cerita serunya di Mengejar Cintamu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Sikumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Alan semakin kacau setelah masalah bertubi-tubi datang kepadanya. Belum selesai masalahnya dengan Dinda, sekarang ada masalah lagi yang muncul. Yang membuat Alan pusing adalah ketika berhadapan dengan netizen yang maha benar dan sok tau.

Mereka netizen hanya mendengar dari dan melihat dari sudut yang salah. Sekarang Alan dan Bella jadi bulian sejagat raya. Padahal mereka bukan artis atau publik figur. Akan tetapi gosipnya di media sosial paling teratas belakangan ini.

Alan tau Bella pasti sangat hancur saat ini. Alan juga mendengar bahwa saham rumah sakit keluarga Bella anjlok akibat video itu.

Alan berdiri ragu di depan rumah Bella. Dia ingin meminta maaf kepada keluarga Bella. Ia tau pasti keluarga Bella bisa saja membunuhnya. Tapi ia tidak peduli sama sekali karena ia begitu peduli dengan Bella.

"Ada apa kesini?" tanya Galuh entah dari kapan berada di belakang Alan.

"Aku datang kesini ingin meminta maaf atas kekacauan ini."

"Percuma, bahkan dengan kedatangan kamu kesini akan menjadi masalah yang lebih besar lagi, kamu paham tidak?". ucap Galuh dengan penuh emosi. Melihat laki-laki yang berdiri di depannya membuat emosinya sampai ke ubun-ubun.

Alan sangat paham Galuh sangat membencinya karena sudah membuat sakit hati adiknya. Akan tetapi dia tidak akan peduli dengan kemarahan Galuh. Karena bagi Alan memperjuangkan Bella adalah harga mati.

"Aku akan menebus semua kekacauan terjadi."

"Bagaimana caranya? jika kamu bisa menyelesaikan secepatnya baru datang kesini, tapi jika tidak jangan pernah datang menampakkan batang hidung kamu sekalipun."

Mendengar ada suara keributan di luar rumah, Amar ikut keluar. Ketika membuka pintu emosinya tampak dengan jelas. Amar lansung melayangkan kepala tinjunya ke wajah Alan.

"Dasar lelaki kurang ajar, udah punya istri masih aja mengejar anak gadis orang."

Alan tersungkur karena kerasnya pukulan dari Amar. Alan tersenyum karena ini kedua kalinya ia menerima pukulan dari saudaranya Bella.

Tapi Alan tidak gentar sekalipun menghadapi kedua saudara ini. Jika mereka bukan saudara Bella mungkin Alan akan membalasnya tanpa rasa takut

Galuh segera menahan tubuh Amar yang emosi. Ia tau adiknya bisa saja membuat Alan koma jika di biarkan. Ditambah dengan Alan yang hanya pasrah menerimanya.

"Jauhi kakak gue jika tidak lo akan berurusan dengan gua." ancam Amar.

"Aku tidak akan menjauhi Bella sampai kapanpun." ucap Alan dengan tegas.

"Kamu..." ucap Amar ingin melayangkan tinjunya kembali tapi Galuh memegangnya dari belakang.

"Jangan buang energi kamu untuk yang tidak penting." ucap Galuh.

"Dia yang cari masalah bang." ucap Amar emosi.

Papa dan mama Bella dan Bella mendengar ada suara Amar berteriak dengan emosi cepat keluar. Mereka kaget ketika mendapati ada Alan disana.

Bella hanya memandang Alan dengan wajah dingin. Ia sangat membenci lelaki yang ada di depan pintu rumahnya. Lelaki ini yang membuat hidupnya menjadi kacau begini.

Papa Bella membawa Alan masuk kedalam rumahnya. Kedua anak laki-lakinya merasa kaget ketika papanya mengajak Alan masuk kedalam rumahnya.

Sekarang mereka duduk di ruang tamu di rumah Bella. Ruang tamu yang besar dan mewah di hiasi oleh beragam pernak-pernik.

Bella tampak kurang nyaman dengan kehadiran Alan. Ia dari tadi ingin meninggalkan Alan disini. Akan tetapi papanya menahannya untuk tetap berada di ruang tamu mendengar apa tujuan lelaki ini datang.

"Apa tujuan kamu kesini?" tanya papa Bella dengan tegas. Meskipun sudah tua tapi wajah papa Bella masih terawat dan bisa dibilang awet muda. Tubuhnya yang atletis karena dia rajin berolahraga dan menjaga pola makannya dengan baik.

Alan tidak heran kenapa saudara laki-laki Bella tampak gagah karena papa mereka cukup gagah. Alan melihat ke arah mamanya Bella. Meskipun sudah berada di umur 50 tahunan akan tetapi jika melihat mama Bella tidak ubah melihat wanita 30 tahunan. Wajah mama Bella juga awet muda dari umurnya.

"Wajar Bella menjadi gadis yang sempurna karena perpaduan dua orang yang hebat." ucap Alan dalam hati sambil senyum sendiri.

Melihat Alan yang tersenyum sendirian, Amar menyenggol tangan Galuh. Galuh juga melihat Alan hanya senyum sendirian tanpa menjawab pertanyaan papanya.

"Kamu lagi di tanya." ucap Galuh ingin menyadarkan Alan dari lamunannya.

Alan nampak kaget ketika mendengar suara Galuh. Ia segera bangun dari lamunannya saat itu juga. Ia tadi kurang mendengar apa pertanyaan papanya Bella.

"Maaf om, apakah bisa di ulang pertanyaannya?" tanya Alan dengan segan dan canggung karen meminta orang tua mengulang pertanyaannya.

"Makanya jangan melamun jika di ajak ngomong." ujar Amar dengan penuh kebencian. Amar dari tadi ingin sekali menghajar Alan habis - habisan.

"Apa tujuan kamu kesini?" tanya Galuh dengan pandangan tidak bersahabat.

"Iya apa tujuan kamu datang kesini?" ulang papanya Bella.

Pak Hendra tetap tenang menghadapi Alan karena umurnya yang sudah tidak muda lagi. Ia ingin mendengar pendapat lelaki yang ada di hadapannya.

"Saya kesini ingin memastikan Bella baik - baik saja, saya...." ucapan Alan di potong oleh Amar dengan cepat.

"Bella tidak dalam keadaan baik, dan itu penyebabnya adalah kamu sendiri." ucap Amar emosi.

"Amar diam dan tenang dulu." tegur mamanya dengan lembut.

"Ya biar dulu nak Alan ini menjawab pertanyaan dengan jelas." ujar papanya tenang.

"Saya tau pasti Bella dalam keadaan yang tidak baik makanya saya kesini untuk memberikan dukungan, saya juga tau ini juga berpengaruh dengan rumah sakit, tapi saya janji akan menyelesaikan dengan cepat, saya berjanji om dan Tante." ucap Alan dengan sopan.

"Urus saja masalah dirimu sendiri, kami bisa mengatasi semua tanpa bantuan kamu." ucap Galuh membuat Alan menelan salivanya sendiri.

"Tapi bagaimanapun ini terjadi karena aku, maka biarkan aku menebusnya, biar saya tidak merasa bersalah lagi."

"Bagus deh jika kamu merasa bersalah."

"Maaf semua, mungkin kasih waktu kami mau bicara berdua." ucap Bella yang dari tadi diam saja.

"Buat apa kamu ngomong sama laki-laki ini lagi Bel." ucap Galuh emosi mendengar ide adiknya.

"Ia nggak ada yang perlu dibahas lagi." ucap Amar menimpali.

"Baik, kami akan kasih kalian waktu." ucap Pak Hendra berdiri dari duduknya dan lansung mengajak istrinya, Galuh dan Amar beranjak ke dalam.

Mereka sudah tinggal berdua di ruang tamu. Keduanya saling diam sekitar lima menitan.

"Kamu tidak usah menebusnya, saya dan keluarga saya baik-baik saja, silahkan menjauh dari hidup saya." Bella memohon kepada Alan. Ia tidak ingin terlibat masalah dengan lelaki ini. Masalah kemaren membuatnya sakit kepala karena meskipun mereka sudah klarifikasi tetap saja netizen itu maha benar.

"Aku tidak bIsa Bel, aku tidak bisa menanggung rasa bersalah."

"Jika begitu aku akan biarkan kamu merasa bersalah seumur hidup agar kamu bisa introspeksi diri kamu, yang butuh perhatian kamu adalah istri kamu yang sedang hamil, binalah rumah tangga kalian."

"Aku tidak bisa."

"Kasihan anak kamu ketika dia lahir ayahnya tidak di sampingnya."

"Dia bukan anakku."

"Walaupun begitu, dia anak yang tidak berdosa, apa kamu tega dia lahir tanpa ayah."

"Justru karena aku kasihan makanya aku menunggu kejujurannya, jika tidak saya sudah penjarakan dia karena pencemaran nama baik." ucap Alan.

"Saya sedang mencari yang mengunggah video itu, jika sampai seminggu ini dia tidak minta maaf aku akan penjarakan." ucap Alan lagi dengan tegas.

...****************...

Berbeda dengan Alan, kisah cintanya Dion berjalan dengan mulus. Dia dan Feby sudah direstui oleh masing-masing keluarga. Begitu juga dengan karirnya Dion. Belum lama ini Dion di angkat menjadi direktur di Arkarna Kontruksi menggantikan direktur lama yang meninggal dunia.

Dan yang membuat Dion senang adalah ketika Feby ditunjuk oleh Abian sebagai sekretarisnya.Abian begitu percaya dengan kinerja Dion. Selama bekerja dengannya Dion selalu memberikan yang terbaik. Di tambah dengan promosi dari istrinya membuat Abian semakin yakin menaikkan jabatan Dion.

"Terima kasih sudah menerima lamaran aku." ucap Dion tersenyum senang kepada Feby.

"Terima kasih juga sudah berjuang untuk aku." ucap Feby juga sambil tersenyum.

"Aku sudah nggak sabar menunggu hari, semoga semua dilancarkan."

"Aamiin."

"Aku kasihan dengan Alan, kisah cintanya tragis banget."

"Iya, aku juga tidak percaya Alan bisa menghamili anak gadis orang mengingat Alan itu sangat menjaga wanitanya, kami aja sahabatnya di jaga apalagi wanitanya."

"Iya, sekarang netizen malah menuduh yang bukan-bukan, kabarnya bisnisnya mengalami kemerosotan."

Dion begitu paham karakter Alan yang sangat baik dimatanya. Alan yang dia kenal dari semester awal bahkan tidak pernah pamer kekayaan kepadanya.

Alan sangat berjasa dalam hidupnya.Alan juga yang membuat dia mengenal Dita, Siska dan Feby. Alan juga yang membuat Feby yakin dengan cintanya. Alan juga yang membuat dia bisa bekerja dengan Abian.

Dion sudah meminta Dita untuk memohon kepada suaminya untuk membantu Alan. Namun bos Dion menolak untuk mencampuri urusan pribadi orang lain.

Dion juga mendengar bahwa dampak lainnya adalah suami Siska. Suami Siska jadi membenci sahabatnya setengah mati. Siska sudah berusaha membujuk suaminya agar tidak berprasangka buruk pada Alan. Tapi susah mengingat saham keluarganya menurun.

"Aku harus cari cara jika suami Dita tidak mau membantu." ucap Dion dengan yakin.

"Iya, kamu harus bantu sayang, kasihan dia, bahkan keluarganya tidak percaya sama dia."

"Itulah, jika keluarga sudah tidak percaya maka semua akan terasa berat."

"Semoga ini cepat berlalu."

"Aamiin." ucap Dion yang juga berharap masalah ini cepat berlalu.

1
falea sezi
kejar bel dripada ma duda mending ma perjaka duda nya labil tolol
Nyonya'e Agus
Buruk
Nyonya'e Agus
Kecewa
Endang Lestyowati
apa judul kisah mira
kavena ayunda
chika miskin aja belagu norak
kavena ayunda
haaha rasain tuh cemburu si alan km aja nikah duluan makan tuh dinda jalang😂🙄 abiss bodohnya kebangetan
kavena ayunda
bikin nenek nya mati aja dasar nyusain
kavena ayunda
alan bodoh mending ama ray aja
piah Hasan
bodoh skli sih thor pemeran utsmamu
kavena ayunda
ruwet salah paham.lagi kn semua krna faby terlalu memaksa kehendak dasar nyebelin
falea sezi: nemu komen ku sendiri/Curse//Hey/
total 1 replies
nisa
mksih kk ok critanya👌👍
otw kisah mira
Fransiska Siba
Dita dan Mira tdk salah tp Bian yg salah, krn saat itu Dita sdh menjauh tp wasiat itu mereka jadi nikah jika sana Bian tetap kokoh mempertahan kan Mira dan tdk meniduri Dita kala itu pasti Mira meresa tdk tersakiti. Bian yg memberikna harapan palsu buat mereka berdua
Yani Agustin
thor koq alurnya dibelit" yah kapan jadian alan sm bella thor🙈
Yani Agustin
thor jgn bikin gondok lah😁
maredni Jiba
andalah yang ayam kampus bukan bella
re
Next
Ilah Alfiah
Alfi Ama Chika ajah kan benci biasa jadi cinta
Ilah Alfiah
akhirnya bisa tenang juga saat baca bagian ini dari awal tegang2 moga ajah gak tegang lagi di fart berikutnya jantung rasa nya mau copot tegang Mulu gondok ati
Ilah Alfiah
liyeur ngabanungan nage NU mana NU di perjuangkan NU mana NU di pertahan keun jadi nateh ✌️✌️✌️✌️✌️
Ilah Alfiah
di lanjut gondok bacanya gak di lanjut penasaran aduh nih hati aku jadi gak karuan baca cerita ini gondok segondoknya sama si alan yang seolah gak punya pendirian teguh plin plan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!