Aku belajar bahwa keberanian tidak akan pernah absen dari ketakutan.
Orang yang berani bukan mereka yang tidak pernah merasa takut.
Tetapi, mereka yang bisa menaklukkan rasa takut itu sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiffany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAWAR BERDARAH ~ 1
...📖 Sebelum membaca,...
...Jangan lupa klik like, vote dan rate....
...Kasih komentar yang positif agar semangat menulis....
...(Cerita khusus edisi Hari Kasih Sayang 2021~ 14 Februari 2021 🥳 )...
...Happy Reading...
...----------------...
...sᴇʙᴜᴀʜ ᴍᴀᴡᴀʀ ʏᴀɴɢ ʙᴇʀᴅᴜʀɪ ʙᴜᴋᴀɴ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴇʟᴜᴋᴀɪ, ɴᴀᴍᴜɴ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴇʟɪɴᴅᴜɴɢɪ ᴅɪʀɪ....
Pagi itu Michelle sedang beraktivitas seperti biasa. Dia mengerjakan rutinitasnya di sebuah toko bunga. Pemesanan bunga sedang ramai-ramainya saat itu karena sebentar lagi menjelang hari Valentine. Tentu saja Michelle turut ambil bagian dalam kesibukan tersebut.
Steven, sang pemilik toko bunga sekaligus tunangan dari Michelle tampak sedang sibuk menerima telepon dari orang-orang yang melakukan pemesanan. Michelle sungguh kasihan melihat Steven yang sepertinya kewalahan.
"Astaga, bunga pesanan belum dikirimkan, masih banyak yang harus aku kerjakan,"gerutu Steven melihat hasil rangkaian bunganya yang belum selesai sedari tadi karena sibuk dengan telepon yang masuk.
"Memang banyak pesanannya?"tanya Michelle.
"Tidak, ini barusan ada yang meminta sebuket bunga mawar merah untuk dikirimkan ke alamat yang tidak jauh dari sini,"ujar Steven bingung. Padahal dalam waktu setengah jam lagi ada yang akan mengambil pesanan bunganya.
"Stev, biar aku saja yang mengantarkan bunga itu,"tawar Michelle kepada Steven kali ini.
"Eh, tapi El..."ucap Steven hendak menolak namun ucapannya dipotong oleh Michelle.
"Tidak apa-apa, stev, mana alamatnya,"ujar Michelle kepada Steven.
Steven pun dengan terpaksa memberikan alamat si penerima bunga kepada Michelle.
"Tidak jauh dari sini, kamu bisa gunakan sepedaku saja,"tawar Steven kepada tunangannya tersebut.
"Tenang saja, aku jalan kaki saja. Aku akan baik-baik saja,"ucap Michelle membuat tenang Steven.
"Hati-hati ya,"ujar Steven berpesan.
"Pasti,"jawab Michelle dengan senyum manisnya.
Michelle bergegas keluar dari toko bunga milik Steven setelah mengenakan jaket dan membawa tas selempang mini kesayangannya. Karena letak penerima bunga tidak jauh dari toko mereka. Maka Michelle pun memutuskan untuk berjalan kaki saja.
Akan tetapi tanpa Michelle sadari ada seseorang yang mengincar dirinya ketika dia keluar dari toko bunga.
"Akhirnya, kamu keluar juga,"ujar seseorang dari dalam sebuah mobil berwarna hitam. Dia sudah bersiap-siap untuk melakukan aksinya.
"Dengan kepergianmu maka aku bisa memiliki Steven dan juga kebahagiaan yang seharusnya menjadi milikku harus terenggut olehmu!"ucap wanita dari dalam mobil itu dengan nada sinis.
Michelle tidak tahu jika ada bahaya yang sedang mengancam dirinya. Michelle sedang fokus untuk menyeberangi jalan. Namun tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan sangat kencang ke arahnya tanpa bisa Michelle untuk menghindar.
ᏴᎡᎪᎪᎪᎪKKKK!
Sebuah tabrakan pun tidak bisa dihindari. Tubuh Michelle terpental di aspal setelah berguling di atas kaca mobil yang menabrak dirinya. Akan tetapi mobil yang menabraknya itu sesegera mungkin melarikan diri dari lokasi kejadian.
Orang-orang yang berada di lokasi kejadian segera menelepon polisi dan juga ambulance untuk segera menolong Michelle yang saat itu sedang sekarat. Michelle mengalami benturan yang keras di kepalanya. Darah mengalir dari kepalanya dan mengenai bunga mawar merah yang dia bawa.
Steven sangat terkejut mendengar apa yang terjadi dengan kekasihnya tersebut. Dia bergegas menuju ke rumah sakit saat mendengar kabar yang menimpa Michelle. Steven tidak kuasa menahan dirinya kala dokter yang menangani Michelle mengatakan bahwa tunangannya tidak bisa diselamatkan. Steven menangisi kepergian Michelle yang begitu cepat. Dia tidak bisa menerima kenyataan yang ada. Steven menyalahkan dirinya sendiri yang telah menerima permintaan Michelle untuk mengantarkan pesanan buket bunga.
......................
Pemakaman Michelle pun berjalan dengan selayaknya. Beberapa pelayat sudah meninggalkan area pemakaman. Namun Steven tampaknya masih berduka dengan kepergian tunangannya. Ada seorang wanita yang juga tidak segera beranjak dari sana. Dia adalah Miranda. Teman dekat dari Michelle selama ini.
"Sudahlah, stev, relakan kepergian Michelle, dia sudah tenang dan bahagia di sana. Jangan membuat dia semakin bersedih dengan dirimu yang seperti ini,"ucap Miranda mencoba menghibur Steven.
Steven menuruti apa kata Miranda. Mereka berdua pun meninggalkan area pemakaman tersebut. Steven berjalan dengan sempoyongan dan Miranda bergelayut di lengan Steven bermaksud untuk memapah si Steven. Akan tetapi, tanpa Steven sadari, Miranda tersenyum tipis saat meninggalkan area pemakaman Michelle.
αkhírnчα, αku вíѕα mєndαpαtkαn αpα чαng kuíngínkαn, batin Miranda.
Waktupun berlalu setelah kepergian Michelle. Sekarang Miranda lebih aktif mendekati Steven kembali. Miranda mencoba mengambil hati seorang Steven. Miranda yakin jika dia bisa mendapatkan hati Steven kembali.
Dulu Steven pernah mendekati dirinya. Akan tetapi saat itu Miranda menjauh karena Steven hanyalah seorang pemuda yang miskin. Tetapi setelah Steven berhasil dengan bisnis toko bunganya. Steven bukan lagi menjadi seorang yang miskin dan lontang-lantung seperti dulu lagi. Akan tetapi sayangnya cinta Steven juga sudah berganti. Ada sosok Michelle, teman baik Miranda, yang menggantikan cinta Steven yang pernah ada untuk diri Miranda.
Miranda sakit dibuatnya. Dia menyesal karena telah menolak cinta Steven sebelumnya. Miranda bertekad untuk merebut cinta Steven dari teman baiknya sendiri yaitu Michelle. Dan itulah mengapa Miranda melakukan hal gila dengan cara menabrak Michelle sampai teman baiknya itu tewas seketika.
...----------------...
👻 To be continued MAWAR BERDARAH ~ 2
ketinggalan banyak nih
boom like dulu ya Thor
🙏🙏🙏