NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31 Kemarahan

"Bawa Belva masuk!" seru Abi.

"Baik, Mas," sahut Yuri.

Venny segera menyusul Belva begitu juga dengan Bondan dan Tissa. Mario dan Abi serba salah, jika mereka pergi ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi, jika mereka ikut masuk ke dalam rumah rasanya tidak sopan karena ini semua merupakan masalah keluarga Belva.

Abi pun mengajak Mario untuk segera pergi dari rumah Belva. Keduanya pergi menuju makam Mama mereka. Perasaan Abi sebenarnya tidak enak, entah kenapa dia khawatir sekali kepada Belva.

"Kembalikan semua barang-barang yang sekarang kamu pakai," seru Belva penuh amarah.

Tissa menyimpan tas, sepatu, dan jam tangan yang dia pakai karena memang itu semua adalah milik Belva. "Apa baju ini mau diambil juga? kalau mau diambil, tunggu sebentar aku ganti dulu," seru Tissa.

"Tidak usah, aku gak mau pakai baju bekas kamu takutnya penyakit kamu menular di tubuh aku," sahut Belva.

"Belva!" bentak Bondan.

Bondan hendak menghampiri Belva kembali tapi kali ini Venny yang menahannya. "Mas, hentikan! Belva itu putri aku, kamu tidak berhak memukul Belva sembarangan," geram Mama Venny.

"Venny, kamu tidak dengar barusan Belva menghina Tissa? aku sebagai Papanya tidak rela jika anak saya digituin sama saudara tirinya sendiri," sahut Bondan.

"Apa Mama sudah puas sekarang sudah mendapatkan apa yang Mama mau? harta Papa, cinta pertama Mama, bahkan Mama tidak peduli Belva mau pulang atau tidak," ucap Belva penuh amarah.

Venny menggeleng. "Tidak Nak, Mama sayang sekali sama kamu makanya Mama ingin kamu kembali tinggal di rumah ini. Maafkan Mama," sahut Mama Venny dengan deraian air matanya.

"Sudah terlambat Ma, dulu Mama tidak pernah menyayangi Belva bahkan setiap ada pengambilan rapot, selalu Papa yang ambil dan Mama hanya sibuk dengan urusan Mama sendiri. Mama lebih sayang kepada anak sialan itu dibandingkan Belva, bahkan Mama dan manusia setan itu sampai merencanakan untuk membunuh Papa, kalian memang biadab. Sampai kapan pun Belva tidak akan pernah memaafkan Mama!" teriak Belva dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.

"Jangan sembarangan kamu Belva, mana buktinya jika kita yang sudah membunuh Papa kamu?" seru Bondan.

"Sayangnya aku tidak punya buktinya makanya aku tidak bisa menjebloskan kalian ke dalam penjara. Aku dengan jelas mendengar percakapan kamu dan Mama mengenai rencana pembunuhan itu, tunggu saja cepat atau lambat Allah akan memberikan jalan supaya aku bisa menjebloskan kalian ke dalam penjara," seru Belva dengan emosi berapi-api.

Belva mengajak Yuri untuk membereskan semua barang-barangnya. Venny terduduk lemas di atas sofa, tubuhnya bergetar hebat mendapatkan perlakuan menyakitkan dari anaknya sendiri. Sementara itu, Bondan dan Tissa terlihat ketakutan.

"Tidak, saya tidak akan membiarkan anak itu melaporkan saya ke penjara. Saya harus melakukan sesuatu, pokoknya saya harus menguras habis harta Venny dan untuk melakukan itu saya harus singkirkan anak itu karena dia sangat berbahaya," batin Bondan dengan mengepalkan kedua tangannya.

"Sialan kamu Belva, lihat saja aku akan membalasnya," batin Tissa.

Tidak lama kemudian, Belva dan Yuri menuruni anak tangga. Belva menggeret koper yang besar yang berisi barang-barang miliknya. "Belva, Mama mohon kamu jangan pergi dari sini," mohon Mama Venny.

"Belva sudah bukan anak Mama lagi, jadi anggap saja Belva sudah mati. Semoga Mama bahagia, Belva juga dengar jika tanah milik Belva sudah Mama jual ya? Belva tidak akan marah, dan Belva juga tidak akan meminta ganti, tapi satu yang mau Belva minta dari Mama, jangan pernah ganggu kehidupan Belva biarkan Belva hidup sendiri," ucap Belva.

"Tidak sayang, maafkan Mama. Mama memang salah dan Mama minta maaf, Mama sangat menyesal Nak," sahut Mama Venny.

"Selamat tinggal!"

Belva dan Yuri meninggalkan rumah itu. "Belva, jangan tinggalkan Mama!" teriak Mama Venny.

"Pak Deden, jalan!" titah Belva.

"Baik, Non."

Mereka pun akhirnya pergi. "Kita mau langsung pulang ke Bandung?" tanya Yuri disela-sela perjalanannya.

"Kita nginap di hotel saja dulu, besok baru kita pulang," sahut Belva.

Ponsel Yuri bergetar pertanda ada notif pesan yang masuk dan ternyata pesan dari Abi. Abi menanyakan keberadaan mereka dan kabar Belva, Yuri memberitahukan jika mereka akan menginap di hotel terlebih dahulu. Abi menghembuskan napasnya lega, membuat Mario menoleh.

"Kenapa Bang?" tanya Mario.

"Tidak ada," sahut Abi.

"Bang, aku masih penasaran dari mana Abang kenal dengan Belva?" tanya Mario.

"Bukan urusanmu," sahut Abi dingin.

"Abang jangan sampai tertipu oleh kecantikan Belva, dia itu gadis jahat tadi aja Abang bisa lihat 'kan bagaimana perlakuan dia kepada Tissa," ucap Mario.

"Jangan sok nasehatin Abang karena Abang bukan anak kecil. Seharusnya kamu sadar, sebenarnya yang sedang tertipu itu kamu bukan Abang," sahut Abi.

"Maksud Abang apa? Tissa jahat gitu?" kesal Mario.

"Nanti juga kamu bakalan merasakan semuanya," sahut Abi.

Mario masih bingung dengan jawaban Abi, tapi yang jelas dia tidak akan membiarkan Abangnya dekat-dekat dengan gadis yang dia anggap tidak baik itu.

***

Malam pun tiba....

Ponsel Belva berdering dan tertera nama Abi disana. "Ngapain dia telepon aku?" batin Belva.

📞"Halo!"

📞"Aku tunggu kamu dibawah 10 menit, kalau tidak ke bawah, aku yang akan nyusul kamu ke atas." Abi langsung memutuskan sambungan teleponnya.

"Apaan sih nih orang, gak jelas banget," gerutu Belva.

"Kenapa Bel?" tanya Yuri.

"Ini si Pak Tentara katanya sudah menunggu dibawah, dia tahu dari mana kita di sini?"

Yuri cengengesan. "Tadi, Pak Tentara ngehubungi aku dan menanyakan keadaan kamu, dia juga tanya kita tidur dimana jadi aku kasih tahu aja," sahut Yuri.

"Astaga, Yuri."

"Sudah buruan ganti baju, Pak Tentara mau ngajak nge-date tuh," ledek Yuri.

"Idih, jangan ngarang kamu," kesal Belva.

"Buruan ganti, nanti kalau dia ke sini bagaimana hayo!"

Akhirnya dengan terpaksa, Belva pun mengganti baju. "Aku pergi dulu!"

"Have fun Bel!" teriak Yuri.

Belva membuka pintu kamar hotelnya dan betapa terkejutnya Belva saat melihat Abi sudah berdiri tegap di depan pintu. "Astaga, kok kamu sudah ada disini?" Belva sampai terlonjak kaget.

"Aku 'kan sudah bilang 10 menit, kamu telat 2 menit makanya aku susul ke sini," sahut Abi.

"Hai, Pak Tentara!" teriak Yuri dari dalam kamar.

Abi hanya melambaikan tangan sembari sedikit tersenyum ke arah Yuri. "Aku bawa Owner skincare jalan-jalan dulu," seru Abi.

"Ok, jagain Owner kesayangan aku ya, Pak Tentara, jangan sampai lecet," ucap Yuri.

"Siap!"

Belva mendelikan matanya, dia pun melengos duluan dan tentu saja Abi langsung menyusulnya. Yuri tersenyum bahagia. "Mereka cocok sekali, semoga saja mereka berjodoh," gumam Yuri.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!