NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:220.2k
Nilai: 5
Nama Author: Myhani

Aku yang selalu ada bukan dia?
Aku yang setia mendampingimu bukan dia?
Tapi kenapa kamu memilih dia bukan aku?

~

Cinta tak selamanya berakhir dengan indah dan bahagia.
Cinta juga terkadang seperti duri yang menyakitkan, apabila duri itu dicabut maka akan menimbulkan luka. Namun jika dibiarkan pun akan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan

"Naja, ada yang ingin bertemu denganmu."

Naja yang tengah duduk bersandar pada dinding kamarnya mendongak saat pak polisi menyerukan namanya.

Tanpa membuang waktu Naja segera bangkit mengikuti langkah polisi bernama Ari tersebut. Naja tidak banyak bertanya karena memang setiap hari dia terbiasa menerima tamu, yaitu sang Mama dan adiknya.

Langaknya sempat terhenti ketika melihat dua orang anak muda duduk bersebelahan. Ada bunyi patah ketika melihat pemuda itu menggenggam tangan si gadis, rasanya masih sama seperti dulu. Mungkin karena rasa cintanya tidak pernah berubah pada gadis itu.

"Ehm.."

Naja memilih langsung duduk tanpa menyapa mereka terlebih dulu. Matanya menatap ke sana ke mari tidak tentu arah, yang jelas dia sangat menghindari tatapan dua orang di depannya.

"Naja, kamu apa kabar?"

Abel lebih dulu menanyakan kabar pemuda itu, sedih rasanya Abel melihat penampilan Naja yang sekarang. Kulitnya kusam, rambutnya gondrong, tubuhnya terlihat kurus.

"Seperti yang kalian lihat, aku baik." jawab Naja acuh.

Abel tersenyum tipis, ia menoleh pada Sean. Pemuda itu mengangguk, ia mengusap lengan Abel kemudian berdiri.

"Aku kasih kalian waktu untuk ngobrol dari hati ke hati."

Setelah mengatakan itu Sean berlalu meninggalkan keduanya yang masih diam tak berniat kembali memulai obrolan.

"Ja,"

Kali ini Naja mendongak mendengar suara Abel yang bergetar, sepertinya gadis itu berusaha menahan tangisannya.

"Aku hanya mau pamit sama kamu. Maaf jika selama ini aku tidak bisa menjadi pacar yang seperti kamu harapkan. Maaf juga jika karena aku semua ini harus terjadi. Aku ... "

"Bel, "

Naja beralih tempat duduk ke samping Abel. Ia menggenggam kedua tangan Abel yang berada di atas meja.

"Bel, kamu mau pergi ke mana? Aku minta maaf, Bel, seharusnya aku tidak menghianati kamu waktu itu. Seharusnya aku tidak melakukan semuanya, maafkan aku, Bel! Jujur aku masih sangat mencintai kamu, aku tidak rela melihat kamu bersama Sean. Please maafkan aku."

Naja membawa kedua tangan Abel pada bibirnya, air matanya tumpah membasahi kedua tangan gadis itu. Naja tidak perduli jika ia dibilang lelaki cengeng atau apalah itu. Yang pasti saat ini, Naja hanya ingin Abel tahu bahwa dia masih sangat mengaharapkan gadis itu kembali padanya.

Abel menggeleng lemah, "aku sudah memaafkan kamu sejak lama, Ja. Tapi maaf untuk kembali sama kamu rasanya tidak mungkin, hati aku sudah terlanjur sakit karena kesalahan yang kamu buat. Untuk saat ini biarkan aku menjadi temanmu."

"Apa tidak ada kesempatan kedua untukku, Bel? Aku sangat mencintai kamu, Bel."

Ntah sudah keberapa kalinya Naja mengucapkan kata cinta itu. Tapi semua tidak berarti apa-apa lagi di mata Abel, ucapan Naja seolah angin lalu baginya sekarang.

"Aku sudah memberikan kesempatan itu sejak dulu, hanya saja kamu yang tidak menggunakan kesempatan itu dengan baik. Ja, bukankah kamu yang bilang, jika kamu kembali membuat aku menangis maka aku boleh melakukan apapun sama kamu. Anggap saja kini aku sedang mengabulkan permintaan kamu waktu itu. Besok hari kelulusan kita dan aku akan segera berangkat ke tempat yang baru. Di mana aku akan memulai hidup baru di sana, aku harap kamu bahagia setelah ini ya, Ja."

Abel menarik tangannya pelan, ia beralih mengusap pipi Naja yang lebih tirus. Mata mereka bertemu, sejenak tatapan keduanya saling mengunci. Air mata menjadi penghias pipi kedua insan tersebut.

"Aku ... cinta kamu, Naja. Selamat tinggal!"

Abel bangkit dari tempat duduknya dan berlari meninggalkan Naja yang kini tengah menangis sesenggukan, menelungkupkan wajahnya pada kedua tangan di atas meja.

1
Iyas Masriyah
Luar biasa
falea sezi
hahaha karma dibayar tunai/Curse//Curse//Curse//Doubt/ emank enak ja naja
falea sezi
hahaha kapok mu kapan laki tukang selingkuh/Puke//Curse//Curse//Curse/sakit kn sakit lah masak enggak
falea sezi
kapok makan itu selingkuan
Qaisaa Nazarudin
Ckkk JANJI LAGI, DULU KAMU JUGA BERJANJI JUGA JANJI YG SAMA,TAPI APA KENYATAAN NYA KAMU MALAH SELINGKUH..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Vkk Apa yg berlaku pada Ivan,berlaku juga pd Dewa..
Qaisaa Nazarudin
Waahh pasti ini semua ide para irtu nih..
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan Naja.. Ckk kenapa jd Naja sih? Dewa kemana? di sekap?
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Feeling ku mengatakan kalo acara pernikahan ini akan menjadi milik Naja,Kalo iya pasti ada campur tangan kluarga atau sahabatnya Naja..ckk🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Akhirnya sia2,,Dosa gak sih aku bahagia diatas penderitaan Naja...
Qaisaa Nazarudin
Yeezzz...💪💪💪💪👏👏👏 Puas hati aku dgn apa yg Naja rasakan saat ini .💃💃
Qaisaa Nazarudin
Abel bilang dia dgn Sean cuman temen doang juga,Terus Abel nikahnya dgn siapa? Jgn bilang dgn Naja thor,Aku g terima,Hati ku madih sakit dan kecewa dgn apa yg Naja tlah lakukan ke Abel..
Qaisaa Nazarudin
Kalo di dunia nyata mah,Udah di khianati dan di sakiti kek gitu,Mana mau aku ketemu lg ama dia,masa bodo,jangan kan utk jd temen,yg ada aku jd benci dan ogah aja mau ketemu lg..
Qaisaa Nazarudin
Sean kemana? Jangan bilang kalo Abel gak jadi nikah dgn Sean,Seperti Ivan dan Kama waktu itu...ckk
Qaisaa Nazarudin
Resort Isabela..Jangan bilang resort itu kepunyaan Abel .
Qaisaa Nazarudin
Naja anaknya Dareel,Dan Darrel anaknya Daffin dan Nara kan? Berarti kelakuan dan apa yg berlaku ke Naja,Sama dengan kelakuan Daffin dan yg di alami Daffin dulu saat selingkuh dr Nara dan di tinggal Nara ke luar negri,. Karna ditinggal Nara Daffin berubah jadi seorang pekerja keras dan bersikap lbh dewasa .
Qaisaa Nazarudin
Lha kemana tuh Si Amel pujaan hati kamu..
Qaisaa Nazarudin
Ciihh Cinta,,Kalo Cinta g mungkin kamu selingkuh..🙄🙄😡😡
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏💃💃💃💃💃 Aku terlalu bahagia di atas penderitaan mu Naja,Cowok penyelingkuh kayak loe emang harus mendapatkan balasan yg setimpal,Belum juga nikah udah selingkuh,Mana janji2 dan kata2 Cinta loe dulu buat Abel..Ciihh rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Aelah Naja,gak peka kamu,Itu mah midusnya dia doang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!