NovelToon NovelToon
Bangkitnya Putri Yang Tertukar

Bangkitnya Putri Yang Tertukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Putri asli/palsu / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:202.2k
Nilai: 5
Nama Author: BenGõngZhû __

Jiang Rouxue merasakan sakit disekujur tubuhnya. Tangannya berusaha menggapai sesuatu yang bisa menahannya agar tidak tenggelam.
Nafasnya sesak, pandangannya mulai kabur. Akhirnya, dia melepaskan genggaman yang sejak tadi dia genggam.
Kejadian masa lalu langsung tergambar dalam pikirannya. Seperti bukan dia yang ada didalamnya.
Dia tidak mau lagi. Dia tidak lagi menginginkan semua kasih sayang keluarga Jiang. Dia hanya ingin pergi.
Tapi... Kenapa mereka tidak melepaskannya?
Perlahan mata Jiang Rouxue terpejam dan dia kehilangan kesadarannya.
Jiang Rouxue mati didalam danau yang tenang, ditangan Kakak laki-lakinya yang dulu sangat dia sayangi.
Saat Jiang Rouxue membuka matanya, dia terkejut.
Dia terlahir kembali!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BenGõngZhû __, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

"Kau? "

Jiang Rouxue hanya menoleh dan menganggukan kepalanya. Dia hanya bersikap sopn pada wanita itu. Tapi siapa sangka wanita itu akan mengejar Jiang Rouxue sampai menanyakan beberapa hal yang aneh..

"Nona Muda, mohon tunggu sebentar. "

Jiang Rouxue berhenti dan menoleh. Wanita paruh baya itu menghampiri Jiang Rouxue dan mulai menanyakan hal yang aneh menurut Jiang Rouxue. Pertanyaan yang seharusny tidak ditanyakan oleh seseorang yang baru pertama kali bertemu.

"Nona Muda, berapa umurmu? Dimana kau tinggal? Siapa orang tuamu? "

Jiang Rouxue dan dua pelayannya saling memandang. Lalu Biyao melangkah maju.

"Nyonya, Nona kami adalag Nona Muda dari keluarga Jiang. Maaf, Nona kami memiliki sesuatu untuk dilakukan dan tidak bisa menemani Nyonya mengobrol. "

Jiang Rouxue mengangguk pada Wanita itu dan berbalik pergi diikuti Bixi. Sedangkan Biyao menghalangi Wanita yang berusaha mengejarnya. Setelah dirasa aman, Biyao memberi hormat kepada Wanita itu dan berbalik pergi mengejar Jiang Rouxue.

Wanita itu menginjak kakinya karena cemas. Lalu berbalik pergi kearah dimana dia datang.

Jiang Rouxue dan Bixi berjalan dilorong belakang klinik. Tempat Pengasuh Chu dipindahkan semalam. Jiang Rouxue bertanya pada Bixi.

"Apakah yang tadi itu salah satu orang yang datang bersama Nyonya Pei? "

Bixi menggelengkan kepalanya. "Hamba tidak yakin. Tapi ada kemungkinan ya. Menurut A Wu, Nyonya Pei datang bersama pelayan muda. Yang tadi jelas bukan yang semalam datang bersama Nyonya Pei. "

Jiang Rouxue mengangguk tanda mengerti. "Ayo temui Pengasuh Chu terlebih dahulu. "

A Wu sedang memasak obat untuk Pengasuh Chu. Saat dia mendongak, A Wu melihat Jiang Rouxue berjalan mendekat.

"Nona... " Panggilnya dengan gembira.

Jiang Rouxue tersenyum melihat A Wu. A Wu adalah gadis penyulam yang baru berusia 10 tahun. Tapi teknik sulamannya adalah yang terbaik di Yueyuan.

"A Wu sudah bekerja keras. " ucap Jiang Rouxue mengusap kepala A Wu dengan lembut.

A Wu paling suka jika Jiang Rouxue mengusap kepalanya seperti ini. Jika A Wu adalah seekor anjing, mungkin dia sudah lama mengibaskan ekornya.

"Hamba tidak merasa bekerja keras. Membantu Nona adalah tugas Hamba. Jadi tidak ada kerja keras yang diperlukan. "

Jiang Rouxue mencubit gemas pipi A Wu yang masih memiliki lemak bayi. "Bagaimana kondisi Nyonya yang kau jaga? "

A Wu langsung tersadar. "Ah! Nyonya itu bernama Pengasuh Chu. Semalam, dia sudah sadar. Dan ada seorang Nyonya yang berkata bahwa dia adalah majikan Pengasuh Chu. Sekarang, pengasuh Chu seharusnya sudah bangun. Nona, Hamba sama sekali tidak menyebutkan apapun tentang anda. "

A Wu mendekatkan dirinya kearah Jiang Rouxue dn berbisik. "Nona, sepertinya majikan Pengasuh Chu bukanlah orang biasa. Anda harus hati-hati. "

"Bagaimana A Wu tahu? " Tanya Bixi.

A Wu menjelaskan. "Kak Bixi, A Wu menihat dari pakaian yang digunakan oleh Nyonya itu. Itu adalah sutra terbaik yang ada di kerajaan Da Han. Ada juga sulamannya. Itu adalah sulaman dua sisi yang tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Hanya keluarga kekaisaran atau pejabat penting yang bisa menggunakan sutra dan sulaman itu. "

Jiang Rouxue mengangguk. "A Wu kita sangat pintar! Sekarang, A Wu hanya bisa berpura-pura tidak mengerti apapun. Oke?"

A Wu mengangguk. Jiang Rouxue tersenyum karena melihat kepolosan dan kepercayaan tanpa pamrih padanya.

"Bawa aku menemui Pengasuh Chu. "

Cerita yang diceritakan A Wu dan Bixi hampir sama. Hanya saja A Wu lebih perhatian pada detail yang tidak diperhatikan Bixi. Ini juga bukan salah Bixi, karena Bixi hanya menerima laporan yang diberikan oleh A Wu secara tergesa-gesa. Lagipula Bixi bukanlah seorang penyulam. Jadi wajar saja jika dia tidak tahu detail seperti itu.

A Wu membuka pintu untuk memudahkan Jiang Rouxue masuk. Benar saja, Pengasuh Chu sudah bersandar ditepi Tempat tidak sambil membenarkan bajunya.

Mendengar suara terbuka, Pengasuh Chu menoleh. Saat dia melihat bahwa A Wu yang masuk, Pengasuh Chu langsung tersenyum ramah.

"A Wu, kesini... " pengasuh Chu melambaikan tangannya agar A Wu mendekat.

Tapi A Wu hanya menggeser tubuhnya dan membiarkan Jiang Rouxue masuk.

Jiang Rouxue mendekat. Pengasuh Chu menyimpitkan matanya dan berkata tanpa ragu. "Apakah anda yang menolong saya? "

Pengasuh Chu tidak melihat dengan jelas bagaimana rupa Jiang Rouxue karena Jiang Rouxue membelakangi cahaya. Tapi saat Jiang Rouxue hanya berjarak 2 meter, dia menjadi sangat terkejut.

"Kau... " Ucapnya dengan tidak percaya.

Jiang Rouxue mundur 2 langkah. Dia selalu merasa aneh hari ini. Sudah ada 2 orang yang terkejut dan bertanya pertanyaan aneh. Jujur saja, Jiang Rouxue merasa takut tanpa sadar.

Pengasuh Chu mungkin tahu bahwa dia sudah menakuti gadis dihadapannya ini. Jadi dia segera mengubah ekspresinya dari terkejut menjadi penuh dengan terima kasih.

"Terimakasih Nona karena menyelamatkan nyawa. Chu Liang tidak bisa membalasnya. "

Jiang Rouxue memastikan bahwa tidak ada yang aneh dari ekspresi Pengasuh Chu ini. Jadi dia maju lagi 2 langkah dan tersenyum lembut.

"Ini tidak berarti apa-apa. Orang yang menyelamatkan anda adalah Tabib Zheng. Saya hanya mengantar anda kesini. "

Chu Liang menggelengkan kepalanya. "Jika bukan karena Nona Muda itu, mungkin saya sudah mati di gang sempit itu. Kalau boleh tahu, siapa Nama Nona Muda? Agar saya bisa mengucapkan terima kasih kepintu saat saya sudah lebih baik. "

Jiang Rouxue ragu sejenak. Bayangan wanita yang agresif diawal membuat Jiang Rouxue ragu. Bagaimana jika Chu Liang ini satu komplotan dengan wanita yang tadi menghalangi jalannya. Jiang Rouxue hidup 2x, jadi dia lebih hati-hati dan lebih berpikir 2x untuk membantu seseorang ataupun melakukan sesuatu. Lebih tepatnya, Jiang Rouxue selalu menimbang untung dan rugi, dan manfaatkan apa yang akan orang lain berikan kepadanya.

Karena dikehidupan sebelumnya, kebaikannya dimanfaatkan oleh mereka yang berniat jahat. Sedikit demi sedikit mendorongnya kejurang kehancuran.

Lagipula, Jiang Rouxue tidak pernah mendengar ada keluarga dengan Nama Pei diibukota. Tapi dari deskripsi A Wu, Chu Liang dan Nyonya Pei mungkin adalah orang penting di Ibukota.

Chu Liang tidak mendesak Jiang Rouxue. Dia tahu bahwa gadis didepannya ini adalah gadis yang cerdas tapi penuh dengan kehati-hatian.

Ekspresi puas diwajah Chu Liang melintas dengan cepat. Jika dugaan Chu Liang benar, maka kehati-hatian Jiang Rouxue adalah hal yang baik.

Setelah memikirkannya dengan baik, Jiang Rouxue segera mengambil keputusan. Bahkan jika Chu Liang dan Nyonya Pei adalah musuhnya, dia masih memiliki pedang tajam bernama Jiang Lengxi!

"Nyonya Chu, nama saya adalah Jiang Rouxue. Putri dari hakim daerah Jiang yang baru saja dipromosikan ke Ibukota. Tidak perlu mengucapkan terima kasih kepada saya. Tapi jika anda ingin berkunjung ke kediaman, Saya akan menyambut anda dengan baik. Kebetulan sekarang hanya ada Nenek dan saya yang ada dirumah. Yang lainnya sudah berangkat terlebih dahulu ke Ibukota. " jawab Jiang Rouxue.

"Karena Nyonya Chu baik-baik saja. Maka saya akan pamit terlebih dahulu. Nyonya hanya perlu memulihkan diri dengan baik. Saya sudah berpesan pada Penjaga klinik bahwa dia harus menjaga anda dengan baik. "

Setelah itu, Jiang Rouxue mengucapkan selamat tinggal pada Chu Liang.

Setelah menaiki kereta, Biyao bertanya "Kenapa Nona tidak menunggu Nyonya Pei itu? "

1
Ari Peny
rouxue knp sikapmu begitu kan sdh tau ttg kk lengxi
Ari Peny
kok bisa
Sribundanya Gifran
lanjut
Osie
lagi seruuu niihhh
Sribundanya Gifran
lanjut
Ari Peny: lagiiiii
total 1 replies
Ari Peny
semangaaaat
Sribundanya Gifran
lanjut
Osie
iyuuhh si wayang gali kuburan sendiri..dia kira dia udah licik banget..gak tau aja rongxue lebih licik lagi🤣🤣
Rosalinda Yo_2
waktunya pembalasan Thor....senjata makan tuan....jangan kasih kendor...😡🤬😡🤬😡🤬😡🤬😡
Rosalinda Yo_2
waktunya pembalasan Thor....senjata makan tuan....jangan kasih kendor...😡🤬😡🤬😡🤬😡🤬😡
Tri Septi
lanjut thor, mulai seru nih 😇
Tri Septi
lanjut thor
Ari Peny
lagi thor
Ari Peny
mkn seru ayo thor semangaaaat👍👍👍
BenGõngZhû __: nnti sore insaalloh up yaaa
total 1 replies
Fitrian
cuiiiiiihhhhh putri gundik gundiiiik saja bangga dasar perekkk recehhh🤮🤮🤮🤮🦠🦠🦠
Sribundanya Gifran
lanjut
Tri Septi
siapa ya......🤔😇
Tri Septi
tata Krama dan sopan santun sangat penting, jaman sekarang cenderung sudah mulai luntur😄
Rosalinda Yo_2
keren Thor....🙏😘🫰🙏😘🫰🙏
BenGõngZhû __: makasih... 😍
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
intrik yang misterius...../Shhh//NosePick//NosePick/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!