• 𝐓𝐀𝐇𝐀𝐏 𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈
• 𝐒𝐋𝐎𝐖 𝐔𝐏𝐃𝐀𝐓𝐄
• 𝐒𝐓𝐀𝐑𝐓 𝟎𝟒 - 𝟏𝟏 - 𝟐𝟎𝟐𝟎
• 𝐅𝐈𝐍𝐈𝐒𝐇 𝟐𝟐 - 𝟎𝟐 - 𝟐𝟎𝟐𝟏
Dira Ananta Saputra, seorang wanita bersifat dingin, gila kerja, kejam dalam dunia bisnis, dan juga yang tidak percaya sama sekali dengan yang namanya 'CINTA'. Ia menganggap bahwa cinta hanya akan membuat orang menjadi lemah. Walaupun dia bersikap dingin tetapi ia bisa sedikit peduli dengan orang-orang di sekitar nya. Dira sendiri memiliki saudara perempuan bernama 'Disa Ananta Saputra' yang sifat nya berbanding balik dengan Dira.
Hingga suatu hari, Dira terpaksa menyetujui perjodohan yang di lakukan kedua orang tua nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A B S T R A C T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
Keadaan di luar rumah sakit semakin tidak terkendali, bodyguard yang di perintahkan Hendra masih berusaha menahan banyak orang yang memaksa masuk ke dalam, Hendra masuk ke dalam dan menemui Dira, "permisi nona, keadaan di luar semakin memburuk" ujar Hendra, "Dira, apa tidak sebaiknya kamu adakan jumpa pers" timpal Gauri, "ya, ayah setuju, dengan begitu mereka tidak akan salah paham dan nama baik mu juga akan tetap aman" balas Ray, "baiklah, Hendra kau siapkan semua nya, bilang kepada mereka kalau besok aku akan mengadakan jumpa pers" jelas Dira, "baik nona kalau begitu saya permisi" Hendra keluar dari ruang rawat Dira dan kembali ke depan rumah sakit.
Tidak lama dari itu, suara kegaduhan semakin mereda, satu persatu para wartakan bubar. "haaaaah pergi juga" gumam Hendra lega, "kalian tetap berjaga di sini" ucap Hendra, "siap bos" balas mereka.
~
~
~
Ray, Dira, Arif dan juga Hendra yang berjalan di belakang mereka masuk ke dalam ruangan yang sudah di penuhi dengan kamera media, para media tidak melewatkan kesempatan untuk mengambil gambar pebisnis wanita yang paling di takuti di dunia bisnis
Hendra maju ke depan dan mengambil microphone, "di mohon untuk tenang" ucap Hendra, setelah semua tenang, Hendra memberikan microphone itu ke Ray
"baik, pasti kalian sudah bisa menebak apa yang akan saya sampaikan hingga anak saya mengumpulkan semua media disini" ucap Ray dengan nada tegas, "pertama, kalian pasti tahu kalau yang berdiri di samping saya adalah anak pertama saya Dira Ananta Saputra dan juga istri sah dari anak sahabat saya Ramda Arif Firmansyah" sambung Ray
"sejak kapan Nona Dira menikah dengan anak sahabat anda" tanya seorang wartawan dan jawaban dari pertanyaan itu langsung muncul di layar monitor yang sudah di tampilkan buku pernikahan Arif dan Dira yang sudah sah menurut agama dan negara dan di sana juga sudah lengkap kapan Arif dan Dira menikah
"bagaimana dengan berita kehamilan di luar nikah Nona Dira" tanya wartawan itu lagi, dan lagi jawaban dari pertanyaan itu langsung muncul di layar monitor yang menampilkan hasil USG terakhir yang Dira lakukan dan sudah lengkap dengan usia kandungan Dira yang baru menginjak 9 minggu sedangkan usia pernikahan Arif dan Dira sudah hampir 1 tahun.
Dira langsung mengambil alih microphone yang ada di tangan Ray, "karena semua sudah kami klarifikasi tentang pernikahan saya dengan suami saya, jadi sudah jelas bahwa berita kehamilan di luar nikah saya itu adalah berita palsu, maka dari itu saya akan menuntut semua media yang sudah membuat berita buruk tentang saya dan saya tidak akan segan-segan menutup perusahaan itu karna berita itu benar-benar merugikan saya dan keluarga saya dan disini saya mempunyai bukti kuat kalau berita itu palsu" ucap Dira dengan nada tegas dan tidak lupa wajah dingin nya.
Setelah jumpa pers itu berakhir, Ray dan yang lain kembali ke rumah sakit, Dira duduk di sebelah Gauri dan menyenderkan kepala nya di bahu Gauri, "sudah, bagaimana? lancar" tanya Gauri, "hmm" dehem Dira, tiba-tiba Dira merasa kram di bagian perut nya, "Dira, kamu kenapa" tanya Gauri, Ray dan Arif yang sedang mengobrol pun menengok, "bun, perutku sakit" rintih Dira sambil memegang perut nya, "aku akan memanggil dokter" Arif keluar dari ruang rawat Dira dan memanggil dokter.
"bagaimana keadaan istri saya dok" tanya Arif khawatir, "anda tenang saja Tuan, nona baik-baik saja, ini sudah biasa di alami wanita hamil saat hamil muda, satu lagi jangan biarkan nona terlalu capek itu akan berbahaya untuk bayi nya" jelas dokter, "terimakasih dok" ucap Arif.
jdi pnsrn 🤔