NovelToon NovelToon
I LOVE MY UNCLE

I LOVE MY UNCLE

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 5
Nama Author: din din

follow Ig 👉 dindin_812
New Adult romance
WARNING!!! Sebelum baca siapkan hati, karena dijamin bakal kesel, baper, tegang dan lain lain.

Setting di London.
Jovanka adalah seorang gadis manja, ia memiliki paman bernama Jody yang begitu sangat menyayangi dirinya sejak kecil. Entah hanya sebuah perasaan sayang terlalu besar atau apa, membuat Jovanka sering merasa cemburu jika sang paman dekat dengan wanita lain.

Hingga suatu ketika karena akal bulus seseorang, membuat Jovanka dan Jody mengalami tragedi satu malam. Jovanka yang tidak ingin Jody merasa bersalah pun memilih pergi, tahu jika tidak mungkin baginya bisa bersama adik sang mamah, meski bunga-bunga cinta tumbuh di hatinya.

Namun, siapa sangka dibalik itu semua, Jovanka tidak tahu kalau Jody ternyata bukanlah adik kandung sang mamah. Lalu bagaimana kisah mereka selanjutnya? Baca selengkapnya di sini.



Pict from Pinterest editing by Din Din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Pertemuan kembali

"Papa! Ini tidak benar, ini fitnah!" Alice terus berkilah ketika dirinya di seret paksa oleh dua pelayan di rumahnya. Netranya kemudian menatap tajam pelayan suruhannya yang masih tertunduk dengan rasa takut.

Duan terlihat gusar, tapi demi menjaga kewibawaannya ia tetap harus bersikap tenang. Pria paruh baya itu menatap jody yang begitu terlihat santai, kemudian ia teringat dengan perkataan beberapa teman koleganya. Mereka mengatakan kalau Jody seperti singa tidur, ia tidak akan menerkam jika tidak di bangunkan. Begitu tidurnya terusik, maka ia akan menerkam serta memangsa siapapun yang mengganggunya. Jody terlihat tenang, hangat dan ramah, tapi begitu dia tersakiti maka dia akan menjadi dingin dan tak berperasaan.

"Anda tahu, Tuan Duan?" tanya Jody tiba-tiba. Pemuda itu meletakan cangkirnya ke meja kemudian menatap tajam pada Duan.

"Iya," sahut Duan dengan nada suara sedikit gugup.

"Aku sempat berpikir untuk membalas perbuatan tak bermoral putri Anda dengan perbuatan tak bermoral juga, tapi disini saya masih memandang Anda karena itu saya mengurungkan niat saya," ungkap Jody.

Setiap kata yang keluar dari mulut Jody membuat Duan terperangah, ia tidak percaya jika pemuda yang ramah ini bisa berpikiran seperti itu.

"Anda tahu? Saya adalah orang yang berpikiran bersih, tapi ketika pikiran saya di cemari dengan tindakan seperti yang putri Anda lakukan, maka saya bisa berpikir kotor juga!" ungkap Jody dengan melempar tatapan mematikan ke arah Duan.

Buliran kristal membentuk di kening dan pelipis Duan, ia benar-benar tidak tahu apa yang di maksud oleh jody.

"Atas nama Alice, aku benar-benar minta maaf. Katakan padaku apa yang bisa aku lakukan untuk menebus semua kesalahan putriku." Duan menatap Jody dengan rasa takut, baru kali ini ia melihat sorot mata menakutkan dari pemuda itu.

Jody menghela napas kasar, ia mencoba untuk berpikir tenang. Meski ia meminta sesuatu, tetap saja tidak akan mengembalikan apa yang sudah hilang dari gadis kesayangannya.

"Saya akan memberikan Anda kesempatan, jaga putri Anda dari perbuatan yang tidak bermoral lainnya, atau jangan salahkan saya jika bertindak melewati batas untuk menghancurkan hidup putri Anda maupun keluarga Anda!" Ancam Jody penuh dengan penekanan di setiap katanya.

"Aku mengerti,"balas Duan, pria paruh baya itu baru kali ini merasa tertekan dengan orang yang jelas-jelas lebih muda darinya.

Jody mulai berdiri diikuti Albert dan kedua pengacara mereka. Jody membungkukan tubuhnya memberi salam kemudian berlalu dari ruangan itu.

"Bagaimana dengan pelayan ini?" tanya Albert menunjuk pada pelayan yang sedari tadi tertunduk ketika mereka sampai di pelataran rumah Duan.

Jody menghentikan langkahnya kemudian ia berbalik menatap pelayan itu.

"Kau boleh pergi, tapi jika sampai kau membantu wanita itu lagi. Aku bisa pastikan kau tidak akan bisa menghirup udara setelahnya," ancam Jody melempar tatapan tajam pada pelayan itu.

"Te-terima k-kasih," ucap pelayan itu tergagap kemudian meninggalkan Jody dan yang lainnya.

"Kau membebaskan tersangka, lalu membebaskan saksi. Aku pikir kau akan membuat perhitungan yang lebih dari ini," ujar Albert.

"Tidak semudah itu, aku harus bisa menempatkan posisiku. Duan memiliki saham yang cukup besar di perusahaan keluarga kak Michelle, aku tidak ingin masalahku mempengaruhi pasar saham perusahaan jika aku melewati batas. Karena itu aku hanya memberinya peringatan, jika peringatanku masih tidak di indahkan maka mau tidak mau aku akan lewat jalur lain untuk menghancurkan mereka," ucap Jody yang terdengar seperti bukan dirinya, ia menepuk bahu Albert sebelum masuk ke mobilnya.

Albert tahu betul bagaimana Jody, meski terlihat ramah dia bisa menjadi singa yang ganas. Sama seperti beberapa tahun yang lalu, di saat perusahaan keluarga Albert di serang lewat jalur belakang, siapa sangka Jodylah yang bisa menyelesaikan serta menghukum pihak yang ingin menghancurkan keluarga Albert, sampai-sampai Albert tak habis pikir bagaimana pemuda yang begitu ramah dan hangat itu bisa kejam diwaktu tertentu.

"Benar-benar pemuda yang sa ... nga ... t misterius."

Setelah sepeninggal Jody dan kawan kawan, Duan langsung menuju kamar Alice. Pria itu begitu murka, karena kebodohan putrinya hampir saja Jody mengancam keberlangsungan hidup dan jalannya perusahaan miliknya.

"Dasar gadis bodoh!" bentak Duan begitu masuk kamar Alice.

"Pa! Ini bohong, semua itu tidak benar!" Alice masih mencoba membela diri.

"Kau masih mau mengelak, hah! Apa kau tahu, prbuatanmu ini hampir mengancam kehidupan kita. Rumor yang beredar itu benar adanya, pemuda yang terlihat sederhana itu mempunyai pengaruh yang besar di dunia perbisnisan, bahkan ia bisa menjadi dingin dan kejam ketika merasa tersakiti. jadi mulai sekarang renungkan perbuatanmu dan jangan melakukan hal konyol lagi, apa kau mengerti?!" bentak Duan dengan urat yang kentara di leher.

Melihat ayahnya yang begitu murka tentu aja membuat Alice semakin sakit hati, rasa bencinya pada Jovanka semakin mendarah daging, bagaimanapun semua yang ia alami sekarang di karenakan Jovanka yang menggagalkan rencananya malam itu.

Setelah memberi nasehat Aiden, Jovanka memilih pulang ke Apartemen sendirian. Ia ingin sendiri hari itu, perasaannya masih terasa kalut, pikiran tentang pamannya masih terus membayang-bayangi dirinya.

Jovanka menyusuri panjangnya bahu jalan kota London, tanpa terasa ia berjalan menuju food street yang pernah ia datangi bersama Jody hari itu. Jovanka tersenyum getir, ia sekarang tidak habis pikir kenapa hubungannya dengan Jody menjadi seperti ini, bukankah sejak dulu ia selalu menolak untuk berpisah dengan pamannya, tapi kenapa sekarang ia malah memilih untuk memisahkan diri, dalam hatinya Jovanka menertawakan dirinya sendiri.

"Dasar bodoh! Kau bodoh, Jo!" umpatnya pada diri sendiri.

Langkah jovanka terhenti di depan pemusik jalanan yang sedang memainkan alat musik saksofon. kedua tangannya merengkuh lengannya sendiri, mencoba menahan dinginnya angin malam yang menusuk hingga ke tulang. Tanpa sadar Jovanka larut dalam alunan musik yang begitu menenangkan jiwa yang tengah di landa rasa sepi.

Sebuah jas di sematkan di bahu Jovanka membuat gadis itu terkejut dan langsung menoleh ke belakangnya. Begitu memutar kepala, Jovanka terkejut karena netranya bertemu dengan netra pemuda yang baru saja melintas di pikirannya.

"Paman," lirihnya.

"Akhirnya aku menemukanmu, gadis nakal." Jody menyentil hidung Jovanka dengan seutas senyum di bibirnya.

Jovanka terdiam sejenak menatap wajah pamanya, darahnya mendesir, jantungnya berdegup dengan sangat cepat. Kenangan malam itu tiba-tiba saja kembali melintas menggoda jiwanya yang rapuh.

"Disini sangat dingin, Jo! Apa kau tidak ingin pulang?" tanya Jody sedikit mendesis menahan udara yang begitu dingin.

Jovanka masih tidak bergeming, ia menatap wajah tampan pamannya yang terlihat baik-baik saja. Menyadari gadisnya hanya termangu, Jody kembali mengulas senyum seraya memeluk Jovanka yang memunggunginya, menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Jovanka membuat gadis itu terkesiap.

"Ayo pulang, Jo!" pinta Jody sekali lagi.

..._...

..._...

..._...

..._...

..._...

..._...

..._...

...Jangan lupa like koment ya .....

...Pokoknya tinggalin jejak...

...Terima kasih😘😘😘...

1
Sari Ana
kalau kisah tentang orang tuanya jovanka itu,, judulnya apa thor??
.: chasing past love, Kak
total 1 replies
Mumu Mujayanah
ku baca ulang g bosen 😄😄🤣
.: makasih🥰🥰
total 1 replies
Mumu Mujayanah
suka ceritay bgus bgt
Diah Mitha
hadeehh si luna udah punya warisan langsung dari ibunya 😂
Qaisaa Nazarudin
Apay kasusnya selesai gitu aja,Hanya dgn ancaman gitu,Menurut ku Alice cewek yg nekat,Aku pasti setelah ini dia akan melakukan yg lebih parah lg,Tanpa memikirkan resikonya,Percaya deh..
Qaisaa Nazarudin
Thalia adalah strinya Aiden nanti kan??👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk mampos kau Alice,Target mu sudah dibawa kabur,Biasanya rencana jahat mmg selalunya gagal Tapi berhasil ke org yg tepat,Biasanya yg ku baca di mana2 novel kan gitu 😂
.: wkwkwkwkw
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Pastinya ubat perangsang,Di sini kan Jo dan Jody melakukannya sampai Jo bisa hamil..
Qaisaa Nazarudin
Ingin menjodohkan kamu dgn anaknya,,Ternyata CEO yg sukses dlm bisnis TAPI Bodoh dan gak Peka dlm soal hati dan perasaan,ckck 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Masih aja gengsi yg di gedein,Ego nya terlalu tinggi,.
Qaisaa Nazarudin
Ke london ngejar2 Jo tapi malah nikah dgn org lain,Aiden..Aiden..😅
Qaisaa Nazarudin
Ih pantesan Aiden bilang ke Malik kalo Susan itu tukang malak 🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Jody juga punya rasa yg sama tapi Jody takut mengungkapkan nya, mungkin dia pikir dia hanya paman angkat, Ortunya Jo sudah banyak menolongnya, Jadi dia merasa gak pantas aja sama Jo..
Qaisaa Nazarudin
Itu pasti Jo kan 😂
Qaisaa Nazarudin
Di novelnya Malik dan Susan aku gak liat dan tak tau wajahnya Aiden, Nih baru nongol babang Aiden..👏🏻👏🏻👍🏻😍😍
Qaisaa Nazarudin
Pertama kali ketemu novel yg pameran utamanya visual nya emang cantik..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Aiden kakaknya Susan kah?
susi 2020
🥰🥰🥰😍
susi 2020
😍😍🥰😘
susi 2020
😍😍🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!