NovelToon NovelToon
Ternyata Dia CEO

Ternyata Dia CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / CEO / Tamat
Popularitas:988.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ica perawati

kisah ini menceritakan seorang gadis yg bernama Nindy yg dicintai oleh dua orang pemuda ,tapi Nindy pun tak pernah tau klo salah satu pria yg dicintai nya adalah orang yg sangat berpengaruh di negerinya

sampai akhirnya Nindy mengetahui semuanya dan Nindy merasa dibohongi

namun semua malah berbalik.
kebahagiaan yang seharusnya dimiliki nindy berubah.


lantas apa yang terjadi..
yuk kepoin dari awal cerita...

InsyaAllah update seiap hari

mohon dukungan dan like nya ya kakak
terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ica perawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*selamat*

ponsel Deon berdering menandakan adanya pesan yang masuk.

Deon membaca pesan itu.

(datanglah ke taman,aku menunggu mu di sana)*isi pesannya

Deon pun bergegas pergi ke taman.

tak membutuhkan waktu lama Deon sudah berada di taman yang di maksud.

Deon menemui seorang wanita.

saat Deon sudah dekat dengan wanita itu tiba tiba.

"plaaaaak" suara tamparan yang sangat terdengar jelas.

"apa apaan ini, kenapa kau menampar ku Jessy" ucap Deon

"apa kau sudah puas barusan ha" ucap Jessy dengan derai air mata

"apa maksudmu"tanya deon bingung

"apa kau mulai menyukai gadis itu sampai kau harus selembut itu" jelas Jessy

Deon pun paham arah pembicaraan Jessy.

Deon menarik napas dalam dan membuangnya kasar.

"hei kau tau yang sebenarnya kan, kenapa kau sekarang bertanya,ini juga demi kita" jelas Deon

Deon pun menghapus air mata Jessy dengan lembut.

Jessy pun menghambur ke pelukan Deon.

"aku takut kau akan meninggalkan ku" ucap Jessy

Deon pun menatap Jessy dengan tatapan memelas.

"dengar aku tidak akan pernah meninggalkan mu,kau tau kau segalanya bagiku" ucap Deon meyakinkan Jessy

"aku akan mengantarmu pulang" ucap Deon

mereka pun pergi meninggalkan taman.

 

hari pun semakin larut..

"maaf buk apa anda belum selesai" ucap seorang karyawan ke Cindy

"sedikit lagi,kamu sudah mau pulang" tanya Cindy

"ya buk saya sudah selesai dan saya mau pulang,apa ibu tidak apa apa saya tinggal sendirian" tanya karyawan itu

"pulanglah,saya tidak apa apa kok" jelas Cindy

"baik lah buk saya permisi" ucap karyawan itu sembari meninggalkan Cindy sendiri

jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam,Cindy sudah selesai dengan pekerjaan.

Cindy bergegas untuk pulang, namun saat keluar dia melihat ban motornya kempes.

"aneh kenapa kedua ban ku bisa kempes barengan" ucap Cindy yang mulai merasa curiga

Cindy menyapu semua sudut dengan tatapan waspada.

"aku harus berjalan cukup jauh untuk bisa mendapatkan taksi" ucap Cindy

"ga ada pilihan lain , daripada harus menginap di kantor" ucap Cindy sambil berjalan

'geleduar' suara petir yang begitu menggelegar sampai membuat telinga Cindy hampir memekak.

hujan pun turun dengan derasnya.

"ya ampun pake acara hujan lagi" ucap Cindy kesal

Cindy berteduh di bawah pohon yang cukup rindang namun hujan tak kunjung reda.

"apa sebaiknya aku telpon hafiz saja ya untuk menjemput" ucap Cindy sambil mengeluarkan ponselnya.

namun sayang ponselnya mati kehabisan baterai.

"ya ampun kenapa mati di saat seperti ini si" gumam Cindy kesal

Cindy pun memutuskan untuk kembali ke kantor dan mengecas ponselnya lalu menghubungi hafiz adik nya untuk menjemput nya.

belum lama dia berjalan terlihat empat preman sedang menghampiri nya.

"hei cantik,kau mau kemana" preman

"ayo kita yang temenin" ucap preman yang satu nya lagi

", pergilah dan jangan ganggu aku" bentak Cindy

"hoo galak juga neng" preman

Cindy mencoba pergi namun di tahan oleh satu preman.

"lepas lepaskan atau aku akan berteriak" ancam Cindy

"berteriak lah sayang,apa kau tidak melihat begitu sepinya tempat ini,jadi tidak akan ada yang mendengar mu,ditambah hujan yang deras ini membuat ku semakin bergairah " ucap preman dengan gelak tawa

"lepaskan aku mohon" ucap Cindy dengan wajah memelas

"apapun akan aku berikan ,asal kalian melepaskan ku" rengek Cindy

namun para preman itu tidak menghiraukan apa yang di ucapkan Cindy.

mereka menyeret Cindy ke tepi jalan dan mulai melancarkan aksinya.

Cindy hanya berteriak dan memohon namun nihil tak satu orang pun mendengar bahkan para preman itu sedikit pun tak merasa iba.

dua orang preman memaksa Cindy untuk berbaring.

saat Cindy sudah mulai terbaring seorang preman pun mulai mencengkram kuat tangan Cindy ke atas kepala Cindy.

"aku mohon lepaskan aku" tangis Cindy dengan wajah memelas

"kita akan segera melakukan nya dibawah guyuran hujan ini sayang" ucap preman itu

preman itu mulai mencumbui leher Cindy.

"bruak, plak," terdengar suara gaduh tak jauh dari tempat Cindy terbaring

preman yang tadi menindih tubuh Cindy mulai bangkit dan menarik Cindy untuk bangun.

terlihat seorang pria sedang memukul tiga preman,setelah ketiga preman itu tumbang pria itu mulai menghajar preman yang memegangi Cindy.

setelah ke empat preman itu ambruk pria itu membawa Cindy pergi dari tempat itu mengendarai sepeda motornya.

tiga puluh menit sudah sepeda motor pria itu berlalu dengan kecepatan tinggi.

pria itu menghentikan laju sepeda motor nya di pinggir keramaian kota yang hiruk pikuk.

"berhentilah menangis atau semua orang akan mengira aku menculik mu" ucap pria itu yang tak lain adalah Deon.

seketika Cindy tersenyum.

"mana ada orang di culik duduknya santai begini,di bawa ketempat yang ramai lagi" ucap Cindy sambil tersenyum.

walau di tengah rintik hujan yang mulai mereda namun masih terlihat jelas bulir air mata yang terus membasahi pipinya.

"baguslah kau sudah bisa tersenyum, sekarang aku akan mengantarmu pulang,sebutkan alamat mu" ucap Deon

"di jalan xxx" ucap Cindy

ditengah perjalanan Deon mendengar gertakan gigi Cindy yang saling beradu karena kedinginan.

"peluk lah atau kau akan membeku di atas situ" celetuk Deon

Cindy hanya tersenyum sambil menggeleng kepala.

dengan spontan Deon menarik tangan kiri Cindy dan mulai melingkar kan nya ke pinggang Deon.

"yang satunya lingkaran lah,kalau aku yang melingkar kan nya maka kita akan berakhir di rumah sakit" jelas Deon

Cindy pun mulai menyatukan tangannya.dan sekarang tangan Cindy sedang melingkar di pinggang Deon.

"merapat lah agar tidak terlalu dingin" suruh Deon

Cindy pun mulai merapat kan tubuhnya.cindy merasakan hangat di punggung bidang Deon.

Deon tersenyum di balik kemudinya.

"apa kau akan terus memeluk ku dan tidak ingin masuk mengganti bajumu" ucap Deon yang membuat Cindy kaget.

di sepanjang perjalanan tadi Cindy memejamkan matanya sambil memeluk erat tubuh Deon karena Cindy sangat merasa kedinginan.

"maaf" ucap Cindy sambil turun dari motor

"Cindy..." panggil ibu Cindy sambil menghambur memeluk Cindy

"ya ampun nak,ibu sampai khawatir sekali,kami mencoba menelpon mu tapi tidak tersambung,apa yang terjadi nak" tanya ibu

"ga ada apa apa Bu,Cindy tadi lembur dan ponsel Cindy mati karena baterai nya habis,lalu Deon datang dan mengantarkan aku pulang karena hari sudah malam,namun di tengah perjalanan hujan Bu" jelas Cindy

"aku dan ayah baru saja ingin menyusulmu" terang hafiz

"sudah sudah, sekarang biarkan Cindy membersihkan tubuhnya dulu,dan kau..." Nindy pun mengarahkan pandangan nya pada Deon.

"saya teman nya,Deon" ucap Deon

"terimakasih ya sudah mengantarkan adik saya,maaf sudah merepotkan " ucap Nindy

"ga apa apa kak" sahut Deon

"nak masuklah dulu minum teh,supaya kamu bisa lebih hangat,nanti kamu bisa mengganti bajumu terlebih dahulu" ucap ibu

"ga usah Bu ,saya langsung pulang saja" tolak Deon

"ayolah kak,ini sudah larut,menginap lah di sini nanti kakak bisa memakai baju ku" ucap hafiz menarik lengan Deon

"baiklah kalau kalian memaksa" ucap Deon pasrah

mereka pun masuk kedalam.

cindy membersihkan tubuhnya.

sedang Deon mengganti pakaian nya dengan milik hafiz.

tubuh Deon yang tak jauh beda besar nya dengan hafiz.

jadi baju hafiz bisa di kenakan di tubuh Deon.

--------

di sisi lain.

"bodoh kenapa kau selalu gagal,apa kau tidak bisa bekerja lebih baik lagi"

"tapi...dia di selamat kan seorang pria"

"siapa"

"aku pun tak mengenal nya pa"

'hari ini kau selamat namun tidak lain kali Cindy' gerutunya

1
Nanik Karima
hadir LG ya thorrr 🙂🙂🙂
Elmiah
mantap cerita nya aku suka
Elmiah
mantap cerita nya rian kayak nya baik aku suka
SariRenmaur SariRenmaur
wah.. nekatnih di rian
SariRenmaur SariRenmaur
ceritanya asyikk
SariRenmaur SariRenmaur
niko.. bahagia aza gitu deh cinta yg terpendam bersemi kembali
SariRenmaur SariRenmaur
diih yuan muda arrigant
s a n t i
bagus dan ending yang indah
Arya
kanapa kayanya ini ceritanya nyimpang dari judulnya
Nurul Laila
ceritamu bagus thor aku suka 😊 tp knp yg like cma sedikit..
tetap semangat iya dan sukses selalu 👍
Norintan Nazmie Tim's Sha
bagus thor
Momm Athena
Sprtnya pak riko dl kekasih bu risma lalu berpaling ke andini... makanya bgtu tahu si rian anak mereka bu risma smakin ga suka sama si rian...#hanya_menebak_saja# 😄
Lailatul Qoyyimah
mana visualx thor
Lailatul Qoyyimah
kayakx dela deh....mantan rian
Elma Theana
terimakasih author,,,,,sehat sehat yathor
chacha: terimakasih kakak...😃
total 1 replies
Elma Theana
munking Nindy hamil
Elma Theana
alur ceritanya bagus👍👍👍aku suka,,,,,semangat ya Thor💪
Elma Theana
Adit sama Yana ya Thor🙏
Elma Theana
Niko yg sbr ya,,,,Thor kasian Niko dan Adit kenapa sampai Sekarang masih jomblo🤣
Elma Theana
semangat author💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!