"Naura kamu itu ngapain aja sih dari pagi, kenapa belum ada makanan, ibu sudah lapar nih" ucap seorang wanita bertubuh gemuk yang marah marah kepada menantu nya
"iya bu ini Naura baru mau masak, tadi Naura cuci baju dulu makanya belum sempat masak" ucap Naura berlari menghampiri mertua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kyranachia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 33
"papah ingin mamah merahasiakan hal ini dulu dari Annisa dan semua anak kita , papah ingin cari tahu dulu siapa kah orang yang menculik anak kita, apakah orang itu bu Marni mantan besan kita, takut nya kalau semua anak kita tau tentang hal ini papah jadi tidak bisa mencari tau siapa orang itu mah" ucap bagas menjelaskan panjang lebar maksud diri nya agar arini tidak salah paham
"papah benar kita harus merahasiakan ini dulu , kita harus mencari tau siapa orang yang menculik Annisa , mamah sangat benci dengan orang itu " ucap arini kesal
akhirnya mereka pun pulang ke rumah dan mereka berdua sepakat untuk merahasiakan hal ini terlebih dahulu
Sedangkan di tempat lain saat ini arif dan ayu sudah berada di rumah saudara ayu, mereka masuk ke rumah nya dan menemui saudara ayu itu
"anna kenalin ini pacar ku mas arif, dan mas arif perkenalkan dia saudara ku riana "ucap ayu sambil kasih kode kepada riana
" oh hay salam kenal anna, saya arif pacar ayu"ucap arif berjabat tangan dengan riana
"iya mas arif salam kenal juga, kalian duduk saja di sini aku mau pergi dulu " ucap riana yang mulai melaksanakan tugas nya
Riana pun pergi ke luar rumah dan menemui seorang laki laki tua yang akan di jadikan sebagai orang yang melapor ke rt nanti nya
sedangkan ayu menawarkan arif minuman sebelum mereka berpacaran di rumah itu
"mas ingin minum apa? " tanya ayu
"yang ada saja dek, mas haus sekali" ucap arif tersenyum
"baiklah tunggu sebentar ya mas " ucap ayu dan pergi ke belakang untuk memulai aksi nya
ayu membuatkan arif minuman, sesekali dia melihat ke dalam rumah takut takut arif menghampiri nya
ayu memasukan sesuatu ke minuman arif, dia tersenyum senang saat berhasil memasukan nya
“maafkan aku ya mas, tapi aku tidak mau anak ku lahir tanpa seorang ayah”ucap ayu dalam hati nya
rahasia yang selama ini ayu sembunyikan adalah kehamilan nya, ayu saat ini sedang hamil muda anak dari mantan pacar nya sebelum arif
mantan pacar ayu tidak ingin bertanggung jawab karena dia juga sudah memiliki istri, tetapi mantan pacar ayu berjanji akan selalu kirim uang kepada ayu
"mas ini minum nya, di minum ya mas jangan di lihat saja " ucap ayu tersenyum
"iya sayang mas minum ya " ucap arif mengambil gelas minuman itu "oh iya minuman ke*as nya mana dek? masa cuma minum ini saja" ucap arif menanyakan minuman haram
"iya mas teman ku sedang mengantar nya ke sini tunggu sebentar lagi kata nya " ucap ayu tersenyum saat melihat arif mulai meminum itu
beberapa detik kemudian tiba tiba arif merasa tidak enak, dia merasa panas, ayu memasukan obat perangsang untuk arif dengan dosis yang lumayan tinggi
"sayang... kok rasa nya panas sekali ya " ucap arif menatap ayu dengan tatapan yang berbeda
arif dari awal berpacaran dengan ayu sama sekali tidak ingin menyentuh ayu, entah kenapa dia tidak menginginkan nya berbeda dengan Bianca dulu
"kamu kenapa mas? " tanya ayu langsung menghampiri arif dan mendekati nya, ayu mengusap dahi arif yang berkeringat
tiba tiba saja arif menginginkan ayu, dia merasa tak tahan, ada sesuatu di bawah sana yang harus di selesai kan
"ayu... sayang aku ingin kamu " ucap arif langsung menc*um b*b*r ayu
"mas jangan di sini, takut ada yang melihat " ucap ayu berpura pura panik
"sebentar sayang aku tidak tahan" ucap arif membuka paksa baju ayu
karena efek obat terlalu kuat arif tidak bisa mengendalikan diri nya sendiri bahkan pintu rumah riana tidak di tutup, arif melakukan nya begitu saja tanpa memikirkan rasa malu
orang sewaan ayu pun mulai beraksi, pria tua itu seolah olah sedang lewat di rumah riana dan dia berpura pura terkejut melihat ayu dan arif
orang sewaan ayu berlari ke rumah rt sesuai dengan perintah riana, dia memberi tahu pak rt dengan apa yang baru saja di lihat nya
pak rt yang mendengar hal itu pun merasa marah dia tidak Terima di kampung nya ada yang melakukan pe*zin*han
pak rt dan beberapa warga pun berjalan ke rumah riana, mereka berjalan dengan rasa marah
saat sampai di rumah riana mereka sangat terkejut karena arif dan ayu melakukan hal itu tanpa menutup pintu
"benar benar menj*j*kan tak tahu malu " teriak salah satu ibu ibu yang ikut menggerebek ayu dan arif
"astagfirullah urat malu nya benar benar sudah putus" ucap yang lain nya
pak rt pun bergegas masuk ke rumah riana, "kalian apa yang kalian lakukan di kampung kami!! siapa kalian " bentak pak rt membuat arif dan ayu sangat terkejut
ayu dan arif yang sedang tidak memakai pakaian pun panik, mereka merasa malu, ayu dan arif bergegas memakai pakaian nya "buat apa pakai pakaian, lagian juga kalian berhubungan tanpa menutup pintu, semua di sini sudah tau bagaimana daleman kalian, dasar tak tau malu" ucap salah satu ibu ibu merasa geram
"hu... dasar kalian merusak nama kampung kami saja " ucap yang lainya menyahut
arif dan ayu pun merasa sangat malu dan takut, tetapi dalam hati ayu merasa senang karena rencana nya berjalan dengan lancar
"pak rt kita harus cari anna di mana dia, dia harus menjelaskan kepada kita apa maksud ini semua " ucap salah satu warga
tiba tiba riana datang dan pura pura terkejut "ada apa ini pak rt? kenapa di rumah saya banyak orang" tanya riana sok polos
"nah ini dia orang nya datang, kamu ternyata diam diam suka menyewakan rumah mu untuk berzina ya anna, tak sangka saya kamu orang seperti itu " ucap salah satu warga yang lumayan dekat dengan riana
"apa maksud nya bu, saya tidak mengerti " ucap riana pura pura tak tau
"tidak mengerti bagaimana, mereka berdua sudah berz*nah di kampung kami " ucap salah satu nya dengan marah
"ibu ibu, bapak bapak sabar dulu kita tanya dulu yang benar, siapa tau mereka ini suami istri " ucap pak rt yang berusaha berfikir positif
"riana tolong jujur kepada kami siapa mereka " ucap pak rt
"ayu ini saudara saya pak dan mas arif ini pacar nya " ucap riana jujur
"tuh kan benar pak rt mereka tuh bukan suami istri " ucap salah satu warga bertubuh gemuk
"sudah lah kita arak saja mereka " ucap yang lain nya berteriak
apa.bedanya rani dan tifani?