NovelToon NovelToon
My Ustadz Is My Husband

My Ustadz Is My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: سسكي

happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon سسكي, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 33

Bu Linda mondar-mandir di teras rumahnya. Menunggu kedatangan anak dan menantunya. Wanita paruh baya ini terlihat sangat khawatir.

Tidak lama, wajah kekhawatirannya hilang, ketika mobil sedan hitam milik Ustadz Hafid tiba di kediamannya.

"Ibu ...!" Cika langsung keluar, berlari kecil ke arah wanita yang selama ini dirindukan.

"Sayang, ibu sangat khawatir dengan kalian," ucapnya membalas pelukan hangat putrinya.

Ustadz Hafid menyalami tangan mertuanya. Ia masih merasa canggung.

"Ya udah, kalian istirahat aja. Kalian pasti lelah karena sudah menempuh perjalanan yang cukup jauh," kata Bu Linda.

"Oh iya, Bu. Ayah mana?" Cika berjalan masuk, ia tidak berhenti memeluk tubuh ibunya.

"Belum pulang. Masih banyak pasiennya di rumah sakit."

Cika yang mendengar itu manggut-manggut mengerti.

***

Cika masuk ke dalam kamarnya. Membawa segelas teh hangat dan biskuit untuk suaminya.

"Ini tehnya." Cika meletakkannya di atas nakas.

Ustadz Hafid yang baru saja selesai mandi itu tersenyum semringah. "Tumben, baik. Ada maunya, pasti." Ustadz Hafid mendudukkan tubuhnya di atas sofa. Menoleh ke arah istrinya yang sepertinya masih malu atas kejadian di dalam mobil.

Cika menggeserkan tubuhnya. Duduk lebih dekat. Dengan secepat kilat ia mengeluarkan handphonenya. "Lihat ini, Tadz," pintanya.

Ustadz Hafid mengerutkan keningnya. Apa maksud istrinya itu memperlihatkan sederet foto bayi kepada dirinya?

"Tadz, imut dan lucu bayinya, yah?"

Ustadz Hafid mengangguk mengiyakan.

"Jadi, Cika pengin hamil."

"Hah?" Ustadz Hafid kaget mendengar permintaan istrinya itu. Ia bisa-bisa mati terkena serangan jantung, mendengar permintaan Cika yang aneh hari ini.

"Kenapa, Tadz? Apa salahnya Cika pengin hamil? Cika mau punya anak kayak di foto itu. Pasti anak Cika lebih imut, dan lucu kayak bundanya," ucapnya penuh kegembiraan, "Lagi pula ibu, ummi, dan abah juga terus mendesak Cika untuk cepat hamil."

"Hm."

"Tadz! Semua kuncinya ada di Ustadz. Ayo bantu Cika untuk hamil."

"Maksudnya?"

Cika menarik napas sejenak sebelum menjelaskan. "Tadi, Cika sempat tanya ke ibu di dapur. Bagaimana Cika bisa hamil ...."

"Terus?" Potong Ustadz Hafid cepat. Pria ini menahan tawa. Bagaimana tidak istrinya sangat polos seperti ini.

"Ibu tidak menjelaskan apa pun. Katanya sulit dijelaskan secara teori, harus dipraktekkan secara langsung. Maksudnya gimana, Tadz?" Cika bertanya antusias.

Ustadz Hafid seharusnya senang, mendengar Cika sangat menginginkan anak dan juga hak batinnya bisa tertuntaskan. Ah! Tidak. Ustadz Hafid tidak mau mengambil resiko tinggi, mengingat istrinya itu masih kecil, rahimnya masih belum sepenuhnya siap mengalami proses kehamilan. Biarkan dirinya berpuasa sampai Cika lulus.

"Tadz! Kok diam sih?" Cika melambaikan tangannya di depan wajah Ustadz Hafid membuyarkan lamunan pria itu.

Ustadz Hafid menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal. Helaan napas ia hembuskan. Bingung. Bagaimana menjelaskan kepada istri kecilnya yang sangat polos itu.

"Kita tidur aja, yuk! Ustadz udah ngantuk," ucapnya. Ustadz Hafid berpura-pura menguap, untuk mengalihkan pembicaraan. Ia bangkit berdiri, menarik tangan Cika untuk segera beranjak.

"Enggak mau! Ustadz belum jelasin ke Cika, maksud penjelasan ibu itu gimana? Terus kapan Cika hamil?" Gadis yang menggunakan piama warna biru itu masih sangat penasaran.

Ustadz Hafid tersenyum tipis. "Benaran mau hamil?" tanyanya penasaran.

"Iya," jawab Cika penuh keyakinan.

"Tapi kamu masih kecil, Cika. Nanti setelah lulus baru bisa hamil dan punya anak. Itu lebih baik," ujarnya lalu mengacak-acak gemas rambut panjang milik istrinya itu.

Cika mengerucutkan bibirnya. "Cika udah besar, Tadz! Ustadz Hafid jahat ...!" Gadis ini beranjak bangkit keluar kamar. Menutup pintu dengan sangat keras, "Cika mau tidur sama ibu dan ayah aja! Ustadz tidur aja sendiri, dasar jahat," ucapnya sebelum benar-benar pergi.

1
pretty girl's
luar biasa
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😃
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻 semangat thor 💪🙏🏻
egata_syla
heh aku udah berkaca" malah masuk lagi air matanya😭
LalanaStr
wkwkwk
bunda syifa
Luar biasa
bunda syifa
lah langsung cinta aja si ustadz, apa yg kemaren adalah kesempatan dalam kesempitan
Ella Ella
capek bacanya Thor ..kurang suka sm karakter Cika ,kpn dewasanya
Ella Ella
kurang suka karakter Chika ,kekanakan
Susanti Susanti
Luar biasa
Andina Jahanara
Ini kok berduaan ya? padahal bukan mahram
Mutia
aku kalo nakal gitu juga, nekatan banget🤣🤣🤣😂😂😂
karissa 🧘🧘😑ditama
adoohhhj kacaau dah akhh
karissa 🧘🧘😑ditama
ampoooonnn dehhh makk akhh🤣🤣🤣🥴🥴
Mursiti Elbina
Maa syaa Allah langsung terbayang suara beliau Thor,kalau ada quotes atau kata-kata dari beliau ini adem rasanya maa syaa Allah,
sashi kirana
Luar biasa
Hesti Hesti
Lumayan
Sulaiman Efendy
SIALAN,, TERNYATA PRANK MIMPI..
Sulaiman Efendy
JIAHHH ENDINGNYA MLH SEDIH, GK SERU BANGET CERITANYA
Sulaiman Efendy
KOQ GK DIJELASIN SIAPA COWOK YG SUKA SAMA CIKA, TRUS GMN PRASAAN ANDRE KE CIKA, TRUS APA IVAN & AUDY SDH TAU CIKA SDH NIKAH
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!