Cerita ini adalah sekuel dari novel yang berjudul "Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya" yang menceritakan tentang perjodohan kedua putra putri Bara Abraham bersama dengan Mario Fernandez,
Apa jadi nya jika dimasa SMA ternyata kedua mama mereka malah memberi tahu soal perjodohan yang sudah di atur sejak kecil itu?
Apakah mereka berdua akan merasa bahagia? atau malah sebaliknya?
Ikuti terus kisah kedua pasangan tersebut yang tak lain adalah Flora Abraham Sanjaya bersama Leandro Fernandez 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemanan Axel dan Flora
"Axel" gumam Flora dengan pelan
Axel tampak menyunggingkan senyuman nya, sambil berjalan mendekati Flora, sedangkan Aliando yang merasa tidak suka melihat kehadiran seorang pria yang pernah melecehkan kakak nya itu pun langsung memegang tangan Flora mengajak nya pergi dari kursi panjang tersebut
"Ayo kak, masuk kedalam kelas" ajak Aliando berbicara dingin
"Kenapa harus terburu-buru, apakah aku tidak boleh mendekati kakak mu? " tanya Axel menatap kearah Aliando..
Aliando tersenyum miring, dia sangat kesal dengan pria tak tahu malu itu
"Apakah kau tidak punya malu sedikit pun? setelah kau berusaha melecehkan kakak ku, lalu kau mau mendekati dirinya lagi, cih.... tidak akan aku biarkan itu terjadi Axel" ucap Aliando menatap marah
"Maaf, aku tidak pernah ada niat untuk melecehkan kakak mu, karena aku bukan lah seorang pria bajingan seperti itu, sebenarnya kalian sudah salah paham terhadap ku, dan aku juga salah karena telah berbuat seperti itu kepada Flora," ucap Axel menatap kedua mata Flora dengan lama
"Flora, aku mohon, maafkan lah aku, jujur sebenarnya niat ku sedari awal hanya ingin membuat Lean merasa cemburu, tapi seperti nya kelakuan ku sudah diluar batas, dan menimbulkan kesalah pahaman, jadi aku mohon kepada-Mu Flora, maafkan lah aku"jelas Axel memasang wajah penyesalan...
Flora yang awalnya akan ikut ajakan Aliando, kini dia mulai melepas kan tangan adiknya dan tersenyum menatap wajah pria tersebut..
"Al, kau masuklah ke kelas, kakak akan berbicara sebentar dengan Axel"
"Tapi kak..! bukan kah dia..
" Al.. plis, biarkan kakak melakukan apa yang ingin kakak lakukan, lagian aku tidak mungkin membiarkan orang lain menyentuh diriku ini, sekarang masuk lah terlebih dahulu " ucap Flora meyakinkan Aliando..
Dengan tatapan malas Aliando pun beringsut pergi dari tempat tersebut, meninggal kan Axel yang tersenyum menatap kearah Flora..
Flora terkejut ketika kedua tatapan mata mereka saling beradu pandangan, entah mengapa jantung Flora terasa berdegub kencang, dan dia berusaha untuk menyembunyikan nya..
"Kenapa ini, aku merasa seperti terkena serangan jantung, apakah aku sakit? " tanya Flora didalam hatinya
Sedangkan Axel, pria itu pun merasakan hal yang sama, ketika melihat semburat merah di pipi Flora, Tiba-tiba Axel menjadi tidak karuan, hingga akhirnya Axel memutuskan untuk mengajak Flora berbicara kembali
"Flora, apakah kita bisa menjadi teman mulai saat ini?" tanya Axel bergaya malu malu
"Tentu saja boleh, lagian aku tidak pernah memilih dalam hal berteman, " jawab Flora tanpa menatap kedua mata Axel
Axel tertawa melihat tingkah Flora yang tampak menggemaskan,dan hal itu membuat Flora menjadi bertambah malu
"Kenapa kau tertawa? apakah kau sedang menertawai ku? " tanya Flora penasaran
"Tidak, aku hanya ingin tertawa saja"
"Bohong, kau pasti sedang menertawakan ku kan? " tanya Flora menatap tajam kearah Axel
"Ya, baiklah aku mengaku, aku memang sedang menertawakan mu, dan itu karena kau terlihat sangat menggemaskan Flora,, kedua pipi mu berubah menjadi merah, aku rasa kau malu ketika berbicara dengan ku" ucap Axel tersenyum manis
Sungguh Flora merasa sangat malu, dan dengan cepat dia memukul lengan Axel lumayan kuat
. "Axel, kau benar-benar sungguh menyebalkan" teriak Flora
Axel yang terus dipukul pun langsung berlari untuk menghindar, hingga akhirnya terjadilah acara kejar kejaran diantara mereka berdua,
Tampak Flora tak mau menyerah untuk mengejar Axel, hingga tanpa sadar semua mata para penduduk sekolah mulai menatap kearah mereka berdua..
"Wah... lihatlah,seperti nya Flora mulai dekat dengan anak baru itu, lalu bagaimana dengan Lean, sepertinya Lean lebih pantas menjadi milik ku"
"Iya, aku juga sangat suka dengan Lean sudah tampan kaya lagi" ucap mereka mulai berbincang,
Sedangkan Flora dan Axel masih asik saling kejar kejaran, hingga tak lama kemudian...
Bruukkkk.......
lanjut lagi cerita ya