NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 33

4 bulan Kemudian.

Hubungan Hazi dan Arras kian romantis dan kedekatan Hazi dan mertuanya kini jauh lebih intens, karena Bunda sofia yang memilih untuk di rumah mengawasi Atthaya.

Atthaya masih saja membenci Hazi, karena ulah Mila, Mila juga telah mengembalikan uang satu miliar tersebut, namun Arras memberikannya pada sang istri.

" Bunda.... ini udah pas belum yaaa" ujar Hazi kala membantu mertuanya untuk masak.

Kini Hazi sedang main ke rumah mertuanya, Bunda Sofia dan Ayah Bram nemerima Hazi dengan sepenuh hati.

" Udah pas..... meningkat " ucap Bunda sofia mengacungkan kedua jempolnya ke arah sang menantu.

" Bisa aja Bunda, kan hanya ngeracik bumbu Bunda bukan Hazi" balas Hazi.

" Bunda cuma bantu, kan kamu yang masak " sahut Bunda sofia.

" Sudah selesai semua?" tanya Bunda sofia pada menantunya.

" Sudah bun.... tinggal taruh ke tempatnya aja " Jawab Hazi.

" Nanti biar Mbak aja, kamu istirahat dulu, capek kan?" .

" Nanggung tapi bun" balas Hazi.

" Udah , gapapa... lagian juga kamu tadi juga dari rumah sakit kan, istirahat dulu sebelum suamimu yang manja itu pulang " sahut Bunda sofia yang memang sudah mengetahui sifat anak sulungnya itu.

Arras yang kini sikapnya berubah seratus persen terhadap Hazi, Arras kini lebih manja, bucin dan amat sangat protektif pada Hazi, jika Hazi mendapatkan jaga malam, Arras akan ikut menginap di rumah sakit .

" Bayi gede Bunda " ujar Hazi.

" Kalau gitu Hazi, ke atas dulu ya... bun, mau mandi juga bau acem soalnya " pamit Hazi pada Bunda Sofia.

...****************...

Sedangkan Arras baru saja selesai meeting di salah satu kantor koleganya, di sana ia adalah yang paling muda di antara yang lain.

" Saya, masih enggak nyangka kalau kamu sudah menikah, padahal mau saya jodohkan dengan anak saya " ujar salah satu kolega Arras.

" Bisa saja pak, saya sudah menikah hampir enam bulan, memang tidak ada acara yang besar karena waktu itu bertepatan dengan kabar duka dari keluarga istri saya" jawab Kai.

"Maaf pak, saya masih ada janji kalau begitu saya permisi dulu, selamat sore" pamit Arras yang kemudian meninggalkan para lelaki tua yang sedang membangga- banggakan anaknya secara berlebihan.

Hari ini Arras sedang malas untuk menyetir sendiri, karena ia juga pergi sendiri tidak bersama dengan Hazi.

" Ke rumah Bunda " pinta Arras pada asistennya.

" Baik pak" jawab Andra asisten pribadi Arras.

Sekiat tiga puluh nitip dari tempat ia meeting, kini Arras sudah berada di halaman rumah milik kedua orang tuanya.

" Mobilnya bawa saja, nanti saya pulang sama istri saya "pinta Arras pada Andra saat melihat mobil sang istri yang sudah terparkir di halaman rumah kedua orangtuanya.

" Baik pak"

Arras kemudian berlari ke arah rumah utama untuk mencari sang istri, hari ini cukup melelahkan baginya dan sekarang ia hanya perlu sang istri untuk di peluk sepuasanya.

" Assalamualaikum " Salam Arras ketika memasuki rumah utama.

" Waalaikumsalam, udah pulang Kak?" sahut Bunda sofia yang kini tengah menunggu suaminya yang sedang dalam perjalanan pulang dari bisnis trip di pulau sumatra.

" Udah bun, Hazi dimana bun?" sahut Arrras dan menanyakan keberadaan sang istri.

" Di atas , tadi pamit mandi " jawab Bunda sofia tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

" Bunda kenapa ?" tanya Arras melihat bundanya yang senyum- senyum sambil menggelengkan kepalanya.

" Gapapa, emang Bunda kenapa?" sahut Bunda Sofia.

" Senyum- senyum gitu "jawab Arras.

" Liat kamu tuh..... pulang- pulang yang di cari langsung istri, dasar bucin kamu " .

" Yahhh gapapa dong bun, bucin sama istri dari pada bucin sama cewek lain " jawab Arras yang kemudian naik ke kamarnya.

" kalau kamu berani ngelakuin itu Bunda orang pertama yang hajar kamu " jawab Bunda sofia sedikit berteriak.

Arras kemudian masuk ke dalam kamarnya yang cukup luas, bahkan luasnya hampir sama dengan apartemen yang sekarang ia tempati .

Arras tidak mendapati sang istri, ia kemudian menuju ke kamar mandi, pintu yang tidak di kunci membuat Arras masuk ke dalam untuk memastikan kondisi sang istri.

Arras berjalan mendekat ke arah Hazi yang kini tengah berendam sambil memejamkan matanya, bau lavender tercium sangat pekat yang membuat lebih rileks.

Arras berjalan mengendap untuk masuk ke dalam kamar mandi, ia duduk di atas Bathtub tidak ada suara yang ia keluarkan .

Namun saat hendak mengusap wajah sang istri, Hazi lebih dulu membuka matanya. " cuci tangann" pinta Hazi pada Suaminya .

" Kok kamu tau sih aku datengg?" tanya Arras sedikit kesal karena gagal untuk menjahili sang istri.

" Tau lah...., cuci tangan dulu " pinta Hazi kembali.

Setelah itu hanya Hazi dan Arras yang tau apa yang terjadi.

...****************...

Keesokan harinya Hazi membantu Bunda sofia untuk menyiapkan sarapan, namun Hazi merasa ada yang beda pada dirinya pagi ini.

Hazi merasa sedikit lelah dan malas untuk mengerjakan apapun, perutnya begitu begah dan mual, padahal tadi pagi ia sudah muntah.

" Astagfirullah, ini tanggal berapa?" tanya Hazi pada dirinya sendiri saat sedang membuat kopi untuk suaminya.

Menu sarapan di keluarga suaminya biasanya, menu yang simpel dan tidak banyak memakan waktu untuk menyiapkan.

 " Habis ini aku harus tes " gumam Hazi, sambil tersenyum dan membayangkan malaikat kecil tumbuh di dalam rahimnya.

" Hayooo mikirin apa tuh,senyum - senyum " tegur Bunda sofia yang menyadari Sang menantu, melamun.

"ehhh bukan apa- apa kok bun" jawab Hazi.

Sarapan kali ini di temani cerita ayah bram yang melakukan bisnis trip ke Sumatera dan mencoba banyak hal baru.

Setelahnya mereka melakukan kegiatan masing- masing, Hazi dan Arras berangkat bersama, namun sebelum itu mereka mengantarkan Atthaya untuk ke kampus terlebih dahulu.

Sesampainya di kampus, Atthaya langsung turun begitu saja tanpa berpamitan, karena ia belum bisa menerima Hazi walau Hazi selalu berbuat baik padanya dan selalu membelanya di saat dirinya terpojokan.

Arras hanya bisa mengucapkan istigfar sambil mengusap dadanya, sedangkan Hazi hanya tersenyum sambil mengusap lengan suaminya.

" Gapapa, udah yukkk.....keburu telat nanti kamu,mas" ujar Hazi.

Hazi memang hanya akan mengantar suaminya, karena dirinya hari ini mendapatkan shift malam,.awalnya Arras merombak jadwal Hazi, namun di tolak mentah- mentah oleh Hazi.

Hazi tidak ingin mendapatkan perilaku istimewa dari suaminya, ia tidak ingin di cap tidak profesional, jadi ia meminta suaminya untuk memperlakukan sama dengan yang lainnya.

" Hati- hati ya....., nanti kalau berangkat sekalian minta tolong bawain bajunya mas yaaa" ucap Arras ketika mereka sudah sampai di parkiran rumah sakit.

" Mas, enggak mau istirahat di apartemen gitu, emang enggak capek mas?" tanya Hazi yang kasian pada suaminya karena minggu ini pekerjaan suaminya cukup padat.

" Enggak ada kamu sih..... ngapain mas di apartemen sendirian " jawab Arras.

" Mas ini, ada - ada aja... ternyata ini yang di rasain Lyora ya... serasa ada yang ngintil tiap hari" sahut Hazi.

" Tapi akan ku pastikan, kamu wanita paling beruntung dari wanita manapun" sahut Arras untuk mengalihkan pembicaraan.

Tiba- tiba saja ponsel Arras berbunyi panggilan dari adiknya , namun saat ingin baru menekan tombol Hijau, Atthaya sudah mematikan kembali panggilan dan mengirimkan deretan pesan yang beruntun.

".siapa?" tanya Hazi.

" Atthaya, barangnya ketinggalan " jawab Arras menoleh ke arah belakang dan benar saja laptop sang adik tertinggal di mobil sang istri.

"biar aku anter mas " ujar Hazi yang mengambil laptop sang adik ipar.

" biar mas, minta tolong aja sama Andra, kamh lebih baik ,kamu pulanh dan istirahat, kasihan istri mas ini keliatannya lelah sekali" balas Arras.

"Apa sih mas, gombal...... udah biar aku aja ... bosen juga di rumah enggak ada kerjaan" jawab Hazi.

" Ya sudah kalau gitu..... hati- hati ya... ,kalau ada apa- apa, langsung kabari mas yaaa" sahut Arras yang kemudian pamit dan tidak lupa mencium kening sang istri.

Setelah suaminya masuk ke area rumah sakit, Hazi berpindah ke tempat ke arean pengemudi dan menancapkan gas nya ke kampus adik iparnya.

Sesampainya di sana, Hazi turun dan di kampus cukup ramai kala itu, Hazi bertanya pada satu persatu mahasiswa yang ia temui.

Hazi mendapatkan info jika sang adik sedang belajar di taman belakang, Hazi kemudian menuju taman belakang dengan bermodal tanya dengan orang, karena kampus sang adik yang cukup luas.

Saat di taman belakang Hazi harus mencari kembali adik iparnya di tengah luasnya taman kampus Ia menyusuri di setiap sudutnya, hingga akhirnya ia menemukan adik iparnya yang tenaga belajar dengan dua temannya di bawah pohon tua, tidak sulit bagi Hazi karena hanya ada lima kelompok yang duduknya berjauhan

Hazi segera menghampiri, namun di saat posisinya sudah tidak jauh, ia melihat ke belakang dimana seorang pria yang tidak asing bagi Hazi yang berusaha untuk mencelakai adik iparnya .

posisi temannya yang sejajar dan si pria bersembunyi di balik pohon besar, membuat teman mereka tidak melihat pria tersebut.

Pria tersebut membawa balok kayu, Hazi segera berlari ke arah Adik iparnya dan melindungi tubuh sang adik, agar tidak di hantam oleh kayu.

" Atthaya awas"

1
Umi Kolifah
jangan bikin hazi kenapa Napa ya thor kemungkinan hazi hamil itu, dan semoga dengan kejadian ini si Athaya d buka mata hatinya agar bisa menerima hazi
muthia
cantik ama Hazika
Umi Kolifah
siapa ya yg d lihat dokter aras , apa dia kepikiran mau menghamili si hazy agar gak pergi ninggalin aras
Umi Kolifah
tak pikir Attaya itu laki2 ternyata cewek
muthia: ia sama nama cucuku Atayah tp cowok 🙏
total 1 replies
falea sezi
lanjut
falea sezi
g tau diri ini mila 😒klo g mau mending g uda taaruf bloon😒
falea sezi
Athaya ini minta di tampar ya😒
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!