NovelToon NovelToon
Mafia Girls

Mafia Girls

Status: tamat
Genre:Fanfic / Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:21.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: lady nuree

Yuk follow dulu ig nya Othor
'@lady.nuree


__


RUBY ALDERIA SMITH, tak ada kebahagian dalam hidupnya

Di fitnah oleh saudara angkat memang tak akan pernah di hiraukannya, tapi sakit, sakit hati jika orang tuanya tak mempercayainya.

Hidup rumit seorang gadis membuatnya tegar menghadapinya, walau berat tapi tetap harus semangat demi kelanjutan hidup nya.

MARAH, tentu pasti marah ! ruby anak yang mandiri walaupun selalu manja kepada orangtua dan kaka nya, tapi Ruby tidak pernah menyusahkan keluarganya.

dengan mengingat masalalunya membuat Ruby ingin membalas perbuatan Agatha, tapi tidak untuk keluarganya karena Ruby terlalu menyanginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lady nuree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 32

Kini saatnya Ruby pulang ke Jerman, dia berangkat seusai rencana yang sudah matang.

" Kakek aku berangkat ya. Jaga kesehatan, tetap lah jadi kakek ku yang tampan, ingat jangan melewatkan makan mu mengerti ! ". Ucap Ruby berpamitan.

Kini mereka berada di bandara hanya di antar oleh Kakek Jakson dan juga David.

" Dad aku pergi, jika ada waktu senggang berkunjunglah ke sana dan kamu juga Dev ". Edward memeluk Jakson dan David bergantian.

" Oke oke sudah sana udah waktunya ". Tutur David.

***

JERMAN

Ruby dan Edward sudah tiba di mansion yang telah Brayn dan Rayzen siapkan, salah satu mansion elit di kawasan itu. Edward dan juga Ruby langsung istirahat di kamarnya masing-masing.

Tok,,,Tok,,Tok

" Kak Ed bangunlah aku lapar sekali ". Ruby mengetuk pintu kamar Edward yang berada di sampingnya.

Ckleeek

" Kenapa baby, kaka ngantuk sekali !". Seru Edward membuka pintu kamarnya

" Aku lapar sekali kak, apa ada yang bisa aku makan di dapur ?". Keluh nya memegangi perutnya.

Edward turun ke dapur, Ruby duduk sidakep di meja makan. Tidak lama tercium aroma wangi yang begitu menggiurkan.

" Wah wah mereka memang pengertian menyiapkan segala kebutuhan di dapur ". Edward membawa 2 porsi sayuran yang sudah ia masak.

" Makanlah !". lanjutnya meletakan di atas meja.

Di sela makan nya, Ruby sesekali berpikir apa yang akan di lakukan nya esok hari.

" Ka Ed ". Panggil Ruby

" Eum ". Jawab Edward meletakan kepalanya di atas meja dengan mata terpejam.

" Kak, besok apa yang akan kita lakukan ? ". Tanya Ruby sembari memasukan makanannya.

" Terserah kamu aja Baby ! Aku ngikut aja ". Tutur Edward masih setia dengan mata terpejam nya.

" Oh iya ka, kapan kaka akan mengurus perusahaan cabang ABRAHAM yang ada di sini ?". Tanya nya semangat.

" Ayolah baby kita baru sampai ". Edward berdiri dan membereskan semua piring lalu menyimpannya di wastafel.

" Ayo kita tidur, rencana besok kita bicarakan pagi nanti ". Ajak Edward berlalu pergi mendahului Ruby.

Cupp, Edward berbalik mengecup dahulu bibir Ruby dan langsung melanjutkan langkahnya menuju kamar tempat nya beristirahat.

" apa yang harus aku lakukan besok ". Batin Ruby sambil berjalan menaiki setiap anak tangga menuju kamarnya.

**

Malam pertama di Jerman sudah berlalu, berganti dengan pagi yang begitu dingin. Ruby masih melilitkan selimutnya dengan rapat di atas tempat tidur dan melanjutkan kembali tidurnya.

Matahari telah berada di atas, panas nya sinar matahari menyilaukan mata Edward yang seketika langsung membuka lebar matanya.

Edward turun ke bawah tapi tidak mendapatkan Ruby di sana lalu berbalik lagi menaiki anak tangga menuju kamar Ruby.

" Baby ". Panggilnya

Ruby membuka pintu kamarnya dan masih menampilkan wajah khas bangun tidurnya.

" Cepatlah mandi dan turun ke bawah, nanti kita makan bersama". Ucap Edward, Ruby mengiyakan nya.

Tidak menunggu lama, Ruby sudah kelihatan segar.

" Ayo makan ". Edward menyendokan nasi ke piring milik Ruby.

" Mmm ka ayo kita belanja kebutuhan sekolah setelah makan sekalian jalan-jalan, aku sudah kangen suasana di sini ". Pinta Ruby masih memasukan nasi ke dalam mulutnya.

" Oh iya kak, apa kau tidak apa dengan pekerjaanmu ? kau juga masih membangun perusahaan Lucifer lagi kan ? terus sekarang harus mengurus perusahaan Abraham, apa kau tidak akan pusing ?". Tanya khawatir Ruby karena banyak beban yang dia tanggung, Edward tersenyum karena nya.

" Jangan khawatir, aku bisa mengontrol kedua perusahaan dari sini Baby ". Jawab santainya membuat ruby penasaran.

" Berapa banyak rahasia yang kau sembunyikan dari ku EDWARD LUCIFER ABRAHAM !". Ruby menekan namanya di akhir kalimat karena menurutnya Edward terlalu banyak rahasia yang dia sembunyikan.

Mata Ruby terus memperjelas penglihatan nya, Edward masih tersenyum kala Ruby terus menunjukkan ekspresi yang seperti itu.

" Apa kau sama sekali tidak tahu ? wah mereka sungguh hebat bisa menutupi semuanya". Ucapnya bangga.

" Maksudmu apa ? hebat bagaimana maksudmu Ed ". Ruby masih bingung dengan yang di ucapkan Edward.

Rasa penasaran ruby terus membuatnya mendesak edward menceritakannya.

" Nanti aku ceritakan, sekarang kita belanja dulu ok !". Serunya, ruby memutar matanya jengah sembari melipat kedua tangan nya dan enggan melangkahkan kaki nya.

" Ayo jangan cemberut begitu, nanti cantik nya hilang ". Edward merangkul pundak ruby dengan begitu santainya.

Tinggi tubuh Ruby hanya setara dengan pundak milik Edward, badan yang ideal menurut para wanita.

Edward segera melajukan mobilnya ke salah satu mall ter besar di Jerman, hanya satu jam jarak tempuh dari mansion nya.

Mereka berdua berjalan beriringan dengan Edward memegang pinggang ruby dengan erat.

Riuh para wanita di mall melihat ketampanan Edward.

" Wwaaah tampan !! ". Semua pengunjung terutama para wanita terpesona dengan Edward.

" Hey tampan ". Seorang gadis seusia Ruby melambaikan tangannya dari lantai 2 dengan senyum yang penuh goda.

Ruby yang melihat semua itu jadi risih, topi yang Edward pegang langsung ruby ambil dan memasangkannya dengan sangat rapat sampai hanya hidung edward yang terlihat.

Edward yang melihat Ruby seperti itu hanya tersenyum senang.

" Apa senyum-senyum, jangan tersenyum seperti itu kepada wanita lain, PAHAM ". Tegas Ruby melingkarkan tangannya di lengan berotot milik Edward.

" Baby, kau ini kenapa ?". Tanya Edward pura-pura tidak mengerti, tapi tak sedikitpun ruby mengeluarkan suara nya.

" Sudah lah ayo kita belanja ". Sambung Edward terus melangkah.

***

" Honey kita pakai baju ini ya biar samaan ". Seru ruby yang melihat baju couple. " ayo kita ganti, sesudah belanja kita jalan-jalan oke". Lanjutnya.

" Bagaimana aku cantik kan ?". Tanya nya sembari bercermin.

" kau selalu cantik baby pakai baju apapun ". Puji Edward

" Ahh aku tau hahahah". Ruby tertawa di hadapan Edward dengan mudahnya, tidak seperti saat dengan orang lain.

" Go go , mau jalan-jalan kemana ?". Bingung Ruby.

" Terserah kamu saja baby aku ikut !!". ucap Edward meraih tangan Ruby dan langsung menggenggamnya.

" Apa tidak ada yang terlewat ?". Tutur Edward melihat barang belanjaan miliknya dan juga Ruby.

" Sudah semuanya honey ! Ya jika ada yang kurang, kita kan bisa belanja lagi ". Jawab Ruby sembari tertawa kecil.

Edward dan Ruby mengunjungi taman hiburan, pria tampan dan juga gadis cantik sedang menikmati harinya di sana walaupun banyak pasang mata menatapnya tapi mereka tidak memperdulikannya.

" Apa kau senang baby ?". Tanya Edward duduk di kedai yang ada di sana.

" mmm, sangat ". Jawab ruby menoleh ke arah Edward dengan senyum bahagianya, edward mengacak-acak rambut ruby tapi dengan perlahan.

" Jika gitu ayo kita pulang hari mulai gelap, besok kita sekolah harus istirahat lebih awal". Ajak Edward membantu ruby berdiri.

Edward memutar balikan mobilnya terlebih dahulu dan berhenti di hadapan Ruby yang tengah menunggunya.

" Ayo masuklah ". Ruby duduk di samping Edward dengan posisi yang nyaman.

|

1
Erlina Ibrik
betul ,Ruby mmng bodoh
🧟‍♂️🧟‍♂️
tch kata ini mengganggu sekali, entah kata2 dari mana ini
🧟‍♂️🧟‍♂️
lagian dari awal salah ruby sendiri yang seakan-akan kasih harapan ke leo, ngatain agatha jalang padahal dia juga bgtu, udah tau ada ed masih aja jalan sama leo menjijikkan sikap ruby
🧟‍♂️🧟‍♂️
cih si ruby jalanggg
🧟‍♂️🧟‍♂️
puki emang ruby jalanggggg
🧟‍♂️🧟‍♂️
ruby ini kek jalang, ada ed bukannya ajak malah ajak leo aneh bin mau jalang kek agatha
Sri Wahyuni
best
Ollin Versi
Menyenangkan, salah satu novel yg sering aku baca ulang/Drool/
Semangatt terus...
Kenangan
gak tau udah yg keberapa kali aku baca novel ini, tapi ttp aja selalu nagih. first time aku baca nomor ini tahun 2021, udah brpa tahun berlalu ttp gak bikin aku bosan🥺🥺
Kenangan: siapp akak, maaf yah baru notice soalnya sibuk persiapan natalan
total 3 replies
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
Nania Nia
Luar biasa
Nameera
keren
Glauca
Luar biasa
ikatillah
luar biasa
Merry Tunggal Dewi
Luar biasa
Abd Rahman
ko sedih ya😭😭
amnyeshty
kurenggg
amnyeshty
suka bgt si ama ni novel
Abd Rahman
ini udh ke 3 kalinya aq baca novel ini,seruuuu
Abd Rahman: lanjut dong sama anak"
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!