Ini novel pertama ku,smoga suka
"tuan tolong hentikan,ssshhh sakit...."
Pria bertubuh kekar itu menarik paksa tangan Delia, dia membawa delia masuk kedalam kamar nya dan menghempaskan tubuh delia ke atas ranjang yang berujuran king size
"tolong bantu aku hhmmmm,aku akan membayar untuk pelayanan mu malam ini "
Silahkan mampir dicerita ku ini, smoga pada suka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aspriyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 33
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Pembicaraan itu terdengar oleh Gilang,dia pun memilih untuk kembali ke rumah dan menikmati makan siang bersama ibu nya . Ada rasa lega dihati nya karena perawat yang dia kirimkan untuk ibu nya saat ini lebih memikirkan keadaan ibu nya dengan baik,dia merasa bersyukur akan hal itu.
Delia meminta pada nyonya Lena untuk makan siang di meja makan,bukan di dalam kamar nya seperti biasa. Dia ingin membiasakan nyonya Lena untuk berada diluar kamar nya, selama sebulan ini Delia selalu melakukan hal yang sama .
Delia sedang menemani Nyonya Lena makan dimeja makan,karena jika dia makan sendirian di sana maka nyonya Lena ngak mau . Makanya kini Delia menatap nyonya Lena yang sudah makan cukup banyak sambil tersenyum,apalagi makan sendiri bukan dia suapi lagi.
Gilang berjalan masuk ke dalam rumah dengan santai,disaat nyonya Lena dan Delia belum selesai makan . Kemudian dia duduk disamping Delia membuat Delia terkejut dan langsung berdiri,dia merasa ngak enak harus duduk dimeja makan bersama gilang dan ibu nya.
"An....anda pulang tuan?" tanya Delia, dia ingin pergi dari sana tapi tangan nya di tahan oleh Gilang.
"Duduk lah,habis kan makanan mu . Ngak perlu sungkan seperti itu" jawab Gilang
Bik rani langsung mengambilkan piring untuk gilang,dia menyiapkan semua nya didepan gilang agar gilang bisa mengambil makanan nya secara langsung.
Delia pun kembali duduk,dia menundukan pandangan nya karena memang dia merasa ngak enak makan di meja yang sama dengan majikan nya . Tapi sudah terlanjur,jadi dia pun melanjutkan makan nya.
"Ibu mau nambah lagi ?" tanya Delia dengan sopan dan ramah
"Ngak ah,ibu sudah kenyang. Ibu mau ke kamar,kalian ngobrol saja ya " jawab nyonya Lena,dia berdiri dan berjalan dengan pelan ke arah kamar nya .
Delia ikut berdiri dan mulai mendekat ke arah nyonya Lena,dia berniat membantu nyonya Lena kembali ke kamar nya. Tapi nyonya Lena menolak nya, dia ingin mengatur strategi untuk membuat Delia dan Gilang bersatu .
"Tidak usah,bik rani saja yang bantu ibu ke kamar . Kamu temani gilang ya,pasti dia pulang karena ingin membicarakan sesuatu pada mu " jelas nyonya Lena, tapi Delia tetap merasa ngak enak hati .
"Sudah del,kamu sini temenin aku . Ada yang mau aku bicarakan mengenai yang tadi " ucap Gilang dan membuat Delia mengangguk dan kembali ke kursi makan nya.
Setelah selesai makan,gilang berdiri lebih dulu. Dia berjalan menuju ruangan kerja nya, dia ingin mendengar dengan jelas mengenai kejadian di kamar tadi . Walaupun dia sudah mendengar dan melihat dengan jelas apa yang terjadi ,tapi dia ingin saat ini bersama dengan Delia.
"Saya tunggu di ruang kerja ya del" ucap Gilang sambil berjalan pelan.
Delia membereskan bekas makan mereka,kemudian dia masuk ke dalam ruang kerja gilang. Tapi sebelum nya dia mengetuk pintu nya lebih dulu,setelah diijinkan masuk baru lah dia masuk .
"Duduk lah del" ucap Gilang sambil menepuk sofa yang ada disamping nya
Delia terkejut,dia masih diam di tempat nya . Mana mungkin dia duduk di samping tuan muda nya, tapi tatapan mata gilang langsung menatap ke arah nya saat gilang tidak merasakan Delia bergerak ke arah nya.
"Kenapa ? duduk lah disini,aku ingin menunjukan sesuatu di tab ini " tanya Gilang yang masih menatap ke arah Delia
Delia mengangguk,dia pun berjalan mendekati sofa dan duduk ditempat yang di tepuk oleh Gilang tapi agak sedikit jauh karena dia merasa gugup . Tuan muda nya ini suka sekali memberikan kejutan yang tak terduga, makanya dia ingin menjaga jarak.
"lihat lah Ini,ternyata mereka semua melakukan hal yang sama pada semua perawat. Mereka memberikan imbalan dan mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh mereka ,aku akan mencopy rekaman ini dan melaporkan nya ke kantor polisi" ucap Gilang,dia melihat Delia yang terkejut menatap ke arah layar tab ini .
"mereka semua berasal dari rumah sakit dan memiliki sertifikat keperawatan ,tidak mudah untuk mendapatkan sertifikat itu tapi kelakuan mereka benar benar tidak berprikemanusiaan " ucap Gilang dengan suara serak yang terdengar marah .
"Saat ibu membalas mereka dengan melempar atau memberikan pukulan juga gigitan,mereka aku berikan kompensasi yang cukup banyak karena aku pikir ibu begitu karena sakit "