Kinara Wirasti seorang wanita berusia 55 tahun, bertemu dengan kekasihnya di masa lalu yang bernama Anggara Tirta pria seumuran dengannya. Ternyata Anggara adalah mertua dari anaknya. Bagaimana kisah cinta mereka? Akankah bersatu di usia senja?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33 Setuju
Di ruang makan, Niko dan Angel duduk saling berdampingan. Keduanya menatap Kinara dan Anggara yang bersikap begitu romantis di depan mereka.
"Dasar tidak punya malu!" Angel meletakkan sendok dan garpu dengan keras, sehingga menimbulkan suara.
"Angel!" seru Niko, sorot matanya menatap tajam sang istri.
Anggara berdiri dari duduknya, ia berpindah tempat di sebelah Angel. "Seorang wanita seharusnya tidak bersikap keras! Sopan santun itu perlu."
"Bagaimana dengan Anda? Sudah memberikan contoh yang baik kepada anak belum?" Angel tersenyum sinis.
Anggara meminta menilai bagaimana sikap Niko, karena dari kecil Niko sudah menjadi didikannya. Angel terdiam seketika, menahan amarah yang hampir meledak.
Bukannya bahagia, mamahnya akan menikah dengan seorang yang benar tulus menjaganya. Angel semakin membenci Anggara.
Angel tidak mau terlibat masalah Kinara, ia memilih pergi dari rumah. Sementara itu, Niko, Anggara dan Kinara merencanakan hari yang tepat berkunjung ke rumah Oma Salma.
Di depan club malam, Angel menghentikan langkah kakinya. Ia masih tidak menyangka, ibu kandungnya bekerja di tempat haram seperti ini.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya seseorang yang menepuk bahu Angel dari belakang.
"Ma ... mah!" Angel menatap tidak percaya.
"Iya, memang aku yang melahirkan mu! Panggilan mamah lebih pantas untuk Kinara. Pergilah sekarang juga! Jangan pernah mendatangi pelacur seperti ku." Delima terpaksa melakukan semua. Ia tidak ingin keturunannya menjadi orang sepertinya, tidak berguna.
Angel memeluk Delima, ia sadar bagaimanapun Delima adalah ibu kandungnya dan pelacur hanya profesinya.
"Lepaskan!" Delima mendorong tubuh Angel.
"Mah, sebentar lagi Mamah Kinara akan menikah. Aku tidak tahu siapa yang akan menyayangiku lagi," kata Angel.
Delima tidak mau tahu urusan Kinara, ia hanya peduli dengan dirinya sendiri. Ketika Angel mengatakan kalau Kinara akan menikah dengan Anggara, Delima baru tertarik.
Angel meminta bantuan Delima, untuk memisahkan Anggara dan Kinara. Delima tersenyum manis, ia mau bekerjasama dengan putrinya.
"Aku akan bantu kamu! Tapi, jangan pernah memintaku meninggalkan dunia malam, aku tidak bisa!" tegas Delima.
Ternyata Delima terpesona ketampanan Anggara, sejak pertama kali bertemu hatinya bergetar hebat.
"Laki-laki tua itu akan menjadi milikku, Kinara." Gumam Delima dalam hati.
Angel kembali pulang ke rumah, ia akan menjalankan peran. Pura-pura setuju dengan pernikahan itu, kemudian menjebak Anggara agar Kinara membencinya.
"Angel, kamu dari mana saja?" tanya Kinara, wajahnya tampak khawatir.
"Menenangkan diri, Mah. Sekarang aku sadar, kalau memisahkan Mamah dan Papah hanya menimbulkan perpecahan. Aku restui hubungan kalian." Angel memeluk Kinara.
Kinara meneteskan air matanya, ucapan putrinya benar-benar membuatnya terharu. Ia tidak menyangka, Angel akan berubah menjadi wanita dewasa secepat ini.
"Sayang, terima kasih banyak." Kinara begitu bahagia. Ia lalu mengambil ponselnya, lalu mengirim pesan ke Anggara.
Hari ini Kinara merasa begitu bahagia, dikelilingi orang yang menyayanginya.
"Angel, aku mencari mu kemana-mana. Kenapa tidak bilang kalau disini." Niko baru saja kembali dari mencari Angel.
Angel menarik tangan suaminya, ia mendorong tubuh Niko agar duduk di sofa ruang tamu.
"Nik, maafkan aku. Sekarang aku setuju dengan hubungan Mamah dan Papah," ujar Angel, tersenyum manis.
"Benarkah!" Niko memeluk Angel, sebagai bentuk rasa kasih sayang dan terima kasih.
Angel berharap restu darinya bisa mengalihkan kejadian meninggalnya Miranda, karena semua orang akan sibuk dengan rencana pernikahan Anggara dan Kinara.
bagus,tanpa perselingkuhan.
buat angel, serendah rendahnya,anak g tau diuntung
kok baru dipertemukan di usia yg udah setua itu.kan bisa di usia 40 an kak😢.
kasihan aku,mana masih sama2 lajang belum pernah menikah lagi dg orang lain.
Gak kebayang sama2 salah paham di antara mereka berujung merana hati sekian puluh tahun.
Ini salah othor nih!☹
Yg gak kasihan sama mereka.✌✌✌