NovelToon NovelToon
PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Ketos / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Konglomerat berpura-pura miskin / Teman lama bertemu kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:299.1k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Fatimah

PUTRI VARELIA ALEZZANDER gadis cantik berusia 17 tahun yang terlahir dari keluarga kaya raya dan bergelimang harta. Putri perpura-perpura menjadi gadis miskin sekaligus merubah penampilannya menjadi anak culun untuk bisa masuk di SMA CANDERAWASIH agar dia bisa mendapatkan Teman dan juga kekasih yang benar-benar tulus, peduli sayang terhadap dirinya.

Hingga akhirnya dia dipertemukan dengan laki-laki tampan yaitu GIBRAN ROBERTO laki-laki yang yang memiliki sikap sangat dinggin dan juga cuek terhadap seorang wanita. Akankah Gibran adalah jodoh Putri, ataukah REZA ANTONIO laki-laki tampan yang diam-diam ternyata telah menaroh perasaan terhadap Putri.

Akan tetapi bagaimana jika Putri mencintai lelaki diantara salah satu dari mereka, tapi ia tidak mau menggungkap perasaanya itu lantaran menerima kenyataan jika laki-laki yang ia cintai ternyata sudah jadi kekasih dari wanita lain. sampai kapan ia akan mampu mencintai seseorang yang tidak mampu untuk d

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CANDAAN GIBRAN.

Maaf bik, bibik kayaknya salah karena saya ini bukan teman dekat dari Putri. Dan jika bibik menganggap jika saya ini teman terdekatnya semua itu sangatlah salah, jadi maaf saya tidak bisa membantu Bibik, maafkan saya, saya harus pergi sekarang!" balas Gibran yang kemudian dia pun segera masuk kedalam mobilnya. Dan spontan membuat bibik Minah pun terkejut, tidak mampu untuk mengatakan apa-apa lagi.

"Aku tidak egois kan, kan Putri itu bukanlah teman apalagi pacarku, jadi aku bebas kan memberi pendapat seperti ini? Tindakan yang aku lakukan ini juga tidak salah kan?" ucap Gibran yang terus bertanya- tanya pada dirinya sendiri yang akhirnya malah membuatnya menjadi malah semakin bingung.

"Sudahlah kenapa aku merasa jadi tidak enak kaya gini, sudahlah mendingan sekarang aku segera pergi ke Restoran. Karena disana Verrel pasti sudah menungguku!" ucap Gibran yang kemudian tanpa berkata lagi, dia pun akhirnya menyalakan laju mobilnya.

"Baiklah jika aden itu tidak mau membantu non Putri,"ucap Bibik yang merasa bersedih.

Tidak menunggu waktu lebih lama. Akhirnya tak berapa lama kemudian Gibran pun telah sampai juga di Restoran, dimana Verrel sudah sedari tadi telah menunggunya.

Tanpa berfikir lama, Gibran pun langsung menghampiri temannya yang mukanya sudah sangat cemberut seperti pakaian yang belum disetrika.

"Sorry ya Ver, aku telat datangnya?"

"Udah kebiasaan kamu sejak dulu kali, jadi aku gak heran soal itu,"balasnya sambil cemberut.

"Kamu punya setrika gak?"tanya Gibran yang kemudian membuat Verrel pun terkejut.

"Untuk apa kamu mencari setrika disini?" tanya balik Verrel.

"Untuk menyetrika wajah kamu agar kembali seperti semula, sudahlah itu muka jangan di lembekkin gitu kenapa? Kaya pakaian yang belum disetrika saja?"gurau Gibran.

"Ya sudah apa kamu udah memesan makanan?" tanya Gibran.

"Kami gak lihat apa yang ada dimeja hadapan kami saat ini?"balas Verrel dengan menunjuk beberapa makanan yang ternyata sudah tersaji dimeja.

"Ooo jadi kamu sudah memesannya ternyata,"balas Gibran.

"Memangnya apa yang kamu lihat sedari tadi? Apa sih yang lagi kamu pikirkan saat ini, kenapa aku merasa kamu lagi memikirkan sesuatu, apa kamu ada masalah?" tanya Verrel.

"Sudahlah jangan bahas soal itu, mendingan sekarang kita makan saja, kan tujuanku datang kesini untuk makan!"balas Gibran yang kemudian dia pun akhirnya terduduk.

"Hm baiklah!"

Akan tetapi sesampainya Gibran bertemu dengan Verrel, tiba-tiba pikiran Gibran terfokus dengan perkataan sang Bibik katakan tadi, yang akhirnya membuatnya malah jadi melamun tidak terdengar suara maupun candaan yang biasanya terdengar diantara mereka berdua.

Mulut Gibran serasa terkunci dan tidak mampu untuk mengatakan hal apa-apa. Karena yang ada dipikiran Gibran saat ini, dia seperti sedang memikirkan sesuatu yang akhirnya membuatnya menjadi melamun tanpa henti.

"Orang kaya seperti dia ternyata bisa juga melakukan hal yang seperti itu, bahkan lebih parahnya dia sampai berniat inggin melakukan bunuh diri segala apa sampai se'menderita itu penderitaannya? Pantesan pada saat aku berkata pada waktu itu, dia seperti sedang tersinggung oleh perkataanku, rupanya tanpa aku sengaja aku telah melukai perasaanya.

Dan kenapa sekarang aku jadi merasa aneh gini ya perasaanku, kenapa aku merasa agak sedikit sakit setelah mendengar curhatan yang sedang bibik katakan mengenai masalah Putri!"batin Gibran yang terus menerus melamun tanpa henti.

Dan Verrel yang menjadi teman disampingnya dia pun sudah seperti pajangan yang diabaikan oleh Gibran, lantaran sedari tadi Verrel mengucapkan sesuatu, Gibran tidak sedikit pun membalas perkataanya yang akhirnya membuat Verrel tambah merasa kesal. Dan akhirnya malah mengerjainya.

"Woy Gibran ... Gibran ...?"ucap Verrel.

"Lah dia ternyata melamun pantesan aku diabaikan seperti ini, aku ini sebenarnya teman atau pajangan sih. Sudah capek lama-lama menunggu setelah datang dia malah mengabaikan seperti ini?" Woy Gibran! Kamu budek ya, Gib?"

"Ini orang mungkin udah budek banget ya, aku ngoceh-ngoceh gini sama sekali gak dihargai olehnya nasib ... Nasib ... punya temen gini amat!"batin Verrel sambil mengelus dadanya.

"Baiklah aku kerjain aja dia?" batin Verrel dengan menunjukkan senyuman sinisnya.

Gibran yang sama sekali belum tersadarkan diri akibat lamunannya itu, Verrel yang melihat kondisi temannya kurang full dia pun akhirnya merencanakan aksinya yaitu secara diam-diam dia pun menggambil ayam chicken yang sudah tersedia diatas piring yang dimana akan dimakan Gibran nanti.

"Wah lumayan nih, lezat kayaknya?" ucap Verrel yang kemudian langsung menggigit ayam tersebut.

Dan tidak menunggu waktu lebih lama lamunan Gibran pun seketika kembali tersadar setelah ada seorang pelayan laki-laki yang tidak sengaja menjatuhkan sebuah nampan yang dibawanya tepat disamping Gibran, lantaran tak sengaja tersenggol dengan seseorang yang baru saja lewat dihadapannya.

PYARRRR...

"Astaga maaf-maaf saya tidak sengaja..maaf!"ucap pelayan sembari meminta maaf.

"Iya gak papa!"balasnya seseorang itu yang kemudian dia pun berlalu pergi.

"Astaga apa itu tadi?"ucap Gibran yang spontan langsung terkejut.

"Ada apa Gib?" tanya Verrel.

"Gak! Gak ada apa-apa?"

Setelah tersadar, Gibran yang hendak akan menyantap ayam kesukaannya itu pun, spontan dibuat terkejut lantaran ayam yang tadinya ada diatas piringnya, seketika lenyap tanpa sisa.

"Loh?" ucap Gibran yang terkejut setelah dia melihat kearah piring.

"Kenapa Gib kamu kok kaya terkejut gitu?"

"Kok ngilang?"

"Apanya?"

"Ini ayam-ku kok bisa ngilang tadi bukannya ada diatas piring, tapi kenapa sekarang kok bisa tidak ada, kamu tahu kan larinya kemana itu ayam?"

"Itu lari kearah sono, gila kali mana ada ayam chicken yang lari ada-ada aja kamu?"

"Tapi jujur perasaan tadi aku belum makan itu ayam, tapi kenapa ayamnya sudah main ngambek aja pake acara kabur segala?"

"Mas? Mas tahu gak ayam yang ada di piring ku ini kemana perginya, dia belum pamitan soalnya?"ucap Gibran ngawur.

"Mungkin ayamnya lari. Karena lagi merindukan kasih sayang mas, makanya ayamnya main pulang tanpa pamit mas!"jawab pelayan yang ikut ngawur.

"Serius? Saya ini tanya serius?"tanya Gibran.

"Saya juga balasnya serius lagi mas, kalau mas pengen tahu itu ayamnya ada dimana, mendingan mas tanya aja sama temen mas yang satu ini, mungkin dia yang sudah tega merebut ayam mas ini,"balas pelayan yang seketika membuat Gibran pun berganti balik menatap kearah Verrel yang lagi asyiknya makan.

"Verrel jawab apa bener kamu orang yang menggambil ayam-ku?"tanya Gibran.

"Hmmm iya,"balas Verrel dengan ekpresi wajah nyengirnya.

"Verrel ...."teriak Gibran yang langsung menjewer kuping Verrel tanpa henti.

"Aw ...."teriak Verrel sembari memegang dan menahan sakit akibat jeweran tersebut

BERSAMBUNG...

1
Olive Ova Ambitan
tobat, rasain lo putri... balas lebih sakit lagi gibran, biar si putri yg egois itu nyesel sdh mencampakkan kamu dlu
Olive Ova Ambitan
yaaa koq ceritanya jd gini thor, sumpah jd males bacanya..koq gibran malah nikah 😭nyeselll ngikutin ceritanya
Siti Fatimah: Sabar ya kak Endingnya mereka bersama kok 😊
total 1 replies
Olive Ova Ambitan
yaa ngpain kamu pulang, sdh meninggalkan gibran seenaknya.. males bacanya
Hadimulya Mulya
org tua gila
Hadimulya Mulya
apa ini pengalaman zg nulis cerita pencundang
Hadimulya Mulya
lelaki pencundang
Hadimulya Mulya
ghh
Isabell Serinah
apa seasson2 ada untuk sambungan cerita ni
Siti Fatimah: Maaf tidak ada kak, soalnya ini sudah termasuk masuk ke Season 2 sekali lagi terima kasih atas dukungannya ya kak 😊🥰🥰
total 1 replies
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍
Siti Fatimah: Siap kak lagi diusahakan soalnya lagi kehabisan ide 🥰🥰
total 1 replies
Isabell Serinah
gibran bodoh percaya sama revi. up lagi banyak 2 plseeee 👍
Siti Fatimah: Siap kak tapi aku cicil ya soalnya lagi kehabisan ide 😊😊
total 1 replies
Isabell Serinah
putri jangan lemah dan terlalu baik mudah orang pijak. sambung lagi plseeee 👍
Siti Fatimah: Nanti aku lanjut awal bulan ya kak soalnya sekarang lg tahap tamatkan yg judul satunya 🥰🥰
total 1 replies
Isabell Serinah
kenapa tak jujur saja put. sambung lagi plseeee 👍
Siti Fatimah: Siap kak nanti sore ya lanjutannya 🥰🥰
total 1 replies
Ipah
cerita yang bagus, semangat terus berkarya kak Fatim 💪🥰🥰
Isabell Serinah
cerita bagus. sambung lagi plseeee 👍
Siti Fatimah: Siap Kak nanti malam ya 😊
total 1 replies
Dewi Kijang
lanjut ni kayaknya tambah seru...
Siti Fatimah: Siap kak sekali lagi terima kasih atas dukungannya ya, maaf kalau masih banyak typo dan tanda baca masih berantakan karena aku blm sempat untuk revisi sekali lagi terima kasih kak 🥰🥰
total 1 replies
Dewi Kijang
semangat ya putri kamu yg tegar ya...
Dewi Kijang
lanjut
Siti Fatimah: Siap kak 😊
total 1 replies
Dewi Kijang
saya hadir thoor tetap semangat ya
Siti Fatimah: Siap Kak sekali lagi terima kasih atas dukungannya ya kak 😊🥰 🥰
total 1 replies
@Kristin
bagus Thor cerita nya aku suka orang kaya yang pura2 miskin terlihat rendah hati aja bagiku.
Siti Fatimah: Siap kak terima kasih atas kunjungannya 😊😊
total 1 replies
M Nijam Rozak
koq g lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!