Deon diminta Mamanya untuk segera menikah karena ingin secepatnya menimang cucu, mengingat Deon adalah Putra semata wayangnya serta umurnya yang sudah tidak muda lagi. Deon berusaha keras menolak namun akhirnya ia luluh tapi berencana untuk mencari perempuan yang mau diajak kawin kontrak. Deon dan Grizelle bertemu dan salah satu diantara mereka berhutang nyawa. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Terus baca dan mohon dukungannya yaa karena ini pertama kalinya aku nulis😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita Dibalik Layar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ANCAMAN DEON
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 12 malam, Grizelle sengaja menunda waktu kepulangannya ke Villa L agar tidak bertemu Deon, setelah berpamitan dengan Olivia mobil mewah berwarna silver itu melaju melintasi jalanan kota yang masih cukup ramai, Hiruk pikuk dunia malam terasa kejam dan menyakitkan, di persimpangan jalan yang gelap Grizelle bahkan sempat melihat beberapa wanita dengan pakaian seksi dan polesan lipstik yang menor sedang melambai-lambaikan tangannya ke arah mobil yang lalu lalang, berharap ada lelaki hidung belang yang mau mendekat, sementara yang lain terlihat sedang bercumbu dan melakukan negosiasi dengan mangsanya. Begitu menyakitkannya bertahan hidup dengan cara seperti itu. (lalu apa bedanya mereka semua denganku?) Grizelle bergumam lirih. Sekilas ia menatap ke arah luar jendela mobilnya, menikmati pemandangan malam yang lain, bibirnya mulai bergetar, ia lagi-lagi mengutuki nasibnya sendiri. Dalam sekejap kehidupannya berubah, takdir menekan kehidupannya dengan cepat, jika saja saat itu Bastian tidak bisa diselamatkan, Grizelle akan benar-benar kehilangan orang yang sangat berarti dihidupnya, baginya Bastianlah saat ini satu-satunya alasan Grizelle tetap bertahan hidup. Tapi keputusannya saat itu membawanya pada kehidupan yang sekarang, menyerahkan diri dan jadi budak orang yang sama sekali tidak dikenal dan tidak dicintainya.
Mobil silver itu sudah berhenti tepat di pintu gerbang, seorang penjaga membukakan pintu untuk majikannya dengan tergesa-gesa. Suasana di Villa L sudah sangat sepi, terlihat dari beberapa ruangan yang sudah gelap karena lampunya telah dimatikan. Seperti seorang penyusup Grizelle berjalan dengan sangat hati-hati hingga sampailah ia pada gagang pintu utama.
Kreek
Pintu itu terbuka pelan dan Grizelle berjalan mengendap-endap, takut jika dirinya ketahuan Deon karena telah kabur dari Villa dan kembali secara mendadak ditengah malam. Namun saat ia berjalan pada langkah yang kesepuluh tiba-tiba. Klik. Seluruh lampu di ruangan itu menyala, Grizelle membeku ditempat saat melihat Deon dengan penuh amarah dan senyum sinisnya mendapati dirinya yang kepergok masuk Villa diam-diam ditengah malam.
"Bagus, ada pencuri yang masuk" Deon bertepuk tangan dengan bangga, tatapannya penuh dengan emosi.
"Setelah Ayah mau ke sini baru kamu pulang!" Deon meninggikan nada bicaranya
"Maaf, saya mau istirahat. Nanti kita bicarakan lagi" Sahut Grizelle memberanikan diri
"Nanti? rupanya kamu belum paham juga"
"Kamu tidak takut aku menceritakan semuanya dengan Ayah?"
"Apa!?"
"Silakan ajukan cerai kalau mau, tapi ingat jangan lupa lunasi hutang itu secepatnya, aku beri waktu satu minggu" Deon langsung bicara pada intinya
"Tapi, Tuan...." tenggorokan Grizelle seperti tercekat. Mendapatkan uang 3,5 milyar dalam waktu satu minggu? itu hal yang mustahil. Kini Grizelle seperti berada di ujung jurang.
"Kenapa? itu kan yang kamu mau?"
"Tuan, tolong jangan mengancam Saya seperti itu"
"Salah siapa minta cerai!" Ucap Deon kesal lalu masuk ke dalam kamarnya sambil membanting pintu
Grizelle mulai lemas dan berjalan sempoyongan ke kamarnya. Di dalam kamar, ia langsung merebahkan diri dan memejamkan mata merasakan segala tekanan batin yang orang lain tidak bisa rasakan. Kapan semua ini akan berakhir?
****************
Pagi itu cuaca sedikit gerimis, Grizelle malas sekali membuka mata, tangannya ingin menggapai selimut namun tiba-tiba ia merasakan ada sebuah kaki lain di tempat tidurnya. Grizelle mulai penasaran dan membuka matanya pelan-pelan.
"Aaaarrrrrgghhhhh" Grizelle berteriak kencang. Sementara orang di sisinya melanjutkan tidur menutup telinganya dengan bantal
"T-tuan..apa yang Anda lakukan di kamar Saya?" Grizelle mulai gelagapan
"Heh, ini kamarku tau!" Jawab Deon enggan membuka mata
"Kamar Tuan?" Grizelle langsung mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang. Dia terkejut bukan main karena apa yang diucapkan Deon memang benar
"K-kenapa Saya ada di sini?"
"Duh berisik!"
Deon kemudian bangun dan duduk di samping Grizelle, pandangannya belum begitu jelas dan rambutnya terlihat sedikit acak-acakan.
"Kamu mau Ayah tau semuanya? kalau kita tidur terpisah nanti dikira apa?"
"Astaga" Grizelle menepuk keningnya, berusaha mengingat bahwa Bastian akan datang hari ini
"Sudah paham? silakan mainkan peranmu" Ucap Deon sambil turun dari tempat tidur menuju kamar mandi
Aroma maskulin memenuhi seluruh kamar. Grizelle jadi salah tingkah sendiri setelah ditinggal Deon pergi, kemarin malam mereka hampir saja bertengkar hebat dan pagi ini entah kenapa Grizelle merasakan suasana yang nyaman dan hangat. Selesai mandi, Grizelle langsung menuju dapur, ia ingin membantu pelayan untuk mempersiapkan kedatangan Bastian.
"Eh, Nona nggak usah repot-repot Non. Saya bisa melakukannya sendiri"
"Nggak apa-apa, Saya bantu sedikit aja kok"
"Jangan deh Non, kami semua takut"
"Loh takut kenapa?"
"Takut Tuan marah lagi"
"Maksudnya?"
"Itu loh Non, waktu Nona kabur dari Villa. Malam itu Tuan mengamuk hebat sampai barang-barang yang ada di sini dipecahkan oleh Tuan"
"Apa!?"
"Astaga" pelayan itu langsung menutup mulutnya, ia tidak sadar sudah keceplosan
"Maaf, maafkan Saya Non. Tolong jangan laporkan sama Tuan" pelayan itu membungkuk di depan Grizelle
"Sudah..sudah, tidak apa-apa. Saya nggak akan laporin kok, tenang aja"
Pikiran Grizelle penuh dengan tanda tanya, ada apa sebenarnya malam itu? kenapa Deon sampai mengamuk hebat? ingin bertanya langsung pasti Deon marah dan para pelayan kena imbasnya. Masa cuma gara-gara kabur? Sepenting itukah dirinya?
__________________
MOHON MAAF AUTHOR LAMAAA BANGET NGGAK UPDATE YAA🙏🙏🙏
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN DUKUNGANNYA YAA BIAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT LAGI NULISNYA, BOLEH TINGGALKAN JEJAK DULU KOK😉
BTW MUNGKIN NANTI ADA BEBERAPA BAB YANG ISINYA DIEDIT LAGI SUPAYA LEBIH ENAK DIBACA
bnr2 oke dech
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa