Sarah menjalani kehidupan pernikahan yang tampak sempurna dengan Haris, seorang pengusaha yang sukses. Namun, segalanya hancur saat Sarah menemukan bukti perselingkuhan Haris dengan Karin. Di tengah kehancurannya, hadir Raka, sahabat masa lalu yang menawarkan perlindungan dan bahu untuk bersandar.
Seiring Sarah menyelidiki alasan di balik pengkhianatan suaminya, ia justru masuk ke dalam masalah yang lebih gelap. Terungkaplah bahwa pernikahan mereka bukanlah tentang cinta. Ada banyak rahasia di dalammnya.
Apakah rahasia itu? Apa yang akan terjadi pada pernikahan Sarah dan haris? Lalu siapa karin dan Raka? apa kaitan mereka terhadap Sarah dan Haris? Dan ada hubungan apa antara kedua orangtua Sarah dan Haris?
Penasaran kan? Yukk, kepoin novelnya. Ini Novel pertama saya, Tolong dukungannya ya teman-teman. Tolong dilike dan dikomen, dan disubscribe . Terimakasih sebelumnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sari22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Haris Panik
Haris membanting pintu ruang kerja Karin hingga debu di atas rak buku beterbangan. Matanya menyapu meja kerja yang berantakan itu dengan napas memburu. Ia tidak menemukan petunjuk apa pun selain tumpukan dokumen proyek yang kini terasa tidak ada artinya. Karin benar-benar menghilang, dan itu adalah hal yang tidak pernah Haris perhitungkan dalam rencananya.
Sejak subuh, ponsel Karin tidak bisa dihubungi. Pesan-pesan Haris hanya berakhir dengan status terkirim tanpa terbaca. Ketakutan mulai merayap di dada Haris—bukan takut karena kehilangan rekan kerja, melainkan takut karena Karin adalah satu-satunya orang yang memegang kendali atas rahasia masa lalunya. Jika Karin nekat melakukan sesuatu yang di luar kendali, maka seluruh hidup Haris akan hancur dalam semalam.
Ponsel di saku jas Haris bergetar. Ia segera mengangkatnya, berharap itu kabar dari Karin. Namun, suara asisten rumah tangga di rumah lama Ayah Sarah yang terdengar di seberang sana.
"Tuan... Ibu Sarah baru saja pergi terburu-buru. Beliau membawa tas kecil dan wajahnya pucat sekali. Saya mencoba memanggil, tapi beliau langsung mengendarai mobilnya keluar gerbang," lapor asisten itu dengan suara gemetar.
Haris tertegun. Sarah juga pergi. Dalam hitungan jam, dua wanita yang menjadi poros hidupnya menghilang secara bersamaan. Pikirannya langsung tertuju pada Raka. Ia yakin pria itu telah menghasut Sarah untuk pergi, persis seperti ancaman yang dilontarkan Raka kemarin pagi.
Tanpa membuang waktu, Haris berlari menuju parkiran basemen. Ia memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, menyalip kendaraan lain dengan sembarangan di tengah kemacetan Jakarta. Tujuannya hanya satu: rumah Raka. Namun, di tengah jalan, sebuah notifikasi muncul di layar dasbor mobilnya. Sistem pelacak GPS yang ia pasang diam-diam di mobil Sarah menunjukkan koordinat yang tidak masuk akal.
Sarah tidak menuju ke rumah Raka. Titik merah di peta digital itu bergerak menjauhi pusat kota, menuju kawasan pinggiran yang sepi dan terbengkalai. Haris mengernyitkan dahi saat menyadari alamat yang dituju Sarah.
"Klinik tua itu?" gumam Haris tidak percaya.
Itu adalah bekas klinik milik almarhum ayahnya. Tempat yang selama bertahun-tahun Haris hindari karena menyimpan memori tentang kehancuran keluarganya. Kenapa Sarah pergi ke sana? Apa Karin yang memintanya datang?
Kepanikan Haris kini berubah menjadi rasa takut. Ia teringat ledakan emosi Karin beberapa hari lalu. Karin tahu terlalu banyak. Jika Karin membawa Sarah ke tempat itu untuk membongkar semua sejarah kelam yang selama ini ia tutupi, maka Haris akan kehilangan Sarah selamanya sebelum ia sempat memberikan penjelasan apa pun.
Haris menginjak pedal gas lebih dalam. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. Ia menyadari bahwa ia tidak lagi memegang kendali atas papan caturnya sendiri. Pion-pionnya telah bergerak di luar perintah, dan sekarang ia adalah pihak yang harus mengejar untuk menyelamatkan sisa-sisa hidupnya yang berantakan.
"Jangan katakan apa pun padanya, Karin. Jangan sekarang, Aku mohon Karin...." bisik Haris dengan gigi gemeretak. Rasa takut mulai mneyelimuti dirinya.
Malam mulai menyelimuti jalanan yang semakin sepi. Di kejauhan, bangunan tua klinik itu mulai terlihat di balik pepohonan yang rimbun, berdiri kaku seperti monumen kegagalan ayahnya. Haris tahu, di dalam bangunan itulah kebenaran akan terbuka malam ini, dan ia harus sampai di sana sebelum semuanya benar - benar terlambat.
sudah tau rasanya sakit di khianati oleh orang2 terdeki...
namun ternyata pada akhirnya dia sendiri menjadi pelaku dari rasa sakit yg diberikan 😡😡😡
yg udah tau bagaimana sakitnya dikhianati, namun dia menjadi orang yg menyakiti tsb!!!! 😡😤
lihat dulu novel novel para suhu,
sayang loh, ceritanya seru, tapi penulisan nya bikin kita mals baca.
tulisan nya di kasih jarak KA, buat gak kek baca koran
padahal ceritanya menarik loh, aku suka awalan nya