NovelToon NovelToon
GURUKU ADALAH TUAN MUDA

GURUKU ADALAH TUAN MUDA

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:736.8k
Nilai: 5
Nama Author: rizkianda

Fina adalah gadis yang ceria dan mandiri. Dia anak ke 2 dari 4 bersaudara. Fina mendapatkan beasiswa ke sekolah elit ternama di ibukota yang mengharuskan dia pindah tempat dari kampung halamannya ke kota. Fina berasal dari keluarga yang sangat sederhana, saking sederhananya dia harus sekolah di pagi hari dan bekerja pada sore hari. Semua itu untuk memenuhi kebutuhan nya selama tinggal dikota, dan membantu biaya ibu dan adik-adiknya di kampung. Sementara kakak pertamanya bernama herman tinggal bersama fina 1 atap di kontrakan kecil, dia(herman) berkata akan menjaga fina selama di kota dan membantu meringankan biaya fina dengan bekerja juga. Padahal kakak fina kerjaannya mabuk-mabukan berjudi dan meminjam duit, yang nantinya tentu finalah yang harus membayar hutang-hutang kakak nya yang menyusahkan itu. Kehidupan fina yang sungguh jauh dari kata layak. Sampai dia bertemu dengan pangeran yang bisa menyelamatkan kehidupannya beserta keluarganya.Tapi, malang nasib Fina yang di jadikan jaminan bayaran hutang oleh kakaknya ke tuan muda yang tidak Fina ketahui asal usulnya. Bagaimana kisah kehidupan Fina dan cintanya tuan muda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizkianda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang tahun

Sudah 1 bulan lamanya, kaki Fina pun berangsur membaik jauh dari perkiraan. Sekarang Fina bisa jalan dengan baik dan bisa kembali ke sekolah seperti biasa.

"Baik dok terima kasih," Fina sambil berdiri membungkukan badan.

"Meskipun nona sudah sembuh, nona harus tetap meminum obatnya secara teratur sampai habis. Walau bagaimanapun anda belum pulih benar," seorang dokter ahli tulang menjelaskan.

"Baik dok, kalau begitu kami permisi," ucap Haru sambil berlalu dengan Fina.

"Anda,maksud saya kamu tidak ke sekolah?" tanya Fina.

"Tidak mau," jawab Haru.

Selalu saja jawab tidak mau, huh... Fina dalam hati.

"Kita mau kemana, bukannya kita mau pulang yah?" tanya Fina.

Haru tetap Fokus dengan menyetir, tidak menjawab pertanyaan Fina.

"Tuan...ma...maksud saya Haru kita mau kemana?" tanya Fina.

"Kerumah ibumu," jawab Haru.

"Eh... Kenapa?" tanya Fina panik.

Haru tidak menjawab dan tetap fokus menyetir.

Ah gawat, ibu tidak tahu mengenai pernikahanku dengan Haru, bagaimana ini. Fina dalam hati panik.

"Ha...haru bagaimana kalau kita makan saja huh?" Fina merayu.

Haru masih tetap tidak menggubris dan tetap fokus dengan setirnya.

"kita pulang saja yah, kakiku terasa sakit lagi.Aduh....!" Fina Masih bersikeras. Masih tidak di jawab oleh Haru.

"Aduh...kakiku sakit bagaimana ini aduh sakit," Fina sambil matanya mendelik ke Haru.

Haru melirik ke Fina lalu menghela nafas.

"Kalau kamu mau menyerahkan tubuhmu, aku akan fikirkan semuanya," dengan senyum sinis Haru yang biasanya ampuh mengintimidasi Fina.

"Apa...!" Sentak Fina.

Yang benar saja, aku harus memberikan semuanya kepadamu. Aku saja tidak tahu kalau kamu mencintaiku atau tidak. Tapi kalau ke rumah ibu bisa gawat aku dimarahi. Bagaimana ini... Fina dalam hati.

"Ba...baiklah kalau begitu, aku akan menyerahkan tubuhku kepadamu...!" jawab Fina.

Ckiiit... Mobil berhenti mendadak. Haru kaget dengan apa yang baru saja Fina katakan.

"Benarkah, kamu tidak sedang bermain-main denganku kan?" tanya Haru tidak percaya.

"Su...sungguh aku tidak main-main. Aku akan menyerahkan semuanya, lagipula aku ini juga istrimu bukan," jawab fina dengan terbata-bata.

"Heh..., baiklah kita kembali. Sebelum itu kita cari restoran dulu untuk makan," Kata Haru sambil putar arah.

Di sepanjang perjalanan, Fina sungguh benar-benar gugup apa yang akan dia lakukan dan Haru lakukan dia benar-benar ngeblank deg degan, gugup, keringat dingin campur aduk.

" Kita sudah sampai, turunlah, " kata Haru sambil. Membukakan pintu mobil.

"Kamu tidak dengar yah..!" sentak Haru membuat Fina tersentak dari lamunannya.

"Ah iya baik, maaf," Fina buru-buru turun.

Setelah mereka masuk ke restoran dan mencari tempat duduk, Fina bukan main kagetnya. Tempat duduk yang di tuju Haru ternyata sudah ada orangnya dan dia tersenyum melambaikan tangan kepada Fina.

"Fina...."

"Ibu...!" ucap Fina dengan perasaan kaget.

"Duduklah," Haru mempersilahkan Fina duduk dna menganggukan kepala kepada ibu Fina tanda hormat.

"Ibu, kenapa ada disini? adik-adik tidak di bawa? " tanya Fina heran.

Seorang pelayan datang memberikan buku menu untuk di pilih mereka makan. Lalu Haru memilih menu untuk makan siang mereka. Setelah selesai dia memberikannya kepada pelayan itu.

"Ibu diundang nak Haru kesini. Adik-adikmu kebetulan sedang sekolah, " kata ibu Fina.

Apa...jadi ini akal-akalan dia saja, aku juga mau saja di bodohi. Fina dalam hati.

"Oh begitu, bagaimana ibu bisa mengenal tuan Haru, maksud daya Haru?" Fina melirik ke arah Haru.

"Tentu saja seorang ibu memang harus tahu siapa menantunya bukan?" jawab ibu Fina.

"Jadi ibu sudah tahu kalau aku sudah menikah dengan Haru, ibu tidak marah?" tanya Fina tidak percaya.

Pesanan datang 2 orang pelayan memberikan pesanan makan siang mereka.

"Tentu saja, tidak mungkin aku tidak meminta ijin kepada calon mertua untuk menikahi anaknya, bukan?" jawab Haru.

Jadi selama ini hanya aku saja yang tidak tahu. Fina dalam hati

"Tentu saja aku harus ada ijin dari ibumu," Haru.

"Karena otu selama ini aku menyembunyikannya" Jarlas Haru.

"Anggap saja ini kado ulang tahunmu yang ke 19," kata Haru.

"Eh...," Fina kaget.

"Hapoy Birthday..." Haru sambil mencium kening Fina.

"Selamat ulang tahun, nak. Semoga kamu selalu bahagia bersama Tuan Haru," ucap ibunya sambil memeluk Fina.

Fina pun menangis, memeluk ibunya. Mereka saling berpelukan melepas rindu yang selama ini mereka pendam.

BERSAMBUNG.....

1
Mainah Inah
udah ku duga
Sandisalbiah
keduanya lemah dan gak bisa bersikap tegas.. hah..
Sandisalbiah
Fina lemah banget..
Mainah Inah
katanya pewaris tunggal,katanya banyak perusahaan, katanya ketua geng yang disegani kok takut? dasar cemen
Sandisalbiah
pecundang... itu lah haru.. gak bisa menentukan sikap.. cinta tp menyakiti.. cemburu dgn perlakuan Hari ke Fina lalu dia sendiri gimana.. manusia munafik...
Sandisalbiah
Haru pernah bermonolog kalau dia sengaja menjebak Herman agar bisa memiliki Fina itu artinya Haru emang mencintai Fina tp yg jd pertanyaan kapan Haru pertama melihat fina..?
Sandisalbiah
kalau Rere bukan kekasih Haru lalu siapa.. mereka sangat dekat.. apa sepupu, adik.. atau mantan.? .
Sandisalbiah
ternyata Fina ceroboh dan naif.. hah.. harusnya jd perempuan yg sudah biasa kerja keras dia itu jd org yg teliti dan waspada.. ini kok berbanding terbalik...
Sandisalbiah
utk org sekelas tuan muda harusnya masalah Fina dan kekasihnya ini hanya hal sepele tp kalau udah melibatkan hati jd ribet urusannya
Sandisalbiah
dr sikap Haru di sini menandakan kalau dia peduli dgn Fina.. tp kenapa perlakuannya sok bossy
Mainah Inah
😦😦😦😦
Mainah Inah
hadeeeh ngarep
Sandisalbiah
bener² pengisap alterego si Haru.. tp tunggu gak mungkin org kaya kek dia gak punya wanita pujaan alias kekasi.. jd Fina beneran cuma di jadikan mainan ini..
Sandisalbiah
sikap Haru sangat mencurigakan..
Sandisalbiah
Fina hanya korban dr keegoisan kakaknya dan Haru yau pasti itu, seharusnya dia tdk bersikap kassr pd dina apa lagi dia kini udah jd istrinya..
Sandisalbiah
lela X SMA, Fina udah berusia 17 thn.. apa dia dulunya telat masuk sekolah.. harusnya usia segitu udah kls XI
Sandisalbiah
Haru ber kepribadian ganda.. saat jd guru bersikap kalem dan di rumah galak seperti rentenir
Sandisalbiah
jd Fina di jadikan jaminan hutang di Herman pd Heru
Sandisalbiah
neg dgn kelakuan kakak Fina..
Sandisalbiah
Dina langsung ketemu calon jodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!